Temukan Satu Alasan Untuk Terus Berjuang

Saya pernah menulis tentang temukan 1 alasan saja untuk bersyukur dimana hal ini akan membantu kita untuk menjalani hari-hari hidup dengan penuh rasa syukur meski ada banyak tantangan. Bagaimana dengan berjuang, apakah cukup dengan menemukan satu alasan dapat membuat kita terus berjuang lagi?

Saya berpikir iya, karena pasti di balik setiap perjuangan yang sedang kita lakukan ada alasan-alasan yang mendorong kita untuk melakukan hal itu. Namun lambat laun tanpa disadari perjuangan itu menjadi melemah dan tak bergairah lagi karena berbagai hal.

Namun bagaimana jika kita duduk sejenak lagi dan merenungkan apa alasan yang membuat saya berjuang untuk hal ini? temukan satu alasan yang paling kuat dari sekian alasan yang kamu temui dan jadikan itu sebagai hal yang mendasari semangatmu untuk mau berjuang lagi.

Yah 1 alasan saja, tidak usah dua, cukup satu saja.

Namun itu adalah alasan yang akan menjadikan kamu bersemangat meski harus bangun tidur lebih pagi ataupun harus tidur larut-larut malam, satu alasan membuatmu merasa tidak terganggu jika harus berada di antara tumpukan buku berhari-hari, satu alasan yang membuatmu tidak masalah meski cuaca sedang tidak baik tetapi kamu akan tetap pergi, satu alasan yang membuatmu tidak memperhitungkan soal jarak, soal uang dan soal semua hal yang kamu korbankan. Yah cukup satu alasan yang kuat yang akan membuat kamu menghapus kata “menyerah” dari kamus hari-harimu.

Terus berjuang sungguh membutuhkan satu alasan yang kuat sebab jika tidak kamu akan berhenti, kamu akan menyerah, kamu akan mengabaikan semua perjuangan yang lain yang sudah kamu lakukan selama ini karena kamu sudah lelah.

Karena itu bagimu yang sedang berjuang untuk hal apapun, jangan berhenti, jangan menyerah dan jangan putus asa. Lakukan lagi, lagi dan lagi sebab barangkali selangkah lagi apa yang kamu perjuangkan itu akan kamu capai, ataupun masih 5 langkah ataupun lebih dari itu. Tapi ingat kamu sudah melewati langkah lain sebelumnya karena itu jangan tinggalkan bekas tapakmu tanpa hasil. Ayo! berjuang lagi. Ayo! bersemangat lagi untuk melakukan usahamu.

Temukan satu alasan yang kuat dan biarkan itu menjadi energi untukmu berjuang, temukan satu alasan lagi untuk membuatmu mau terus mempertahankan kecintaanmu pada apa yang sedang diupayakan. Temukan saja satu alasanmu itu dan teruslah ayunkan langkah perjuanganmu itu.

Doaku: semoga keberhasilan dan kesuksesan berjodoh denganmu segera.

4 Cara Menghilangkan Stres Saat Mengajar Yang Wajib Guru Ketahui

Mengajar di depan kelas adalah pekerjaan harian dari seorang guru, namun seprofesional apapun seorang guru tidak dapat di pungkiri bahwa kadang-kadang ada rasa stres yang di hadapi saat berada di depan kelas. Karena itu dalam tulisan kali ini saya ingin berbagi tentang tips yang biasa saya lakukan saat mengalami stres saat mengajar.

1. Deteksi Sumber Stres Secara Cepat

Salah satu kemampuan yang harus di miliki oleh seorang guru adalah mampu mendeteksi sumber stresnya sendiri maupun sumber stres siswa saat proses belajar sedang berlangsung.

Mencari tahu apa yang menyebabkan kita sebagai seorang guru merasakan stres saat berada di depan kelas, adalah hal yang paling penting. Kadangkala penyebabnya adalah karena kurangnya percaya diri (self confidence) dari guru sendiri saat berada di depan kelas, atau sumbernya adalah dari siswa, suasana, iklim dan lainnya.

Itulah sebabnya sangat penting sekali untuk mendeteksi sumber stres sehingga kita dapat memikirkan cara apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

2. Hentikan Kegiatan Mengajar Sesaat

Ini adalah cara sederhana namun sangat membantu ketika kita mengalami stres di dalam kelas saat mengajar yaitu dengan menghentikan kegiatan mengajar sesaat.

Waktu pause sesaat ini bisa di pakai untuk mengadakan kegiatan menyenangkan dengan siswa. Misalnya dengan meminta mereka bernyanyi, strecing, putar musik dan meminta anak mengikuti gerakan lagu tersebut, dan lainnya.

Biasanya pausing sejenak dapat menjadi senjata ampuh untuk memikirkan solusi atau cara mengatasi stres yang kita hadapi juga lho.

3. Ubah Bentuk Kelas Sekali Lagi

Apabila masalah yang menyebabkan Bapak/Ibu guru stres ketika mengajar adalah dari siswa karena berisik, mereka tidak konsentrasi, tantrum, dan lainnya maka tidak ada salahnya untuk mengambil langkah ini yaitu mengubah posisi duduk dari anak-anak. Misalnya duduknya menjadi melingkar, berkelompok, bentuk huruf U, duduk melantai dan lainnya. Intinya mengubah bentuk kelas bisa memberikan suasana baru dimana hal ini menguntungkan bagi kita sebagai guru maupun bagi siswa karena ada suasana baru di dalam kelas.

4. Selingi Aktivitas Belajar Dengan Kegiatan Menyenangkan

Sebagai seorang guru stok aktivitas menyenangkan bagi siswa itu selalu harus ada dalam pikiran kita. Sehingga tatkala proses belajar itu menjadi tegang dan serius dimana berujung pada stres baik di rasakan oleh siswa maupun oleh guru maka menyelingi kegiatan mengajar dengan melakukan aktivitas menyenangkan adalah trik jitu untuk menolong kita terbebas dari rasa stres.

Kegiatan menyenangkan ini bisa dengan melakukan games sederhana namun bermanfaat untuk proses belajar mengajar. Dimana sembari melakukan games kita bisa sambil mengecek pemahan siswa terhadap materi yang sedang atau sudah di pelajari.

Misalnya berdiri melingkar dalam ruangan dan melempar bola, pertama-tama guru yang melemparkan bola kepada seorang siswa lalu siswa tersebut menangkapnya dan guru akan memberikan pertanyaan kepadanya jika siswa tersebut bisa menjawab maka dia memiliki hak untuk memilih bola di lempar temannya yang lain dan kali ini dia bisa memberikan pertanyaan kepada temannya. Tetapi jika dia tidak bisa menjawab maka dia harus menciptakan satu gerakan lucu yang harus di ikuti teman-temannya (ingat gerakannya harus unik dan lucu). Bapak/Ibu guru bisa mengreasikannya sesuai dengan keinginan.

Demkian 4 cara untuk menghilangkan rasa stres ketika mengajar dari saya.

Semoga bermanfaat.

Aku Tahu Tuhan, Setiap Ujian Yang Engkau Ijinkan Terjadi Mendatangkan Keindahan Dalam hidupku

Siapa sih yang dalam hidupnya tidak pernah mengalami yang namanya ujian hidup? Tentu saja semua orang pernah mengalami hal ini. Pertanyaan saya selanjutnya adalah apakah yang menjadi respon kita tatkala hal tersebut diijinkan terjadi dalam hidup kita?

Apakah kamu marah? kecewa? mengumpat? dan merasa Tuhan tidak adil? ataukah kamu menyadari bahwa dalam masa sulit itu kamu perlu tenang, taat dan menjalaninya dengan keyakinan bahwa ini adalah cara Tuhan mendandani hidupku menjadi lebih indah lagi dan membuat kita naik selevel dari hidup yang sebelumnya.

Ilustrasinya sama seperti tatkala kita menghadapi ujian saat di sekolah ataupun kuliah, kita harus tenang mengerjakannya, tekun menyelesaikannya karena ujian tersebut di adakan untuk menjadi penentu kita melanjutkan ke kelas atau semester selanjutnya atau tidak.

Ujian hidup yang datang juga bermacam-macam, ada yang datang lewat pekerjaan, rumah tangga, keluarga, sakit penyakit, ekonomi, dan lainnya. Demikian juga dengan lama durasinya, setiap orang mendapatkan durasi yang berbeda-beda saat mendapatkan ujian hidup. Ada yang hanya seminggu sudah bisa selesai, ada yang sebulan, ada yang setahun, bahkan ada yang bertahun-tahun. Tidak ada yang bisa mengatur soal durasinya karena Tuhan yang mengatur hal tersebut.

Tugas kita adalah harus tetap tegar, harus tetap sabar, harus tetap beribadah, harus tetap mempercayai akan kebesaran Tuhan. Bahwa Dia SANGGUP menolong kita untuk melewati ujian hidup tersebut.

Sebab itu memiliki keyakinan bahwa semua ujian hidup yang diijinkan terjadi adalah untuk mendatangkan keindahan dalam hidup kita adalah keputusan besar yang benar. Karena sesungguhnya itulah yang menjadi alasan mengapa Tuhan ijinkan ada ujian dalam hidup kita.

Karena itu, jangan berhenti berdoa dan tetap tegar juga optimis bahwa setelah semua kesulitan tersebut berlalu akan ada keindahan yang Tuhan berikan kepada kita yang telah dengan sabar menjalani ujian hidup tersebut.

Semoga menguatkanmu yang sedang berjuang melewati setiap bentuk ujian hidup yang diijinkan terjadi dalam hidupmu. Amin.

20 Kosa Kata Bahasa Kupang Yang Menarik untuk Di Ketahui

Kali ini saya akan menuliskan 20 kosa kata dalam bahasa Kupang beserta dengan artinya dimana kata-kata ini umumnya di pakai dalam percakapan sehari-hari di Kupang.

Beta artinya saya

Sonde artinya tidak

Dong artinya mereka

Lu artinya kamu

Katong artinya kita

Nona artinya mba; panggilan anak gadis secara umum

Nyong artinya mas; panggilan anak laki-laki secara umum

Makasi artinya terimakasih

Ta’usah artinya tidak usah

Pi/pigi artinya pergi

Bale artinya kembali; balik

Karmana artinya gimana

Kanapa artinya kenapa; mengapa

Barapa artinya berapa

Kas tahu artinya beritahu

Makadadoto artinya cerewet

Bikin apa artinya ngapain; lagi buat apa

Tasibu artinya berisik

Talalu artinya terlalu; sangat

Baomong artinya ngobrol; bercakap-cakap

Bagaimana menurut kamu, apakah mudah untuk dipelajari? semoga yah, dan siapa tahu malah ini akan membantu kamu untuk berkomunikasi dengan orang Kupang dan makin punya pengetahuan tentang uniknya bahasa dari Kota Kasih ini.

Dear Guru, Ada Cerita Apa Di Hari Pertama Bersekolah di Semester Ini

Hallo semua guru Indonesia,

Hari ini adalah hari pertama melepas masa liburan panjang akhir tahun dan masuk ke semester baru di 2020. Karena itu, ada cerita apa di hari pertama masuk sekolah pada semester baru kali ini?

Apakah hari ini di kelas anak-anak begitu ceria karena setelah sekian lama berpisah dengan teman kelasnya hari ini akhirnya bisa berkumpul lagi? atau malah mereka sangat bermalas-malasan karena masih terbawa dengan suasana liburan kemaren?

Bagaiman dengan persiapan bahan mengajarnya? Apakah sudah ada konsep bahan ajar untuk minggu ini, atau bulan ini atau bahkan untuk semester ini? Apakah sudah dipersiapkan semuanya sehingga kedepannya perjalanan semester ini baik?

Lalu bagaimana dengan rencana tugas latihan untuk siswa: apakah kuisnya sudah disiapkan? bagaimana dengan model PRnya, apakah sudah di rancang model pekerjaan rumah yang kreatif?

Dear Bapak/Ibu guru,

Saya tahu hari pertama masuk sekolah pasti terasa begitu berat, karena harus kembali berjuang lagi dengan siswa-siswinya. Namun yakinlah bahwa menjadi guru adalah suatu panggilan hidup yang begitu mulia dihadapan negara dan Tuhan.

Walau mungkin hari ini ada kisah kurang menyenangkan di sekolah ataupun di kelas tetapi tetaplah bersemangat yah karena semangat Bapak/Ibu guru sangat menginspirasi siswa-siswa di sekolah.

Saya berpikir juga bahwa mungkin musim hujan juga bisa mempengaruhi mulus atau tidaknya hari pertama bersama siswa di sekolah. Tetapi terimakasih bahwa meskipun cuaca kurang bersabat namun engkau tidak absen je sekolah hari ini.

Karena itu apapun ceritamu di hari pertama sekolah, aku hanya ingin mengatakan “tetaplah semangat mengajari para generasi penerus bangsa, teruslah berjuang untuk semester genap ini karena pengabdianmu sangatlah mulia”

Salam Pendidikan

Apa Kabar Kamu di Tanggal 5 Januari 2020 Ini

Sudah 5 hari kita menjalani tahun baru artinya sudah 5 hari kita sudah memiliki cerita dengan 2020. Karena itu saya ingin bertanya: apa kabar kamu di tanggal 5 Januari.

Apakah kamu baik-baik dan sehat-sehat saja?

Apakah kamu sudah mulai mengerjakan rencanamu yang kamu tulis untuk di kejar di tahun 2020?

Apakah kamu masih berlibur?ataukah hari ini adalah hari terakhir dari liburan panjangmu?

Apakah tanggal segini kamu sudah galau berat karena tanggal gajian masih lama sebab rekeningmu sudah sangat menipis akibat liburan panjang kemaren?

Apakah kamu baru saja di terima di tempat kerja baru? ataukah kamu baru saja mulai dipercayakan proyek baru?

Apakah kamu baru saja menyelesaikan mengisi agenda untuk rencana setahunmu?

Apakah resolusi 2020mu sudah berjalan mulus atau malah belum dimulai sama sekali?

Apakah kamu sedang belajar mati-matian tentang satu hal baru?

Aku hanya ingin bertanya apa kabar kamu di 5 Januari 2020 ini?

Semoga kamu semua baik-baik saja dan berbahagia.

Doaku hari ini kamu semua dikelilingi cinta, diselimuti kebahagian, diberikan berkat yang melimpah dan diberikan iman yang makin kokoh dalam Tuhan.

Selamat menikmati minggu pertama di tahun 2020 dan teruslah ukir cerita lain di tahun baru mu ini.

Apa kabar kamu di 5 Januari 2020? jawablah sesuai dengan keadaan mu hari ini.

4 Kekuatiran Masyarakat di Timor Pada Saat Musim Hujan

Setiap daerah tentu memiliki kekuatiran tahunan yang berbeda-beda yang dirasakan oleh masyarakatnya, begitu juga di Timor. Khususnya di musim hujan dimana setiap tahunnya selalu saja ada kekuatiran-kekuatiran ini. Sepengalaman saya sejak kecil, kekuatiran ini masih sama dan belum berubah. Apa saja kekuatiran tersebut?berikut ini saya uraikan semuanya.

Kekuatiran yang paling utama di Timor yang sama setiap tahunnya adalah: apakah curah hujan tahun ini akan baik ataukah tidak. Hal ini selalu muncul menjadi kekuatiran masyarakat setiap tahunnya karena Timor atau NTT secara umum adalah daerah yang intensitas curah hujannya sangat sedikit di bandingkan dengan daerah lain di wilayah Indonesia. Karena itu setiap kali terjadi hujan pertama di Kupang masyarakat selalu bertanya-tanya apakah curah hujan tahun ini akan cukup atau tidak.

Sedangkan kekuatiran kedua adalah berkaitan dengan apakah tahun ini panennya akan berhasil atau tidak. Hal ini akan selalu muncul menjadi pertanyaan dan kekuatiran kebanyakan masyarakat di Kupang dan Timor secara luas setiap tahunnya. Khususnya bagi para petani yang menggantungkan harapan hidup pada hasil pertanian yang pengairannya berharap penuh pada air hujan seperti kebun. Mereka ini di musim hujan selalu memiliki banyak kekuatiran tentang hasil panen karena itu ada yang melakukan upacara-upacara tertentu supaya curah hujan baik sehingga hasil panennya menjadi baik juga.

Kekuatiran nomor tiga yang di rasakan oleh masyarakat di kota Kupang dan Timor setiap tahun lainnya adalah kekuatiran terhadap Petir dan Badai. Daerah yang dikelilingi oleh lautan ini setiap tahunnya selalu memiliki kisah sedih tentang adanya korban akibat dari adanya petir dan juga badai lainnya seperti: puting beliung, angin kencang, gelombang yang tinggi yang mengakibatkan kapal tenggelam dan lainnya.

Pada pergantian musim kali ini, kembali ada kisah sedih tentang korban petir di Kupang yaitu belasan sapi mati kesambar petir bahkan ada korban jiwa di TTS yaitu Dona Nenoliu yang meninggal karena petir. Karena itu wajar jika kekuatiran ini selalu muncul setiap tahunnya tatkala musim hujan tiba.

Kekuatiran yang keempat ini khusus terjadi di daerah perkampungan dimana masyarakat yang menggantungkan hidup pada hasil pertanian akan selalu memiliki kekuatiran tentang apakah tahun ini ada kelaparan atau tidak. Bukan rahasia umum bahwa di beberapa area di Timor pada masa musim hujan awal selalu ada kelaparan hebat. Mengapa? karena mereka barusan kehabisan stok makanan dari musim panen yang lalu dan pada saat hujan awal belum ada hasil panen apa-apa maka hal ini menyebabkan masyarakat menjadi kekurangan makanan yang berdampak pada kelaparan.

Itulah empat kekuatiran dari masyarakat di Timor dan Kupang setiap tahunnya. Dimana pemerintah selalu berusaha memberikan edukasi dan penanggulangan sebisa mungkin dengan harapan bahwa kekuatiran yang sudah bertahun-tahun tertanam di dalam pikiran dan hati masyarakat Timor ini bisa di atasi, namun tetap saja ada bagian dimana pemerintah tidak bisa menolong karena berkaitan dengan alam dan iklim hanya Tuhan Sang pengatur cuaca yang bisa membebaskan masyarakat Timor dari semua kukuatiran di atas.

Karena itu sayapun merenung bahwa setiap kita pun pasti memiliki kekuatiran-kekuatiran dalam hidup yang setiap tahunnya selalu sama datang dalam hidup kita. Setiap tahun baru ada maka sebenarnya ada kekuatiran yang sama dari tahun lama yang datang lagi mengerogoti kita. Meskipun kita sudah berusaha untuk melepaskan diri dari kekuatiran tersebut dengan melakukan banyak hal untuk mengatasinya tetap saja kita tidak bisa mengatasinya. Sebab sesungguhnya bagian-bagian tersebut hanya bisa di tolong oleh Sang Pemilik Kehidupan kita.

Rute Angkot/Bemo di Kupang Yang Harus Kamu Ketahui

Tak ada salahnya bagi kamu pengunjung ataupun pendatang di Kupang untuk mencoba bepergian atau berkeliling di kota Kupang dengan menggunakan angkot atau di Kupang di sebut bemo. Mengapa ini menjadi pilihan yang layak di coba? jawabannya adalah karena sangat ekonomis karena sekali naik, untuk orang dewasa atau pekerja dikenai tarif Rp 3.000, sedangkan pelajar atau anak-anak hanya Rp 2.000. Sangat murah bukan?

Namun sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan alat transportasi yang satu ini ada baiknya kamu tahu dulu fakta seputaran angkot di kota Kupang yang sudah saya tulis sebelumnya disini fakta angkot di kupang yang wajib kamu tahu biar kamu tidak syok atau kaget.

Sebutan Lampu adalah angka yang saya lingkari bemo warna putih adalah angka 1 dan yang satunya adalah no.10.

Hal penting yang perlu kamu ketahui bahwa bemo di Kupang memiliki tanda trayek yang biasa orang Kupang sebut dengan istilah “lampu” yaitu adanya angka di atas dari body angkot yang menyala dimalam hari, sedangkan di siang kita bisa melihat pada angka/nomor yang ada di atas body bemo tersebut.

Untuk semua jalur trayek yang saya tulis disini berpatokan dimulai dari Halte Kupang yaitu depan Gereja Katedral-Bank Mandiri Kupang. Sedangkan khusus untuk lampu no.27 yang dimulai dari RS. WZ.Yohanes Kupang.

Lampu No. 1 adalah angkot/bemo jurusan Kuanino, Oepura, Sikumana dan sebaliknya dari jalur yang sama dan akan berputar melalui terminal Kupang sampai ke Oeba.

Lampu No.2 adalah angkot dengan rute Kuanino melewati depan Polda NTT, Pasar Inpres dan Oepura dan jalur baliknya akan melewati terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No. 3 adalah bemo dari Halte Kupang, Kuanino bawah, Perempatan, Bakunase dan jalur baliknya melewati Tedis dan Terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No.5 Dari Halte Kupang angkot ini akan melewati SMP 2 Kupang, SMA 1 Kupang, Oebobo, Oeba dan Terminal Kupang.

Lampu No.6 Halte Kupang, SMP 2 Kupang, SMA 1 Kupang, Transmart, Ramayana Kupang, Oebufu bahkan ada yang sampai Tuak Daun Merah dan jalur kembali lewat terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No.7 adalah jalur dari menuju Walikota dan Kupang

Lampu No. 10 adalah bemo dari terminal Kupang menuju Walikota melewati Ina Boi, Lippo Mall, sampai ke Bundaran PU-Hypermart dan kembali melewati jalur yang sama ke Terminal Kupang.

Lampu No.27 adalah bemo dengan rute dari Depan Rumah Sakit W.Z. Yohanes Kupang, Kuanino, Walikota dan Kembali ke Kupang.

Demikianlah 8 jalur trayek bemo yang khusus beroperasi seputaran dalam Kota Kupang. Semoga membantu kamu yang mau mencoba bepergian dengan menggunakan jenis transportasi ini.

Tips Hidup Sehat 2020 di Kampung Kupang-Mudah dan Murah

Apabila berbicara tentang hidup sehat, maka topik ini sudah merupakan pembahasan yang umum di lakukan oleh orang-orang di kota yang umumnya sudah mengetahui tentang pentingnya hidup sehat. Namun bagaimana dengan orang di kampung?

Itulah sebabnya kali ini saya ingin memberikan tips hidup sehat di tahun 2020 ala orang kampung. Kampung yang saya maksudkan adalah desa atau dusun atau suatu daerah administrasi kecil di bawah kecamatan.

Apa saja tipsnya? yuk di baca…..

Pastikan lingkungan sekitar rumah selalu bersih

Entah di kota atau di desa, kebersihan lingkungan rumah adalah hal yang kudu wajib diperhatikan. Buat konteks di kampung, masalah kebersihan yang umum terjadi di sekitar lingkungan rumah adalah penumpukan sampah dedaunan atau rimbunnya pohon-pohon yang memungkinkan nyamuk bersarang di sana.

Karena itu penting untuk membakar sampah dedaunan yang sudah di sapu dan juga memangkas tanaman bunga ataupun pohon-pohon yang rimbun di sekitaran rumah. Bagian-bagian pohon yang rimbun dan berjuntai ke tanah yang memungkinkan untuk menjadi tempat bersarangnya nyamuk perlu di pangkas apalagi pada musim hujan seperti sekarang ini.

Hal lainnya adalah memperhatikan selokan air dan aliran air dari talang rumah, jika ada yang mampet atau tertutup atau rusak segeralah di perbaiki. Biasanya talang air suka tersumbat oleh daun-daun kering yang jatuh di waktu musim kemarau sehingga menghambat aliran air hujan yang jatuh ke talang air. Karena itu penting untuk mengecek lagi bagian-bagian ini.

Basmi sarang nyamuk

Biasanya di kampung, nyamuk memiliki banyak tempat bersarang. Mulai dari tempat penyimpanan air, gantungan pakaian, rimbunan tanaman di sekitaran rumah, talang air, got/selokan, dan di barang-barang bekas. Karena itu penting untuk membersihkan semua area ini, menyemprot dengan obat nyamuk ke area-area gelap di dalam rumah dan juga ke tempat-tempat seperti kolong tempat tidur, kolong lemari, dll.

Dulu di kampung saya biasanya sekitaran rumah di asap dengan memakai daun pepaya yang sudah kuning, yaitu dengan membakar daun pepaya yang sudah kuning ke bara api dan mengelilingi rumah. Alhasil asap yang dihasilkan mengusir nyamuk, namun kendalanya adalah tidak semua rumah memiliki tanaman pepaya yang cukup. Karena itu cara yang paling mudah adalah membersihkan tempat-tempat yang sudah saya sebutkan di atas tadi.

Jika ada jentik nyamuk di dalam tempat penyimpanan air segera di kuras dan di ganti dengan air yang baru lalu di tutup dengan rapat. Memang seringkali di banyak rumah di kampung tempat penyimpanan air mandi masih di dalam drum-drum atau tempat-tempat penyimpanan terbuka. Karena itu tidak salahnya coba mencari cara untuk menutup supaya nyamuk tidak bertelur disana dan berkembang biak. Jika itu dalam bentuk bak atau tempat yang sulit di tutup coba datangi puskesmas dan minta obat untuk mematikan jentik nyamuk yang biasanya di kasih secara gratis dari puskesmas.

Konsumsi sayuran segar dari kebun setiap hari

Salah satu keuntungan hidup di kampung adalah kita bisa menikmati makan sayur yang baru dipetik dan langsung di masak. Biasanya di kampung di musim hujan seperti ini, banyak sekali tumbuh sayuran di kebun.

Di rumah saya, biasanya di musim hujan seperti ini, ada tumbuh banyak sekali bayam hijau organik (kami tidak menanamnya dan tidak memupuk-tumbuh sendiri di kebun), daun singkong, daun kelor, daun moringga dan masih banyak sekali sayuran yang tumbuh di kebun tanpa kami menanamnya-sudah ada. Karena itu saya senang mengkonsumsi sayuran segar dari kebun, karena di jamin sangat sehat.

Di kampung biasanya sayuran tidak dimasak aneh-aneh, banyak yang di bening saja atau bahkan direbus saja. Walaupun dimasak sangat sederhana namun menurut saya ini sangat sehat.

Makan buah-buahan petikan dari kebun setiap hari

Nikmat lain dari tinggal di kampung adalah jarang membeli buah, karena buah pasti akan selalu ada mengikuti musim buah yang ada. Buah bisa diambil di kebun sendiri atau dikasih oleh tetangga kampung secara gratis. Karena itu biasakan untuk selalu mengkonsumsi buah, baik itu dengan di buat jus atau dimakan seperti biasa saja. Jangan lupa untuk mencuci bersih buah yang dipotong sebelum di makan.

Saya tahu ada beberapa orang di kampung yang tidak suka makan buah tertentu yang tersedia di kebun karena alasan tidak suka. Namun bagaimana jika mencoba makan buah dengan cara di jus, atau bisa juga dengan di buat rujak, atau manisan. Pasti jadi suka.

Karena itu silahkan temukan cara makan buah yang tepat ala kamu, yang penting kamu bisa tetap mengkonsumsi buah dengan teratur.

Tidur yang teratur

Orang kampung biasanya jam tidurnya lebih teratur dibandingkan dengan orang kota dan juga jam tidur orang kampung berbeda dari jam tidur orang kota. Biasanya di kampung saya di Kupang, orang sudah tidur sekitar jam 9 atau paling lambat jam 10 malam, lalu sudah akan bangun di jam 4 subuh untuk mulai beraktifitas. Dan menariknya orang di kampug saya pasti ada jam tidur siang setiap hari.

Walaupun demikian, saya tetap mengingatkan hal ini bahwa sekalipun itu sudah sangat baik namun tetap saja ada beberapa orang yang akan terganggu jam tidurnya karena harus menjaga kebun, menjaga hasil panen, menjaga hewan peliharaan di waktu malam agar tidak dicuri, dll. Karena itu sangat penting untuk tetap memperhatikan jam tidur yang ada, biar kita tetap sehat.

Minum air putih yang cukup

Saya merasa ini masih menjadi PR yang belum bisa dikerjakan oleh orang kampung sepenuhnya. Yahh…. soal minum air putih yang cukup. Di kampung saya sering saya memperhatikan orang-orang tidak minum air putih waktu bangun tidur, karena biasanya langsung meminum teh atau kopi. Jika di siang hari mereka kehausan kebanyakan mencari aneka minuman lain yang bukan air putih.

Jika disuruh untuk minum air putih biasanya pasti ada banyak jawaban ngelesnya.

Karena itu penting sekali untuk kita yang tinggal di kampung memperhatikan kebiasaan minum air putih seperti saran dokter yaitu 8 gelas sehari atau 2 liter per hari.

Nah.. itu dia 6 tips hidup sehat di kampung dari saya di Kupang yang bisa kamu contek karena mudah di lakukan dan sangat murah.

Apakah kamu punya cara hidup sehat yang mudah dan murah di kampung yang berbeda? silahkan dibagi disini biar kita sama-sama hidup sehat yah meski di kampung.

Lakukan ini maka 2020mu Pasti Sukses

Hari adalah tanggal terakhir di tahun 2019, dimana tinggal hitungan jam saja kita semua akan meninggalkan tahun yang penuh dengan kisah ini. Ada sebagian kita yang mengalami kesuksesan di tahun ini, ada sebagian yang berjuang susah payah untuk melewati tahun ini.

Namun kita semua yang memiliki kisah yang berbeda-beda ini, sebentar lagi akan meninggalkan tahun ini secara bersama-sama dan masuk ke tahun 2020 dimana tidak seorangpun tahu apa yang akan terjadi di dalamnya. Karena itu ada baiknya kamu melakukan hal-hal di bawah ini untuk menjadikan 2020mu sukses.

Pertama: Ambil waktu untuk evaluasi pribadi

Hal yang sangat perlu kamu lakukan hari ini adalah sediakan waktu pribadi untuk mengevaluasi tahun 2019mu. Hal ini sangat penting sekali sehingga kamu bisa tahu hal apa saja yang perlu di perbaiki lagi, hal apa yang perlu di tingkatkan lagi, hal apa yang masih harus di kejar, hal apa yang harus di ubah dan masih banyak lagi.

Mungkin kamu memiliki budaya kumpul dengan keluarga besar ataupun keluarga inti di hari ini. Namun saran saya sebelum melakukan itu penting untuk mengambil waktu pribadi untuk mengevaluasi diri sendiri sehingga kamu tidak terjebak pada hal yang monoton ataupun cara yang salah atau bahkan menjadi stag di pencapaian yang itu-itu saja.

Kedua: Ambil waktu untuk berdoa

Siapapun kamu, apapun kepercayaanmu. Berdoa pribadi di hari ini adalah ritual yang sangat penting kamu lakukan. Sebelum melakukan semua rencana akhir tahunmu, ada baiknya kamu menyiapkan waktu untuk berdoa sendiri. Kamu bisa bersyukur kepada Tuhan untuk semua hal yang sudah kamu lewati sepanjang tahun 2019. Kamu bisa mengucapkan terima kasih kepada Tuhan yang sudah mengatur hari-harimu di 2019 dengan begitu rupa sampai ada begitu banyak kisah luar biasa yang tak terprediksi yang bisa kamu dapatkan selama tahun 2019 ini.

Di moment ini kamu juga bisa meminta ampun untuk setiap kegagalanmu mencintai Tuhan lewat sikap hidup yang tidak benar selama melewati hari-harimu di tahun yang segera akan kamu tinggalkan ini dan sekaligus memohon kekuatan dari Tuhan untuk bisa menjadi lebih baik lagi di tahun yang baru nanti. Hal lain mengapa kamu perlu memiliki waktu pribadi untuk berdoa di moment ini adalah untuk menyerahkan kepada Tuhan semua rencanamu yang sudah kamu miliki.

Ketiga: Tuliskan semua rencanamu untuk tahun 2020 secara detail

Saya tahu hal ini tidak umum untuk orang lakukan, ada beberapa yang bingung untuk menuliskan rencananya di atas selembar kertas. Namun kamu perlu mencobanya dan melakukannya hari ini. Tuliskan semua rencanamu yang hendak kamu kerjakan, yang ingin kamu kejar dan yang mau kamu dapatkan di tahun 2020. Sebisa mungkin tuliskan semua secara detail, langkah apa yang hendak kamu lakukan, perkiraan waktu untuk mendapatkan hal tersebut, siapa orang yang mungkin akan kamu jadikan sebagai patner untuk meraih hal yang kamu rencanakan itu dan seterusnya.

Keempat: Buang ketakutan dan pesismisme

Beberapa orang begitu galau dengan tahun yang ada di depan ini, karena memang masih sangat rahasia dimana tak ada satupun yang tahu apa yang akan terjadi di dalamnya. Namun jika ingin menjalani tahun 2020 dengan sukses maka perlu hari ini kita membuang rasa pesismisme yang ada di dalam diri karena kegagalan-kegagalan tahun 2019.

Setiap tahun punya kisah sendiri, demikian juga dengan tahun 2020. Karena itu membangun pikiran yang optimis tanpa ada rasa takut adalah modal besar untuk bisa menaklukkan tahun yang ada di depan kita ini. Ada kalimat yang mengatakan “ku tak tahu akan hari esok namun ku yakin siapa yang sedang memimpinku” kalimat ini adalah kalimat iman, dimana jika Tuhan yang masih berkenan memberikan kesempatan bagi kita semua untuk masuk tahun baru maka pasti Dia juga mengatur hal-hal yang indah bagi kita. Karena itu tidak ada untungnya untuk takut dan pesismis sebaliknya kamu harus optimis dan berani melangkah.

Kelima: Perbaiki hubungan dengan sesama

Tentu saja sepanjang tahun ini ada beberapa di antara kita yang memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan sesama; baik itu orang tua, kakak/adik, patner bisnis, rekan kerja dan lainnya. Penting untuk kita memperbaiki hubungan kita dengan mereka di akhir tahun ini, karena siapa yang tahu justru merekalah yang sebenarnya sedang dipersiapkan Tuhan untuk membawa satu potong puzle kesuksesan kita di tahun baru nanti.

Memasuki tahun baru dengan perasaan plong akan membuat kita merasa lebih yakin untuk meraih mimpi-mimpi kita di tahun 2020 karena hidup kita sedang di kelilingi oleh mereka yang kita cintai dan mencintai kita. Ayolah berteman dengan semua orang.

Nah itu adalah lima yang harus kamu lakukan di hari ini untuk menaklukan 2020mu menjadi tahun meraih kesuksesanmu.

Selamat melakukannya dan Happy new year!

Fakta Angkot di Kupang yang Wajib Kamu Tahu

Image result for gambar angkot di Kupang

Angkot (angkutan kota) adalah sarana transportasi umum yang dipakai oleh masyarakat untuk aktivitas bepergian sehari-hari di seputaran suatu kota. Kota Kupang juga memiliki alat transportasi ini yang biasa di sebut bemo. Sepengetahuan saya, angkot di Kupang adalah angkot ter-keren dan ter-kece di Indonesia. Karena memang bemo di Kupang sangat jauh berbeda dengan angkot di daerah lain.

Karena itu jika sedang berada di kota Kupang tidak ada salahnya untuk mencoba alat transportasi yang satu ini. Namun sebelumnya kamu perlu tahu fakta seputaran bemo di Kupang biar paham dan tidak syok.

  1. Full musik; ini adalah salah satu kelebihan dari bemo di Kupang dimana di dalamnya full musik, bukan sembarangan musik yang di putar. Kebanyakan akan memutar musik yang sedang nge-hits. Karena itu jika ingin tahu lagu mana yang lagi hits dari penyanyi dalam negeri maupun manca negara cukup naik angkot di Kupang saja karena pasti kita langsung di buat paham lagu mana yang sedang hits. Hal ini dikarenakan jika ada lagu yang sedang hits pasti akan di putar di kebanyakan angkot di Kupang bahkan bisa di semua angkot lagu tersebut di putar.
  2. Volume musiknya keras; berbeda dengan transportasi umum di daerah lain yang memutar musik dengan volume ala kadarnya untuk memberikan suasana syahdu ataupun sekedar membuat penumpang tidak merasa bosan sepanjang perjalanan. Namun bemo di Kupang musiknya akan di putar dalam ukuran volume yang tinggi dan bas yang keras sehingga kadangkala kita yang berada di dalam angkot bisa merasakan getaran dari speaker mobil yang ada. Rahasianya adalah jika musik tidak di putar dengan keras maka angkot tersebut akan sepi dengan penumpang karena tidak ada orang yang mau naik angkot tanpa musik yang keras dan nge-bas (khususnya kaula muda) biasanya bemo tanpa musik yang keras itu jumlahnya hanya sedikit dan penumpangnya pasti para oma-opa atau orang yang sudah tua.
  3. Banyak pernak-pernik mobil; angkot di Kupang akan di penuhi dengan berbagai macam poster artis dan tulisan-tulisan meme. Ada beberapa juga yang menggunakan poster simbol agama. Jarang ada angkot di Kupang yang bersih tanpa poster ataupun pernak-pernik yang menghiasi angkot. Semakin banyak pernak-pernik yang di gunakan akan membuat angkot itu makin terlihat keren sehingga akan banyak orang yang ingin menggunakan bemo tersebut dan sebaliknya.
  4. Setiap mobil memiliki nama; Ini adalah hal unik dari bemo di Kupang dimana setiap angkot memiliki nama masing-masing. Nama yang diberikan pun bermacam-macam, mulai dari nama orang, nama kota, kata rohani dan banyak lagi.
  5. Memberi tanda dengan tangan; saat ingin menyetop angkot untuk naik, kita cukup mengulurkan tangan ke depan saat kita berdiri di pinggir jalan, maka si sopir tahu bahwa ada penumpang yang ingin naik angkot. Demikian juga ketika hendak turun, cukup dengan menepuk tangan 2-3 kali, ataupun membunyikan besi pegangan yang ada di dalam angkot. Cara lain adalah dengan mengatakan “kiri nyong” artinya si sopir diminta untuk berhenti.
  6. Penumpang sering cerewet; Hal ini biasanya terjadi jika penumpang diminta untuk duduk mepet-mepet karena ada penumpang lain yang hendak naik, biasanya penumpang yang di dalam sering ngomel karena banyak alasannya yang mereka omelkan. Bahkan parahnya lagi adalah jika ingin turun dan bemonya tidak berhenti persis di depan rumah/jalan/gang yang di maksud maka si sopir pasti akan di marahi oleh penumpang habis-habisan karena itu tidak jarang si sopir akan mundurkan mobil untuk tepat di posisi yang di maksud sebelum si penumpang turun, dan bila si sopir tidak mundur kadang-kadang penumpangnya tidak akan membayar ongkos angkot sambil pergi dengan menggerutu.

Nah, itu adalah 6 fakta yang ada seputaran angkot atau bemo di Kupang yang wajib kamu ketahui. Bila kamu pendatang baru, hal ini sangat penting untuk kamu ketahui sebelum menggunakan transportasi yang diminati oleh masyarakat kota Kupang agar kamu tidak syok dan bingung.

Jangan Tunda untuk Berbuat Baik

Saya menyakini bahwa setiap hari di dalam hati dan pikiran kita, sering Tuhan taruh dorongan untuk berbuat baik. Seringkali hal itu terlihat sederhana namun ada juga yang besar.

Beberapa orang sering berkata bahwa sulit untuk melakukan hal itu karena alasan atau pertimbangan pribadi.

Namun sesungguhnya saat kita melakukan tepat seperti yang timbul di hati dan pikiran kita maka kita mulai melatih diri untuk menjadi agen berbuat baik.

Bayangkan jika kita membiasakan diri untuk melakukan kebaikan setiap hari. Maka pasti kita akan menjadi seseorang yang dikenal sebagai orang suka berbuat baik.

Bagi saya berbuat baik bukan simbol keyakinan tetapi berbuat baik adalah simbol keilahian. Dimana Sang Tuhan- sumber kebaikan mengharapkan bahwa umat ciptaan-Nya turut serta menjadi sumber-sumber kecil kebaikan di dunia ini.

Karena itu apakah saat ini kamu berpikir atau memiliki dorongan untuk berbuat baik kepada seseorang?

Jika iya, maka lakukanlah karena kebaikan pun pasti akan kembali padamu.

Jika itu ada di hati atau pikiranmu maka segeralah lakukan, karena kamu sedang melatih dirimu untuk menebarkan kebaikan disetiap kesempatan yang diberikan.

Jangan takut untuk mengerjakannya, jangan takut untuk memulainya. Sebab sekali kamu melakukannya hatimu akan terus mendorongmu untuk terus melakukannya. Dan itu nanti akan menjadi ciri khas dirimu nanti.

Ayo mulai sekarang, ayo mulai hari ini selama masih ada kesempatan.

Selamat menebar kebaikan.

100 Postingan

Kemaren ada pemberitahuan bahwa saya sudah membuat 100 postingan di blog saya artinya sudah ada 100 article yang sudah saya tulis sejauh ini. Fantastic!

Lalu sayapun mengambil waktu untuk mereview apa saja dampak positif dari kebiasaan membuat tulisan ini. Ternyaa ada 5 dampak positif yang saya dapatkan:

  1. Saya selalu belajar untuk lebih banyak mendengarkan orang lain; yah ini yang paling saya rasakan, dimana saya menjadi lebih memberikan telinga untuk mendengarkan orang lain tatkala berbicara atau ada percakapan. Hal ini saya lakukan untuk memberikan peluang yang lebih banyak kepada orang lain untuk berbicara sedangkan saya lebih diam sebagai pendengar saja. Karena saya berpikir siapa tahu justru dari pembicaraan dengan mereka saya mendapatkan satu ide untuk menulis.
  2. Hal-hal yang sebenarnya bagi orang lain itu biasa, namun saya malah melihat adanya nilai special di dalamnya; hal ini terjadi karena pengamatan dan penilaian saya terhadap semua fakta yang ada di sekitarnya berbeda, dimana saya melihat itu unik dan menarik dan layak dijadikan inspirasi untuk menulis.
  3. Ada waktu rutin yang saya sediakan untuk diri sendiri; Ini adalah dampak yang sangat saya sukai, dimana saya selalu menyediakan waktu pribadi setiap hari untuk mencari inspirasi ataupun mematangkan ide. Di moment-moment ini saya bisa benar-benar melupakan rasa stres, rasa capek dan memberikan diri saya ketenangan. Durasinya memang selalu tidak sama tetapi selalu ada waktu kosong bagi diri saya sendiri.
  4. Budaya membaca saya menjadi lebih tertata; saya harus akui bahwa salah satu yang sangat saya rasakan adalah membaca buku saat ini sudah sebagai kebutuhan setiap hari. Ada yang saya lakukan di pagi hari, kadang di siang hari ataupun kadang di malam hari. Intinya saya selalu ada waktu untuk membaca, dan saya tidak membaca untuk apa yang saya sukai saja tetapi membaca apa saja yang saya memang ingin ketahui, kadangkala itu berkaitan dengan yang ingin saya tulis atau kadangkala saya lakukan untuk melihat cara orang menulis.
  5. Mulai memiliki ketertarikan terhadap dunia menulis; ini salah satu yang mulai saya sadari beberapa waktu belakangan ini. Dimana saya mulai ketagihan menulis. Kadangkala saya menulis di jurnal pribadi saya namun sayapun juga mulai rutin melahirkan postingan di blog saya ini.

Nah itu adalah 5 dampak positif yang saya rasakan bagi diri sendiri, karena itu mungkin benar bahwa setiap kebiasaan positif yang kita kerjakan secara rutin selalu akan memberikan manfaat positif bagi diri sendiri terlebih dahulu sebelum manfaat itu dirasakan oleh orang lain. Mungkin manfaatnya ada yang langsung kita sadari namun ada yang setelah berjalan lama baru kita menyadarinya.

Saya pikir inipun berlaku untuk semua area kehidupan, karena itu tetaplah berbuat positif setiap hari dalam hidup ini.

Cerita Dibalik Kebiasaan Makan Sirih Pinang di Timor

Budaya makan sirih pinang (Bahasa Dawan: puah manus) adalah warisan turun-temurun orang Timor yang masih teguh dilakukan sampai hari ini. Karena itu makan sirih pinang sudah menjadi bagian dari beberapa kegiatan adat yang ada di Timor, seperti di upacara pernikahan, upacara kematian dan lainnya.

Namun sayangnya, sayapun melihat adanya fakta miris dari kebiasaan ini, dimana mereka yang sudah kecanduan makan sirih pinang ini selalu bela-belain untuk membelinya meski harga dari benda-benda ini menjadi terbilang mahal padahal secara ekonomi yang memakannya sedang mengalami kesulitan keuangan.

Sehingga ada fakta dimana tidak masalah makan tanpa lauk asalkan uang yang ada dipakai untuk membeli sirih pinang.

Beberapa orang tetangga kami yang begitu kecanduan makan sirih dan pinang mengatakan bahwa bagi mereka tidak masalah kalau tidak makan nasi asalkan tetap makan sirih dan pinang, karena itu mereka rela menghabiskan puluhan ribu rupiah setiap hari untuk bisa mengkonsumsi hal ini sepanjang hari.

Ada juga fakta dimana ibu-ibu yang memiliki balita tidak memprioritaskan membelikan susu dan makanan sehat untuk balitanya, namun uang yang dimilikinya lebih diutamakan untuk membeli pinang dan sirih untuk di kunyahnya sepanjang hari sedangkan balitanya dibiarkan makan tanpa lauk ataupun tidak minum susu.

Di bulan-bulan tertentu buah pinang dan sirih menjadi begitu langka karena itu harganya akan melonjak dua kali lipat dari biasanya. Namun bagi penikmat sirih pinang, semahal apapun mereka akan tetap membeli dan mereka akan berjuang mencari sampai dapat (biasanya akan sulit ditemukan saat musim langka) kadang-kadang pergi ke pasar tradisional yang jaraknya jauh hanya untuk membeli sirih dan pinang .

Beberapa kasus yang pernah saya tahu, ada suami dan istri menjadi berantem, hanya karena sirih pinang. Bayangkan saja sirih pinang menjadi pemicu keributan dalam keluarga.

Sayapun pernah mengetahui satu peristiwa dimana seorang laki-laki rela memiliki hutang hanya karena harus membeli sirih dan pinang setiap hari.

Sepengalaman saya juga di beberapa area perkantoran di Timor ada hiasan cipratan-cipratan noda merah dari ludah makan sirih pinang di tembok perkantoran atau di halaman perkantoran (karena makan sirih pinang menghasilkan ludah menjadi berwarna merah). Bahkan ada waktu istirahat yang dibuat untuk para pegawai itu akan beramai-ramai makan sirih pinang karena itu akan bersama-sama meludah di sembarangan tempat sehingga bekas-bekas ludah merah yang di buang sembarangan itu memberikan kesan jorok.

Bagi saya, sekalipun ini adalah budaya kearifan lokal yang memberikan ciri khas bagi suku Timor namun saya tidak setuju dengan semua kisah miris yang lahir akibat terus mempertahankan kebiasaan ini tanpa memikirkan unsur prioritas dan juga unsur estetika.

Saya tetap berharap bahwa budaya ini tetap menjadi bagian dari setiap upacara adat dari suku Timor yang memberikan ciri khas bagi suku ini, namun saya tetap tidak menyetujui dilakukan dengan memaksakan diri dan tidak mempertimbangkan faktor kebersihan area umum.

Bukankah hal ini berlaku untuk semua kebudayaan? dimana ada yang sangat tetap ingin di pertahankan namun ada juga yang perlu di evaluasi pelaksanaannya di jaman modern ini.

5 Tempat Nongkrong yang Layak Di Kunjungi Di Tanjung

Selama beberapa bulan menghabiskan waktu di daerah Tanjung-Lombok Utara maka saya memiliki beberapa tempat nongkrong favorit yang menurut saya layak kamu kunjungi juga jika sedang berada di daerah ini. Apa saja?

Bale Jukung

Ini merupakan tempat nongkrong favorit saya sejak pertama menginjakkan kaki di daerah Tanjung. Kafe yang keseluruhannya di desain dengan bahan dasar kayu dan ramah lingkungan ini memang sangat tenang sekaligus menyenangkan jika berlama-lama di sana baik sebagai tempat untuk bekerja ataupun nongkrong bersama teman.

Jika di malam minggu biasanya ada live music yang memanjakan telinga pengunjung dengan lantunan lagu-lagu akustik. Kafe ini memang wajib untuk di kunjungi jika berada di daerah Tanjung karena pelayanannya sangat okey dan ownernya super baik hati.

Bagi kamu pecinta kopi, maka ini adalah kafe yang saya rekomendasikan karena mereka menyedia beberapa minuman dari kopi dan juga mereka menjual kopi baik itu dalam bentuk bubuk maupun bean.

Kafe Bely

Gambar ini memiliki atribut alt kosong; nama filenya adalah 20190923_193453.jpg

Kafe yang baru muncul di beberapa bulan lalu di daerah Tanjung ini, mengusung konsep garden. Lokasinya sangat strategis karena terletak di pinggir jalan utama Tanjung-Bayan. Kini tempat ini menjadi tempat favorit nongkrong para anak milenial setiap hari, karena memang harga makanan dan minumannya murah meriah.

Restorant Mina Tanjung

Beberapa bulan lalu tempat ini tidak begitu menarik karena setelah gempa mereka masih memiliki restoran yang biasa saja. Namun sejak November 2019 tempat ini sudah direnovasi sehingga menjadikannya sebagai tempat yang sangat direkomendasikan sebagai tempat nongkrong.

Bonus saat ada disini adalah kita bisa menikmati pemandangan pantai secara langsung karena lokasinya persis berada di pinggir pantai dan juga ada area hijau yang merupakan kawasan hotel yang sangat memanjakan mata.

Pantai Impos

Gambar ini memiliki atribut alt kosong; nama filenya adalah 20190809_174056.jpg

Pantai Impos kini mulai menjadi lokasi nongkrong warga Lombok Utara. Mengapa? karena memang lokasinya sangat mudah di jangkau dan sudah di tata dengan rapi. Pada awal-awal bulan ketika saya berada di daerah Tanjung pantai ini masih sangat sepi oleh pengunjung karena memang belum di tata dengan rapi. Namun beberapa bulan terakhir, pantai ini begitu ramai di kunjungi di hari weekend maupun di hari biasa.

Menu makanan di sinipun sangat varian dan murah meriah, sehingga di jamin tidak akan melukai kantong sekalipun ingin seharian nongkrong disini.

Pantai Bintang

Ini merupakan pendatang baru sebagai tempat nongkrong di daerah Tanjung. Lokasinya berdekatan dengan pantai Impos sehingga bisa dijangkau dengan berjalan kaki beberapa menit jika pengunjung memilih untuk memarkir kendaraan di pantai Impos.

Pantai Bintang memiliki beberapa kelebihan dimana ada jembatan warna-warni yang menjadi tempat foto, ayunan dan di beberapa kesempatan ada fasilitas banana boat yang menyediakan jasa bagi para pengunjung yang ingin merasakan sensasi melintasi pantai itu dalam kurun waktu beberapa menit.

Nah itu adalah lima tempat nongkrong yang bisa kamu kunjungi saat berada di daerah Tanjung-Lombok Utara.

Sukses itu Perjuangan Keras Nan Panjang

Di minggu-minggu ini saya sempat berdiskusi dengan beberapa orang dekat saya mengenai topik “sukses“. Memang benar bahwa semua orang mendambakan hal ini, namun faktanya tidak banyak orang yang mampu meraihnya.

Mengapa? alasannya sederhana karena sukses itu adalah sebuah perjuangan panjang dimana di dalamnya ada banyak kesulitan. Karena itu sangatlah wajar jika banyak orang mendambakannya namun sedikit yang berhasil meraihnya. Banyak orang memimpikannya namun hanya sedikit orang yang bisa menjalaninya.

Oleh karena itu sebelum membahas sekeras apa kamu harus berjuang, ada baiknya jika kita mulai dengan pertanyaan ini: kamu ingin sukses di bidang/bisnis apa?

Yah, harus di mulai dari sini. Di bidang/bisnis apa kamu ingin sukses sehingga upaya perjuangan yang dilakukan itu lebih fokus. Karena kamu tahu bahwa ada satu bidang yang menjadi minatmu yang wajib kamu tekuni, pelajari, dan upayakan setiap hari.

Jangan berjuang untuk beberapa hal sekaligus. Jika ingin sukses maka harus pilih satu bidang atau satu jenis bisnis saja. Jangan mau ini dan itu, jangan lihat bidang/bisnis orang lain dan tergiur dengan hal itu padahal kita tidak memiliki kapasitas di bidang tersebut. Cukup pilih satu saja, pilih sesuai dengan minat atau bakat yang ada di dalam diri kita, pilih sesuai dengan kapasitas pengetahuan atau pengalaman yang kita punya.

Jika kamu sudah memilih satu bidang/bisnis maka ada pertanyaan selanjutnya: apakah kamu sudah berjuang keras untuk hal itu?

Berbicara tentang berjuang keras maka ada kaitannya dengan berapa banyak infestasi waktu yang disiapkan setiap hari untuk mempelajari hal itu dan juga untuk mengembangkan hal itu. Apa saja upaya yang sudah dilakukan, sudah berapa kali kamu berjuang untuk mencobanya.

Sukses adalah perjuangan keras yang panjang, tidak satu dua hari langsung kita menjadi sukses. Tetapi ada proses waktu yang panjang, bisa 5 tahun, bisa 10 tahun, bisa 20 tahun dan sebagainya. Intinya tidak instant! Usahanya dan perjuangannya harus berkali-kali dan terus menerus.

Jika kamu sudah memulai dan menekuni sesuatu bidang, atau bisnis tertentu namun rasanya sukses masih jauh, saran saya adalah terus berjuang karena kamu sudah memulainya. Jangan berhenti, jangan mundur karena waktu untuk mencapai sudah di hitung mundur sejak kamu mengerjakannya.

Namun bagaimana jika kamu belum melakukan apa-apa? Saran saya adalah ambil selembar kertas dan tuliskan “kamu ingin sukses di bidang apa/bisnis apa” setelah itu mulai pikirkan apa saja langkah praktis yang harus dilakukan untuk bisa mencapai itu, tuliskan juga dalam kurun waktu berapa tahun kamu ingin mencapainya. Karena jangka waktu yang ditetapkan itu membantu kita untuk menentukan usaha kerja keras seperti apa yang hendak kita lakukan.

Sebab sukses bukan desain instant tetapi sebuah bangunan yang di bangun dengan usaha, kerja keras, tetesan keringat, tetesan air mata dan semua hal yang sulit. Namun jika bangunan itu selesai maka akan nyaman di tempati.

Sukses itu milik semua orang: asal mau bekerja keras dan bersedia di proses dalam waktu yang panjang.

Karena itu terus berjuang, terus bekerja keras, terus mengerjakan apa yang sedang dikerjakan karena sukses pasti akan datang setelah kamu menyelesaikan itu semua.

Sukses pasti menjadi milikmu, kalau kamu tidak menyerah dan putus asa namun mau terus berjuang sampai sukses itu menjadi milikmu.

Selamat berjuang untuk kalian semua, jangan menyerah sampai sukses menjadi milikmu.

Tujuh Desember 2019

Tidak ada ruang kosong di kepala dan dada saat ini…yang ada adalah sejumlah pikiran tentang kapan waktu akan membawaku berkunjung lagi, rasa sesak di dada terasa karena akan berpisah, ada yang meneteskan air mata, dan sayapun harus merasakan pelukan erat perpisahan, berjuang melepaskan mereka dan menutupi kesedihan diri sendiri”.

7 Desember 2019 (catatan pribadi)

Dan sejumlah hal atau perasaan yang masih belum bisa di gambarkan dengan baik saat ini, namun saya ingin tetap membuat sebuah tulisan untuk mengabadikan tentang hari ini.

Semuanya bermula karena adanya proyek pemberantasan buta huruf yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Australia-Inovasi-Yayasan Tunas Aksara dan Dinas Pendidikan Lombok Utara dan menempatkan saya sebagai Dictrict Coordinator untuk mengkoordinir berjalannya proyek ini.

Karena itu sejak Februari 2019; saya mulai tinggal dan beradaptasi di daerah yang baru ini, lalu perlahan demi perlahan mulai menemukan keluarga di sana, menemukan teman di sana dan menemukan hal-hal yang sungguh membuat hati sedih saat benar-benar akan pergi dari daerah tersebut tanpa tahu pasti kapan akan kembali lagi.

Tangisan perpisahan sudah terjadi beberapa minggu sebelum penutupan program “Lombok Utara Suka Membaca” secara resmi dilakukan. Mereka yang mengetahui bahwa program ini akan berakhir pada tanggal 30 November 2019, dan tahu bahwa saya pun akan segera keluar dari daerah ini, mulai memberikan pelukan-pelukan perpisahan dan beberapa mewarnainya dengan tetesan air mata. Hal ini semakin terasa ketiga satu per satu farewell dilakukan dan memuncak pada keputusan untuk mengantarkan saya ke bandara.

Itulah sebabnya di minggu ini banyak tetesan air mata yang saya lihat, banyak kesedihan yang tergambar jelas, namun saya tetap mencoba menghibur mereka, menepuk pundak mereka, memeluk dengan erat namun tetap berusaha untuk tidak turut meneteskan air mata di moment-moment ini.

Dan hari ini 7 Desember 2019, beberapa mewakili mereka yang benar mencintai saya mengantarkan saya ke bandara Praya dengan tangisan, dengan pelukan perpisahan, dengan doa dan dengan harapan see you again.

Saya hanya bisa merasakan semua ini, mensyukuri semuanya, memaknai semuanya dan sekaligus makin di yakinkan bahwa hari ini saya benar-benar meningglkan Tanjung-Lombok Utara.

Namun ada cinta yang besar, cinta yang luar biasa yang sudah saya dapatkan dan cinta itu yang mengiring kepergian saya-dan perpisahan ini, meski kehadiran saya tidak terlalu lama diantara mereka.

You’ll be in My heart”

Phill Collins

Adalah lagu yang sangat tepat untuk saya dengarkan saat pesawat mulai bergerak perlahan untuk melepaskan landas. Setiap detik di bandara Praya hari ini menjadi moment yang indah karena sayapun berusaha melihat dengan detail sekitar bandara, sambil berpikir “Jika suatu hari saya kembali, apa yang akan berubah disini?”.

Karena Itu dari hati yang paling dalam saya ingin mengucapkan…

Terimakasih untuk LOMBOK UTARA.

Terimakasih Inovasi secara khusus Inovasi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Terimakasih Yayasan Tunas Aksara.

Terimakasih untuk banyak cinta dari semua guru dan kepala sekolah yang saya dapatkan.

Terimakasih untuk empat orang putra dan putri daerah NTB yang sudah menjadi patner, sahabat, keluarga bagi saya selama ada di sana.

Terimakasih untuk pemilik Northis Lombok Homestay, yang mengangapku sebagai anak mereka, keluarga mereka dan benar-benar membuat saya spesial tinggal di kamar 02 selama 11 bulan 13 hari.

Terimakasih untuk semuanya yang tidak dapat disebutkan.

7 Desember 2019 sebentar lagi akan berlalu namun bagi saya di tanggal ini ada sejarah yang perlu saya ingat selalu.

Mengapa Saya Begitu Mencintai NTT

Lahir dan di besarkan di sana

Alasan utama mengapa saya sangat mencintai daerah ini adalah karena di Kupang saya dilahirkan dan dibesarkan. Disana tinggal kedua orang tua yang amat saya cintai, disana ada rumah yang sangat saya rindukan. Disana ada masakan mama yang selalu saya rindukan, di sana ada moment-moment indah yang hanya terjadi ketika saya di kelilingi oleh mereka yang sudah mengenal saya sejak kecil, disana saya bisa marah tanpa takut pada apa saja, disana saya bisa menjadi saya yang tak banyak di kenal di luar.

Mengetahui bahwa Tuhan memanggil saya untuk membuat perubahan di sana.

Ada alasan besar yang membuat saya selalu dan akan selalu mencintai daerah ini adalah karena saya mengetahui bahwa Tuhan memanggil saya untuk mengerjakan suatu perubahan yang Tuhan pikirkan bagi daerah ini.

Kupang dan NTT (Nusa Tenggara Timur) selalu menjadikan saya manusia yang beriman kepada Tuhan, karena saya mengerti bahwa si Empunya kehidupan memanggil saya untuk mengerjakan sesuatu untuk perubahan daerah tersebut. Saya sudah memulainya, sedang mengerjakannya dan akan terus memberikan kontribusi bagi perubahan daerah itu, Karena alasan inilah hati saya begitu mencintai daerah ini.

Ada banyak tulisan di vission board saya tentang daerah ini.

Jika saya melihat vission board pribadi saya maka ada banyak tujuan-tujuan besar mimpi saya tentang daerah ini. Rasanya setiap tahun ketika saya menuliskan sesuatu di vission board saya akan selalu ada hal-hal yang akan saya masukkan di sana tentang daerah ini.

Beberapa hal yang tertulis di sana ada beberapa yang sudah berani saya share dengan orang lain, namun ada sejumlah list yang masih menjadi percakapan antara saya dengan Tuhan di waktu-waktu doa saya.

Jantung saya selalu berdebar-bedar ketika melihat tulisan impian saya di vission board tentang daerah ini, tentang propinsi ini, tentang daerah yang sering di underestimate oleh orang yang hanya mengenal kulit potensi yang terkandung di sana.

Karena itu jika kamu bertanya sampai kapan kamu akan selalu jatuh cinta pada daerah disana? saya akan menjawab: sampai mati saya akan mencintainya.

Semua alasan mengapa saya berdoa, belajar, bermimpi dan keluar dari zona nyaman hidup adalah karena daerah ini.

Setiap hari iman saya kepada Tuhan makin bertumbuh karena daerah ini, bagaimana tidak? karena ada hal-hal besar yang mustahil untuk saya kerjakan di daerah ini dengan kemampuan saya, dengan kapasitas saya. Hanya Tuhan yang menjadi alasan saya layak untuk terus mempercayai bahwa Dia bersama saya dan karena itu tidak ada perkara yang mustahil untuk saya kerjakan. Karena itu setiap hari iman di dalam diri saya terus bertumbuh, terus bertumbuh dan terus bertumbuh.

Jika saya menginfestasikan waktu untuk belajar maka alasan utamanya adalah saya ingin mengetahui apa saja karena siapa tahu dari pengetahuan tersebut saya akan mengerjakan sesuatu bagi Kupang- bagi NTT. Saya mendengar masukan dari siapa saja, saya memberikan diri di kritik oleh siapa saja, saya membiarkan diri saya selalu tampak paling kecil di hadapan orang-orang yang saya temui karena saya ingin BELAJAR.

Dari Mereka tabung pengetahuan saya selalu di isi, dari mereka membuat saya tidak langsung puas dengan pencapaian apapun yang saya raih.

Saya keluar dari semua zona nyaman hidup saya, semua proses hidup yang membuat saya banyak mengangis saya jalani, semua perjalanan yang tidak lazim bagi seorang perempuan saya tempuh, semua hal yang tidak nyaman saya jalani dan akan terus dijalani. Karena satu alasan, saya begitu mencintai daerah saya, saya ingin membangunnya, saya ingin mematahkan paradigma salah tentang anak daerah sana, saya ingin menjadi inspirasi bagi semua generasi saya. Karena saya mencintai daerah ini dan saya ingin membuat daerah ini bangga memiliki seorang putri daerah seperti saya.

Karena itu saat menuliskan tulisan ini, beberapa tawaran sedang saya terima semua tentang kembali ke zona nyaman hidup, kembali ke kehidupan yang menurut manusia itu adalah jalan sukses. Tetapi saya berkomitmen untuk kembali membangun cintaku, membangun daerahku, membangun tempat kelahiranku, membangun mimpiku.

Bagaimana dengan kamu, adakah alasan yang membuatmu benar-benar sadar bahwa kamu memiliki cinta akan daerahmu atau sesuatu lain yang sedang kamu kejar atau perjuangkan?

Mungkin versinya dan alasannya berbeda namun jika itu kamu ketahui saya percaya bahwa cintamu untuk daerahmu atau negaramu atau pekerjaanmu atau apa saja yang kamu kerjakan itu akan membuatmu terus berjuang, pantang menyerah, terus bermimpi, dan terus berusaha untuk menjadi seseorang yang terbaik .

Semoga menginspirasimu!

Apa yang Kamu Inginkan dari Seorang Anak?

Pertanyaan ini muncul dalam pikiran saya beberapa waktu lalu ketika saya berbincang-bincang dengan seorang ibu yang sedang mengkwatirkan tentang buah hatinya. Dari obrolan tersebut saya makin di yakinkan bahwa ekspektasi setiap orang dewasa terhadap anak itu selalu berbeda-beda.

Dalam tulisan ini saya ingin menitik beratkan pada dua orang penting yang sering memiliki banyak keinginan dan harapan terhadap seorang anak yaitu orang tua dan guru.

Menurut pendapat saya, guru selalu dianggap sebagai tokoh yang banyak mendiagnosa potensi anak, itulah sebabnya guru selalu memulai tahun ajaran baru dengan menargetkan harapan-harapan yang ingin di capai dimana setiap anak muridnya diharapkan harus seperti ini dan seperti itu, akan tetapi kesalahanya adalah seringkali guru menyamaratakan penilaian bahwa nilai di raport adalah faktor penentu capaian belajar anak atau capaian target keberhasilan.

Meskipun demikian, ada juga guru yang memiliki pemahaman yang berbeda dimana nilai bukan di anggap sebagai tolak ukur pencapaian siswa belajar di kelas. Sehingga walaupun guru tersebut tetap memiliki ekspektasi terhadap muridnya, namun tolak ukurnya berbeda.

Jika kamu guru, apakah kamu pernah melakukan salah satu fakta di atas?

Bagaimana dengan orang tua? mereka justru sering memiliki keinginan yang tak dipikirkan atau tak terbayangkan oleh anak. Keinginannya seringkali ada yang berlawanan antara ayah dan ibu, karena itu tidak jarang bahwa ada fakta dimana anak di buat stres oleh orang tua karena di harapkan untuk memenuhi keinginan orang tuanya. Namun ada juga orang tua yang membiarkan anaknya berkembang dan bertumbuh sesuai dengan keinginan dan potensinya. Dimana semuanya tetap dalam kontrol orang tua namun keinginan dan potensi anak itu tetap dijadikan sebagai alasan utama dari semua pertimbangan.

Menurut kamu mana yang lebih baik? orang tua seperti apa yang ideal?

Bagi saya tidak ada salahnya orang tua dan guru memiliki keinginan dan ekspektasi terhadap seorang anak, namun ada baiknya juga orang tua dan guru juga menyadari bahwa anakpun memiliki keinginan.

Anak adalah pemberian Tuhan yang dipercayakan untuk dibimbing oleh orang-orang dewasa yang dicintai di sekitarnya. Namun anakpun memiliki keinginan tersendiri sebagai manusia yang memiliki kehendak.

Karena itu apapun ekspektasimu atau harapanmu bagi seorang anak, tetap berikan ruang baginya untuk berkembang sesuai dengan keinginanya. Kontrol saja, bimbing saja, didik saja dan hargai keginannya juga.

Bukankah ruang diskusi selalu menjadi ruang yang paling cocok untuk anak dan orang dewasa bertemu untuk mendiskusikan keinginan?

Karena itu jika kamu guru, selalu sediakan ruang diskusi dengan siswamu di kelas biarkan mereka berpendapat. Jika kamu orang tua tidak ada salahnya ruang diskusi menjadi ruang yang layak dimasukin setiap hari oleh orang tua dan anak.

Bagaimana pendapatmu?

Catatan Kecil Tentang Guru

Hari ini di Indonesia di peringati sebagai hari guru Nasional, banyak postingan di media sosial yang menuliskan tentang ungkapan terimakasih kepada guru. Saya sendiri sebagai anak bangsa, memiliki catatan kecil tentang guru yang ku kenal, catatan ini merupakan pengalaman pribadi saya dengan guru, yah pengalaman saya dengan para orang hebat itu yang ingin saya bagikan dalam postingan kali ini.

Di bangku SD saya memiliki guru yang sering jadi bahan tertawaan anak-anak dari kelas lebih tinggi, guru itu sering di panggil “guru mengantuk” karena memang beliau selalu akan tidur di kelas. Saat saya masih kelas 1 dan 2 SD ketika jamnya mengajar, pasti ada beberapa menit yang dipakainya untuk memejamkan mata dan tertidur. Dan memang tertidur nyenyak, kadang kami mendengarnya mendengkur. Namun, dia adalah seorang ibu guru yang baik, guru yang bisa menunduk mendengar keluhan anak-anak. Dia adalah sosok ibu yang sering memangku anak yang menangis di kelas sambil terus mengajar, dia memeluk dan mendengar cerita anak-anak dan juga suka bercerita di kelas, dia guru yang pandai bernyanyi, dia guru yang selalu menanyakan alasan mengapa kami melakukan ini dan itu. Karena itu dia salah satu guru yang paling berkesan bagi saya.

Saya juga mengenal beberapa orang guru yang begitu menakutkan bagi siswa, karena ketegasannya dan tidak kenal ampun memberikan hukuman kepada siswa. Setiap jadwal mereka mengajar, kami pasti memastikan diri sudah mengerjakan PR yang diberikan dengan baik. Karena itu, guru sosok ini mendidik kami untuk rajin menyelesaikan tugas PR dan tidak malas. Mereka membuat saya sering belajar dua kali lebih banyak dari biasanya, kadang karena merasa takut di hukum, kadang juga supaya di puji di depan kelas oleh mereka yang terkenal galak ini. Saya mengingat mereka semua ini, karena mereka tetap guru yang hebat bagi saya.

Saya juga mengingat guru yang bijaksana, perhatian, memberikan dorongan yang memberikan harapan bagi siswa untuk menggapai mimpi. Dia adalah guru SD saya yang sangat sederhana, namun di kelas sering memberikan pujian, dorongan dan juga keyakinan bahwa suatu hari saya akan pergi ke banyak tempat, suatu hari saya akan berdiri berbicara di depan banyak orang, suatu hari saya akan menggantikan posisinya tetapi lebih hebat mengajar darinya. Dialah guru yang sampai saat ini, setiap pulang ke kampung halaman saya senang sekali mengunjunginya hanya untuk sekedar bercerita dan berbagi kisah.

Satu yang masih sama, guruku ini masih sama pandangan matanya kepada saya, dia selalu melihat saya dengan tatapan bangga, dia selalu dan selalu memiliki keyakinan bahwa saya masih akan lebih dari yang dilihatnya sekarang. Dulu puluhan tahun yang lalu di bangku SD dia selalu memanggil saya, menepuk pundak saya dan memeluk saya bahkan memanggil saya untuk belajar berdua dengannya ketika dia tahu ada bagian nilai mata pelajaran saya yang tidak sesuai harapannya. Hari ini jika berjumpa dengannya, ini hal yang masih sama dia lakukan, bahkan berkali-kali dia akan menepuk-nepuk pundak saya, memeluk dan memberikan banyak kata-kata inspirasi dan motivasi. Dia adalah guru yang sangat hebat, guru yang akan selalu dicintai.

Bagaimanapun kisah tentang pengalaman saya dengan para guru itu, mereka semua adalah guru saya, orang-orang yang telah membagikan ilmu dan meletakkan dasar yang luar biasa untuk pijakan kaki saya hari ini.

Guru saya tetaplah guru yang tidak akan tergantikan, karena mereka tetap terkenang dan tetap di kagumi.

Bagi saya semua catatan-catatan indah tentang para guru yang pernah mengajari saya, adalah orang-orang rendah hati, sabar dan penuh dedikasi terhadap panggilan jiwanya.

Semua guru yang pernah saya temui pasti hampir sama dengan pengalaman kisah kalian semua dengan tipe guru. Ada yang terkenal baiknya, ada yang terkenal galaknya. Ada yang begitu di tunggu-tunggu kelasnya, namun ada yang selalu di harapkan untuk tidak masuk saat jam pelajarannya. Namun satu yang sama adalah guru tidak akan mungkin bisa dilupakan, saya menyakini bahwa hanya guru yang tidak akan pernah dilupakan.

Yah, hanya guru yang tidak akan bisa dilupakan meski puluhan tahun, meski waktu telah lama berlalu. Guru akan tetap di ingat dan di kenang jasa dan kebaikannya.

Guru adalah pahlawan yang berhasil mencuri hati anak didiknya dan akan selamanya diingat dan dihormati.

Selamat hari guru untuk semua guru-guru di Indonesia

Terimakasih untuk pengabdian dan pengorbananya untuk mendidik dan membangun generasi bangsa.

3 Hal Mengerikan yang Terjadi Selama di Lombok

Saya bekerja di Kabupaten Lombok Utara selama kira-kira 10 bulan di tahun ini, ada banyak pengalaman yang saya dapatkan selama berada di daerah ini. Namun dalam tulisan kali ini, saya ingin membagikan tentang 3 pengalaman mengerikan yang saya alami. Apa saja?

  1. Perjalanan di rute ekstrim dengan bersepeda motor; saya menghitung ada 3 rute perjalanan yang saya lewati dengan sepeda motor yang sangat mengerikan. Pertama adalah rute ke jenggala-6 dimana ini adalah salah satu perjalanan yang membuat saya suka banyak berdoa sepanjang perjalanan. Kedua adalah tanjakan-sehari lihat saja dari namanya, ini adalah satu bagian perjalanan di wilayah kecamatan Tanjung yang suka menguji keberanian. Teman saya yang sudah puluhan tahun tinggal di daerah Lompok bercerita bahwa dia pernah menangis melewati daerah ini karena saking takutnya. Dan yang terakhir adalah sebuah rute bersepeda motor yang belum saya tuliskan adalah perjalanan ke SDN 7 Jenggala. Rute ini kengeriannya hampir sama dengan rute ke Jenggala 6.
  2. Mengalami langsung gempa bumi selama beberapa kali; walaupun saya tidak memiliki pengalaman dengan gempa yang memiliki kekuatan yang sangat besar seperti yang terjadi pada tahun 2018 di Lombok. Namun saya beberapa kali merasakan gempa saat sedang beraktivitas, santai atau bahkan tidur nyenyak. Bagi saya, semuanya terasa mengerikan dan membuat saya selalu berpikir apa yang saya lakukan jika ada gempa yang sangat besar, bagaimana saya bisa selamat dan banyak pertanyaan lainnya. Bagaimanapun, hal ini adalah hal yang sangat mengerikan bagi saya. Dan untuk mengatasi ketakutan, biasanya saya berdoa meminta Tuhan memberikan saya damai sejahtera untuk bisa memiliki pemikiran yang lebih tenang ketika hal ini terjadi.
  3. Pengalaman melintasi laut dengan speed tanpa sabuk pengaman; Salah satu pengalaman mengerikan adalah kejadian di beberapa minggu lalu ketika saya melakukan perjalanan ke Gili Meno untuk menikmati keindahan pulau tersebut. Tentu saja saya melakukan perjalanan ini dengan speed biasa, yang umum di gunakan oleh warga lokal ke pulau tersebut karena alasan ongkos perjalanannya yang murah meriah. Namun resikonya adalah, di transportasi ini penumpang tidak menggunakan pelambung/pengaman tatkala penyeberangan di lakukan. Sewaktu berangkat, laut begitu aman namun berbeda pada saat saya melakukan perjalanan kembali ke pelabuhan Bangsal di jam 4 sore, suasana laut begitu berbeda. Teman saya yang duduk persis di samping saya sampai berkeringat dingin karena ketakutan ketika gelombang menghantam speed kami berkali-kali, karena itu dia memilih untuk terus menutup matanya sepanjang perjalanan. Saya juga melihat beberapa orang yang ada di depan saya mulutnya komat-kamit mengucapkan doa, ada juga yang menundukkan kepala dengan diam. Saya melemparkan pandangan keluar speed, melihat laut yang sedang menciptakan gelombang-gelombang air yang terus datang menghantam body speed, terlihat jelas bahwa air yang naik meninggi seolah ingin menutupi kami semua yang ada di dalamnya. Namun si bapak yang mengendalikan laju speed memainkan tangannya, untuk menciptakan laju dan gerakan speed untuk seirama dengan lekukan laut namun tetap dalam tujuan untuk cepat keluar dari suasana itu. Karena itu wajar jika kebanyakan penghuni speed menampilkan ekspresi ketakutan. Sehingga tak lama kemudian kami melewati suasana mencekam itu. Memang saat itu tidak ada ketakutan di hati saya, karena saya sudah pernah memiliki pengalaman yang jauh lebih menakutkan dengan laut dari ini sebelumnya. Namun tetap saja pengalaman ini merupakan salah satu kisah mengerikan saat berada di Lombok Utara karena saya melihat orang lain yang begitu ketakutan saat itu.

Bagaimana menurutmu, apakah cerita di atas layak disebut cerita mengerikan?

Perempuan adalah Ibu Peradaban Manusia

Perempuan adalah makluk mulia yang diciptakan oleh Tuhan dengan mendapatkan kehormatan yang luar biasa yaitu menjadi ibu dari peradaban manusia di dunia ini.

Mengapa demikian?

Karena perempuanlah yang diberikan anugerah untuk mengandung dan melahirkan generasi.

Perempuan dapat mengambil alih tugas laki-laki dalam peran apapun itu, namun laki-laki tak bisa mengambil peran terhormat yang diberikan oleh Tuhan kepada perempuan untuk menjadi ibu generasi penerus.

Perempuan adalah insan yang penuh kelemahan namun menyimpan sejumlah kekuatan yang tak tertandingi.

Perempuan bisa merendahkan hati untuk dipimpin tetapi juga memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin yang hebat.

Perempuan adalah ibu bagi peradaban dunia ini, yang memegang kekuasaan untuk mengokohkan suatu bangsa.

Karena itu berdayakan perempuan, sekolahkan perempuan setinggi-tingginya, inspirasikan perempuan, maka negara pasti menjadi makin kuat sebab merekalah guru-guru hebat yang membangun dan membentuk generasi dirumah mereka masing-masing yang kelak pada waktunya hasil bentukkannya dan dididikannya itu akan keluar ke masyarakat, akan berkumpul dalam bangsa dan akan bersatu di dunia menjadi pejuang-pejuang untuk apapun yang sudah ada dan yang belum ada.

Perempuan adalah ibu peradaban, dimana kekuatannya ada di kepalanya, di perasaannya, di hatinya, di setiap gerakkan tubuhnya, di pendengarannya, di penciumannya dan di pandangan matanya.

Sekali lagi hargailah perempuan, berikanlah penghormaatan yang selayaknya, cintailah perempuan. Karena jika mereka terluka, terinjak dan terpuruk maka dunia ini terdiri dari kumpulan penerus-penerus yang penuh dengan luka batin, dendam, iri hati, kepalsuan, kemarahan dan semua hal negatif lainnya.

Perempuan adalah ibu peradaban manusia yang kecantikannya tidak bisa di berikan standart yang sama. Mereka semua cantik dalam versi yang berbeda sesuai dengan ide Agung Sang Pencipta.

Perempuan adalah ibu peradaban manusia yang akan terus eksis dengan kisahnya, persoalannya, tantangannya, kesulitannya namun mereka akan tetap tahu cara mencari solusi dan jalan keluar.

Mereka adalah adik/kakak perempuanmu, ibumu, tantemu, nenekmu dan sejumlah sapaan yang lebih familiar di telingamu. Merekalah perempuan yang ada di sekitarmu, yang ada di dekatmu.

Sudahkah engkau menghargai, menghormati dan mencintai mereka?

Pernahkah Kamu Tersenyum Ketika Berdoa?

Berdoa adalah kegiatan rohani yang ada dalam semua kepercayaan agama, dimana hal ini biasanya dilakukan dengan khusuk dan penuh hormat kepada Tuhan. Namun pernahkah kamu tersenyum ketika berdoa?

Saya sendiri mengalami hal ini banyak kali dalam waktu berdoa saya, dimana saat memanjatkan kalimat doa permohonan kepada Tuhan atau di doakan oleh seseorang ada kalimat yang membuat saya tersenyum di waktu mengucapkanya atau mendengarkannya.

Contohnya beberapa tahun yang lalu saat saya pertama kali pulang ke Kupang untuk jangka waktu yang panjang, ada seseorang yang datang berkunjung ke rumah kami. Dan sebelum pulang dia menawarkan diri untuk mendoakan kami sekeluarga, secara khusus saya. Dalam doanya dia meminta agar Tuhan memberikan saya pekerjaan dan kalimat ini membuat saya tersenyum. Kenapa? karena pada saat itu saya sedang sangat sibuk dengan banyak hal yang harus saya lakukan dan selesaikan. Karena itu saya tersenyum, dan berpikir apakah Tuhan akan memberikan tambahan pekerjaan lagi kepada saya, ditengah-tengah kesibukan saya? ataukah Tuhan yang Mahatahu juga tersenyum mendengar permohonan itu karena Dia tahu saya sedang sibuk.

Dan masih ada banyak cerita dari pengalaman saya tersenyum dalam doa. Menurut saya, wajar jika saya menunjukkan ekspresi spontan atas apa saja yang layak saya ekspresikan kepada Tuhan. Termaksud tersenyum.

Karena itu makin hari saya makin memahami bahwa berdoa tidak selalu harus mempersembahkan ke Tuhan wajah yang penuh dukacita dan berlinang air mata. Tapi layak ada saat dimana kita datang ke hadapan-Nya dengan senyum karena nikmat dan kebaikan yang sudah di anugerahkan kepada kita. Bukankah semua yang kita terima membuat kita bahagia? mengapa tidak kita perlihatkan wajah bahagia saat ada dalam waktu pribadi dengan-Nya?

Bayangkan indahnya waktu ketika kita bisa tersenyum dengan Pencipta. Bayangkan damainya hati ini karena kita tersenyum saat berbicara dengan pemilik kehidupan ini.

Mungkin ada yang tidak menyetujui pemikiran ini, tapi bagi saya tersenyum menyapa Tuhan dalam doa adalah ekspresi yang layak diberikan kepada-Nya. Sama seperti saat membiarkan wajah penuh linangan air mata terukir saat menyampaikan keluhan dan pergumulan. Maka senyumpun harus diberikan saat itu berkaitan dengan syukur ataupun merasa bahwa hal itu layak diberikan senyum tatkala kalimat doa dinaikkan.

Bagaimana dengan kamu, apakah kamu pernah punya pengalaman tersenyum saat berdoa? ataukah kamu merasa itu tidak layak dilakukan?

Apapun itu ekspresi yang kamu yakini saat berdoa, semoga kamu tetap setia berdoa kepada Tuhan.

Haruskah Semua Adat Istiadat di Indonesia Dipertahankan?

Saya begitu bangga lahir sebagai orang Indonesia yang memiliki keanekaragaman budaya yang begitu mengagumkan. Saya sendiri lahir dengan campuran darah Timor dan Rote sehingga membuat saya begitu kaya akan adat istiadat karena dapat memahami secara dekat dua budaya yang berbeda.

Sejak kecil saya dikelilingi oleh budaya dari suku kedua orang tua saya, salah satu yang begitu kuat diterapkan dirumah kami adalah budaya saat menyuguhkan minuman atau makanan bagi tamu, kami tidak akan berjalan tegak tetapi membungkuk bahkan berjalan sambil setengah berlutut saat membawa sajian bagi tamu yang datang dirumah kami. Kelak ketika sudah beranjak dewasa saya mengetahui bahwa tradisi di rumah saya ini mirip di keraton.

Dan masih ada sejumlah tradisi budaya yang di junjung tingga dan pegang kuat oleh kedua orang tua saya. Sehingga ketika berusia layak untuk bisa berpendapat di depan orang tua dan keluarga, saya kemudian menentang beberapa aturan di rumah dan keluarga yang menurut saya tidak pantas dan tidak layak dilakukan lagi karena memberatkan atau menyulitkan. Salah satu yang mulai berkurang diterapkan adalah budaya yang saya singgung di awal tadi. Karena itu tidak jarang soal ini, sering ada perdebatan dan adu argument antara saya dengan orang tua atau bahkan keluarga besar karena beberapa keputusan saya yang kontras dengan budaya lokal kami.

Saya tidak mengatakan bahwa apa yang saya pribadi lakukan adalah seutuhnya benar, tentu ada juga langkah salah dalam keputusan ini. Namun saya sering berbicara bahwa “tidak semua budaya harus dilestarikan, tidak semua budaya harus dipertahankan sampai mati” karena manusia sedang hidup berproses dengan zaman dan budaya yang mengikutinya.

Salah satu budaya yang saya tidak setujui sampai hari ini adalah budaya mas kawin (belis) dari tradisi ibu saya (Rote) yang begitu mahal. Mas kawin yang ditetapkan bisa sampai ratusan juta rupiah dan juga acara pesta pernikahan yang menelan biaya sampai ratusan juta. Namun setelah acara yang begitu meriah dan gemerlap, pasangan pengantin baru ini di hadapkan dengan “buku hutang” yang harus mereka lunasi sepanjang umur hidup mereka. Buku ini adalah daftar pemberian family, keluarga dan handaitoulan yang memberikan uang ataupun barang untuk mencukupkan biaya nikah dan mas kawin yang mereka butuhkan tadi.

Karena itu setelah pernikahan itu terjadi pasangan yang baru menikah ini sulit menata keuangan keluarga untuk rencana masa depan mereka sendiri, seperti untuk biaya pendidikan anak kelak ataupun sejumlah rencana keuangan yang harusnya dari awal pernikahan sudah dipersiapakan sehingga terbangun kesejahteraan secara ekonomi. Tetapi pasangan yang baru menikah ini harus bekerja keras sepanjang hidup mereka untuk mengumpulkan uang agar bisa membayar semua hutang-hutang yang ada di buku hutang yang mereka punya itu.

Bayangkan saja, betapa payahnya mereka akan berjuang. Betapa mengerikannya kehidupan pernikahan mereka dengan lilitan hutang karena adat budaya yang harus dilakukan. Bagaimana dengan pendidikan anak-anak mereka? ada berapa banyak anak yang tidak bisa berpendidikan tinggi atau tidak bisa sekolah karena orang tuanya tidak bisa membiayai, sebab semua penghasilan dipakai untuk membayar hutang tadi. Bagaimana dengan kecukupan ekonomi mereka sehari-hari? bagaimana dengan stres dan depresi yang mereka terima dan alami dalam hari-hari hidup mereka? ada berapa banyak kekerasan dalam rumah tangga yang tercipta karena hal ini? ada berapa banyak lingkaran kemiskinan yang terus di bangun karena budaya ini? ada berapa sikap sombong dan keegoisan yang terus dibangun dalam diri manusia karena ini?.

Itulah semua dasar pemikiran mengapa saya benar-benar tidak setuju dengan tradisi belis atau mas kawin dan model pernikahan berdasarkan tuntutan adat dari suku ibu saya.

Karena itu saya berpikir bahwa di Indonesia, di setiap suku ada budaya adat yang layak di evaluasi penerapnnya lagi. Seharusnya semua generasi modern yang sudah berpendidikan di Indonesia layak untuk mengevalusi semua keganjalan yang ada di dalam budaya masing-masing sehingga proses pembangunan manusia bisa terus berjalan dengan baik menuju Indonesia maju dan sejahtera. Dan sekiranya semua budaya positif yang ada di dalam setiap suku marilah bersama kita bergandengan tangan untuk melestarikannya untuk generasi masa depan kita.

Tak usah lagi karena adat perempuan didiskriminasi haknya dan menjadi manusia tak terpandang dan tak memiliki nilai, tak usah lagi karena adat ada banyak anak yang kehilangaan masa depannya. Tak usah lagi karena adat dua sejoli yang jatuh cinta dipisahkan. Tak usah lagi karena adat Tuhan di nomor duakan yang penting adat dijalankan. Tak usah lagi ada sederet keputusan yang menggangu hati nurani terus dilakukan karena adat. Marilah berbenah, marilah ber-evaluasi.

Bagi saya biarlah Indonesia terus menjadi negara yang kaya akan keanekaragaman budaya dan adat istiadat. Namun jangan pernah biarkan ada adat istiadat yang merong-rong dan membunuh manusia yang menganut dan melestarikannya. Biarlah Indonesia terus menjadi negara yang berbudaya namun jangan pernah biarkan budaya sebagai penghambat kemajuan. Biarlah Indonesia terus memiliki ciri khas yang terbangun melalui kumpulan adat budaya yang khas dari Sabang sampai Merauke dari Nias sampai Pulau Rote namun jangan pernah biarkan budaya-budaya itu mengumpulkan cerita-cerita kasus miris yang merampas hak asasi, keharmonisan rumah tangga apalagi menghambat laju perkembangan bangsa.

Doakan Yang Kamu Kerjakan dan Kerjakan Yang Kamu Doakan

Hari ini saya menghabiskan waktu dengan beristirahat di rumah saja. Bagi saya ini keputusan yang tepat dan layak untuk dilakukan karena saya baru saja melewati minggu yang padat dengan beberapa kegiatan yang memicu stres, dan capek.

Dan kalimat judul tulisan ini datang ke dalam pikiran saya di pertengahan hari istirahat yang saya ambil dan spontan membuat saya duduk dan mengeluarkan beberapa kalimat syukur kepada Sang Kuasa yang telah menolong saya sampai saat ini, membawa saya mencapai beberapa target, menguatkan saya mengambil beberapa langkah berani, memimpin saya untuk melangkah menuju harapan dan impian meski mungkin harus melewati proses yang sulit.

Setelah moment indah itu, sayapun menyadari bahwa saya lupa mengerjakan beberapa hal yang secara sadar sering saya doakan di waktu-waktu doa pribadi saya, namun jelas bahwa saya belum melakukan tindakan apa-apa untuk mewujudkan hal tersebut. Padahal bukankah Tuhan selalu menjawab doa-doa kita lewat komitmen kita untuk berjuang dan bekerja keras?

Seperti nasihat dari kalimat bijak bahwa hati si pemalas penuh keinginan tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.

Dimana memimpikan dan mengharapkan segala sesuatu adalah satu hal yang baik, mendoakan semuanya secara bersungguh-sungguh adalah keputusan bijak namun jika tidak mememiliki komitmen bekerja keras untuk mewujudkannya bukankah semuanya juga sia-sia?

Karena itu sekarang coba kamu berhenti sejenak membaca tulisan ini dan ambil secarik kertas dan tuliskan apa yang selama ini sudah kamu doakan untuk dirimu, keluargamu, masa depanmu atau apa saja.

Jika sudah selesai, coba tuliskan apa saja langkah atau usaha yang sudah kamu lakukan untuk mengupayakan semuanya bisa terwujud?

Apakah sekarang kamu bisa melihat dengan jelas? adakah kamu memang sudah mengerjakan yang kamu doakan ataukah belum sama sekali? atau memang kamu selama ini memiliki sejumlah usaha kerja keras namun tidak pernah berdoa?

Menurut saya mumpung hari ini adalah hari libur, coba perbaiki semuanya. Jika kamu belum berdoa, maka segeralah ambil waktu untuk berdoa. Panjatkan doa untuk apa yang sudah kamu tuliskan tadi dan memohon kekuatan dan kemampuan dari Sang Kuasa untuk kamu bisa bekerja keras sehingga bisa mewujudkan harapanmu. Namun jika kamu sudah berdoa dan ternyata belum lakukan apa-apa, maka coba buat list langkah-langkah nyata yang mau kamu lakukan mulai besok. Bukankah itu akan membantumu menjadi lebih produktif?

Karena bagaimanapun mendoakan apa yang sedang dikerjakan membuat kita memiliki kesadaran bahwa tanpa campur tangan dari Tuhan upaya yang sedang atau akan kita lakukan tidak akan maksimal terjadi seperti kehendak-Nya. Dan saat kita mengerjakan apa yang sedang kita doakan maka sesungguhnya itu adalah bukti tanggung jawab kita sebagai manusia yang bersedia berkolaborasi dengan Tuhan.

Bagi saya pemikiran ini cukup memberikan hal positif bagi saya karena ada kesempatan mengevaluasi diri dan memberikan saya semangat untuk berjuang lagi karena saya makin tahu langkah yang harus saya lakukan mulai besok dan pencapaian apa yang sedang saya kejar.

Bagaimana dengan kamu? Apakah kamupun demikian?

Semoga kita bisa bersama memulai minggu yang baru dengan berdoa dan bekerja.

Serba Salah Menjadi Perempuan Indonesia Di Daerah

Saya menuliskan ini berdasarkan pengetahuan dan pengalaman saya mendengar atau menyaksikan langsung hal-hal yang menurut saya begitu susahnya jadi perempuan Indonesia di daerah.

  1. Perempuan tidak bisa bangun tidur kesiangan karena dianggap tidak sopan, atau pemalas. Perempuan diharapkan untuk bangun pagi-pagi setiap hari tidak perduli sedang capek atau hari libur atau sejumlah alasan pribadi lain, pokoknya perempuan harus bangun pagi-pagi.
  2. Perempuan harus bisa memasak, mencuci, bersihkan rumah dan serentetan kegiatan rumah lainnya. Jika salah satu tidak bisa dilakukan maka dianggap perempuan malas.
  3. Jika sudah umur 25 tahun maka perempuan harus sudah menikah (kebanyakan menikah di bawah usia ini), karena jika belum maka akan selalu ditanyai pertanyaan “kapan nikah” oleh kerabat, teman atau rekan kerja. Jika sudah menikah harus punya anak, jika tidak punya anak dianggap perempuan yang kurang sempurna. Jika punya anak harus ideal yaitu ada laki-laki dan ada perempuan jika hanya perempuan saja sering diomongin oleh keluarga tetapi jika anaknya semua laki-laki itu tidak apa-apa.
  4. Kalau bekerja kantoran jangan sampe posisinya melebihi suaminya, jika sampe terjadi maka sering di bilang perempuan tidak boleh melebihi suaminya, perempuan seharusnya dipimpin bukan memimpin.
  5. Perempuan yang sudah menikah tidak boleh membiarkan suaminya mengerjakan pekerjaan rumahan seperti: mencuci, memasak atau membersihkan rumah. Jika sampai ini terjadi maka dianggap perempuan (istrinya) malas dan suka nyuruh-nyuruh suaminya dan bukan tipe istri yang baik, sehingga dia akan menjadi buah bibir tetangga dan kerabat.
  6. Sejumlah aturan berpakaian di tetapkan jika salah satu di langgar, maka biasanya dicap sebagai perempuan tidak beretika atau tidak punya tata krama sehingga dipandang sebagai perempuan tak bermoral.
  7. Soal urus anak (merawat, membesarkan/mendidik) adalah tugas perempuan, laki-laki hanya bertugas mengurus pekerjaan di luar rumah. Karena itu jika anak melakukan kesalahan maka kesalahan itu adalah kesalahan perempuan yang menjadi ibunya.
  8. Jika jatuh cinta perempuan tidak boleh pertama kali mengungkapkan perasaan kepada laki-laki karena itu dianggap sebagai tidak memiliki harga diri. Perempuan tidak boleh mengespresikan perasaan secara langsung kepada lawan jenis.
  9. Perempuan tidak boleh terlalu vokal dalam menyampaikan inspirasi atau aspirasi, tidak boleh terlalu ambisius dengan pendidikan, tidak boleh menghabiskan banyak tahun untuk pendidikan. Secukupnya saja kalau laki-laki boleh.
  10. Perempuan harus taat kepada mertua, sekalipun mertua salah, perempuan tidak boleh protes atau melawan. Perempuan harus taat mengerjakan keinginan dari mertua dan suami jika ingin dibilang sebagai menantu ideal atau istri ideal.

Saya berpikir masih ada banyak hal lain yang membuktikan bahwa begitu serba salahnya menjadi perempuan ideal di desa (daerah). Padahal perempuan juga memiliki hak asasi dan kehendak bebas sebagai manusia yang juga harus di hargai oleh laki-laki dan masyarakat.

Menghitung Waktu Mundur

Kalimat “menghitung waktu mundur” terceletuk saat saya dan tim kerja di Lombok merasa bahwa project yang selama ini kami kerjakan akan segera berakhir, dimana waktunya tinggal sebulan lagi. Artinya tinggal selama waktu itulah kami akan bersama-sama lalu berpisah.

Rasanya akan ada kesedihan karena perpisahan ini sebab bagaimanapun kebersamaan dalam bekerja selama ini telah menciptakan cerita-cerita indah yang akan menjadi kenangan bagi kami masing-masing tatkala berpisah.

Karena itu menghitung waktu mundur sedang kami jalani bersama, dimana setiap hari kami sadar bahwa waktu kebersamaan sudah berkurang satu hari lagi, berkurang satu hari lagi dan seterusnya sampai genap waktu untuk berpisah.

Saya berpikir apakah ada perpisahan yang bisa di hindari? ataukah memang benar bahwa setiap orang dewasa akan terus mengumpulkan cerita-cerita perpisahan dalam hidupnya meski ia telah sekuat tenaga menghindarinya?

Entahlah masing-masing orang memiliki opininya tersendiri. Tetapi menghitung waktu mundur membuat saya semakin sadar bahwa kebersamaan dengan siapapun di dunia ini memiliki batas waktu. Tidak akan ada kebersamaan yang abadi. Akan ada waktu dimana semua hubungan yang berusaha sekuat tenaga dipertahankan akan dipisahkan oleh waktu dan membuat semua insan yang ada dalam kisah itu mengalami kesedihan dan kehilangan.

Karena itu bagaimana jika kita sama-sama belajar untuk menghargai waktu kebersamaan? bukankah sebentar lagi kamu, dia dan mereka akan berpisah?

Karena itu tak perlu terlalu lama marah, tak perlu lama menyimpan dendam, tak perlu mengusik kehidupan pribadi orang lain, tak perlu merasa tersaingi, tak perlu membebani hati dengan cemburu dan sejumlah hal negatif lain yang kamu rasakan atau pikirkan terhadap mereka yang ada di sekitarmu saat ini. Tetapi cintai saja, cintai lagi dan terus belajar mencintai karena mereka itu hanya sementara saja ada di sekitarmu.

Jadi, bagaimana dengan kisahmu saat ini? apakah kamupun sedang di fase yang sama yaitu menghitung waktu mundur? apakah di waktu ini ada cerita indah dan manis yang sedang di rajut untuk menjadi kenangan? ataukah sebuah cerita pahit yang kelak membuatmu berusaha keras untuk menghapusnya dari ingatan?

Sebenarnya apapun kisah itu semuanya jelas menunjukkan bahwa kamu dan saya adalah makluk egois yang suka bersedih dan berharap memiliki mereka semua selamanya, padahal kita hanyalah manusia yang begitu terbatas untuk merangkul, mencintai dan menerima.

Karena itu, wajarlah jika Penciptapun melakukan perhitungan waktu mundur bagi masa hidup manusia di dunia. Kiranya dalam kesadaran tentang ini, kita semua bersama belajar bahwa dalam segala batasan yang ada, tetaplah untuk tidak berhenti belajar mencintai, menerima, menggengam dan melepaskan karena kita sendiri tidak tahu tentang perhitungan waktu mundur yang dimiliki oleh Sang Khalik bagi masing-masing kita.

Menginspirasi Tak Harus Berbicara

Tidak berbicara adalah hal yang sulit bila di hubungkan dengan persepsi dan harapan untuk mempengaruhi orang lain, untuk meyakini sesuatu atau ikut terlibat melakukan sesuatu yang tujuannya untuk adaya sebuah perubahan yang positif bagi orang lain.

Memang benar bahwa kekuatan perkataan itu begitu dasyat dimana orang mampu mengambil satu keputusan atau membuat suatu tindakan karena adanya kata-kata inspirasi yang didengar atau dibaca. Namun bagaimana jika kita berada di dalam budaya, di dalam kondisi dan situasi yang tidak mengijinkan untuk berbicara apa-apa, padahal tujuan kehadiran kita ada disitu adalah untuk menginspirasi agar terjadinya suatu perubahan. Atau bagaimana jika kita bukanlah orang yang mampu merangkai kata yang indah untuk diucapkan kepada orang lain atau di tulis sehingga di baca?.

Jadi benarkah menginspirasi itu tidak harus berbicara?

Adakah bersikap dan bertindak bisa menjadi inspirasi yang membekas serta tertanam di dalam hati orang lain lalu hal tersebut menginspirasinya juga untuk suatu perubahan.

Bila demikian bagaimana jika mulai besok kamu yang malu berbicara tidak perlu lagi berkecil hati untuk menjadi inspirasi karena kamu bisa mulai dengan melakukan suatu yang sederhana namun menyentuh karena itulah tindakan yang diperlukan oleh orang yang ada di sampingmu.

Bagaimana jika diskusi-diskusi di ganti dengan aplikasikan langsung ide yang ada di isi pikiranmu dan biarkan yang lain ikut mencontoh sampai semua orang menyadari bahwa sebuah tindakan sederhana itu sangat hebat daripada segudang ide yang tertinggal di ruang-ruang diskusi saja?

Bagaimana jika besok kita bersama berkomitmen untuk tidak berbicara lagi kata-kata indah tetapi memulai hari dengan senyum selamat pagi kepada orang-orang yang dijumpai sebagi bagian dari sederet aksi nyata lain yang akan dilakukan sepanjang hari?

Bagaimana jika kamu mulai menginspirasi dengan belajar lebih serius, bekerja lebih giat, hidup lebih jujur, saling menghormati, menjalani pola makan yang lebih teratur, hidup lebih bersih, dan sejumlah aksi nyata lainnya dari diri sendiri?

Bagaimana jika kita semua mulai untuk menginspirasi dengan aksi saja tak usah berbicara banyak lagi. Bagaimana jika kita bergandengan tangan untuk menginspirasi dengan nilai-nilai yang di hidupi lewat tingkah dan langkah sehari-hari sehingga orang lainpun ikut melakukannya?

Saya pikir memang sulit, sangat sulit untuk memulainya. Rasanya akan terjadi perjuangan yang luar biasa untuk bisa menginspirasi lewat tindakan. Tapi coba kita memulainya besok, dan coba besoknya lagi siapa tahu benar bahwa menginspirasi itu tak harus berbicara.

Jika memang gagal dan tak bisa sama sekali, tidak masalah yang penting sudah mencoba. Tetapi jika berhasil maka kamu hebat karena sudah memulainya.

Jadi bagaimana? apakah sekarang kamu sudah tahu aksi apa yang mau kamu lakukan besok untuk menginspirasi orang lain? atau jika belum, tak ada salahnya kamu duduk sejenak dan berpikir aksi apa yang hendak dilakukan untuk menginspirasi sesama?

Selamat mencoba dan semangat menginspirasi!!

Aku Tak Bisa Sendiri

“Aku tak bisa sendiri” adalah kalimat yang muncul di dalam pikiranku sehingga membuat ku pada bulan Juli 2019 lalu harus mengambil keputusan untuk mendirikan Yayasan sebagai lembaga resmi yang mengayomi kedua PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang sudah berjalan selama 3 tahun ini di dua desa yang berbeda di Kupang dan Rote sekaligus sebagai bagian dari membetuk tim yang lebih resmi untuk bekerjasama.

“Aku tidak bisa sendiri” untuk mengupayakan sebuah perubahan yang maksimal di dua tempat tersebut, apalagi dengan ide membangun SMP dan SMA di Rote di tahun 2020.

Aku membutuhan orang lain untuk membantuku untuk merealisakan mimpi ini karena “aku tidak bisa sendiri”.

Aku tidak bisa sendiri jika harapannya adalah adanya sebuah bangunan sekolah PAUD, SMP dan SMA berdiri di tahun 2020 di Dusun Oendule-Rote.

Aku tidak bisa sendiri jika harapannya di desa tersebut tidak lagi muncul daftar panjang anak yang putus sekolah karena alasan sekolah menengah pertama dan tingkat atas yang sangat jauh jaraknya sehingga membutuhkan waktu berjalan kaki berjam-jam.

Aku tidak bisa sendiri jika harapannya adalah adanya catatan keuangan yang lebih rapi sehingga bisa dipertanggung jawabkan dan sejumlah administrasi lain yang memenuhi standart.

Aku tidak bisa sendiri jika kerinduannya adalah berdiri lembaga pendidikan yang berkualitas di desa dengan sistem yang tertata dan terkoordinasi dengan baik.

Aku tidak bisa sendiri jika mimpinya adalah ada banyak anak di Rote dan Timor bahkan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibantu dalam pendidikan.

Aku tidak bisa sendiri jika yang kurindukan adalah daerahku mengalami perubahan sumber daya manusia, perubahan karakter, perubahan iman dan bermuara pada perubahan masa depan negri.

Dan aku tidak bisa sendiri untuk mengerjakan semua mimpi yang tertulis di agenda pribadiku untuk daerahku sebagai hadiah kecil dariku untuk Ibu Pertiwi.

Aku butuh orang lain: aku butuh lebih banyak teman, aku butuh tim, aku butuh mentor, aku butuh penasehat dan masih banyak lagi kalian yang tidak ku tuliskan disini. Namun sebenarnya aku membutuhkan kalian semua.

Karena itu, jika kamu merasa bahwa kamupun memiliki mimpi yang sama denganku, datanglah mendekat padaku. Maafkan jika suaraku belum sempat aku perdengarkan sampai kepadamu untuk menyampaikan bahwa aku membutuhkanmu. Tapi lewat tulisanku ini aku ingin menyampaikan bahwa aku butuh kalian semua, karena aku ingin mimpiku menjadi kenyataan.

Adakah itu dirimu? percayalah bahwa aku tidak bisa sendiri karena aku sangat terbatas.

Setiap Kesempatan Adalah Ruang Belajar

Kesempatan selalu datang dalam waktu yang kadang di duga namun kadang sama sekali tidak di duga. Karena itu ada yang berhasil mengambil kesempatan itu, sebab menyadari kehadirannya namun ada juga yang membiarkan lewat terbawa waktu.

Karena itu bagi yang mengambil, kesempatan itu seperti seorang guru nan bijaksana yang akan menyediakan banyak pembelajaran penting. Dimana tujuannya untuk meningkatkan kapasitas diri maupun untuk meningkatkan iman kepada Sang Kuasa.

Saya sendiri setiap ada kesempatan yang diambil, sering saya bertanya pada diri sendiri bahwa pembelajaran apa lagi yang akan saya dapatkan lewat kesempatan kali ini. Karena itu, saya sering di liputi banyak pertanyaan dan rasa takut serta kuatir. Kadangkala malah saya berpikir, jangan-jangan dalam kesempatan yang saya ambil kali ini justru saya akan menumpuk cerita kegagalan di dalamnya.

Namun ada hal yang selalu pasti yang saya alami adalah, iman saya kepada Pencipta makin bertumbuh dan pengetahuan serta kapasitas diri saya selalu berkembang di setiap keputusan untuk mengambil kesempatan-kesempatan yang ada.

Oleh karena itu saya berpikir bahwa kemampuan saya memanajemen emosi tidak akan meningkat jika saya tidak berani mengambil resiko masuk di ruang belajar yang di berikan oleh hidup. Daya analisa dan berpikir kritis tidak akan makin tajam jika saya tidak berani mengambil kesempatan yang di berikan kepada saya. Bahkan yang sangat saya sukai adalah setiap kesempatan yang saya ambil selalu mengoreksi tujuan hidup saya, mengoreksi mimpi dan cita-cita saya dan hal itu memberikan saya kesempatan untuk belajar memperbaiki dan menata ulang semuanya lagi.

Kesempatan selalu hadir sebagai suatu ruang belajar yang full dengan fasilitas belajar yang diperlukan untuk membentuk seorang manusia menjadi pribadi yang utuh. Oleh karena itu jangan takut untuk mengambil kesempatan yang sedang datang di depanmu hari ini.

Satu Anak untuk Satu Perubahan

Foto ketika saya sedang melihat kemampuan membaca anak di ruangan belajar sementara di salah satu sekolah dasar di Lombok Utara.

Judul tulisan ini datang ketika saya sedang duduk untuk merenung tentang apa yang sedang saya kerjakan berkaitan dengan pendidikan Indonesia khususnya di daerah. Dalam hal ini karena ada banyak anak yang saya temui akhir-akhir ini di dua propinsi yang berbeda yaitu Nusa Tenggara Timur (Kupang) dan Nusa Tenggara Barat (Lombok). Anak-anak tersebut selalu datang dengan cerita yang berbeda yang sangat menyentuh hati. Hal ini selalu membuat saya berpikir bahwa apa yang bisa saya lakukan untuk bisa ada satu perubahan kecil bagi mereka ini.

Saya sadar bahwa saya bukanlah seorang superhero yang akan memukau mereka dengan apa yang saya lakukan, tetapi saya ingin bisa membuat satu perubahan kecil dalam diri salah satu dari mereka yang saya temui yaitu satu perubahan kecil yang mungkin tidak diberikan tepukan tangan apresiasi dari orang lain tapi saya tahu anak tersebut membutuhkan hal itu.

Satu anak untuk satu perubahan adalah sebuah kalimat motivasi yang mendorong saya saat ini dalam bekerja dan melayani dalam bidang pendidikan. Satu anak untuk satu perubahan membuat saya saat ini tertegun dan menulis di note pribadi tentang target saya ke depan untuk bisa membantu beberapa dari mereka.

Anak-anak yang kecil, polos, sederhana dan punya banyak keterbatasan yang saya temui sedang menginspirasi saya dan mendorong saya untuk menjadi manusia yang lebih baik. Mungkin benar bahwa suatu perubahan besar itu terjadi ketika kita mau belajar untuk memulai dari yang kecil. Dan perubahan yang sedang ingin diupayakan bagi orang lain sering justru membuat kita mengalami perubahan besar dalam hidup kita sendiri.

Mungkin saya sedang bermimpi untuk membuat suatu perubahan kecil bagi mereka, namun pikiran ini justru membuat suatu perubahan besar bagi target hidup saya secara pribadi. Karena itu apakah benar bahwa sebuah perubahan yang diupayakan bagi orang lain adalah hasil dari perubahan diri sendiri? entahlah, karena masing-masing memiliki konteks yang berbeda.

Kebudayaan Timor yang Masih Lestari Hingga Sekarang

Pulau Timor adalah pulau dengan letak wilayah yang sangat strategis karena diapit di antara dua negera tetangga yaitu Australia dan Timor Leste. Walaupun berada di posisi seperti ini, tidak membuat orang asli yang mendiami wilayah ini tergerus arus budaya baru yang datang dari luar. Nyatanya masih ada sejumlah budaya khas Timor yang masih bisa mudah kamu temui saat ini, jika berkunjung ke Pulau yang bentuknya seperti buaya ini. Beberapa budaya yang masih ada itu antara lain:

Budaya Makan Sirih Pinang

Budaya makan Sirih pinang masih terus dipelihara dan dilakukan oleh masyarakat di Pulau Timor. Buah pinang yang dikunyah dengan daun/buah sirih ditambah kapur dan tembakau ini akan menghasilkan cairan merah yang akan membuat mulut berwarna merah dan akan sering mengeluarkan ludah dengan warna ini sehingga terkesan jorok.

Namun budaya ini merupakan bagian dari warisan leluhur orang Timor yang masih di pelihara sampai saat ini. Dalam upacara dan perkumpulan adat ataupun berkunjung ke rumah orang, biasanya sirih pinang merupakan suguhan awal yang diberikan sebagai simbol tata pergaulan dan tata nilai kemasyarakatan.

Budaya yang konon telah di praktikkan lebih dari 3000 tahun ini masih lestari hingga saat ini. Jika berkunjung ke rumah orang Timor asli atau sebagai pegunjung dengan urusan apa saja baik itu pemerintahan ataupun keagamaan, maka jika di suguhkan sirih dan pinang di dalam tempat suguhan (oko mama) walaupun kita tidak bisa memakan namun adalah sopan santun untuk tetap mengambil dan mengatakan “maaf saya tidak makan, tapi saya terima pemberian ini“. Bagi orang Timor, jika ini kamu lakukan maka kamu adalah orang yang diterima dengan baik oleh mereka dan juga sebagai tanda bahwa kamu bukan orang yang sombong.

Perempuan Memakai Tais

Tais (bahasa Dawan) atau dalam bahasa Indonesia di sebut sarung merupakan gaya berbusana yang masih di pelihara oleh perempuan Timor hingga saat ini. Tais yang digunakan biasanya murni hasil tenunan asli perempuan Timor dengan corak dan motif yang memiliki nilai filosofi yang tinggi.

Perempuan Timor yang ada di desa-desa saat ini masih banyak yang terus melakukan aktivitas menenun untuk menghasilkan Tais, Selimut ataupun Selendang dengan motif khas suku Timor. Meskipun zaman sudah modern namun perempuan Timor masih menggunakan Tais sebagai busana khas. Bahkan di Kota Kupangpun budaya ini begitu kuat diterapkan, karena itu diupacara kematian, pernikahan atau upacara apapun perempuan-perempuan di Kupang pasti akan datang menggunakan kain Tais dengan motif daerahnya masing-masing.

Salam Cium Hidung

Budaya salam yang menjadi simbol secara keseluruhan masyarakat Nusa Tenggara Timor (NTT) adalah budaya salam cium hidung. Budaya ini merupakan salam khas orang NTT secara khusus juga di Timor. Dimana ketika memasuki suatu rumah, atau bertemu dengan seseorang, baik itu family ataupun pejabat. Salam khas ini masih terus dilakukan sampai saat ini, bahkan saya berpikir bahwa ini merupakan satu budaya khas yang tidak akan pernah punah.

Salam cium hidung dilakukan terhadap semua orang, baik itu untuk sesama jenis maupun lawan jenis. Budaya ini selalu menjadi tanda jelas orang NTT ketika berada di luar pulaunya.

Penggunaan Bahasa Timor

Bahasa Timor atau bahasa Dawan (Uab Meto) masih menjadi bahasa komunikasi sehari-hari Atoin Meto (arti harafiahnya Orang Kering) yaitu sebutan untuk orang Timor karena merupakan orang-orang dari wilayah yang kering. Di wilayah Kota Propinsi sendiri penggunaan bahasa ini masih dipakai oleh para orang tua. Namun untuk wilayah Timor Tengah Selatan (Soe) dan Wilayah Timor Tengah Utara, bahasa ini merupakan bahasa yang dipakai sehari-hari. Karena itu jika berkunjung ke Pulau Timor penting untuk sebagai pendatang belajar bahasa daerah disana untuk memudahkan dalam berkomukasi.

Nah, itu adalah empat budaya lokal orang Timor yang masih lestari hingga saat ini di pulau Timor. Jika kamu tertarik untuk mengenal dengan dekat silahkan datang ke Pulau yang berada di bagian barat dari Negara Timor Leste ini.

Panggilan di Kupang yang Wajib di Ketahui Artinya Oleh Pendatang

Kupang merupakan ibu kota dari propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu kota terbesar saat ini yang berada di pulau Timor. Posisi kota Kupang saat ini begitu strategis karena berdekatan dengan dua negara tetangga yaitu Timor Leste dan Australia. Karena itu sebagai kota yang sedang berkembang maka tak heran jika kota yang memiliki sebutan lain “kota kasih” ini menjadi tempat mengais rejeki dari banyak suku di sekitar NTT maupun dari luar wilayah ini.

Jadi tidak ada salahnya jika kita belajar beberapa panggilan yang biasa di gunakan di Kupang. Berikut ini ulasannya:

1. Mama dan Bapa; Ini adalah panggilan yang akan selalu dipakai baik itu di acara resmi maupun non resmi (area pergaulan sehari-hari). Mama adalah sapaan hormat dan juga panggilan akrab yang di tujukan kepada perempuan yang dihormati atau yang dituakan atau juga untuk perempuan yang sudah menikah/memiliki anak. Sedangkan Bapa adalah panggilan hormat dan akrab bagi laki-laki yang sudah menikah atau yang berkedudukan/ yang dituakan. Mama dan Bapa juga adalah panggilan dari anak untuk ibu dan ayahnya di rumah dan juga panggilan suami-istri. Itulah sebabnya panggilan ini sehari-hari terdengar di semua ruang kehidupan di Kupang. 

2. Ba’i dan Nene; Ba’i adalah panggilan untuk kakek. Biasanya di tujukan kepada orang laki-laki berambut putih, sedangkan Nene (tanpa bunyi huruf K di akhir) adalah panggilan bagi istri kakek atau wanita tua. Kedua sapaan ini sama dengan sapaan Opa dan Oma, tetapi di Kupang untuk panggilan Opa dan Oma tidak banyak dipakai dalam panggilan sehari-hari dimana hanya segelintir orang yang menggunakannya.

3. Nona dan Nyong; Nona adalah panggilan untuk anak gadis di Kupang sedangkan Nyong adalah untuk anak laki-laki muda. Kedua panggilan ini selalu dipakai baik untuk urusan di dunia formal maupun di lingkup pergaulan sehari-hari. Karena itu tidak ada salahnya para lajang yang hendak berkunjung ke kota Kupang, harus tahu panggilan ini karena harus merelakan diri untuk disapa dengan sapaan manis orang Kupang ini.

5. Bu dan Susi; Kedua kata ini lebih intim karena biasanya di pakai lebih kepada konteks hubungan kekeluargaan ataupun keakraban. Dimana Bu adalah panggilan untuk kakak laki-laki  yang sudah menikah dan Susi untuk kakak perempuan yang sudah menikah. Karena itu panggilan ini sangat familiar dipakai di kota Kupang. 

6. To’o dan Mamto’o; Ini adalah panggilan dari suku Rote untuk Paman dan istrinya. Biasanya jika ada yang memanggil seseorang dengan panggilan ini, maka orang Kupang langsung mendeteksi bahwa orang tersebut adalah suku Rote atau memiliki hubungan darah yang dekat dengan suku tersebut. Berhubung suku ini banyak merantau di kota Kupang maka sapaan ini begitu familiar di dalam lingkungan masyarakat Kupang. 

7. Ama dan Ina; Ama adalah panggilan dari suku Sabu untuk laki-laki dan Ina adalah panggilan untuk perempuan. Dikarenakan suku ini juga banyak merantau di kota Kupang maka panggilan ini selalu terdengar, baik di pasar-pasar atau di lingkungan tempat tinggal yang ada suku ini maka pasti panggilan Ama dan Ina ini akan selalu terdengar di sana. 

8. Kici dan Besa; kedua panggilan ini merupakan panggilan yang menunjuk pada adanya hubungan darah yang kental. Karena panggilan Kici (asal dari kata di bahasa indonesia kecil) adalah panggilan untuk adik laki-laki dari ayah (untuk istrinya mamkici) dan Besa (asal dari kata di bahasa indonesia besar) adalah panggilan untuk kakak laki-laki ayah (untuk istrinya mambesa).

Inilah delapan sapaan yang familiar di Kota Kupang yang selalu digunakan setiap hari, bukan saja sebagai bentuk penghormatan tetapi juga sebagai sapaan khas ala NTT yang ada di Kupang.

Gimana, menarik bukan untuk diketahui?

Bagian Pulau Timor yang Serasa di Korea

Background foto adalah kabut yang menutupi wilayah tersebut.

Saat berbicara tentang pulau Timor maka salah satu yang muncul di dalam pikiran orang adalah panas dan gersang.

Tetapi hal itu tidaklah selalu benar karena di Timor ada bagian-bagian daerah yang udaranya sejuk dan dingin bahkan untuk daerah yang akan saya ulas ini memang berbeda dimana membuat saya serasa sedang di Korea atau Jepang.

Plang petunjuk jalan sebelum jembatan panjang Noelmina yang ada di Timor

Yah, petualangan saya beberapa waktu yang lalu jatuh ke daerah yang bernama Fatumnasi, suatu daerah yang mulai ramai di kunjungi oleh wisatawan baik dari manca negara maupun wisatawan lokal yang terletak di Pulau Timor berdekatan dengan kota Soe.

Perjalanan saya hari itu di mulai dari kota Kupang menggunakan sepeda motor menuju kota Soe yang menghabiskan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan. Di Soe kami memutuskan untuk makan sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah Kapan yaitu sekitar satu jam dari Soe dan akan lanjut lagi ke lokasi tujuan.

Sejak memasuki kota Soe suguhan udara dingin menjadi ucapan selamat datang dari alam yang menyambut kami. Bahkan temperatur udara semacam ini terus menemani perjalanan bersepeda motor kami menuju Kapan dan rute selanjutnya.

Setelah melewati pasar Kapan, kami masih harus terus melewati jalanan aspal kualitas biasa. Jalan yang berkelok-kelok dan menanjak ini mengarahkan kami pada perjalanan dengan suguhan pemandangan gunung-gunung yang berderet di kejauhan. Sesekali ada jalanan yang sedikit menurun dan akhirnya kami berjumpa dengan kondisi jalan yang belum beraspal tapi masih nyaman untuk dilewati.

Tampak deretan pohon jeruk khas Timor tumbuh berderet di sisi-sisi badan jalan. Apalagi pada saat itu sedang musim jeruk (dimana hanya sekali setahun) sehingga hiasan buah jeruk yang sudah matang berwarna orange-kekuningan yang kebanyakan masih belum di panen itu menjadi tambahan bagi keindahan pemandangan sekitar, sehingga membuat perjalanan tersebut seolah tak ada rasa capeknya.

Jalan tak beraspal ke arah fatumnasi yang di tutupi oleh kabut .

Selang beberapa saat kemudian deretan pohon pinus dan kabut yang menyelimuti ada di depan mata. Sekalipun waktu saat itu masihlah tengah hari tetapi kabut sudah menudungi pohon-pohon pinus di pegunungan. Termaksud jalanan yang kami lintasi, sehingga memberikan pandangan jarak pendek kepada pengendara kendaraan bermotor .

Akan tetapi itu bukanlah penghalang besar karena setelah hampir 5 jam perjalanan maka tibalah kami di tempat yang bernama Fatumnasi (Fatumnasi secara literal dalam bahasa Timor Dawan artinya batu tua). Sebuah gunung tempat bekas tambang batu mangan yang telah di tinggalkan oleh perusahan yang pernah mengambil hasil alam tanah Timor tersebut.

Di sekitar lokasi itu masih banyak berjejal batu mangan yang sudah di potong berukuran besar namun di biarkan begitu saja tergeletak berserakan di sana-sini. Namun tidak dapat dipungkiri juga bahwa potongan batu-batu tersebut memberikan keindahan tersendiri. Saya sendiri memilih untuk mengabadikan lokasi tersebut dalam beberapa foto yang tersimpan di memori hp saya.

Potongan batu mangan yang berserakan di kaki gunung Fatumnasi

Di atas gunung batu mangan ini, pengunjung dapat memanjakan mata dengan memandang setengah dari pulau Timor. Bahkan pemandangan gunung berlapis dapat menjadi bonus besar bagi siapa saja yang beruntung jika kabut belum turun menutupi gunung tersebut. Saya sendiri hanya bisa memandang pemandangan tersebut 15 menit saja karena setelah itu, semua pemandangan tertutup oleh kabut putih yang membuat udaranya menjadi sangat dingin.

Pemandangan gunung berlapis dari ketinggian Fatumnasi.

Di sekitar lokasi ini tidak ada pedagang kaki lima seperti di lokasi wisata lain. Sehingga sebaiknya jika ke lokasi ini kita membawa makanan dan minuman sendiri. Karena biasanya perut suka menggerutu lapar tatkala berada di tempat dengan udara yang dingin. Saya sendiri sudah membawa kopi di tumbler saya dan snack sehingga bisa dinikmati di puncak sini.

Petualangan saya ke Fatumnasi memberikan kesadaran bagi saya bahwa Tuhan begitu ajaib. Karena di Pulau yang terkenal panas dan gersang ini, Dia mendesain satu lokasi yang membuat saya sedikit membayangkan Korea di tengah Pulau yang panas. Yah, mungkin kedengaran lebay tetapi saya membayangkan hal itu karena berkaitan dengan dinginnya yang super menurut saya dan pemandangan kabut putih seperti awan yang turun menyatu ke tanah sehingga membuat temperatur udara menjadi lebih membeku. Saya mengagumi betapa luar biasanya kemampuan Tuhan dalam menghadirkan iklim yang kontras tersebut di dalam satu pulau.

Kini Fatumnasi menjadi tempat wisata di Timor yang berpotensi mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar, karena semakin banyak pengunjung yang datang ke sana. Akan tetapi semuanya bergantung pada sejauh mana masyarakat disana diedukasi dan diperlengkapi oleh pihak yang berwenang untuk melihat peluang yang ada.

Perjalanan ke Fatumnasi juga menyadarkan saya bahwa di Pulauku yang sering di katakan panas dan gersang itu sebenarnya tidak semuanya panas dan gersang.

Selayang Kisah Tentang Nanga Merakai

Membayangkan tentang kota kecamatan di Indonesia, maka sepengetahuan saya, merupakan suatu wilayah administratif dengan infrastuktur fisik yang lebih baik dari desa dan satu level dibawah kota kabupaten. Artinya ketersediaan infrastuktur seperti jalan raya pasti lebih di perhatikan pembangunannya. Sehingga lebih baik kualitasnya dan memungkinkan adanya jalan yang lebih nyaman bagi penggunanya.

Namun hal tersebut berbeda dengan sebuah ibu kota kecamatan yang terletak di wilayah Kalimantan Barat. Daerah tersebut adalah Ibu kota dari Kecamatan Ketungau Tengah. Kota yang merupakan pusat pelayanan perbankan bagi masyarakat dari 30an lebih desa yang ada di sekitar wilayah tersebut ini sama sekali tak terlihat adanya jalanan beraspal.

Di sepanjang jalan-jalan yang saya lewati, saya tidak melihat adanya aspal. Di beberapa bagian badan jalan hanya di rabat dengan semen saja. Selebihnya hanyalah jalanan tanah biasa. Dan beberapa jembatan yang terbuat dari kayu.

Salah satu jalanan yang menarik perhatian saya adalah jalan menuju Puskesmas, sebagai pusat layanan kesehatan di sana. Jalannya hanyalah jalanan tanah biasa yang begitu licin tatkala turun hujan. Sehingga suguhan pengendara sepeda motor yang jatuh tatkala melintasi area tersebut karena licinnya jalan menjadi pemandangan biasa bagi warga yang tinggal di sekitar jalur tersebut.

Kota Kecamatan ini juga menjadi tempat mengenyam pendidikan yang lebih tinggi bagi anak-anak desa yang hendak melanjutkan sekolah setelah tamat dari Sekolah Dasar di desa. Karena di kota kecamatan inilah terdapat sekolah SMP dan SMA.

Memang wilayah kota Kecamatan ini tidak luas, seperti kota kecamatan di wilayah lain yang ada di pulau Jawa. Karena itu tidak butuh waktu yang lama untuk mengitarinya. Hanya cukup dengan setengah jam bersepeda motor kita sudah bisa melihat seantero kota kecamatan yang suasananya masih begitu ramah, akrab dan tenang ini.

Di wilayah ini juga memiliki persoalan dengan koneksi internet yang sering terganggu. Sewaktu-waktu wilayah ini seolah-olah terisolasi dari dunia luar karena tidak tersedianya jaringan untuk telepon apalagi untuk akses internet.

Di wilayah ini untuk pemenuhan kebutuhan sayuran sehari-sehari, diperoleh dari petani yang datang menjual langsung dari desa hasil bumi mereka atau juga untuk beberapa sayuran dan bumbu masih diperoleh dari kebun rumah. Sedangkan untuk suplai produk pabrik di datangkan dari Sintang.

Gambar sayuran dari desa yang di jual petani ke kota Nanga Merakai.

Memang mungkin tak banyak orang yang akan suka dengan warna air yang dipakai mandi yaitu air dari sungai Ketungau yang berwarna sedikit coklat. Tapi kenyataannya adalah banyak pendatang yang bisa menggunakan air sungai ini sebagai air mandi setiap hari sampai hari ini sekalipun kelihatannya tidak bersih. Tetapi katanya kalau sudah mandi air sungai ini, seorang pendatang baru pasti akan datang kembali lagi ke Merakai. Entah untuk sekedar berkunjung atau untuk menetap disana.

Entah benar atau tidak perkataan ini, namun orang-orang di sana sangat meyakini akan hal ini sampai hari ini. Namun saya sendiri secara pribadi yang sudah pernah datang ke sana, dan mandi air sungai ini belum tahu apakah akan sekali lagi menginjakkan kaki ke kota kecamatan ini di waktu mendatang lagi.

27 Mei yang Berbeda

27 Mei adalah angka tanggal yang ada di kalender semua orang
Namun tanggal ini saya maknai berbeda
Yah memang berbeda, berbeda dari 27 Mei sebelumnya dan berbeda dengan semua orang yang lain yang juga melewatinya.

Itu karena…..
Tanggal penting ini memberikan kesempatan untuk saya mengevaluasi diri dan
Mencatat beberapa kegagalan agar belajar untuk memperbaikinya, dan juga
Menuliskan beberapa keberhasilan dan mensyukurinya.

27 Mei tahun ini memang berbeda
Karena dusun sepi tanpa hiruk pikuk kehidupan perkotaan menjadi tempat menyambut dan melewati tanggal ini
Rumah dengan penuh cinta menjadi tempat segala syukur di naikkan secara bersama-sama dengan mereka yang aku kenal sejak dulu.

27 Mei tahun ini memang berbeda
Karena saya bisa duduk bersama beberapa kerabat dekat untuk berbagi cerita tanpa topik yang pasti
Hari dimana ada waktu untuk sekedar makan malam bersama dengan tetangga yang mengetahui cerita masa kecilku dengan masakan desa.

27 Mei tahun ini memang berbeda
Karena semuanya di warnai dengan sukacita dan kesederhanaan
Dipenuhi dengan cinta dan rasa syukur

27 Mei tahun ini memang berbeda
Karena saya menyadari bahwa orientasi hidup harus di ubah, fokus dan target hidup harus di koreksi lagi. Dan ada hal baru yang ditemukan untuk di perjuangkan

27 Mei tahun ini sekali lagi memang berbeda
Karena saya di kuatkan bahwa ada sekian banyak orang yang mencintai saya tanpa saya ketahui dengan benar. Saya diyakinkan bahwa keluarga bukan tentang yang ada hubungan marga atau darah, tetapi tentang mereka yang terus berdoa, mendukung dan menyemangatiku.

Tanggal ini baru saja di lewati sehari, namun saya mulai memiliki rasa penasaran “apa yang akan terjadi di 27 Mei tahun depan?”

Keistimewaan Dari Seorang Guru PAUD

Menjadi guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) adalah melakoni profesi yang sangat luar biasa karena berinteraksi dengan anak usia mulai 4-6 tahun. Karena itu tidak semua orang bisa melakukan profesi ini dengan baik. Berikut ini beberapa hal luar biasa yang hanya di alami oleh seorang guru PAUD.

Mengajar Sambil Bermain Bersama Anak

Hanya guru PAUD/ TK yang bisa merasakan hal ini yaitu bermain sambil belajar dan belajar sambil bermain. Karena itu seorang guru PAUD haruslah orang yang berani untuk sama seperti anak-anak, yaitu bermain bersama mereka. Jam-jam belajar di warnai dengan bermain namun ada pelajaran penting bagi anak yang terkandung di dalamnya.

Mengasah Kreativitas Diri Setiap Hari

Guru PAUD adalah pribadi istimewa yang dalam menjalani profesinya ada keuntungan yang di peroleh untuk diri sendiri yaitu mengasah kreativitas diri sendiri setiap hari. Hal ini terjadi karena semua bahan mengajar harus dikemas kreatif. Hal ini penting karena kelas belajar anak PAUD haruslah kelas yang menarik dan fun.

Melatih dan Meningkatkan Kesabaran Diri

Hal luar biasa lain yang paling menonjol dari seorang guru PAUD adalah “kesabaran” karena interaksinya dengan anak-anak usia dini maka kesabaran adalah modal penting yang harus dimiliki oleh guru PAUD. Kesabaran seorang guru PAUD di uji mulai dari menyambut anak di depan kelas sampai mengakhiri kelas. Itulah sebabnya maka setiap hari seorang guru PAUD akan terus di latih sikap sabarnya sehingga makin hari sikap ini makin meningkat dalam dirinya sendiri.

Jam Mengajar Singkat

Jika biasanya guru di level pendidikan lain menghabiskan waktu di sekolah lebih dari 5 jam setiap hari, maka berbeda dengan guru PAUD mereka hanya memiliki waktu bersama anak didiknya 2-3 jam saja setiap hari. Karena itu guru PAUD adalah guru yang memiliki jam mengajar yang sangat singkat.

Di Cintai dan Ingat Oleh Anak Didik

Bonus lain dari menjadi guru PAUD adalah dicintai dan ingat selalu sama muridnya. Hal ini terjadi karena bagi anak-anak yang masih kecil dan polos ini, guru mereka adalah orang yang mengajar dan membimbing mereka setiap hari dengan banyak hal baru yang tidak mereka peroleh sewaktu di rumah mereka. Karena itu mereka sangat mengingat dan mencintai guru mereka, ada yang bahkan tidak bisa pisah dengan gurunya saking cintanya pada gurunya.

Benarkan dari fakta di atas bahwa menjadi guru PAUD itu istimewa bukan?

Baiq Husniah

Perkenalan kami dimulai saat sekolah tempatnya mengajar menjadi salah satu mitra dari program yang sedang kami bawa ke Kabupaten Lombok Utara (KLU). Program yang bertujuan untuk membuat anak-anak bisa membaca dan suka membaca ini sudah di mulai sejak 3 bulan lalu.

Alhasil kelasnya sering saya kunjungi. Oleh karena itu saya beberapa waktu lalu meminta ijin untuk menuliskan kisah tentangnya di blog saya dan dia tidak keberatan.

Ibu guru yang baru di angkat menjadi PNS (pegawai negeri sipil) setelah 10 tahun mengabdi sebagai guru honor ini memiliki kepiawaian untuk menaklukkan kelas. Dimana kelasnya yang masih berjalan di dalam bangunan darurat dengan banyak tantangan-tantangan belajar yang di hadapi tetap saja kelasnya bisa di buatnya menjadi kelas yang menyenangkan sehingga bagi saya kelasnya menjadi salah satu kelas yang sangat saya sukai untuk di kunjungi karena selalu ada sesuatu yang saya pelajari dari sana sehingga menambah pengetahuan saya.

Setiap bertemu dengan perempuan yang mulai karirnya sebagai seorang pendidik selepas tamat dari bangku SMA ini, selalu memberikan cerita yang berbeda. Penampilannya yang selalu sederhana tidak dapat menutupi kharisma yang di mikikinya sebagai seorang pendidik yang ada di dalam dirinya.

Karena itu kelasnya tidak berjalan monoton, sebab guru yang satu ini selalu tahu bagaimana cara mengelola kelasnya meski tidak ada fasilitas pendukung yang ada dalam ruang belajar tersebut. Kelas dengan jumlah siswa 16 orang yang di ajarnya ini, memiliki tingkat kebutuhan dari anak yang berbeda-beda. Tetapi beliau tetap saja dengan sabar membimbing mereka satu per satu untuk membuat semuanya setara dalam pencapaian yang diiginkan.

Memang benar bahwa menjadi seorang guru bukan saja tentang berdiri di depan kelas dengan modal lulusan sarjana pendidikan tetapi panggilan jiwa untuk melayani dan membimbing anak-anak didik untuk dapat menjadi manusia. Karena itu di butuhkan kesabaran dan keuletan untuk bisa mewujudkan semuanya itu.

Dan ibu Baiq Husniah adalah guru yang memiliki semuanya itu, nyatanya meski saat beliau menjadi seorang guru dengan gaji yang di terima hanya sebesar 15.000 rupiah saja di tahun 2004. Tetapi dia dengan sabar dan tekun menjalani terus menjalani profesi dan panggilan jiwanya untuk terus berusaha agar anak-anak bisa cerdas.

Sepuluh tahun harus di lewatinya dengan gaji yang diterima per triwulan dengan jumlah yang tak seberapa tetapi hal itu tidak membuatnya mundur dari panggung pendidikan negeri ini. Seolah beliau sadar bahwa dirinya dilahirkann untuk menjalani kehidupan dengan misi mencerdaskan generasi bangsa karena itu uang tidak menjadi alasan untuk menguburkan panggilannya tersebut.

Dua hari yang lalu saya bertemu dengannya lagi di kelasnya, hari itu saya datang bukan sekedar untuk mentoring saja tetapi di tangan saya ada alat ukur keberhasilan mengajar untuk kurikulum yang sedang diterapkan sejak bulan Februari 2019 di kelasnya. Dia tersenyum menyambut saya pagi itu, di ruang kelas yang berlantai tanah itu dia mulai berdiri dan mengajarkan materi yang terakhir sebelum saya mulai untuk mengetes anak didiknya.

Pada saat giliran saya sudah selesai, dia menghampiri saya dan bertanya “ada beberapa anak-anak yang belum tuntas bu?” saya tersenyum dan menjawab “cuman 3 orang bu, ibu sudah sangat berhasil untuk ukuran 3 bulan ini” puji saya dan dia menimpali “ya saya sudah tahu bahwa mereka ini hasilnya pasti kurang karena mereka jarang masuk sekolah” .

Saya tersenyum karena menyukai kalimat terakhirnya itu, karena bagi saya yang paling penting adalah dia sendiri sudah tahu alasan mengapa masih ada 3 anak didiknya yang masih kurang maksimal hasil pencapaian belajar mereka.

Memang benar bahwa guru bukan Tuhan yang tahu segalanya tentang murid-murid yang di ajarnya, tetapi guru adalah orang yang luar biasa yang bisa mengenali kemampuan setiap siswanya berapapun jumlah mereka di dalam kelasnya dan guru selalu berusaha semampunya untuk menolong mereka semua.

Guru adalah orang yang tidak pernah lelah belajar untuk menemukan cara supaya membuat siswanya bisa mengkuti pelajaran dengan baik, meski dalam semua proses itu ada banyak tantangan dan hambatan yang di alami tetapi dia pasti akan terus menjalani itu karena jika kelasnya berjalan dengan baik maka itu adalah kebahagiaan baginya.

Dan bagi saya, semua itu adalah hal luar biasa yang saya temukan di dalam seorang guru sederhana yang bernama Baiq Husniah yang kini sedang mengabdikan diri bagi dunia pendidikan tanah air yaitu di SDN 4 Sokong.

Tetap semangat untukmu guru hebat yang menginspirasi saya!

Pantai Senggigi, Pesona Alam yang Memikat Hati

Postingan kali ini tentang salah satu tempat favorit yang suka saya kunjungi akhir-akhir ini, silahkan baca tulisan saya sebelumnya tentang apakah pantai pilihan kedua.

Pantai yang sudah empat kali saya kunjungi di tahun ini berada di pesisir sebelah barat Pulau Lombok. Saya sendiri membutuhkan waktu 45 menit perjalan dengan sepeda motor untuk bisa tiba di pantai yang memang tidak sebesar pantai Kuta-Bali. Tetapi panorama alam yang ada disini tak kalah indah dengan pantai yang saya sebutkan tadi.

Semilir angin yang lembut selalu menjadi ucapan selamat datang yang saya terima saat berkunjung ke sini ditambah lagi dengan udaranya yang masih asri selalu menenangkan jiwa sehingga siapapun akan betah berlama-lama di sini.

Hari ini saya datang satu jam sebelum panorama fenomenal alam rutin itu bisa di saksikan disini yaitu sunset. Karena itu saya masih bisa merasakan udara panas, dan memanjakan mata dengan pemandangan degradasi pantai ini yang begitu indah sambil menikmati soft drink yang saya bawa. Saya duduk di bawah pohon yang ada di pinggiran pantai tersebut dan mulai untuk menulis sesuatu di laptop saya. Salah satu hal yang saya tulis adalah postingan ini.

Rasanya duduk santai di pantai ini adalah pilihan yang sangat tepat untuk menghapus rasa lelah dan jenuh dengan kesibukan pekerjaan yang suka menguras energi, pikiran dan emosi. Duduk di sini, selalu akan mencharge ulang tenaga. Duduk disini selalu memberikan saya inspirasi dan ide yang baru. Duduk disini membuat saya sadar bahwa hidup ini singkat, sebentar lagi akan berakhir seperti matahari yang pergi menghilang di balik pandangan alut dan semua yang dikerjar akan tertinggal di belakang.

Pantai Senggigi layak di kunjungi karena memang lokasinya sangat mudah untuk di jangkau, apalagi tersedia banyak pilihan transportasi yang bisa di gunakan untuk ke sini, mulai dari taxi, ojek ataupun angkutan umum. Jika dari kota Mataram maka hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar 30-50 menit sedangkan jika dari luar kota saya lebih menyarankan untuk kamu memesan penginapan di sekitaran daerah ini karena ada tersedia banyak pilihan penginapan disini sesuai dengan budget yang kamu punya. Saya sendiri berharap untuk suatu hari bisa mengambil waktu untuk menginap di salah satu hotel yang sudah saya incar yang persis di pinggiran pantai Senggigi denga fasilitas restoran Prancis yang mereka punya.

Pantai dengan laut biru dan beratapkan langit biru ini di kelilingi juga dengan pemandangan jejeran pegunungan yang membuat siapapun akan jatuh hati melihat pemandangan alam yang begitu indah ini. Di salah satu kunjungan saya ke sini, saya dapat menikmati pemandangan langit orange dan pulasan warna jingga dan biru yang berbeda yang belum saya lihat sebelumnya. Hari itu saya bisa melihat keagungan dari Tuhan yang tidak dapat di copy oleh siapapun.

Pemandangan lautan lain yang saya sukai adalah melihat jejeran kapal yang ada disana dan juga orang-orang yang berenang tanpa alat bantu apapun. Disini ada penyewaan kano, dan saya sering tertawa geli melihat beberapa penyewa yang baru pertama naik kano dan harus tercebur ke laut karena tidak bisa menjaga kesimbangan badan atau masalah lain. Hingga matahari terbenam, disini kita masih bisa meyaksikan ombak pantai yang berkejaran tanpa lelah yang melengkapi keindahan dari pantai.

Nah ini sepenggal cerita saya tentang pantai yang menjadi incaran para pecinta sunset, mungkin kamu sekarang bisa membuat jadwal untuk liburan ke Lombok dan menjadikan pantai ini sebagai salah satu destinasi wisata yang harus kamu kunjungi.

Mengapa di Hidup Tidak Ada Tombol Replay dan Restart

Related image

Berapakah usiamu sekarang ini?

Dalam umur hidupmu itu ada berapa banyak peristiwa kehidupan yang sudah kamu lalui dan jalani yang rasanya begitu sia-sia. Seolah-olah hakikat kehidupan dilupakan ataupun bisa jadi diabaikan. Padahal tampaknya secara kasat mata ada begitu banyak pencapaian yang sudah kamu raih. Dan berbagai pujian serta penghargaan sudah di terima.

Tetapi justru saat ini kamu sendiri merasakan bahwa ada banyak penggalan kisah hidup yang mengintimidasi dan menciptakan ruang penyesalan yang besar di dalam hati. Dan kamu merasa bahwa itu merupakan perjalanan waktu yang kosong dan tak bernilai meski telah bertabur banyak kesuksesan.

Lalu sejenak kamu berhenti dan bertanya:

mengapa Tuhan tidak menyediakan tombol replay dan restart di hidup manusia? mengapa keduanya tidak ku miliki?

Bukankah jika keduanya ada maka hidup ini akan sangat menyenangkan? manusia tidak akan pernah merasakan terkekang atau tertindih oleh rasa bersalah ketika ada kejahatan dan kebejatan hidup yang dilakoni. Karena cukup menekan kedua tombol ini dan kita bisa bernapas lega karena dapat memperbaiki semua kesalahan dengan mudah, cukup mulai lagi dari awal atau cukup ulangi sekali lagi maka hidup ini semuanya menjadi benar.

Bolehkah kita bertanya kepada Pencipta tentang alasannya mengapa Dia tidak memberikan tombol-tombol ini ada di tangan manusia?

Sang Khalik lebih tahu alasan itu, Dia yang paling mengerti mengapa waktu hidup manusia di bumi tidak dilengkapi dengan kedua tombol ini.

Bisakah kamu merenungkan sejenak mengapa Pemilik Kehidupan tidak mengijinkan kamu dan saya untuk memiliki akses dua tombol ini untuk mengendalikan waktu dan cerita hidup ini?

Semoga ada pencerahan tentang satu dua alasan mengenai hal ini bagi kamu sehingga kamu dapat memulai untuk menulis cerita hidup yang berbeda. Karena kini sadar bahwa di hidup tidak ada tombol Replay dan Restart.

Apakah Pantai Pilihan Kedua?

Beberapa tahun terakhir ini, coffee shop merupakan tempat favorit saya. Karena itu setiap kali berada di tempat ini saya merasa bahwa ada waktu yang saya berikan bagi tubuh dan otak saya untuk beristirahat sejenak. Itulah sebabnya saya sering membuat jadwal rutin untuk datang ke coffee shop yang menjadi tempat kesukaan saya.

Namun di tahun ini, saya merasa bahwa ada satu tempat baru yang mulai saya sukai yaitu pantai. Saya sendiri sudah membuat jadwal rutin untuk mengunjungi tempat favorit baru saya ini. Biasanya saya datang ke sana di waktu sore atau pagi untuk ngopi, makan sesuatu yang saya bawa atau beli di sekitar lokasi pantai, membaca dan mendengar musik atau bahkan ngobrol dengan teman. Semua itu menjadi aktivtas yang sangat menyenangkan dan jujur bahwa ini memberikan energi baru lagi bagi saya.

Saya sendiri sadar bahwa tidak semua orang menyukai kedua tempat yang sedang saya sukai ini. Tapi yang pastinya masing-masing orang memiliki tempat favorit dimana di sana akan mendapatkan inspirasi, tenaga atau energi yang baru.

Karena itu tidak ada salahnya jika kamu membuat schedule di weekend kali ini untuk bisa menikmati tempat favorit kamu beserta aktivitas yang kamu sukai.

Selamat menyambut weekend!

5 Jam Transit

Saya bersama seorang teman melakukan perjalanan dari Kupang menuju Lombok dengan mengambil rute lewat Denpasar-Bali, dengan durasi waktu transit adalah 5 jam.

Kami berpikir bahwa dari pada boring di bandara sebaiknya kami jalan-jalan ke tempat wisata yang dekat bandara, dan pilihan kami jatuh pada pantai Kuta.

Dengan menggunakan jasa taxi online akhirnya kami ke daerah tujuan yang pada hari itu sedang sangat ramai dengan pengunjung.

Penampilan saya dapat di bilang resmi sehingga terlihat tidak cocok untuk berkunjung ke pantai. Hal ini sangat kontras dengan teman saya yang berpakaian santai sehingga lebih cocok untuk konteks pantai. Tapi bagi saya hal ini tidak menjadi masalah besar karena kami sudah berkomitmen untuk ke pantai artinya sayalah yang harus menyiasati untuk bisa nyaman disana.

Di sepanjang berjalan-jalan di atas pasir putih pantai Kuta, mata saya tak henti mengamati sekitaran pantai, melihat orang-orang yang sedang berjemur, atau yang sedang jalan-jalan di sepanjang pantai tersebut sambil ngobrol dengan rekan mereka. Rasanya saya sedang berkeliling dunia dalam durasi waktu yang singkat, karena kuping saya dapat mendengarkan berbagai jenis bahasa disana. Bahkan mata saya dapat melihat berbagai macam warna kulit dari orang-orang yang sedang menghabiskan waktu di pantai tersebut, yang menjelaskan bahwa ada berbagai bangsa yang sedang berkumpul di satu area yang sama. Seketika saya merasa bahwa dunia ini menjadi begitu kecil.

Di pantai tersebut, saya duduk dan menikmati jajanan khas Indonesia yang di jual oleh pedagang kaki lima, sedangkan teman saya sibuk melayani para penjual jasa seperti: tukang pijat, tukang ngepang rambut, tukang tato, tukang kutek dan berbagai macam penjual aneka acesories lainnya. Dan saya tertawa geli menyaksikan pemandangan itu.

Selang beberapa jam kemudian, sunsetpun menjadi pemandangan yang sangat indah di sore itu. Dan saya benar-benar membenamkan diri dalam keindahan alam itu. Sejenak saya dapat melupakan rutinitas pekerjaan yang terbilang sibuk dalam beberapa minggu terakhir. Bagi saya ini adalah nikmat kehidupan yang Tuhan ijinkan saya dapatkan ditengah-tengah banyaknya tanggung jawab yang sedang harus di selesaikan sehingga di saat saya sedang dalam perjalanan untuk urusan pekerjaan ada liburan singkat yang saya peroleh.

Transit 5 jam yang saya jalani kali ini benar-benar memberikan kesegaran bagi otak dan tubuh saya. 5 jam yang saya habiskan di Bali sudah cukup untuk membuat saya fresh lagi dan siap berjuang di Lombok lagi.

Manfaat Guru di Training

Dalam pengalaman saya yang masih seumuran jagung dengan dunia pendidikan di Indonesia, khususnya dunia pendidikan di daerah. Saya merasa adalah suatu kewajiban bahwa semua guru perlu mendapatkan training secara berkala.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa guru perlu di training sesuai temuan saya di lapangan:

1.Tidak Semua Guru Adalah Lulusan Sarjana Pendidikan.

Saya sering bertemu guru-guru di daerah dimana mereka adalah guru yang tidak memiliki background studi dari sarjana Pendidikan. Macam-macam alasan yang menyebabkan hal ini bisa terjadi, misalnya: kekurangan guru di suatu sekolah desa karena itu siapa saja yang memiliki ketertarikan untuk mengajar anak-anak akhirnya menjadi guru, di daerah-daerah kantong Kristen pendeta pasti selalu di minta menjadi guru di sekolah juga, ada juga yang memulai profesi sebagai guru honorer sekalipun bukan sarjana pendidikan. Dan masih ada sejumlah alasan konteks lainnya.

Oleh karena itu guru wajib di training agar mereka yang tidak memiliki pemahaman tentang dunia pendidikan ini juga terbantu untuk bisa memiliki skill mengajar yang baik.

2.Jika Lulusan Sarjanapun, Teori di Bangku Kuliah Berbeda Dengan Fakta di Ruangan Kelas.

Saya tidak menutupi fakta juga bahwa para sarjana pendidikan seringkali kalah di ruang kelas. Maksudnya apa? Mereka yang jebolan universitas dengan gelar sarjana pendidikan ini seringkali hanya jago textbook, tetapi tidak memiliki skill mengajar sesuai tuntutan dunia pendidikan.

Oleh karena itu tidaklah berlebihan bahwa sarjana pendidikanpun wajib di training agar diperlengkapi secara skill mengajar untuk tujuan peningkatan kualitas dunia pendidikan.

3. Zaman Terus Berubah, Demikian Juga Tuntutan Kebutuhan Siswa di Kelas.

Guru yang sudah mengajar puluhan tahun memang kaya dalam pengalaman di ruang kelas, namun mereka perlu di training lagi dengan skill yang up to date untuk tetap relevan di ruang kelas yang pesertanya sedang hidup di kehidupan yang kekinian.

Karena itu sangat penting jika guru-guru yang sudah kaya dengan pengalaman mengajar ini harus di perlengkapi lagi agar tetap membawa pembelajaran dalam kontek kekinian sesuai dengan kebutuhan siswa.

Mungkin masih ada alasan lain mengapa guru-guru perlu di training agar kualitas pendidikan di Indonesia makin meningkat. Saya tunggu masukan dari semua pembaca.

4 Jenis Makanan yang Bikin Orang Kupang Rindu Kampung Halaman

Bicara soal Kupang memang tidak akan pernah habis, karena selalu saja ada topik menarik dari daerah ini yang layak untuk kamu tahu lebih jauh. Nah untuk urusan makanan, orang Kupang punya selera tersendiri yang tidak sama dengan cita rasa dengan daerah manapun di Indonesia. Penasaran kan, kira-kira makanan apa saja yang paling menggugah selera bagi orang Kupang?

Jagung Bose

Image result for jagung bose
Jagung bose yang dimasak dengan kacang tanah dan labu kuning siap di santap

Jagung bose adalah jagung yang yang sudah di tumbuk untuk melepaskan kulit arinya lalu dimasak dengan campuran aneka kacang-kacang (bisa dikreasi sesuai selera), bisa di tambahkan santan untuk memberikan sensasi gurih.

Jagung goreng

Image result for jagung goreng pulut kupang
Jagung pulut goreng

Jenis jagung yang dipakai adalah jagung pulut/jagung ketan (jenis jagung yang lembut jika di makan) cara membuatnya adalah jagung di goreng dengan irisan bawang merah, bawang putih dan irisan cabe untuk memberikan rasa pedas untuk mendapatkan aroma yang leih nikmat bisa tambahkan beberapa helai daun kemangi. Lalu di tambahkan sedikit garam dan penyedap rasa. Makanan ini sangat cocok di nikmati dengan segelas kopi atau teh.

Daging Se’i

Image result for cara pembuatan daging sei
Daging se’i yang sudah selesai di asap

Daging sei adalah daging yang diasap menggunakan kayu serta daun kusambi (Schleichera Oleasa) sebagai sumber asap untuk mengahasilkan daging dengan aroma yang khas dan warnanya tetap merah. Biasanya memakai daging sapi atau daging babi. Jenis daging yang satu ini memang menjadi favorit orang Kupang.

Tumis Kangkung Campur Bunga Pepaya

Image result for gambar tumis kangkung campur bunga pepaya
Tumisan kangkung campur bunga pepaya pedas

Mungkin sebagian orang merasa aneh dengan sayuran ini atau mungkin ada yang bilang ini pahit. Tapi tidak bagi orang Kupang, tumisan kangkung dan bunga pepaya itu tetap menjadi sayur nomor satu, apalagi di tumis dengan level pedas sesuai selera. Alamak nikmatnya!

Nah kira-kira nomor berapa yang jadi favoritmu?

Jangan Bilang Cinta ke Nona Rote, Kalau Belum Tahu Hal ini.

Image result for gambar nona rote

Agnes Monica dalam salah satu lirik lagunya mengatakan bahwa “cinta ini kadang-kadang tak ada logika”. Yah, lirik lagu ini mengambarkan bahwa cinta itu kadang-kadang tidak masuk akal atau mungkin juga bisa di katakan bahwa jatuh cinta itu tidak pakai logika.

Namun berbeda jika kamu mulai merasa punya perasaan dengan gadis Rote (Nona Rote), hal-hal ini wajib kamu ketahui sebelum mantap untuk mengutarakan perasaan kamu. Minimal ada 4 hal yang harus kamu ketahui:

Cari Tahu Apa Marganya

Mencari tahu marga (nama keluarga) adalah hal yang penting, jika kamu hendak membangun hubungan dengan anak gadis orang Rote. Karena Marga yang disandangnya mempengaruhi akan seberapa besar keluarga tersebut. Biasanya di Rote ada marga-marga tertentu yang merupakan marga yang memiliki keluarga besar. Dan biasanya mereka adalah keluarga yang selalu meminta Mas Kawin (Belis) dalam jumlah yang sangat mahal.

Cari Tahu Latar Belakang Pendidikannya

Mencari tahu latar belakang pendidikan adalah hal yang tak kalah penting sebelum kamu bilang “I Love You” sebab jika kalimat ini salah kamu ucapkan pada yang tak selevel dengan kamu urusannya bisa panjang. Cari tahu apa pekerjaannya juga, jika dia sudah bekerja. Karena jika kamu tidak setanding dalam hal ini, bisa-bisa keluarganya malah mempermalukan kamu, jadi kasian kan? Tingginya pendidikan juga biasanya mempengaruhi jumlah Belis yang akan di minta, karena itu wajib kalau kamu tahu setinggi apa pendidikan dari dia. Jadi kamu sendiri bisa mengukur kemampuan kamu dan keluarga apakah nanti akan sanggup atau tidak.

Cari Tahu Berapa Jumlah To’o nya

Kamu mungkin bilang ini tidak penting tapi peran To’o (panggilan Paman bagi orang Rote) dalam kehidupan orang Rote itu sangat penting. Karena itu mencari tahu jumlah To’o sang gadis adalah langkah yang cerdas, karena kamu akan bisa membayangkan berapa banyak Belis dari si perempuan. Karena setiap To’o memiliki hak untuk jumlah Belis yang ingin diminta jika hubungan kalian bermuara pada pernikahan.

Cari Tahu Status Ekonomi Keluarganya

Hal yang paling penting juga adalah cek status ekonomi dari si cantik. Di Rote sendiri ada peribahasa “kerbau tanduk kerbau” artinya pasangan tersebut berasal dari status ekonomi yang sama. Jika si gadis memiliki status ekonomi yang lebih tinggi maka hal ini bisa berimbas pada malu yang akan di dapat oleh pihak laki-laki.

Itu adalah hal-hal yang mesti kamu ketahui sebelum mengumbar perasaan kamu ke Nona Rote. Karena semua hal di atas akan berdampak pada jumlah belis yang mereka mintai ke pihak laki-laki jika hubungan kalian sampai ke jenjang pernikahan.

Cuman kabar baiknya adalah tidak semua keluarga Rote masih memegang ketat permintaan belis yang mahal karena faktor-faktor di atas yah.

Manfaat Marga Bagi Orang Timor

Image result for gambar marga di timor
Peta Pulau Timor

Seperti janji saya di tulisan sebelumnya tentang nama marga memudahkan saya dalam banyak hal maka dalam postingan kali ini saya akan membahas soal manfaat marga di Pulau Timor. Maka berikut ini saya rangkumkan ada 6  manfaat dari memiliki marga di Timor, antara lain:

  • Membantu untuk tidak menikah dengan saudara sendiri

Di Timor marga sangat membantu untuk orang muda tidak salah menikah, artinya tidak menikah dengan kerabat dekatnya sendiri. Walaupun di Timor sendiri ada istilah (istri rumah/suami rumah yang diambil dari anak dari kakak perempuan ayah). Namun dimasa modern ini, budaya ini sudah tidak dilakukan lagi kecuali di daerah yang sangat pedalaman yang masih taat melakukan. Akan tetapi umumnya, keberadaan marga biasanya sangat penting karena orang tua gampang memberikan nasihat peringatan kepada anak-anak muda untuk tidak salah mengambil pasangan dari marga-marga yang merupakan kerabat dekat sendiri.

  • Mempermudah mengetahui asal suku dan nama daerah asal

Biasanya dengan nama marga, orang di Pulau Timor akan mudah mendeteksi asal suku dan juga nama daerah asal dari seseorang. Karena itu di Timor begitu seseorang menyebutkan nama marganya maka orang langsung bisa memprediksi suku asal maupun daerah tepatnya orang tersebut berasal.

  • Mempermudah mengetahui silsilah keluarga (pohon keluarga)

Jika bepergian di wilayah pulau Timor, orang Timor akan menjadi mudah mengetahui keberadaan keluarganya hanya lewat marga yang dimiliki. Saat masuk suatu tempat dan memperkenalkan nama dan marga, orang akan mudah mengatakan bahwa disini ada keluargamu (karena marganya sama). Marga juga membantu orang di pulau Timor untuk mengetahui nenek moyang mereka.

  • Mempermudah untuk mengetahui akan panggilan yang tepat

Orang di Timor dalam sapaan sehari-hari tidak sembarangan memanggil, biasanya marga akan mempengaruhi panggilan yang tepat bagi seseorang. Sehingga panggilan tante, om, kakak, adik, opa, oma, dll itu diberikan berdasarkan kedudukan seseorang.

Di samping itu, setiap marga memiliki panggilan terhormat yang tidak sama dengan marga yang lain. Misalnya saja, marga saya adalah Mauboy, maka panggilan terhormat bagi marga kami adalah “FONI” untuk perempuannya dan “FOIN BIL” untuk panggilan laki-lakinya, dan masing-masing marga di Timor memiliki panggilan terhormat yang berbeda-beda.

  • Mempererat kekeluargaan

Biasanya dengan marga, kita akan mengetahui perkumpulan adat atau keluarga mana yang harus kita ikuti secara rutin. Di acara-acara seperti ini biasanya akan berkumpul semua rumpun keluarga yang semarga dan yang terkait, karena itu kita akan mudah untuk menjadi akrab dan erat dengan keluarga sendiri, meski mungkin ada yang baru pertama kita kenal.

Hubungan kekeluargaan juga mudah menjadi erat karena nilai gotong rotong yang masih dilestarikan dalam masing-masing marga, contohnya: apabila ada yang menikah/meninggal maka yang membantu untuk semua biaya yang ada adalah rumpun keluarga semarga. Kemudian jika masih kurang maka akan ditambah oleh orang-orang lain yang di luar marga dari wilayah sekitar.

  • Mengetahui Prioritas

Dengan adanya marga, di dalam urusan-urusan keluarga kita akan menjadi mudah untuk mengetahui siapa yang lebih dulu di prioritaskan. Misalnya dalam duduk makan adat, biasanya yang akan di jamu pertama adalah mereka yang bukan saja tua secara umur tetapi juga punya kedudukan penting, seperti yang mendapat gelar terhormat karena marganya lebih tua, atau pemangku adat dari marga tersebut, dll.

Nah itu adalah keenam hal yang berkaitan dengan manfaat memiliki marga di pulau Timor, gimana menurut kamu, keren kan?

6 Hal Berkaitan Dengan Pemutaran Musik Pesta di Kupang

Waktu sudah menunjukkan jam 2 dini hari namun saya masih susah untuk tidur. Ini bukan karena insomnia tetapi karena berisiknya suara musik dari rumah yang berjarak puluhan meter saja dari kamar tidur saya. Musik itu ada karena ada pesta syukuran rumah baru dari salah seorang tetangga kami yang baru saja menempati rumah baru mereka. Karena itu saya berpikir untuk menuliskan tentang hal ini.

Image result for gambar sound system di acara pesta di kupang
Model Sound System Pesta di Kupang.
Image result for gambar sound system di acara pesta di kupang
Biasanya ada operator khusus yang memilih lagu-lagu yang diputar di acara pesta, kebanyakan operator sekaligus sebagai pemilik sound systemnya, sehingga biasanya di sewa sepaket.

Enam hal berkaitan dengan pemutaran musik pesta di Kupang antara lain

Volumenya Sangat Keras

Di kota Kupang orang senang sekali memutar musik dengan volume yang sangat kencang di sertai dengan volume bass yang tinggi, apalagi di acara pesta. Musik yang di putar biasanya dapat terdengar sampai radius 2 Km dan tanah sekitar area pesta suka bergetar karena tingginya volume bass. Kamu bisa bayangkan kenapa begitu? karena sound system yang dipakai seperti gambar di atas.

Lirik Lagunya Tidak di Mengerti

Kebanyakan lagu-lagu yang di putar adalah lagu-lagu yang liriknya tidak banyak di mengerti oleh pendengar di pesta. Misalnya lagu dalam bahasa tetun, Inggris atau bahasa lain yang kebanyakan tamu undangan tidak mengerti arti dari lagu tersebut. Tetapi hal yang paling di perhatikan adalah alunan musik yang terdengar sesuai dengan keinginan mereka untuk berdansa atau joget.

Pasti Ada Dansa Romantis dan Joget

Saya sendiri tidak begitu paham tentang jenis-jenis dansa yang biasanya di lakukan di acara-acara pesta di kota Kupang. Namun berdansa romantis adalah hal yang selalu ada di pesta-pesta yang di selenggarakan. Di sesi dansa inilah seringkali terjadi keributan, karena jika ada seorang perempuan yang di mintai untuk menjadi teman dansa dari seoran pria namun ia menolak Akan tetapi di waktu kemudian ada pria lain yang mau mengajaknya berdansa dan si wanita menyetujui maka ini akan menimbulkan kecemburuaan yang berujung pada perkelahian.

Gendre Musiknya

Di pesta-pesta di kota Kupang, gendre musik yang sering di putar adalah pop, hip-hop, dan remix atau musik DJ yang selalu dominan. Ini kebanyakan berlaku untuk acara-acara pesta yang di selenggarakan di rumah sendiri, bukan di tempat-tempat sewa. Para Operator musik biasanya sudah tahu kapan jenis musik mana yang di putar dan kapan itu di ganti. Jadi sepanjang acara pesta pasti akan terdengar beberapa jenis gendre musik.

No Complain

Di kota kupang, sekalipun musik di pesta di putar dengan volume yang keras hingga tengah malam atau bahkan sampai pagi hari lagi. Namun warga tetangga jarang melakukan komplain, hal ini karena tingginya tingkat toleransi. Complain hanya terjadi jika suasana ricuh karena ada kegaduhan akibat konsumsi miras atau keributan lainnya.

Teman yang Pasti Hadir adalah Miras

Jika terdengar musik di putar dalam batas volume yang sudah disebutkan tadi maka sudah pasti ada temannya yaitu minuman keras (Miras). Minuman keras yang di konsumsi pun berfariasi, ada Sopi (minuman fermentasi dari aren atau enau), Laru (tuak), Bir, dan berbagai minuman alkohol lainnya. Namun yang paling dominan adalah nomor 1 dan 2.

Karena itu jika kamu sedang berencana ingin tinggal atau sekedar berkunjung ke Kupang maka hal ini penting untuk kamu tahu biar jangan kaget yah.

Yang Orang Kupang bisa kasih komentar untuk hal lain yang masih belum saya masukkan disini berkaitan dengan topik ini, biar memberikan pengetahuan lengkap buat orang lain yang bukan berasal dari Kupang.

Temukan 1 Alasan Saja…

Saya mengirimkan pesan suara kepada seseorang di suatu pagi, saat itu saya tidak menyadari jika suara saya terdengar begitu lemah dan tidak bersemangat, orang yang menerima pesan suara tersebut merespon dan bertanya “ada apa denganmu?kok kedengarannya begitu lemas” saya kaget melihat respon itu. Beberapa waktu kemudian si penerima pesan suara mengatakan kepada saya “temukan satu alasan hari ini yang membuatmu bersyukur, tuliskan di atas lembaran kertas yang bisa kamu baca, jadikan itu suatu kebiasaan setiap hari” Apakah benar bahwa cukup menemukan 1 alasan saja?

Namun di pagi selanjutnya saya bangun dengan memikirkan kalimat itu dan melakukannya. Sayapun bisa merasakan bahwa, rutinitasku datang ke Tuhan dalam doa pagi menjadi begitu bergairah, saya menjadi lebih senang memikirkan hari yang akan saya hadapi, walaupun saya menyadari dengan jelas bahwa ada tantangan di depan namun saya telah mendapati ada satu alasan untuk bersyukur yang saya temukan setiap pagi yang memberikan energi tersendiri .

Saya memang tidak melakukan tepat seperti saran dari orang tersebut yaitu sampai menuliskan itu, tetapi saya memikirkannya dan membayangkan satu alasan tersebut setiap pagi, kadangkala saya menjadi tersenyum di moment itu dan berkata “ah Tuhan, bukankah ini menghiburku?”

Satu alasan memang tampak begitu sedikit dibandingkan dengan begitu banyaknya alasan yang membuat hari menjadi stres. Tetapi satu alasan dapat mengukir senyum saat menyapa Tuhan dan hari yang baru.

Satu alasan saja rasanya tak cukup kuat untuk membuat langkah bisa diayunkan mantap menjalani hari, namun satu alasan baik yang bisa di temukan di antara seribu alasan negatif dapat mengubah paradigma tentang sesuatu yang dihadapi.

Satu alasan tampaknya sedikit dan tak berarti, namun jujur bahwa satu alasan yang selalu saya temukan setiap pagi itu telah membuat saya berubah dalam menyikapi banyak hal lain yang saya temui.

Ayo, temukan satu alasanmu yang membuat kamu bisa bersyukur kepada Tuhan mulai sekarang. Harimu pasti akan berbeda setiap hari…

Pesona Gunung Fatuleu

Gunung Fatuleu adalah wisata alam murah yang memanjakan mata dan juga menyegarkan pikiran, dimana lokasi ini berada tidak jauh dari wilayah Kota Kupang. Pada saat berkunjung ke tempat ini jika dengan bersepada motor maka kita hanya akan di pungut biaya parkir sebesar 5 ribu rupiah saja dan 10 ribu untuk kendaraan roda empat.

Saya memerlukan waktu antara 45 menit sampai 1 jam saja dari Kupang Tengah untuk bisa menikmati keindahan bukit batu yang berada 875 km di atas permukaan laut. Dimana saat berada disini saya di manjakan oleh udara pegunungan yang adem dan suasana yang tenang membuat saya benar-benar lupa akan panasnya udara wilayah Kota Kupang yang sesungguhnya dan hiruk pikuk perkotaan.

Menurut saya jika ingin menikmati keindahan alam disini secara utuh maka sebaiknya datang dengan menyiapkan waktu yang cukup agar bisa merasakan sensasi mendaki ke puncak gunung dengan melewati 1500 anak tangga. Dimana jika sudah berada di puncak gunung kita bisa menikmati pemandangan kota Kupang secara menyeluruh bahkan matapun akan dimanjakan dengan pemandangan melihat garis pantai yang ada di bagian sebelah barat dari gunung ini dan pemandangan beberapa gunung batu yang berada di sekitar wilayah Fatuleu.

Jangan kuatir jika udara dingin membuat perutmu lapar karena di sekitaran wilayah gunung ini ada para pedagang lokal yang menyiapkan dagangan yang bisa kita nikmati dengan jangkauan harga yang menurut saya sangat normal. Ada kelapa muda yang sangat nikmat rasa segarnya bisa di nikmati disini hanya dengan harga 7 ribu rupiah, ada kopi, teh, jagung goreng, kacang gula dan berbagai jajanan lain yang di di jajakan oleh warga lokal dari desa Nunsaen.

Kitapun bisa duduk berjam-jam untuk menikmati alam di bawah lopo yang sudah di sediakan di sekitar area gunung Fatuleu, dan menunggu pemandangan indah jika hari mulai sore yaitu pemandangan kabut yang turun menyentuh pepohonan seolah-olah langit sedang turun untuk menyentuh tanah dengan caranya sendiri yang membuat udara menjadi terasa dingin.

Karena masyarakat disini memiliki keyakinan bahwa gunung ini ada unsur mistisnya maka jika berkunjung ke sini dan ingin mendaki sebaiknya tidak boleh sendirian, mendakilah bersama dengan rombongan. Dan jika berbicara sewajarnya saja dan tidak perlu berteriak-teriak di sekitaran puncak gunung apalagi tanpa pemandu dari masyarakat lokal dan juga yang paling penting adalah rajinlah beramah tamah dengan warga lokal yang ada di sana karena mereka adalah orang asli di wilayah tersebut yang turut menjaga wilayah gunung ini.

Menurut saya yang sudah beberapa kali datang ke sini, saat ini gunung Fatuleu sudah di tata menjadi lebih baik dari sebelum-sebelumnya, dimana papan nama juga sudah dibuat bagus, lopo, toilet dan tangganya sudah sangat memberikan alasan untuk pengunjungnya bisa berlama-lama disini untuk menikmati keindahan gunung batu ini dan suasana desanya secara utuh.

Karena itu menurut saya, tidak ada salahnya jika menjadikan Gunung Fatuleu sebagai destinasi wisata jika kamu sedang berada di Kupang, karena jika ke sini kamu akan mendapatkan pengetahuan yang lebih lagi tentang keindahan dari wilayah pulau karang ini sekaligus juga memberikan pemahaman bahwa Kupang tidak semua wilayahnya panas seperti yang banyak orang katakan di luar sana. Dan yang paling penting adalah saat ada disini kamu akan menikmati ketenangan desa dan alamnya yang benar-benar membuat kamu akan menjadi fresh.

Masalah Pasti Akan Selalu Ada

Bagaimana perjalanan 11 harimu di tahun 2020 ini? apakah mulai terasa goncangannya? apakah mulai ada hal yang membuatmu mulai stres? apakah mulai ada yang bikin tidurmu tidak bisa benar-benar nyenyak?

Tidak usah terlalu stres dengan kehidupan, jalani saja dengan rasa syukur dan teruslah berpasrah kepada Tuhan. Karena masalah akan selalu ada, sekuat apapun kamu mencoba untuk menghindarinya, dia akan datang. Dia akan selalu ada dalam hidup manusia yang masih bernyawa.

Masalah itu pemanis kehidupan yang hadir dalam bentuk yang tidak disukai. Walaupun manis dia bukan gula, dia juga bukan madu yang begitu di sukai. Tetapi jangan tidak menerimanya, biarkan saja karena masalah memiliki kekuatan untuk mengubah manusia, mengubah karakter, mengubah persepsi, dan mengubah rasa.

Bila dia sedang mampir dalam hidupmu, berdoalah meminta Tuhan kekuatan untuk menyelesaikannya. Jangan pernah memilih jalan pintas untuk menyelesaikannya. Jika kamu memilih jalan pintas untuk segera menyingkirkannya maka dia akan memanggil lebih banyak temannya untuk mengantri di dalam hidupmu lebih banyak dan lebih besar dari yang dapat kamu atasi.

Masalah itu akan selalu ada, karena itu jangan mengingini kehidupan orang lain, karena diapun memiliki masalah bahkan mungkin lebih banyak dan lebih berat dari milikmu.

Masalah akan selalu ada karena itu jangan lupa untuk melibatkan Tuhan dalam hidupmu, karena Dialah Sang Sumber kekuatan dan Sang Pemberi jalan keluar dan jawaban yang benar.

Jangan marah dengan dirimu sendiri jika masalah ada dan ada lagi. Itulah cara semesta mendewasakanmu, mendewasakan pikiranmu, perasaanmu dan imanmu.

Masalah akan selalu ada karena itu tetaplah tenang agar kamu dapat berdoa dan dapat memikirkan jalan keluar yang tepat. Jangan panik tetapi tetaplah tenang.

Selamat hari minggu semuanya.