Hari Ke-14 #Dirumah Aja# Nyanyian Syukur Sekeluarga

Di hari ke-14 saat dirumah saja ada nyanyian syukur dari kami sekeluarga “kami memuji kebesaran-Mu, ajaib Tuhan, ajaib Tuhan” Itulah penggalan kalimat dari lagu yang kami nyanyikan bersama karena sungguh Tuhan begitu ajaib bagi kami sekeluarga.

Tepat dua minggu berada di rumah saja, salah satu keponakan diberikan anugerah oleh Tuhan untuk genap berusia 2 tahun. Kami sangat bersyukur untuk kebaikan Tuhan karena keponakan diberikan panjang umur, kesehatan dan pertumbuhan yang baik.

Memang tahun ini kami tidak bisa membuat perayaan seperti tahun sebelumnya dimana mengundang teman-temannya untuk merayakan bersama namun kami masih bisa memasak sedikit makanan dirumah dan dibagikan kepada beberapa tetangga dekat kami.

Karena itu, bagi saya ini adalah cerita baik yang layak saya bagikan karena bagaimanapun tidak nyamannya untuk dirumah saja, masih tetap ada bagian yang harus di syukuri setiap harinya.

Baca: Temukan 1 alasan saja

Bagimana denganmu? adakah cerita menarik yang layak kamu bagikan di hari-hari harus di rumah saja? saya berharap bahwa kamu mendapatkan kesempatan untuk mengumpulkan cerita baik juga dan bisa bagikan kepada orang lain, sehingga dunia penuh dengan warna cerita baik.

Selamat hari minggu!

13 Hari #Dirumah AJa# Ada 9 Hal Di Rumah Yang Disyukuri

1. Anak Pisang Tumbuh

Tanaman pisang ini persis di depan jendela kamar saya, karena itu setiap hari ketika bangun dan membuka gorden jendela kamar, pohon pisang adalah hal pertama yang saya lihat. Karena itu saya sangat bersyukur karena beberapa minggu belakangan ini ada beberapa anak pisang yang tumbuh.
Kupang adalah daerah yang sangat panas karena itu di musim panas biasanya sangat sulit ada anak pisang yang tumbuh. Karena itu saya sangat bersyukur di musim ini ada beberapa yang tumbuh bersamaan. Bahkan pemandangan ini saya nikmati di hari-hari sedang #dirumah aja#

2. Banyak pohon pepaya yang tumbuh dan subur

Kebun di rumah sedang penuh dengan banyak sekali pohon pepaya, dimana bagi kami orang Kupang ini adalah sayur yang sangat nikmat. Jadi kami tidak perlu ke pasar untuk mencari sayur di musim ini, karena ada bunga (kembang), daun dan buah pepaya yang bisa di buat sayur sesuai dengan selera.

3. Cabe berbuah

Beberapa pohon cabe yang di rumah di minggu-minggu ini sedang berbuah banyak, karena itu kami di rumah tidak kuatir harus keluar rumah untuk membeli cabe, sudah tersedia.

4. Seledri tumbuh lebat

Tanaman seledri di rumah sedang tumbuh lebat dirumah.

5. Bunga lili Paris Subur

Ada 9 pot bunga ini yang ada dirumah yang sudah saya tanam sejak tahun kemaren namun tidak tumbuh dengan baik. Namun beberapa minggu terakhir ini saya melihat semua tanaman ini mulai mengeluarkan daun yang baru dan subur.

6. Pohon kelor atau moringga subur

Di kebun rumah, kami memiliki beberapa pohon moringga yang besar dan sedang berdaun lebat di musim ini. Ada banyak yang masih kecil juga yang tumbuh dimana-mana. Karena itu sayur sehat ini tidak perlu kami beli di pasar, tinggal petik dan langsung dimasak. Segar dan sehat… bahkan kadang diambil oleh tetanga rumah atau orang dari sekitar kampung.

7. Pohon Sipa (bahasa Kupang) atau pohon Ketumbar

Dirumah kami tanaman ini hanya tumbuh di musim hujan. Biasanya orang kupang memakai daun ketumbar di sambal untuk memberikan aroma dan rasa unik di sambal. Karena itu saya sangat senang ada tanaman ini di halaman rumah kami, kalau mau membuat sambal tinggal diambil saja.

8. Tanaman kangkung tumbuh

Saya menanam batang kangkung di halaman belakang rumah di awal minggu kemaren. Batang ini sisa dari kangkung yang kami masak, dari pada dibuang saya memanfaatkannya lagi dengan menanam kembali dan saat ini sudah mulai tumbuh tunas-tunasnya.

9. Banyak sekali tanaman bunga yang berbunga dan subur

Ada banyak sekali tanaman bungga di halaman rumah yang sedang tumbuh dengan subur, dan ini yang membuat saya masih betah-betah saja dirumah di masa social distancing ini.

Postingan ini terispirasi dari tulisan teman saya 1 april kemaren bisa lihat disini: https://janicewhyne.com/covid-chronicles/

Bagaimana dengan kamu, adakah sesuatu yang bisa disyukuri di hari-hari ini ketika harus di rumah aja?

Jangan Fokus Pada Kesulitan

Saya mendengar ada banyak orang mengeluh tentang kesulitan yang sedang terjadi, baik itu urusan covid-19 yang menghambat aktivitas luar rumah sampai segala macam urusan kehidupan yang sedang sulit.

Saya pernah menulis temukan 1 alasan saja untuk bisa bersyukur apapun itu situasinya. Entah itu di siang maupun malam, entah dihujan ataupun panas, entah di tertawa ataupun air mata, kita layak untuk terus berjuang agar menemukan satu alasan untuk tetap bisa bersyukur kepada Tuhan dan tidak menyalahkan keadaan apalagi menjadi terpuruk dalam hidup.

Secara pribadi saya juga sedang terus belajar untuk mengubah paradigma dalam menanggapi fakta-fakta yang sedang terjadi saat ini. Saya mulai nelajar melatih diri untuk tidak berfokus pada kesulitan namun memanufer pikiran dan berfokus pada hal positif lain yang bisa memberikan manfaat bagi diri sendiri dan siapa tahu juga untuk orang lain.

Saran saya coba kita mulai memanfaatkan waktu dirumah untuk makin hangat dengan anggota keluarga, coba manfaatkan waktu dirumah untuk mempelajari skill-skill tertentu seperti: masak, membuat kue, menjahit, menulis, mempelajari bahasa tertentu, membaca dan segudang aktivitas rumah lainnya yang bermanfaat bagi diri sendiri dan bagi orang lain kelak.

Jangan mengeluh, jangan menggerutu, jangan marah-marah, jangan menyalahkan keadaan, jangan menyalahkan seseorang, jangan menyalahkan diri sendiri, tetapi coba lihat pada PELUANG apa yang sedang ada.

Yah, peluang apa yang sedang disodorkan oleh kehidupan saat ini itulah yang harus dicari, diciptakan, dibangun, dikembangkan atau diperbanyak.

Peluang dalam hal apa saja yang bisa memberikan manfaat baik itu secara langsung ataupun jangka panjang.

Coba lihat pada buku catatan pribadi, apa yang pernah diimpikan dulu yang harusnya dikejar atau dipelajari yang tertulis disana, namun sampai saat ini belum bisa dilakukan karena berbenturan dengan waktu yang benar-benar tidak ada karena banyaknya aktivitas mencari nafkah selama ini.

Ambil salah satu hal dari dalam buku catatan itu dan coba mulai fokus memulainya. Memulai untuk mengejarnya, memulai untuk mempelajarinya, memulai untuk memperjuangkannya. Siapa tahu justru itu akan menghantarkan kamu pada jalan panjang kehidupan yang lebih baik dari saat ini, siapa tahu itu adalah jalan sukses yang sempat di abaikan, siapa tahu itu adalah jalan yang akan membawa kebaikan bagi diri sendiri dan juga orang lain.

JANGAN BERFOKUS PADA KESULITAN!

Mulailah untuk berkata pada diri sendiri bahwa pasti ada kebaikan dibalik kesulitan ini. Mulailah dorong diri sendiri untuk menemukan kebaikan itu. Mulailah membangun semangat untuk berjuang.

Mulailah sebuah mimpi di tengah kesulitan, mulailah susun kembali rencana-rencana hidup, mulailah memperbaiki semua hal yang perlu diperbaiki termaksud pemanfaatan waktu pribadi. Mulailah ubah orientasi target pribadi, mulailah ubah alasan-alasan berbuat sesuatu, mulailah ubah motivasi-motovasi diri sendiri.

Jika itu semua bisa dilakukan maka saya dan kamu tidak perlu lagi untuk mengeluh.

Saya dan kamu tidak perlu lagi menyalahkan keadaan atau siapa saja.

Saya dan kamu tidak perlu lagi berlarut dalam keputusasaan dan penyesalan.

Melainkan saya dan kamu mulai untuk bersyukur, bersemangat, berjuang dan seterusnya.

Mulailah hari ini dengan berpikir positif dan temukan hal baik apa yang bisa dikerjakan hari ini.

Fokus saja pada satu hal baik hari ini, dan biarkan satu hal baik itu yang akan mengajakmu bertemu banyak hal baik lainnya diluar sana kelak.

Matahari Berbicara

Terimakasih Tuhan untuk matahari yang Engkau telah ciptakan yang seringkali lupa untuk aku syukuri keberadaannya.

Namun minggu-minggu ini aku merasa bahwa dia sedang terus berbicara kepadaku. Dan aku syukuri akan itu!

Setiap hari ketika ufuk timur mulai memancarkan warna orange, kudengar dia mulai berbisik padaku “ada lagi satu kesempatan bagimu untuk mencoba, ada lagi jam-jam perjuangan yang bisa kamu pakai hari ini”

Setiap hari ketika panasnya begitu terik, bahkan ketika aku sedang bersembunyi di dalam rumah teriknya masih bisa dirasakan. Ku dengar suaranya bertanya “brapa banyak yang sudah kau selesaikan? ingat masih ada waktu lagi untuk mu untuk terus melanjutkan perjuanganmu, jangan cemas!”

Dan ketika warna jingga bercampur orange memenuhi ufuk barat dia tersenyum padaku dan berkata “well done! untuk usaha kerasmu hari ini. Jangan sedih kalau masih belum semua selesai, coba ambil sedikit ekstra waktu dan selesaikan semampumu saja“.

Ah,,, benar aku sedang mendengar suaranya besuara dengan begitu jelas dalam hari-hari ini.

Di pagi hari aku menjadi bersemangat mendengar suaranya, ketika siang hari rasa optimis itu makin membara dan ketika sore hari aku harus duduk dalam rasa syukur untuk hal yang bisa dikerjakan selama diberikan kesempatan.

Sore ini aku menulis ketika dia sudah bersembuyi di balik awan di ufuk barat. Aku menemukan bahwa ada begitu banyak yang hari ini coba aku upayakan dan ternyata tidak mudah.

Aku merasakan adanya dorongan untuk jika diberikan kesempatan besok aku ingin mengoptimalkan waktu itu sebaik mungkin karena target yang hendak aku raih masih sangat jauh.

Hari ini ketika matahari bersinar persis di tengah bumi dimana aku pijak, aku mendapati bahwa aku diminta untuk berjuang lebih keras lagi, melampaui semua kerja keras yang aku lakukan selama ini.

Aku semakin dibuat jelas bahwa aku tidak perlu lagi untuk membuang banyak waktu untuk hal-hal yang bukan prioritas. Aku semakin di buat jelas bahwa komitmenku untuk hal yang diupayakan harus lebih tajam lagi diasah.

Matahari sedang berbicara kepadaku dengan begitu keras, meski kadang dia berbisik namun bisikannya justru menggelegar laksana gemuruh.

Aku berterima kasih untuk matahari yang terus setia berbicara kepadaku.

Harapanku saat ini adalah ijinkanlah besok aku bisa bertemu denganmu lagi ya Penciptaku, karena aku ingin mendengarnya mendorongku, menginspirasiku, dan memotivasiku untuk lebih lagi taat, lebih lagi kerja keras, lebih lagi tekun dan lebih lagi disiplin.

Terimakasih untuk matahari yang begitu baik kepadaku.

Tetap Tenang

Situasi dunia saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa ada banyak rasa takut, ada rasa tidak aman, ada rasa kuatir dan ada rasa cemas yang bertebaran dimana-mana dalam hati dan pikiran manusia, lalu mengarahkan manusia pada pertanyaan “mengapa situasi berat ini ada?“.

Baca juga: Masalah pasti akan selalu ada

Kita semua tidak mempunyai kekuatan untuk mengubah keadaan ini seperti membalikkan telapak tangan. Namun kita semua bisa mengambil keputusan untuk TETAP TENANG dalam situasi ini.

Keputusan ini akan membantu kita untuk tetap bisa beribadah, untuk tetap mempercayai bahwa ada Tuhan yang memiliki kuasa yang mengendalikan semua hal.

Keputusan untuk tetap tenang bisa membuat kita bisa berdoa dan menyerahkan segala hal kepada Allah.

TETAPLAH TENANG!

Tidak perlu menjadi panik dan hilang iman disituasi saat ini, tidak boleh memutuskan hubungan dengan Tuhan dalam masa berat ini.

Dia Tuhan yang tetap bekerja meski kita tak melihat tangan yang bekerja itu.

TETAPLAH TENANG!

Allah yang besar mengendalikan cerita hidup dunia dan isinya tahu bagaimana mengendalikan apapun yang terjadi saat ini. Allah yang berkuasa mengerti cara yang tepat untuk menolong semua orang yang tetap tenang dan mempercayai-Nya.

Luangkan waktumu sejenak dengarkan lagu ini, semoga membuatmu makin yakin untuk memilih tetap tenang dimasa ini.

Saya pikir ini berlaku untuk semua hal yang berkaitan dengan hidup yang membuat manusia menjadi takut dan gelisah. Hal itu bisa merupakan masalah pekerjaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan atau apa saja.

Namun kita harus tetap tenang karena tangan Tuhan sanggup menolong untuk kita semua melewati gelombang kehidupan karena tidak mungkin Dia membiarkan umat-Nya tenggelam.

Doaku dan harapanku adalah:

Tetaplah miliki iman

Tetaplah mempercayai pemilik kehidupan

Tetaplah yakin bahwa Dia akan menyelesaikan semuanya dengan cara yang ajaib.

Semoga hari minggumu diberkati!

Bertanyalah Kepada Semua “Ibu” Harus Sesabar Apa?

Itu adalah arti sabar yang saya temukan dalam kamus besar bahasa Indonesia. Karena itu untuk belajar sabar saya pikir sebaiknya bertanyalah kepada ibu.

Tidak perduli apakah dia berpendidikan atau tidak, tanyalah kepadanya tentang kesabaran maka dia akan menjelaskan kepadamu.

Tanyalah harus sesabar apa saya terhadap hidup? Dia pasti akan memberikanmu penjelasan yang sederhana namun akan sulit untuk kamu lakukan.

Bertanyalah harus sesabar apa saya terhadap seseorang? Dia akan menceritakan kepadamu tentang bagaimana dia sabar menghadapimu. Dan itu akan makin sulit untuk kamu lakukan lagi!

Karena bukti sabarnya ibu adalah bagaimana dia sabar mencintaimu sampai hari ini. Eits, jangan munafik, kamu seringkali menguji kesabarannya bukan? dalam segala hal dan dalam banyak waktu kamu selalu menguji kesabarannya!

Sekarang coba pikirkan kenapa kamu sering meledak-ledak emosimu, kenapa kamu susah mengatur emosimu yang membuat banyak orang disekitarmu terganggu dan bahkan kamu tidak disukai banyak orang.

Tidak usah berguru dan bertanya pada guru yang jauh, cukup sediakan segelas teh dan duduklah dengan ibumu dan bertanyalah kepadanya. Bagaimana agar saya bisa menjadi lebih sabar?

Okey, mungkin ibumu telah berpulang kepada Sang Khalik, coba duduklah sejenak di pusara dan renungkanlah tentang kesabaran yang dimilikinya. Kenapa saya tidak memiliki kesabaran yang besar sepertimu?

Tanyalah kepada ibumu bagaimana ia begitu sabar menghadapi ayah, bagaimana ia begitu sabar menghadapi kamu dan kakak atau adikmu. Tanyalah kepada ibu bagaimana ia sabar terhadap mertuanya, tanyalah kepadanya bagaimana ia sabar menghadapi sederetan manusia yang ada di sekitarnya.

Mengapa kamu tidak bisa sabar?

Belajarlah pada ibu, mintailah dia wejangan untuk kamu bisa melakukannya juga.

Jangan sombong! mintailah nasihatnya agar kamu bisa lebih sabar.

Sabar artinya tidak mudah putus asa.

Kenapa kamu mudah menyerah? kenapa kamu mudah meninggalkan perjuangan dan menjadi pemalas sehingga menggantungkan hidup pada orang lain.

Tanya ibu! Tanya kenapa dia tidak pernah menyerah, tanyalah kenapa dia begitu kreatif menanggapi jalan perjuangan. Tanyalah kenapa dia tidak pernah patah arang dengan kehidupan.

Lalu kenapa kamu yang adalah anaknya mudah sekali menyerah dan hilang semangat berjuang?

Lihat ibumu, dia begitu hebat! dia begitu memukau dalam perjuangan menaklukkan kegagalan.

Sabar artinya tenang, tidak terburu nafsu.

Renungkan kenapa ibu tidak pernah mementingkan kepentingannya tetapi selalu mendahulukan kepentingan semua orang yang dicintai? karena memang dia tidak pernah terburu nafsu dirinya sendiri.

Tanyalah kepada ibu kenapa dia tenang ketika menghapi jalan buntu di hidup? tanyalah kepadanya kenapa dia tidak pernah mengambil satupun jalan pintas untuk menyelesaikan perkara hidup?

Jawabannya karena dia tidak pernah termakan oleh nafsu.

Lalu kenapa saat ini kamu menjadi rapuh? kenapa saat ini kamu menjadi galau berat? kenapa hari ini kamu kehilangan pengharapan?

Belajarlah sabar, belajarlah pada ibu, belajarlah untuk kuat, tenang dan pantang menyerah.

Meski mungkin kamu tidak menyadarinya, namun sebenarnya belajar pada ibu untuk sabar adalah orang tepat untuk kamu mempelajari nilai kehidupan yang penting ini.

Besok-besok, jangan mudah menyerah lagi. Ingat ibu dan belajarlah padanya.

Besok-besok jangan tergesa-gesa dan terburu-buru untuk termakan nafsu. Ingat ibu dan belajarlah darinya.

Semoga kita semua mau belajar untuk makin sabar.

Terimakasih Untuk Sekian Gagal Yang Memelukku

Baru saja 86 hari dijalani di tahun 2020. Tahun dimana diawal pembukaan aku telah berdoa kepada Sang Pencipta untuk sekian deret sukses yang aku ingin capai di dalamnya.

Namun hari ini ketika semua orang sedang tertidur pulas dikamarnya masing-masing, aku masih duduk di depan laptop sambil melihat kepada beberapa tulisan. Tulisan-tulisan yang aku terima yang menyatakan bahwa ada sederet kegagalan yang sedang datang memelukku secara bersamaan.

Ah Tuhan, adakah Engkau tidak mendengar permintaanku itu? mengapa ada sekian banyak ketidak beruntungan yang datang dalam waktu bersamaan. Rasanya tidak adil!

Namun aku memilih untuk menutup mata sejenak dan menatap dengan diam-diam Sang Tuhan dalam imajinasiku. “kau pasti tidak salah kan?” aku tersenyum namun air mataku mengalir deras seolah menjelaskan bahwa ini semua tidak seharusnya aku alami namun kutahu Sang Tuhan tahu yang terbaik.

Sang Tuhan memberikan aku ketenangan dan membawaku untuk berpikir logis. Sedikit logis di sela waktu yang sendiri ini.

oh ternyata itu? aku berpikir bahwa itu semua adalah deretan hal yang tepat bagiku, namun ternyata tidak”. Kau ternyata sedang menyiapkan yang lebih baik dari itu semua.

Aku membuka mata dan meminta pada kegagalan yang kuusir itu untuk merangkulku dengan erat. Mari peluk aku sampai aku merasakan api perjuangan yang gigih lagi dari sebelumnya. Mari peluk aku sampai hatiku membencimu sehingga membuatku berjuang untuk mendapatkan “yang terbaik itu”.

Aku melihat pada sederet usaha yang sudah kulewati, “oh ternyata aku masih belum maksimal mengupayakan semuanya”

Karena itu ku buka kedua tanganku lagi dan kuminta pada kegagalan itu, tolong peluk aku lagi dengan lebih erat karena aku harus merasakan denyut nadimu agar nanti aku tahu bahwa aku tak perlu senadi denganmu dimasa yang akan datang.

Jantungku kembali berdetak normal, aku mengambil buku catatanku dan kutuliskan semua peristiwa ini agar kelak ketika berhasil aku ingat bahwa aku pernah gagal sebelum tiba di kesuksesan yang aku impikan.

Terimakasih banyak untuk sekian kegagalan yang sedang memelukku saat ini.

Peluklah aku dengan erat saat ini karena besok aku telah putuskan untuk memulai perjuangan lagi untuk keberhasilan dan kesuksesan yang aku telah doakan.

Aku meyakini bahwa jika banyak kegagalan yang datang memeluk dalam waktu yang bersamaan artinya ada satu keberhasilan besar yang sedang menanti di depan mata.

Selamat melanjutkan perjuangan untukmu jiwa yang tak lelah!

Ini Keuntungan #Dirumah aja#

Image result for foto social distancing ilustrasi dirumah aja

Berkaitan dengan wabah covid-19 dimana pemerintah menghimbau untuk bekerja, beribadah dan belajar dari rumah saja maka saya sendiri secara pribadipun sangat merasakan manfaat dari hal ini selain dari hal berkaitan dengan urusan penyebaran wabah.

Pertama: Tidak ada pengeluaran untuk jajan

Saya ada pecinta minum kopi dimana biasanya saya selalu ada jadwal mengunjungi kafe favorit saya setiap minggunya. Memang datang ke sana bukan sekedar untuk ngopi saja tetapi biasanya saya bekerja di tempat dimana saja ngopi.

Pengeluaran ini akhirnya tidak ada selama waktu harus dirumah saja. Lumayan bisa irit.

Kedua: Belajar sesuatu secara serius karena waktu cukup banyak

Berhubung semua aktivitas luar rumah di hentikan maka saya secara pribadi memiliki waktu yang cukup banyak untuk belajar hal yang sedang saya jadwalkan untuk pelajari.

Setiap hari saya menjadi benar-benar tahu berapa jam yang akan saya alokasikan untuk mempelajari hal baru yang sedang saya pelajari. Dan hasilnya sangat terasa.

Ketiga: Makan makanan rumah dan memperhatikan gizi yang dikonsumsi

Himbauan dirumah saja membuat saya secara pribadi akhirnya tidak ada alasan untuk makan di luar alhasil maka saya makan masakan rumah yang memang lebih sehat karena kebanyakan sayuran diambil dikebun sendiri yang organic.

Kebutuhan gizi tubuhpun makin diperhatikan, tahu jenis sayur mana yang harus dikonsumsi dan memilih makanan lainnya yang nilai gizinya memang diperlukan oleh tubuh.

Keempat: Memperhatikan kebersihan diri

Salah satu hal yang sangat terasa adalah menjadi lebih perhatikan masalah kebersihan. Sering cuci tangan seperti yang dianjurkan dan makin peka dengan kebersihan diri dan lingkungan rumah. Benar-benar dibawa untuk kembali aware dengan masalah kebersihan.

Kelima: Dirumah saling mengingatkan dan saling memperhatikan

Hal ini dimulai dari soal makan, kebersihan diri, mengingatkan soal sosial distancing dan banyak hal lainnya. Intinya kami dirumah menjadi saling mengingatkan dan saling memperhatikan karena tidak ingin kecolongan.

Nah kira-kira ini adalah manfaat yang saya rasakan saat dirumah sejauh ini. Bagaimana dengan kamu manfaat apa yang kamu dapatkan?

#dirumahaja#

Wahai Perempuan Teruslah Belajar Karena Masa Depan Negeri Ini Ada Andil Besarmu

Image result for foto perempuan berikan kontribusi untuk pembangunan bangsa

Peran perempuan sangat besar untuk masa depan suatu bangsa, karena itu perempuan perlu di kuatkan, perempuan perlu terus diberikan kesempatan untuk tampil, perempuan perlu diberi kesempatan untuk belajar, perempuan harus memiliki bergudang-gudang ilmu.

Perempuan harus mencintai budaya daerahnya, perempuan harus belajar dari sana tentang nilai-nilai budaya yang pantas di lestarikan untuk kelak diwariskan lagi.

Biarkan perempuan berbudaya, biarkan dia belajar dan menemukan nilai yang perlu dijunjung tinggi dan menjadi teladan dalam nilai-nilai tersebut.

Jangan dikte perempuan untuk berkreasi, karena nilai kreativitas dalam dirinya melebihi tingginya gunung everest dan tak akan terdeteksi apa yang bisa di ubah dan dibentuk ataupun dihasilkan. Karena itu wahai perempuan sadarilah akan kelebihanmu itu!

Biarkan perempuan mendapatkan pendidikan yang layak, biarkan perempuan memiliki pendidikan yang tinggi bukan saja tentang gelar tetapi tentang kesadaran untuk haus akan pengetahuan setiap harinya.

Biarkan perempuan memiliki pengalaman belajar hingga ke negeri yang jauh, menyeberangi banyak negeri baik secara langsung maupun dengan menggunakan aplikasi IT yang sedang memudahkan manusia untuk menjelajahi dunia lain. Cukup dirumah sajapun kamu tetap bisa belajar!

Kuatkan setiap perempuan disekitarmu untuk bermimpi.

Kuatkan setiap perempuan di sekelilingmu untuk belajar.

Kuatkan semua perempuan di dekatmu untuk menuntut ilmu dan jangan malas untuk itu.

Tegarkan mereka yang sedang berjuang untuk ilmu pengetahuan yang sedang dikejar.

Topang mereka yang sedang berjuang menempuh perjalanan pengalaman belajar yang melelahkan.

Ijiankan mereka menyelesaikannya, ijiankan mereka meraihnya, ijinkan mereka mendapatkannya.

Sebab semua perempuan memiliki panggilan yang luar biasa untuk masa depan negeri.

Semua perempuan mendapatkan mandat dari Sang Tuhan untuk memberikan sumbangsih besar bagi masa depan bangsa. Sebuah panggilan untuk berdiri di garis depan untuk mendidik pemimpin-peminpin negeri yang dititipkan lahir dari rahim mereka.

Karena itu jika Facebook hanya membuatmu galau berhenti memakainya. Padahal itu bisa menjadi meja belajarmu!

Jika instagram malah membuat gaya hidupmu sembrawut, berhentilah menggunakannya. Karena sesungguhnya HP dan Gadget di tanganmu itu adalah universitas terbaik tanpa biaya mahal jika kamu menyadarinya!

Belajar adalah salah satu kesadaran yang harus dimiliki oleh setiap perempuan.

Perempuan harus banyak membaca setiap hari

Perempuan harus banyak mendengar hal yang posistif setiap hari

Perempuan harus tahu memilih komunitas mana yang harus dia masuk ke dalamnya. Tidak sembarangan!

Perempuan harus mengisi dirinya sebanyak mungkin dengan semua hal positif, semua hal yang membangun, semua yang membuat dirinya terus berkembang dan semua hal yang menjadikannya menjadi lebih berkualitas.

Tulisan ini bukan tentang perempuan yang bergelar, tetapi untuk semua perempuan yang sadar bahwa dirinya harus belajar bukan saja tentang universitas yang harus dimasukinya. Tetapi bagaimana perempuan sadar untuk mencintai buku, mencintai membaca, mencintai menimba ilmu, mencintai diri untuk terus diisi dan terus berkembang.

Salam untuk semua perempuan.

#masihdirumahaja#

#Marilakukanyangpositifdanbermanfaat#

Hidup Saat Ini Memang Berat Namun Jangan Bingung "Mengapa"

Jagalah pikiranmu saat ini dan berhati-hati untuk mengambil satu buah pikiran karena itu akan mempengaruhi perasaanmu. Sebisa mungkin lihat pada hal-hal praktis yang kecil di hidupmu dan bersyukurlah untuk hal-hal kecil tersebut. Jangan stres dengan apa yang tidak bisa kamu kendalikan!

Baca juga: Temukan 1 alasan saja.

Lihatlah setiap langkah kecil kemajuan yang berhasil kamu capai dan bersyukurlah dengan hal itu. Percayalah bahwa satu langkah maju yang kecil merupakan langkah maju besar menuju pencapaian besarmu yang sedang kamu mimpikan.

Beranilah saat ini untuk mengambil keputusan untuk melepaskan semua hal yang tidak bisa kamu ubah, dan berfokuslah pada apa yang bisa kamu ubah, karena mustahil untuk mengubah apa yang bukan kapasitasmu untuk mengubah.

Pikirkan sekarang apapun situasi kamu, apa sesungguhnya yang bisa kamu ubah?

Percayalah bahwa setiap usaha yang kamu ambil tidak akan menghianati hasil yang akan kamu dapat nanti. Sadarilah akan keunikan dirimu dan buat dirimu bersinar dari titik itu, jangan berfokus untuk sama seperti orang lain.

Saya senang membaca buku-buku yang mengupas tentang keberhasilan orang-orang yang mengupayakan sukses dan keberhasilannya dari titik nol, namun saya tidak pernah berpikir untuk menjadi sama seperti mereka. Ini yang ada di pikiranku: “aku akan menjadi salah satu yang bersinar kelak dalam versiku”.

Bukankah dirimu pun harus memiliki persepsi seperti ini?

Hidup memang berat, namun jangan terpuruk dengan mengisi pikiranmu dengan pertanyaan “mengapa, mengapa dan mengapa?” Jangan biarkan masa sulit menghancurkanmu, jangan menyerah dalam masa sulit ini dan teruslah berjuang.

Baca juga: Kuingat Tuhan dalam jalan perjuanganku kuyakin Dia bersamaku.

Karena itu berdirilah di kakimu sendiri sekarang, dan percayalah dengan dirimu bahwa dirimu pasti bisa melangkah menuju impianmu.

Jangan pernah mau berdiri di atas kaki orang lain, apalagi berjalan di bayangan orang lain “be your self!” meski berat namun percayalah bahwa kamu bisa!

Berdamailah dengan dirimu sendiri saat ini, dan maafkan untuk beberapa kegagalan yang di raih di hari-hari kemaren dan mulailah ambil satu langkah, besok satu langkah lagi, terus dan terus lakukan itu sampai kamu berjumpa dengan keberhasilan hidupmu dan bibirmu berani berkata “aku telah melewati masa berat dan kini Tuhan menghadiahi aku kebaikan yang layak aku nikmati dan sekaligus menjadikan diriku cerita hidup bahwa aku tidak perlu lagi bertanya “mengapa” saat ada situasi berat yang dihadapi”.

Selamat Menikmati Minggumu!

#Dirumahaja#

#NoBody’s Perfect#

Berpikirlah jernih dan sadarilah akan kenyataan bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna.

Tidak akan ada orang tua yang sempurna

Tidak akan ada anak yang selalu sempurna

Tidak akan ada teman yang sempurna

Tidak akan ada saudara kandung yang sempurna

Tidak akan ada bos atau pemimpin yang sempurna

Tidak akan ada istri/suami yang sempurna

Tidak akan ada pemimpin agama yang sempurna

Tidak akan ada hari yang bisa dikatakan sempurna dengan yang diharapkan

Tidak akan ada tahun hidup yang sempurna untuk sanggup menuntaskan semua rencana yang disusun.

Tidak akan ada apapun yang sempurna di dunia ini

Sempurna dalam kebaikan, sempurna dalam kekurangan, sempurna dalam kelemahan, sempurna dalam kelebihan. Semuanya sudah diberikan yang kurang untuk bisa saling melengkapi.

Akan selalu ada kata “tidak cukup” dan akan selalu ada yang bilang “masih kurang

Tak usah merasa terlalu terpuruk untuk apapun

Tidak usah menggangap terlalu terbeban dengan hal apa saja

Akan ada waktu untuk semuanya berlalu, akan ada waktu untuk semuanya hilang, akan ada waktu dimana semuanya menjadi membaik.

Tidak usah bicara terlalu banyak, tidak usah juga terlalu pendiam

Jangan juga terlalu tidak peduli, berikan juga sedikit ruang untuk mendengar.

Ingatlah tidak ada yang sempurna di dunia ini

Karena itu di dunia ini dibutuhkan kamu, saya, dan kita untuk bisa menjadi sempurna.

Karena itu kitapun memerlukan Tuhan Sang Sumber yang Sempurna.

#Dirumah Aja#

Berkaitan dengan epidemi virus corona maka seruan untuk dirumah aja di sampaikan kepada semua lapisan masyarakat untuk sama-sama memerangi penyebaran virus ini. Bekerja dari rumah, beribadah dari rumah bahkan belajar dari rumah saja. Meski memang ada juga golongan masyarakat yang tidak akan bisa melakukan hal ini karena beberapa alasan yang tidak bisa kita hakimi.

Namun tulisan saya kali ini bukan berfokus pada covid-19 tetapi tentang ide “dirumah aja“.

Baca juga: Apakah kamu rindu rumahmu

Rumah adalah tempat teraman dan ternyaman bagi semua orang, tidak peduli apapun bentuknya dan seperti apa fasilitas yang ada di dalamnya. Namun rumah selalu menjadi tempat untuk kembali beristirahat, berdiam diri, berintropeksi dan lainnya.

Baca juga: Pulang

Bagi saya seruan di rumah saja mengingatkan kita semua untuk mengingat bahwa siapapun kita, apapun profesi dan jabatan yang dimiliki, rumah adalah tempat dimana kita berada tatkala lelah dan takut. Rumah juga menjadi tempat pertama yang kita miliki yang harus di jaga terhadap apapun. Rumah adalah tempat dimana kita akan melepaskan segalanya dan juga rumah menjadi alasan kita berjuang untuk semuanya hal yang tengah di perjuangkan.

Bagaimana jika kita semua belajar untuk memperjuangkan kebahagiaan orang-orang di rumah kita, bagaimana jika kita memprioritaskan untuk belajar memahami perasaan orang-orang di rumah kita terlebih dahulu sebelum kita mau memahami perasaan orang diluar sana.

Bagaimana jika pelukan tulus itu kita berikan paling prioritas kepada semua orang terkasih di rumah kita dulu, bagaimana jika kata dukungan itu kita berikan pertama kepada orang-orang di rumah kita dulu, bagaimana jika kita belajar untuk berbicara jujur itu dengan orang dirumah dulu, bagaimana jika kita mengubah arah pembelajaran untuk apapun dengan dimulai dari rumah dulu?

Tak perlu kamu tampak “wao” di luar rumah sedangkan di rumahmu tidak, tak perlu kamu tampak hebat, memukai, penuh kasih, dan lainnya padahal dirumahmu orang-orang dekatmu tidak bisa melihat itu?

Tak perlu kita seolah pahlawan di luar rumah padahal dirumah kamu menjadi beban. Tidak perlu kelihatan paling dermawan di luar rumah padahal dirumahmu tidak ada sedikitpun konsep berbagi itu. Tidak perlu seolah kata-katamu seolah penuh hikmat diluar sana padahal dirumahmu sumpah serapah yang diucapkan selalu.

Sudahlah mari kita rumah haluan kita, mulai dari rumah. Apapun itu, mari kita mulai dari rumah kita.

Sulit bukan? tapi saya berpikir ide mulai apapun dari rumah layak direnungkan dan dipraktekkan mulai dari diri sendiri.

Selamat beraktivitas dirumah aja!

Terimakasih Untuk Semua Temanku Atas Kenangan Manis Saat Bersama Kalian

Terimakasihku untuk semua teman yang telah menoreh kisah manis bersama denganku sehingga hari ini kisah itu menjadi kenangan yang membuatku bersyukur memiliki kalian semua.

Rasanya aku ingin kembali mengambil potongan-potongan kisah manis itu, menggenggamnya dan merangkul kembali karena barangkali itu akan memberikan aku energi baru untuk terus berjuang disini.

Baca: 2 minggu di Jakarta

Tapi akupun merasa bahwa itu adalah keinginan egois dari ku karena sangat mustahil mengubah waktu yang telah berlalu menjadi hari ini lagi.

Aku mengingat saat-saat aku berjuang dengan penuh air mata di kota-kota dimana kalian aku temui. Kalian menginspirasiku, menguatkanku dan mendorongku untuk maju meski waktu itu aku sendiri tidak yakin bahwa aku bisa.

Kalian memberikan aku ruang untuk tampil, memberikan aku kursi untuk duduk bahkan posisi, kalian menghargaiku, kalian menangis bersama bahkan rela menginvestasikan waktu berjam-jam untuk mendengar ceritaku padahal kalian adalah orang yang sibuk. Dan masih banyak kisah positif lain yang menjadi kenangan yang sulit untuk tuliskan semua tentang apa yang sudah kalian lakukan.

Hari ini aku berada di desa, jauh ribuan kilometer dari kalian semua. Rasanya rindu sekali menghabiskan waktu akhir pekan lagi bersama kalian, menonton film yang tidak kalian sukai tapi karena kau sukai kalian mengalah dan bingung ketika aku mengangis karena alur cerita di film itu.

Rasanya rindu hanya pergi mencari nasi goreng kolong, duduk berdisukusi di starbuck, jalan-jalan kemana saja tanpa arah yang jelas dan malamnya ternyata lelah sekali karena ada banyak perjalanan yang tidak direncanakan namun dilakukan sepanjang hari.

Rasanya rindu bercerita lagi dengan kalian sampai fajar pagi menyingsing dan berebutan kamar mandi karena terlalu banyak makan dan duduk sepanjang malam.

Terimakasih untuk sejuta kenangan manis saat aku tidak yakin bisa dan kalian bersama menaruh tangan kepada ku dan mendoakan aku. Terimakasih karena meskipun secara ekonomi kalian semua mampu namun tetap berteman baik denganku sehingga aku makin belajar tentang rendah hati dan hidup sederhana.

Kalian semua itu pernah aku temui di Lampung Utara, di Kalimantan Barat, di Bali, di Jogja, di Pare, di Surabaya, di Malang, di Sulawesi, di Lombok Utara, dan kebanyakan di Jakarta.

Baca juga: Tujuh Desember 2019

Hari ini aku melihat pada kartu-kartu yang pernah kalian berikan, aku melihat pada buku catatan yang kalian berikan, aku melihat pada foto dan semua hal lain yang membuatku mudah memanggil kembali kenangan bersama kalian itu. Dan aku sangat menyukai ini semua.

Tahukah kalian semua? aku menjadi bersemangat lagi, aku menjadi kuat lagi, aku menjadi berani lagi, aku menjadi yakin lagi, aku menjadi berdoa lagi untuk apa yang pernah aku lupakan.

Terimakasih untuk semua kenangan manis saat bersama, terimakasih untuk cerita positif saat bersama, terimakasih untuk semua perjalanan yang baik saat bersama.

Lewat tulisan ini aku ingin mengucapkan terimakasih untuk semua temanku yang sudah mewarnai hidupku dengan kenangan manis.

Bagaimana denganmu yang membaca? adakah kisah manis yang kamu miliki saat bersama dengan temanmu? Semoga dengan mengingatnya kamupun sepertiku menjadi bersama lagi.

Pengalaman Daftar New Zealand Scholarship

Di bulan Februari lalu saya berkomitmen untuk melamar salah satu beasiswa yang paling mudah menurut saya yaitu New Zealand Scholarship bisa lihat detailnya di sini: https://www.mfat.govt.nz/en/aid-and-development/new-zealand-government-scholarships/.

Kenapa saya mengatakan bahwa beasiswa ini mudah?

Karena kita bisa melamar beasiswa ini tanpa harus memiliki sertifikat bahasa terlebih dahulu seperti TOEFEL, TOEIC atau IELTS dan juga belum perlu yang namanya LOA (letter of acceptance) dari univ di NZ. Karena itu sangat mudah untuk mencoba mendaftar beasiswa yang satu ini.

Beasiswa ini hanya di buka sebulan penuh, dimana pada tahun 2020 ini pembukaan untuk New Zealand Scholarship ini di mulai pada tanggal 1-29 Februari 2020. Jadi ketersediaan waktunya lumayan sangat singkat. Saya sendiri baru submit dokumen di tanggal 22 Februari 2020.

Karena saya ingin meng-apply untuk program doctoral maka saya harus menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu seperti outline proposal riset (sudah pasti ada title riset kita disini, karena ini di minta) dan juga menerjemahkan transcript nilai S1 dan S2 saya di penerjemah bersumpah (di Kupang tidak ada penerjemah bersumpah karena itu saya mengirim berkas saya ke penerjemah bersumpah di Jakarta yang sangat baik dan juga cepat pengerjaannya).

Memang untuk New Zealand Scholarship ada beberapa prioritas sectors namun bukan berarti jurusan yang diluar dari yang diprioritaskan itu tidak bisa mendaftar, sangat bisa. Karena saat sosialisasi beasiswa ini di Kupang ada yang menanyakan “apakah boleh dari jurusan yang tidak masuk dalam list yang di prioritaskan?” dan jawabannya “sangat boleh” bahkan ada yang memberikan testimoni hari itu dari Rote yang merupakan awardee beasiswa ini beberapa tahun yang lalu padahal saat itu jurusannya bukan yang masuk bidang yang diprioritaskan.

Well, saya mulai dengan membuat akun untuk pendaftaran beasiswa ini dan selanjutnya isi biodata diri, basic info dan mulai menjawab semua essay yang ada dimana untuk jawabannya paling rendah itu 250 characters.

Pengalaman saya, persiapan yang paling lama saya lakukan adalah saat membuat outline propose research karena saya belum memiliki hal ini makanya saya harus menyiapkann seminggu untuk baca-baca buku dan mencari ide untuk pembuatan outline proposalnya. Mungkin kalau sudah ada ini dari jauh-jauh hari akan lebih mudah karena akan lebih fokus untuk menjawab essay yang ada lalu bisa submit.

Saya memang belum mengetahui apakah saya akan lolos ke long-list applicant tapi pengalaman mendaftar beasiswa NZC di awal tahun ini kemudian mem-boost semangat saya untuk mengejar beasiswa lain.

Meng-apply beasiswa overseas memang merupakan perjalanan terjal yang menguji kesabaran dan komitmen. Namun bagi orang-orang yang memiliki mimpi untuk mendulang ilmu pengetahuan dan meng-improve diri ini merupakan perjalanan yang layak untuk dilewati dan diambil.

Saya sendiri sudah lama merindukan untuk melanjutkan study ke negara orang, meski memang jujur saya juga belum berjuang untuk hal ini. Namun komitmen itu sudah ada di hati sejak lama, karena itu saya berpikir bahwa 2020 layak menjadi tahun untuk mulai melakukan perjuangan untuk menempuh perjalanan ini.

Alasan kenapa saya begitu ambisius untuk mengambil pendidikan di luar negeri adalah: Pertama ingin mendapatkan ilmu yang lebih luas dari sistim pendidikan yang lebih baik. Saya ingin belajar di univ yang masuk peringkat terbaik dunia dimana akan memacu saya belajar lebih banyak dari biasanya.

Kedua untuk membangun relasi skala internasional. Kemana dan dimana saja Tuhan ijinkan saya berada, membangun relasi adalah hal yang sangat penting. Membangun relasi ini bukan sekedar untuk tahu orang, namun saya selalu ingin terkoneksi dengan orang yang memiliki visi dan mimpi hidup yang besar dan barangkali sama dengan saya.

Baca juga: Aku tak bisa sendiri

Ketiga saya ingin melayakkan diri untuk memenuhi panggilan Tuhan yang Tuhan berikan bagi saya dalam visi pribadi yang sedang mulai saya perjuangkan saat ini.

Baca juga: Alasan mengapa saya begitu mencintai NTT

Karena itu pada saat mempersiapkan untuk submit berkas-berkas untuk apply beasiswa NZ kemaren lumayan menghadirkan stres bagi saya, namun saya berjuang mencari cara untuk mengusir itu semua agar bisa memulai satu lagi langkah yang penting ini.

Bagaimana denganmu? adakah satu pengalaman berharga yang kamu dapatkan akhir-akhir ini? adakah itu adalah satu langkah penting untuk mewujudkan mimpimu?

Jangan takut untuk mulainya, jangan menyerah untuk berjuang mengambil langkah yang sulit.

Tuhan sedang bersamamu!

Masa Sulit Di Hidup Pasti Akan Selalu Ada

Setiap hari manusia berdoa, berjuang dan berharap untuk kehidupannya menjadi lebih baik. Sebisa mungkin kebahagiaan yang diimpikan itu akan diperjuangkan dengan sekuat tenaga untuk diraih dan dinikmati.

Namun tahukah kamu bahwa sekuat apapun kita berjuang dan sebaik apapun kita menyusun rencana hidup, akan selalu ada masa sulit yang akan kita hadapi.

Baca juga: Mengapa di hidup tidak ada tombol replay dan restart.

Lihat saja fakta hari ini, siapa yang berpikir bahwa akan ada satu virus yang akan mengganggu jadwal manusia yang sudah di susun rapi di agenda pribadi masing-masing orang. Virus corona telah merubah jadwal banyak manusia di kolong langit, virus corona telah menghentikan sesaat beberapa jadwal yang sudah dibuat dengan rapi. Contoh paling sederhana adalah seorang teman saya yang sudah merencanakan liburan keluarga dari jauh-jauh hari ke Thailand di akhir bulan Maret ini pada akhirnya harus membatalkan rencana itu.

Masa sulit di hidup manusia akan selalu ada, akan selalu datang dan akan selalu mewarnai hidup setiap orang. Karena itu tidak cukup kita hanya belajar untuk mengisi pengetahuan kita semata, tetapi kita juga harus belajar untuk bertumbuh secara iman. Karena dengan imanlah kita akan memiliki paradigma yang positif saat menghadapi masa sulit di hidup.

Bersiaplah untuk tidak saja hidup dimasa bahagia dan senang tetapi belajar mempersiapkan diri juga untuk bertahan dan berjuang melewati masa sulit yang datang dihidup kita.

Pertanyaanku adalah adakah kamu sedang menghadapi masa sulit?

Ingatlah bahwa Tuhan tidak akan memberikan penderitaan hidup melebihi batas kesanggupan kita memikulnya.

Bila ada keinginan untuk mengeluh dan menyerah di dalam masa sulit. maka ingatlah bahwa Tuhanmu dan Tuhanku tidak pernah meninggalkan umat-Nya berjalan sendirian dimasa berat hidup yang sedang dihadapi.

Masa sulit di hidup akan selalu ada karena itu adalah cara Tuhan untuk membentuk kesabaran, keikhlasan, keberserahan diri dan iman setiap kita.

Menangislah dalam masa sulit hidupmu namun jangan pernah menyerah dengan hidup hanya karena masa itu.

Mungkin saat ini kita layak merenungkan kalimat ini:

Ketika kaki tidak kuat untuk berdiri, berlututlah
Ketika tangan tidak kuat untuk menggenggam, lipatlah
Ketika kepala tidak kuat untuk ditegakkan, menunduklah
Ketika hati tidak sanggup menahan kesedihan, menangislah
Ketika hidup tidak mampu kita hadapi, berdoalah
Ingatlah Allah selalu ada untuk kita.

Tidak Ada Sekolah Untuk Menjadi Orang Tua, Tetapi Semua Orang Tua Dituntut Sempurna Sebagai Teladan Untuk Anak

Tidak ada sekolah yang didirikan khusus untuk seseorang dipersiapkan menjadi orang tua yang baik. Namun orang-orang yang mendapatkan prevelidge untuk menjadi orang tua dituntut untuk menjadi teladan bagi generasi di bawahnya. Karena sebuah keteladanan jauh lebih efektif dari semua pengajaran yang hanya berbentuk teoritis saja.

Orang tua tidak diminta untuk tahu segalanya tentang ilmu pengetahuan, namun dalam segala hal tentang sikap hidup, orang tua diminta untuk menjadi teladan bagi anak mereka.

Berat bukan menjadi orang tua?

Tapi itulah realitanya di dunia. Semua orang tua dimintai untuk menjadi contoh dan panutan bagi buah hatinya. Orang tua diharapkan menjadi contoh dalam iman, dalam perkataan, dan dalam sikap dan tingkah hidup setiap hari.

Karena itu panggilan menjadi orang tua itu memang sebuah panggilan yang berat. Karena menurut saya setiap anak tidak bisa menjadi teladan bagi orang-orang disekitarnya jika mereka tidak mendapatkan keteladan dari orang tuanya.

Setiap anak akan selalu mengingat akan contoh hidup apa yang sudah diberikan oleh orang tuanya. Dan apa yang mereka lihat dari orang tuanya membekas seumur hidup dalam ingatan mereka. Bahkan mereka akan memultiplikasi apa yang mereka lihat dan pelajari dari orang tuanya untuk dibagikan ke generasi mereka.

Memang tidak ada orang tua yang sempurna, tidak akan ada orang tua ideal di dunia ini. Namun semua orang tua di dunia pasti terus berjuang dari hari ke hari untuk menjadi yang terbaik bagi anak-anaknya.

Semua orang tua memiliki kelemahan, kekurangan dan keterbatasan namun semua orang tua di dunia di tuntut untuk terus berjuang untuk memberikan kesan yang mendalam di benak anak-anaknya tentang hal positif dari nilai-nilai kehidupan yang diajarkan agama, budaya dan nilai moral yang baik yang ada di masyarakat.

Tidak ada sekolah untuk menjadi orang tua, namun semua orang tua diberikan kesempatan oleh kehidupan untuk terus belajar dari semua kelas kehidupan untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Karena itu tugas anak adalah belajar keteladan dari orang tua dan mentaati mereka. Sedangkan tugas orang tua adalah menginspirasi anak lewat tutur kata, tingkah laku dan pola pikir yang benar setiap hari.

Akan selalu ada titik lemah dari orang tua untuk tidak menjadi contoh bagi anak-anaknya. Tapi hendaklah setiap orang tua tidak berselimut dengan kelemahan itu secara terus menerus dan lupa memberikan keteladanan hidup. Karena dunia saat ini dengan mudah memberikan berbagai pengajaran kepada manusia yang tinggal di dalamnya lewat berbagai kemudahan untuk mendapatkan akses berbagai ilmu pengetahuan. Namun sesungguhnya dunia sedang haus akan keteladanan karena mereka yang dianggap akan menjadi teladan dan inspirasi hidup baik dan benar justru sedang melenceng jauh dari harapan itu.

Karena itu untuk memperbaikinya, saya mengajak kita untuk memulai dari setiap keluarga kita. Mulai dengan setiap orang tua untuk menjadi teladan bagi anak-anaknya. Sehingga bangsa ini di penuhi dengan orang tua yang berintegritas dan pada akhirnya dunia akan kembali dipenuhi dengan orang-orang yang layak dicontohi kehidupan mereka.

Mari mulai dari keluargamu

Mari mulai untuk anak-anakmu

Biarkan Indonesia dipenuhi dengan orang tua yang berintegritas

Biarkan dunia kembali diberikan warna yang kuat tentang keteladanan

Selamat menjadi teladan wahai semua orang tua.

Percayakan Cerita Hidupmu Pada Seseorang “Terimakasih Sudah Ada Bagiku Sampai Hari Ini”

Beberapa hari yang lalu saya berbicara dengan seseorang yang cukup dekat di hidup saya. Seseorang yang dalam bahasa profesional di sebut dengan Mentor.

Pembicaraan kami membuat saya sadar bahwa betapa pentingnya dalam hidup kita untuk mempercayakan cerita hidup kita kepada seseoang yang tepat. Orang yang akan berdiri bersama dengan kita di masa-masa sulit, dan juga menjadi orang yang akan ada di masa bahagia. Dia adalah seseorang yang akan banyak tahu tentang cerita kehidupan kita.

Sangat penting untuk memiliki seseorang yang tahu cerita tentang hidup kita, yang akan selalu mendukung kita, mendoakan kita, mendorong kita, menginspirasi kita dan menegur kita dengan kasih.

Memang saat ini tidak mudah untuk mendapatkan seseorang seperti kualifikasi ini dan mau untuk menjadi orang yang tulus untuk menampung semua cerita kita. Karena itu saya sangat bersyukur bisa memiliki seseorang seperti ini yang cukup tahu tentang cerita hidup saya dan juga terus ada bagi saya dalam semua masa senang dan berat yang saya alami.

Berikut ini beberapa manfaatnya mengapa kita perlu mempercayakan cerita hidup kita kepada seorang mentor yang benar.

1. Hidup kita di bantu untuk makin terarah.

Menempatkan seorang mentor dalam kehidupan kita ibaratnya menempatkan seseorang untuk membantu kita untuk melihat arah jalan yang seharusnya kita lewati.

Dia bisa menjadi tempat diskusi saat kita berada dalam kebingungan dan dilema mengambil suatu keputusan hidup. Karena kita tidak dapat memungkiri bahwa dalam proses hidup kita, sering terjadi pecah fokus karena beberapa hal yang muncul sekaligus dan seolah-olah semuanya menjadi penting di waktu yang bersamaan. Namun seorang mentor biasanya dapat membantu kita untuk melihat apa yang paling prioritas diantara yang prioritas.

2. Suatu hari kita akan tahu bahwa sudah banyak yang kita lewati.

Saat melewati masa-masa sulit atau senang biasanya seorang mentor akan terus memberikan nasihat dan wejangan. Suatu hari dia juga akan mengingatkan kita bahwa kamu pernah melewati ini dan itu, meski mungkin saat membahas hal tersebut kita dibawa untuk melihat pada pempelajarannya, namun sebenarnya dia juga sedang mengingatkan kita bahwa ada begitu banyak hal yang telah kita berhasil lewati atau raih dalam hidup.

3. Selalu tahu bahwa ada orang yang tepat untuk mendengar tentang cerita kita.

Mentor biasanya banyak memberikan telinganya untuk mendengar cerita kita dan cerita kita tidak akan pernah diceritakan lagi kepada orang lain. Saya pikir mungkin ini sangat langka di dunia saat ini. Namun saya benar-benar beruntung sebab saya memiliki seseorang seperti ini, yang sangat berintegritas dengan menjaga semua cerita saya.

4. Nasihat dan wejangannya dapat dipercaya.

Hal ini jelas karena biasanya seseorang yang menjadi mentor biasanya dia adalah seseorang yang dipercaya dan mampu menjadi role model dalam kehidupan. Biasanya manusia tidak mudah untuk menjadikan seseorang sebagai mentor jika kita tidak tahu pasti bahwa orang tersebut bisa di contohi dan bisa dijadikan panutan. Karena itu tatkala mendapat masukan dan nasihat darinya biasanya hal itu bisa dipercaya kebenarannya karena kita tahu siapa yang memberikan nasihat atau masukan bagi kita.

Bagi saya ke-empat manfaat di atas sangat saya alami sejak saya belajar mempercayakan cerita hidup saya kepada mentor saya.

Bagaimana denganmu, adakah seseorang yang kamu percayai untuk mengetahui tentang cerita hidupmu?

Saya ingin berterima kasih untuk seorang perempuan yang terus ada bagi saya sampai hari ini. Saya sangat berterima kasih untuk kesabaran, nasihat, bimbingan dan inspirasi yang terus di tebarkan dalam hidup saya.

Doaku sekiranya engkau tetap menjadi teladan dan manfaat bagi banyak orang.

Berapa Banyak Doamu Yang Sudah Dijawab Tuhan

Saya memiliki kebiasaan menuliskan semua hal yang saya doakan. Hal ini membantu saya juga untuk memiliki kebiasaan rutin secara rohani untuk berbicara dengan Sang Pencipta setiap hari dan mempercakapkan hal-hal yang ada di dalam daftar pokok doa saya tersebut sekaligus menjadi catatan pengingat bagi saya tentang apa-apa saja yang sudah Tuhan lakukan bagi saya.

Bagaimana dengan kamu, apakah kamu memiliki catatan tentang daftar hal-hal yang kamu minta dari Tuhan?

Baca juga: Lakukan ini maka 2020mu pasti sukses

Saya sendiri sejak Januari kemaren sudah memperbaharui daftar pokok doa saya, dan belum lebih dari lima di daftar tersebut yang sudah Tuhan jawab di bulan Maret ini. Namun semalam saat saya melihat daftar tersebut, justru saya sangat bersyukur karena yang sudah Tuhan jawab itu adalah hal-hal yang diluar ekspektasi saya.

Bagaimana denganmu, ada berapa banyak yang sudah dijawab sejauh ini?

Baca juga: Apa kabar kamu di tanggal 5 Januari 2020 ini.

Saya mempercayai bahwa semua kita memiliki kesempatan menikmati kuasa dan kehebatan Tuhan lewat jawaban doa yang diberikan Tuhan. Namun seringkali kita juga lupa bahwa ada hal ajaib yang sudah Tuhan buat dalam hidup kita dan menganggap biasa hal yang kita terima tersebut.

Berapa orang juga justru tidak ingin berdoa karena merasa terlampau lama menunggu jawaban Tuhan itu, ada yang juga merasa untuk apa berdoa?cukup usaha kerja keras saja sudah cukup untuk bisa merealisasikan hal yang sedang di dambakan.

Namun bagi saya berdoa adalah hal yang sangat penting dilakukan untuk terus berkolaborasi dengan Tuhan dalam segala hal yang dikerjakan.

Baca juga: Pernahkah kamu tersenyum ketika berdoa.

Karena itu bagi kamu semua yang memiliki daftar pokok doa, sudah berapa banyak yang di jawab oleh Tuhan untuk tahun 2020 ini? Harapanku semoga dengan jawaban doa yang sudah Tuhan berikan kepadamu, membuatmu makin cinta Tuhan dan makin mempercayakan hidupmu kepada-Nya.

Jika dari semua daftar doa itu tak ada satupun yang sudah di jawab maka ini saran saya: temukan 1 alasan saja untuk tetap bersyukur karena aku meyakini bahwa meski tampak bahwa tak ada jawaban atas semua persoalanmu yang sudah kamu doakan namun sesungguhnya Tuhan sedang bekerja untuk menyatakan pertolongan-Nya indah dan tepat pada waktunya.

Selamat terus berdoa!

Anak Kecil Selalu Punya Cara Sederhana Nan Tulus Untuk Membuat Orang Dewasa Bahagia

Tulisan ini terinspirasi dari semua kejadian nyata yang saya alami dengan anak-anak kecil, baik yang di PAUD, SD, Sekolah minggu, anak tetangga dan keponakan sendiri.

Saya melihat bahwa dalam keadaan sesesak apapun karena masalah di keluarga, tuntutan pekerjaan ataupun karena hal-hal yang dihadapi dalam kehidupan sebagai orang dewasa, perasaan tiba-tiba menjadi plong saat ada kesempatan untuk interaksi dengan anak kecil.

Makluk kecil yang tidak banyak tahu tentang masalah asam garam kehidupan ini selalu memiliki cara yang sangat tulus dari sikap mereka untuk membuat orang dewasa dapat merasakan bahagia.

Contoh kecil yang saya alami langsung beberapa hari kemarin, dimana saya sedang bekerja di suatu tempat di luar rumah untuk menyelesaikan beberapa target yang harus saya selesaikan hari itu juga. Tiba-tiba tanpa sepengetahuan saya, keponakan saya datang bersama ibunya dari arah belakang dan menghampiri saya, moment sederhana kehadirannya itu memberikan kebahgiaan bagi saya sekaligus energi untuk menyelesaikan target saya hari itu.

Saya berpikir orang dewasa harus belajar untuk bisa seperti mereka ini, dimana seharunya kita bisa belajar untuk menunjukkan tindakan dan sikap sederhana yang tulus untuk membuat orang lain bahagia. Entah itu pasangan kita, saudara kita, orang tua kita, teman kita atau rekan kerja kita.

Saya tahu bahwa sangat sulit sebagai orang dewasa untuk bisa melakukan hal ini karena berbagai alasan. Namun sesungguhnya dunia di sekitar kita sedang membutuhkan sentuhan tulus yang sederhana agar mereka yang disekitar kitapun bisa terus merasakan kebahagiaan melalui kita.

Video saat keponakan menghampiri saya

Beberapa orang di sekitar saya sangat berkesan bagi saya pribadi karena mereka selalu memberikan sentuhan dan sikap sederhana terhadap saya. Dan ajaibnya adalah saat mereka melakukan hal itu, tepat di moment down nya saya sehingga sikap dan aksi mereka itu justru memberikan energi yang luar biasa.

Karena itu bayangkan saja jika mulai hari ini kita berkomitmen untuk setiap hari menunjukkan satu sikap sederhana nan tulus bagi orang-orang yang kita cintai, maka ada berapa banyak kebahagiaan kecil yang akan kita ciptakan untuk mereka itu selama mereka hidup di sekitar kita?

Satu aksi tulus sederhana bisa jadi hanya lewat ucapan “selamat pagi“, atau satu sms/whatsapp dengan isi “apa kabar/aku teringat dirimu hari ini“, atau membawakan minuman kesukaan orang tersebut, atau lakukan satu telepon singkat, atau apa saja yang sederhana yang bisa kita lakukan tanpa harus mengeluarkan banyak pengorbanan untuk melakukan hal itu.

Sama seperti satu anak kecil di rumah dapat memberikan kebahagiaan bagi semua penghuni rumah lewat beberapa aksi dan sikap lucunya. Maka saya juga membayangkan bagaimana jika kita semua melakukan hal-hal kecil yang tulus untuk orang lain sehingga membuat dunia ini penuh dengan cinta-cinta kecil yang membuat semua orang di dalamnya berbahagia.

Karena itu kebetulan sekali hari ini adalah weekend sehingga ada banyak waktu luang kita, bagaimana kalau kita semua membuat satu tindakan sederhana untuk orang-orang yang kita cintai. Bayangkan bagaimana mereka tersenyum, bayangkan bagaimana mereka merasa lega karena aksi sederhana kita itu, bayangkan bagaimana mereka merasakan kebahagian karena kita.

Selamat menikmati weekend dan selamat menabur cinta bagi orang-orang terkasih di sekitarmu.

Mereka Yang Tahu Masa Kecilmu Lupa Bahwa Kini Kamu Sudah Dewasa

Orang-orang yang dulunya ada di sekitar kita, di awal kehidupan kita sebagai manusia lupa bahwa perjalanan waktu telah berjalan lama dan panjang sehingga kini kita telah menjadi dewasa.

Sehingga fakta yang sering saya temui adalah mereka yang mengenal kita sejak masa kecil sampai saat ini masih tetap memandang kita sebagai anak kecil yang mereka kenal dulu. Anak kecil yang akan mengikuti perintah mereka. Anak kecil yang tidak perlu berbicara jika yang dewasa sedang beropini.

Maaf…

Namun dititik ini saya belum bisa mengerti, kenapa mereka lupa bahwa kita yang mereka kenal dulu sudah tumbuh menjadi orang dewasa yang layak untuk membuat keputusan dan mengambil resiko.

Mereka juga lupa bahwa kita sudah pantas untuk menyampaikan pendapat termasuk pendapat yang mungkin berseberangan dengan mereka.

Saya sedang tidak ingin menyampaikan bahwa karena sudah dewasa kita menjadi durhaka terhadap mereka yang dulu mengenal kita di masa kecil. Tetapi saya ingin menyampaikan bahwa kehidupan telah memproses kita menjadi dewasa sehingga layak untuk membuat keputusan.

Kenapa mereka begitu kaget tatkala kita menyampaikan pendapat, kenapa mereka harus begitu syok ketika kita bersuara dan berani mengambil keputusan layaknya orang dewasa lainnya.

Saya kemudian menyadari bahwa itu karena mereka masih memandang kita sebagai seseorang yang kecil yang mereka kenal dulu.

Saya memberikan contoh: saat saya pertama kali mengambil keputusan untuk kembali ke Kupang setelah sekian waktu lamanya melalangbuana di Kota Jakarta, beberapa famili dekat datang berkunjung dan mereka masih terhenti pada fase dimana saat saya SD, SMP dan SMA. Sehingga mereka begitu kaget ketika tahu saya berani mengambil keputusan dan resiko terhadap sesuatu.

Padahal bagi saya pribadi, itu keputusan biasa dimana saya pernah buat keputusan dan mengambil resiko yang jauh lebih dari itu saat di kota Jakarta. Tapi di depan keluarga saya itu sesuatu yang syok dan tidak mungkin.

Dear semua orang yang mengenal kami dimasa kecil, sadarilah bahwa kini kami telah dewasa. Sudah melewati proses pendidikan yang panjang, kami sudah menjalani kehidupan seperti orang dewasa pada umumnya.

Ada diantara kami yang sudah merasakan merantau dan berjuang di sana tanpa ada tangan keluarga yang menolong namun bisa bertahan sampai saat ini. Ada juga diantara kami yang dimatangkan di dunia kerja, dengan banyak tekanan baik dari rekan kerja, bos dan target lainnya. Bahkan ada juga di antara kami yang telah dimatangkan di dunia pendidikan, telah belajar banyak dan tahu apa yang harus dilakukan.

Karena itu, jika kami bersuara itu layak. Jika kami membuat suatu keputusan itu wajar. Jika kami mengambil satu resiko kehidupan itu sah-sah saja.

Mungkin benar dulu kami anak cengeng, manja, penakut, atau juga tidak percaya diri.

Mungkin benar dulu kami adalah anak dari keluarga miskin, keluarga tak berpendidikan, keluarga yang tak berotoritas secara adat, keluarga yang terabaikan di dalam masyarakat sosial.

Namun jangan berhenti di 20 tahun yang lalu, jangan berhenti di 10 tahun yang lalu, jangan berhenti di 5 tahun uang lalu. Waktu telah berputar dan membuat kamipun telah berubah.

Karena itu kenallah kami seperti kami hari ini, hormatilah kami sepeti kami yang hari ini, berikan tempat kepada kami seperti seharusnya. Perlakukanlah kami dengan seharusnya sesuai porsi kami hari ini.

Saya tahu itu berat untuk kalian semua. Saya tahu bahwa kalian tidak bisa menerimanya. Saya tahu bahwa kalian malu mengakuinya.

Namun sadarilah saat ini adalah tahun 2020. Kami bukan yang kalian kenal di tahun 19…..

Kami telah berubah, dan kami telah dewasa.

Bimbing kami dan jangan mengekang kami. Hormati kami dan jangan meremehkan kami.

Karena waktu telah berjalan cukup lama, semuanya kini sudah berubah.

Salam hormat untuk kalian semua yang mengenal masa kecil kami.

Hati-hati Memilih Teman

Siapapun kita pasti membutuhkan adanya teman sebagai orang-orang yang akan selalu ada di sekitar kita entah saat kita sedang senang maupun saat sedang susah. Namun masalahnya adalah tidak mudah untuk menemukan teman yang tepat, yang bisa seperti itu. Karena itu, kita perlu berhati-hati dalam memilih agar tidak salah menempatkan mereka di sekitar hidup kita.

Yah benar, memilih teman bukan perkara gampang karena kita sedang memilih orang-orang yang mulutnya akan mengkritik dan memuja kita dengan jujur bukan yang penuh dengan kepentingan dan kepalsuan.

Memilih teman wajib di lakukan dengan hikmat yang benar karena tangan mereka yang akan kita harapkan untuk memeluk kita saat rapuh dan mengangkat kita saat jatuh bahkan memukul kita dengan jujur untuk kebaikan.

Memilih teman itu perlu di lakukan dengan baik agar uang kita tidak terhambur karena gaya hidup, agar pikiran kita nanti tidak kotor karena mereka menghujani kita dengan pikiran yang negatif, agar mulut kitapun dapat berbicara dengan benar, “ya” di atas “ya” dan “tidak” di atas “tidak”.

Memilih teman itu wajib dilakukan agar kamu berani bisa bermimpi sampai ke bulan, agar kamu berani keluar dari zona nyaman hidup dan menjalani hidup penuh dengan berdampak.

Bagaimana denganmu? apakah kamu sudah memilih teman dengan baik? apakah orang-orang yang selama ini kamu habiskan waktu bersama itu sudah merupakan orang yang tepat?

Jangan salah mungkin saja keuanganmu yang morat marit itu terjadi karena kamu salah memilih teman? bisa jadi keluargamu yang sedang berantakan itu karena kamu salah memilih teman, atau mungkin saja kamu tidak memiliki mimpi untuk berdampak karena memang kamu menempatkan dirimu di tengah orang-orang yang seperti itu juga.

Kawan, mungkin kamu tidak setuju dengan pikiranku ini namun aku sendiri begitu mempercayai bahwa teman memiliki kuasa mempengaruhi akan menjadi apa aku di masa yang akan datang. Bahkan beberapa waktu lalu saat bangun tidur, aku bertanya kepada diriku sendiri “apakah suatu hari nanti aku ini adalah teman dari orang-orang penting di dunia?”

Karena itu diriku belajar untuk memilih teman, kesannya bagi beberapa orang ini adalah sikap egois dan sombong. Boleh, boleh saja kamu berbicara begitu. Namun aku pun ingin mengatakan padamu bahwa aku sampai posisi kehidupan saat ini karena mereka yang kubiarkan ada di sekitarku itu hanya beberapa saja namun kualitasnya tidak bisa kuragukan lagi.

Cek sekali lagi mengapa kamu menempatkan si A dan si B di dalam kehidupanmu sebagai teman. Sudahkan mereka itu adalah tangan yang terulur saat kamu terjatuh? sudahkah mereka itu mulut yang memuja dengan jujur dan memarahi dengan maksud untuk kemajuan dirimu?

Ataukah malah merekalah yang menjatuhkanmu, membunuhmu secara perlahan, mengikatmu untuk tidak berkembang ataukah mereka yang membuatmu terpuruk?

Maafkan aku karena terlampu keras menuliskan ini untukmu, namun hati-hatilah dalam memilih teman. Sekali lagi hati-hatilah karena peran mereka besar untuk hidupmu.

Tidak masalah kalau kamu hanya memiliki satu teman saat ini namun selama dialah orang yang benar-benar positif untuk hidupmu, cukuplah dan syukurilah dan juga jadilah teman yang baik baginya.

Tidak perlu harus memiliki 10, 20, 50 atau beribu-ribu teman jika karena mengejar angka-angka itu kamu malah terjerat pada kehidupan yang tidak benar. Kamu terjerat dalam perkembangan iman yang tidak sehat, bahkan spikologimupun menjadi terganggu.

Bijaklah memilih teman agar kamu tidak menyesal nanti karena hari hidupmu masih panjang.

Bijaklah memilih dengan siapa kamu berteman agar kamu percaya bahwa mengejar mimpi itu adalah suatu keharusan dalam hidup tidak perduli berapa usiamu saat ini.

Bijaklah memilih teman agar kamu tahu bahwa potensi diri yang kamu memiliki itu begitu besar dan layak untuk dikembangkan untuk membawa manfaat bagi orang lain.

Bijaklah untuk memilih teman agar imanmu dan kerohanianmu bertumbuh setiap hari dengan benar.

Bijaklah memilih teman agar kamu tidak berhenti bermimpi, berdampak dan bersinar bagi dunia.

Selamat berteman!

Aku Membiarkan Diriku di Desa

Berbicara tentang hidup di desa, barangkali ada yang begitu menyukainya, namun ada juga yang tidak. Tentu semuanya memiliki alasan tersendiri.

Sayapun beberapa hari ini terus bertanya pada diri sendiri dan Pencipta, haruskah saya menetap di desa? jika ini hanya sementara, maka durasi berapa lama yang Pencipta inginkan?

Saya juga tidak ingin mengatakan bahwa ini adalah sebuah kehidupan yang mudah, tapi juga saya tidak dapat menyimpulkan bahwa ini sangat sulit.

Entahlah, tapi di desa ini saya harus banyak merendahkan hati, membunuh ego, menahan diri dan belajar sabar.

Di desalah saya sedang diijinkan untuk melihat lagi tentang keperluan orang-orang yang tak beruntung secara ekonimi. Didesa ini juga saya harus belajar menutup mulut untuk tidak cepat menyampaikan opini, tetapi diam dan melihat keadaan lebih utuh.

Mimpi untuk mengisi diri dengan belajar terus dibatasi oleh banyak alasan, yang umumnya demi kepentingan orang lain. Ego diri untuk bersinar, seolah harus di kuburkan perlahan.

Tersungkur berlutut dan bertanya kepada Tuhan, mengapa saya harus di desa? mengapa saya harus di tempat dengan akses yang sulit? mengapa kesempatan untuk bekerja menghasilkan uang bagi diri sendiri begitu tertutup?

Haruskah saya berdiam saja didesa?haruskah saya disini terus? harapanku semoga Maret ini berbaikan dengan diriku sehingga ada petunjuk yang jelas.

Saya tahu bahwa saya bukan seorang yang mudah menyerah dengan kehidupan, namun berada di desa hanya semata untuk kepentingan menjawab panggilan hidup.

Setiap hari jantung berdetak dengan harapan untuk perubahan kehidupan orang lain, setiap hari pikiran penuh dengan pertanyaan bagaimana memberikan kontribusi bagi mereka yang sedang membutuhkan.

Tuhanku, ini tidak mudah untuk dilewati karena itu mampukanlah.

Perkenankan kekuatan-Mu mengalir di dalam diriku untuk menyelesaikan mimpi-Mu bagi mereka di desa. Sebab aku masih membiarkan desa menjadi rumahku sampai saat ini.

Pulau Semau Tempat Liburan Yang Murah Namun Serasa Surga.

Awal tahun 2020 saya memutuskan untuk ada liburan pendek untuk diri sendiri yaitu ke Pulau yang sangat dekat dengan Kupang yaitu Pulau Semau. Pulau yang penyeberangannya hanya membutuhkan waktu 20 menit dari pelabuhan Tenau Kupang ini memang layak untuk di kunjungi untuk siapa saja yang menyukai untuk terhubung dengan alam yang masih sangat natural.

Saya tidak akan banyak menggambarkan dengan kata-kata tentang pulau ini tetapi saya akan membuat kalian semua untuk melihat langsung keindahan pulau ini dari foto-foto di bawah ini.

Pengalaman naik perahu kecil adalah pengalaman yang luar biasa karena seolah mengapung di atas lautan yang tenang.
Lautan biru dan langit yang cerah merupakan pemandangan indah sepanjang perjalanan menuju pulau Semau.


Destinasi kunjungan pertama adalah Kolam Otan, kolam yang airnya jernih dan ada kura-kura serta ikan kecil di dalamnya yang makin membuat kolam alam ini begitu indah. Duduk berlama-lama di kolam ini sangat menyenangkan karena adem dan tenang.
Kolam Otan
Kolam ini di pagari oleh batu-batu karang secara alami yang menambah keindahan dari kolam ini.
Keindahan pantai Otan
Pasirnya putih dan sangat cocok menjadi lokasi untuk menikmati sunset di sore hari.
Pantai Liman merupakan pantai yang memiliki pasir yang halus dan berwarna peach.
Sangat menyenangkan untuk bermain pasir sambil menikmati ombak di pantai Liman.
Ada danau di yang berbatasan langsung dengan pantai Liman
Pantai Uinian di kelilingi oleh batu karang yang memberikan keindahan tersendiri di bagi pantai ini.
Pasirnya sangat putih dan halus, obak di bagian pantai ini selalu menghantam batu-batu karang yang berjejer di pinggiran pantai yang makin membuat kita benar-benar kagum dengan keindahan pantai yang satu ini.
Keunikan pantai Uinian adalah dikelilingi oleh batu karang yang memberikan keindahan tersendiri bagi pantai ini.
Gua karang bertingkat dikelilingi dengan pohon-pohonan yang memberikan kesan horor.
Keindahan langit sore dalam perjalanan kembali ke Kupang

Bagaimana menurutmu? Pulau Semau layak di kunjungi bukan?

Karena itu jika berkunjung ke Kupang sempatkan untuk menyeberang ke Pulau ini.

Jangan Lupakan Tuhan Dalam Suksesmu

Image result for gambar sukses

Menjadi sukses adalah impian semua orang, siapa saja tentu menginginkan untuk menjadi sukses. Karena itu tidaklah heran bahwa ada begitu banyak doa yang dipanjatkan kepada Tuhan untuk memohon diberikan kemudahan jalan dan kelancaran jalan menuju sukses yang diimpikan.

Lalu bagaimana ketika sukses itu kita raih? masihkan ada banyak doa yang di naikkan kepada Tuhan dalam keadaan dimuliakan oleh dunia? masihkah dalam sukses kita mengandalkan Tuhan di dalam menjalaninya? masihkah kita mengingat Tuhan Sang Pemberi sukses itu kepada kita?

Baca juga: Kuingat Tuhan dalam jalan perjuanganku Ku yakin Dia bersamaku

Mengingat Tuhan dalam menikmati sukses adalah bentuk kesadaran yang dalam bahwa semua yang diterima dan dinikmati adalah pemberian dan sebuah kepercayaan dari Sang Kuasa kepada kita. Mengingat Tuhan dalam sukses semakin membawa kita sadar sebagai manusia bahwa diantara miliaran orang yang berjuang untuk suskes di kolong langit ini Tuhan lebih dahulu telah menyatakan kita adalah pribadi yang sudah siap untuk menjalani sukses itu.

Baca juga: Aku tahu Tuhan setiap ujian yang Engkau ijinkan terjadi mendatangkan keindahan dalam hidupku

Tahukah kamu? bila kamu melupakan Tuhan dalam suksesmu maka sebenarnya sukses yang kamu raih adalah sukses yang tak utuh? karena dalam kemuliaan dunia yang kita terima semestinya kita tetap mau tinggal dalam kemuliaan hubungan yang intim dengan Tuhan.

Jangan lupakan Tuhan dalam suksesmu adalah nasihat yang sangat penting yang perlu kita pegang seumur hidup kita. Biarlah Tuhanpun turut di muliakan dalam kemuliaan hidupmu, sama seperti DIA sudah memantaskanmu untuk mendapatkan kemuliaan yang dari-Nya.

Ada kalimat bijak yang mengatakan bahwa “banyak orang selalu mengingat Tuhan ketika hidupnya di bawah namun suka melupakan Tuhan ketika hidupnya sedang di atas” saya berpikir bahwa nasihat ini penting sebagai pengingat bagi kita semua bahwa jangan lupakan Tuhan dalam masa jayamu.

Jika dimasa sulitmu engkau rajin mengunjungi rumah ibadah untuk beribadah maka dimasa kesuksesanmu kiranya kerajinan itu tidak kendor. Duduklah di rumah ibadah dan terus memuliakan Tuhanmu dalam keadaanmu yang sedang dipuncak, karena kamu harus sadar bahwa di masa puncak hidup betapa rentannya kita untuk terpeleset dan jatuh.

Jika dimasa sulitmu engkau suka memakai kedua lututmu saat berdoa maka biarlah dimasa jayamu engkau tetap setia berlutut menghadap Tuhan karena engkau harus tahu bahwa dimasa jaya ada begitu banyak hal yang harus kamu pikul untuk bisa membuatmu bertahan di posisi tersebut.

Baca juga: Lakukan ini maka 2020mu pasti sukses

Jika dimasa sulitmu tanganmu begitu mudah memberi baik kepada sesama maupun kepada pekerjaan Tuhan maka ketika suksesmu kamu raih biarlah tangan yang murah itu tetap ada padamu. Karena kamu harus tahu bahwa alasan sukses itu kamu miliki saat ini adalah karena Sang Kuasa melihat kamu layak dipercaya untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Apa saja yang ada di hidupmu dimasa kelam dan susahnya hidupmu yang membuat Tuhan dimuliakan kiranya itu makin bertambah-tambah ketika Tuhan mengijinkanmu diposisi gemerlap.

Bukankah hal ini akan sulit dilakukan? karena pada masa keberhasilan ada banyak teman, ada banyak orang disekitar kita, sehingga kita sibuk dengan mereka dan menjadi lelah dan tidak memiliki waktu dengan Tuhan.

Bukankah di masa ini semua orang mencari kita? semua orang membutuhkan kita? uang seolah mengejar kita? karena itu begitu sulitnya masa sukses itu untuk tetap memuliakan Tuhan.

Namun sekali lagi ingin kuingatkan kita untukjangan lupakan Tuhan dalam suksesmu” . Ini adalah tulisan yang harus terpajang di ruang kerjamu, dikamar tidurmu, di layar hpmu agar kamu tetap ingat bahwa Tuhan harus tetap menjadi prioritasmu dimasa kemilaumu.

Semoga kemilaumu tetap menjadi kesempatan untuk memancarkan kemilau Tuhan kepada dunia.

Panggilan Orang Timor yang Ada Harganya

Suku Timor adalah suku yang unik dengan keberadaan budayanya yang kebanyakan budaya tersebut masih di pelihara dengan baik sampai hari ini. Salah satunya adalah soal panggilan kepada seseorang, karena tidak sembarangan seseorang di berikan status di Timor maka untuk panggilan yang diberikan kepada seseorang biasanya ada harga di dalamnya.

Baca juga:panggilan di kupang yang wajib diketahui artinya oleh pendatang

Berikut ini saya bagikan beberapa panggilan yang memiliki harganya bagi suku Timor.

  1. Usif artinya raja, di Timor masih ada istilah usif dimana ini di warisi oleh marga-marga besar di Timor yang pada zaman dahulu mereka adalah raja yang mengepalai wilayah administarasi di daratan Timor. Seorang yang mendapatkan panggilan Usif biasanya memiliki kewajiban untuk menjadi tokoh panutan dan penasehat untuk masyarakat karena di anggap sebagai bangsawan yang layak di hormati.
  2. Atoin Amaf ini adalah panggilan yang memiliki harga yang sangat mahal di Timor. Karena tidak sembarangan orang mendapatkan panggilan ini, ini biasanya panggilan yang di sematkan kepada anak laki-laki pertama dari satu marga/keluarga. Jika seseorang mendapatkan julukan ini maka siap-siaplah untuk terus berkorban secara materi karena semua urusan berkaitan dengan adat istiadat mulai dari untuk upacara pernikahan, upacara kelahiran bayi atau penamaan bayi bahkan sampai upacara kematian di dalam marga tersebut, seorang Atoin Amaf wajib hadir dan memberikan sumbangan. Biasanya acara-acara yang berjalan di dalam marga tersebut tidak akan berjalan jika seorang Atoin Amaf tidak hadir.
  3. Amaf-Ain artinya Bapak-Mama biasanya merupakan panggilan kepada ayah dan ibu kandung maupun kepada orang laki-laki dan perempuan tua yang dihormati. Biasanya yang mendapatkan panggilan amaf-ain dalam urusan adat mereka pasti memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan dengan yang lainnya.
  4. Olif-Tataf artinya adik-kakak panggilan ini biasanya bukan hanya diberikan kepada yang saudara kandung namun juga diberikan kepada mereka karena urutan dalam marganya. Dalam tanggungan adat biasanya yang mendapatkan gelar ini memiliki peran di dengar dan juga memberikan kontribusi besar dalam urusan adat dalam saudara-bersaudara.
  5. Atoni artinya laki-laki dan bife artinya perempuan. Atoni biasanya yang bekerja di kebun dan mencari uang dengan pekerjaan lain sedangkan bife biasanya mengurus anak, menenun dan semua urusan rumah lainnya.

Karena itu benar bahwa tidak ada panggilan yang tak memiliki harga yang ada di Timor karena jika sudah berkaitan dengan adat istiadat setiap panggilan memiliki kewajibannya tersendiri.

Selamat mempelajari yah, semoga membuat kamu makin tahu budaya dari Timor.

Empat Hal Ini Terjadi Di Kupang Pada Hari Minggu

Kupang merupakan ibu kota dari propinsi Nusa Tenggara Timor (NTT) sekaligus sebuah kota yang hanya membutuhkan akses jalan darat menuju negara tetangga Timor Leste. Karena itu tidak heran bahwa bebepa tahun terakhir ini Kupang mengalami kemajuan yang sangat pesat, namun tetap saja kota ini memiliki keunikannya. Kali ini saya berfokus menuliskan keunikan kota ini jika di hari minggu.

Pertama: Rata-rata toko akan tutup

Jika ingin berbelanja di toko-toko maka sebaiknya itu di lakukan di hari antara senin-sabtu karena jika hari minggu maka semua toko akan tutup. Memang beberapa tahun belakangan ini hal ini sudah mulai terbantu karena adanya swalayan-swalayan besar yang mulai di buka di kota Kupang sehingga bisa membantu masyarakat untuk tetap bisa berbelanja di hari minggu.

Kedua: Susahnya transportasi umum

Ada beberapa jenis transportasi umum di kota kupang seperti bemo (baca juga: rute angkot bemo di kupangyang harus kamu ketahui) , ojek online dan layanan taxi. Namun jika di hari minggu pagi maka transportasi-transportasi umum ini akan susah di akses.

Ketiga: Pandangan religius yang kental sekali

Sebagai kota dengan mayoritas penduduk beragama Kristen maka pemandangan di minggu pagi adalah sangat religius karena rata-rata semua orang akan berangkat dengan memegang Alkitab ke gereja baik berjalan kaki, naik sepeda motor ataupun mobil. Gedung-gedung gereja yang berada di pinggir jalan raya selalu di padati oleh umat yang datang untuk beribadah dengan tulisan plang yang diletakkan di jalan rayapelan-pelan ada ibadah/jangan berisik ada ibadah”. Karena itu kota ini sangat terlihat sekali aktivitas keagamaannya pada hari minggu.

Keempat: Libur menggunakan helm

Ini adalah hal yang lucu namun terjadi karena pada hari minggu di kota Kupang seperti hari libur pekamakain helm. Sekalipun helm di anggap sebagai alat safe bagi pengendara sepeda motor sehingga kapan saja seseorang menggunakan sepeda motor maka seharusnya wajib menunggunakan helm. Namun berbeda dengan kota yang satu ini karena biasanya polisipun tidak akan memberhentikan pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm jika terlihat dari penampilannya dia akan pergi beribadah.

Nah itu dia empat fakta seputuran kota Kupang pada hari minggu semoga membantu kamu makin tahu seluk beluk kota Karang ini.

Ruang untuk Memahami Makin Luas Setelah Aku Rasakan Sendiri

Di awal tahun ini saya sedang berjuang untuk belajar beberapa hal baru sebagai bagian dari up-grade diri untuk menjadi lebih baik lagi. Target-target tersebut sudah saya tulis dalam agenda harian karena itu beberapa di antaranya sudah on process untuk mengerjakannya alias mempelajarinya.

Dalam proses belajar inilah saya menemukan bahwa begitu sulitnya untuk memahami dan bisa mendapatkan satu skill baru, apalagi hal itu baru pertama kali di pelajari. Namun dalam proses inilah ada beberapa nilai hidup yang makin muncul melebur dalam diri saya, salah satunya yang sangat kuat menggaung adalah adanya rasa toleransi memahami orang-orang yang berjuang untuk mendapatkan skill yang sama.

Saya juga menjadi memahami kenapa mereka melakukan beberapa hal yang menurut saya terlalu lebay, ternyata setelah saya menjalani saya memahami bahwa itu adalah hal yang wajar dilakukan karena adanya stress dalam diri.

Ruang tolerasi dalam diri makin luas saat saya mulai turut merasakan apa yang sedang orang lainpun turut perjuangkan karena itu saya makin menghargai pencapaian orang lain, saya makin mengapresiasi apa yang berhasil mereka raih, saya makin turut bangga dengan mereka yang telah meraih hal tersebut.

Benarkah bahwa ruang tolerasi itu akan makin luas dalam diri kita jika kita turut merasakan sesuatu yang orang lain rasakan?benarkah toleransi itu adalah tentang rasa turut merasakan yang tak tertimpa pada kita namun hati yang mau turut merasakan?

Menurut saya ini berlaku untuk semua area kehidupan dimana kita akan makin memahami dan menerima orang lain ketika kita pernah merasakan hal itu atau setidaknya di hati kita ada ruang untuk turut menanggung rasa tersebut.

Memang bukan perkara mudah untuk memberikan ruang toleransi dalam hati, memang ini bukan sesuatu yang menyenangkan. Namun seringkali kehidupan membawa kita untuk akhirnya bertoleransi dengan orang lain setelah merasakan sendiri.

Kuingat Tuhan Dalam Jalan Perjuanganku “Kuyakin DIA Bersamaku”

Kita akan meninggalkan bulan pertama di tahun 2020 ini, rasanya luar biasa bisa berjuang selama 30 hari di tahun 2020. Tanpa terasa juga ternyata sudah ada air mata yang menetes di tahun ini, tanpa terasa juga sudah ada cerita gagal yang tak terhindarkan sudah tertulis di tahun 2020.

Dan ternyata perjuangan itu masih panjang dan yang diupayakan ternyata masih jauh untuk diraih. Dan sepertinya rasa untuk menyerah itu mulai tumbuh, padahal aroma tahun baru masih tercium segar.

Namun hari inipun aku kembali masih ayunkan langkah untuk berjuang lagi meski rasa lelah itu mulai tumbuh, keinginan untuk berhenti berjuang itu sudah mulai ada. Tapi aku masih yakin bahwa Tuhanku masih bersamaku karena itu tidak masalah jika aku menitipkan cerita perjuangan ini kepadaNya lagi dan memohon kekuatan untuk terus melanjutkan perjuangan ini.

Memang bukan perkara mudah, karena aku tidak melihat DIA secara kasat mata, hanya iman yang memberiku keyakinan bahwa DIA mendengar doa-doaku. yah DIA masih bersamaku hingga saat ini.

Ku lihat rute untuk mencapai yang aku impikan ternyata masih jauh, apa yang aku targetkan di tahun 2020 ini masih panjang jalannya, karena itu bayangan akan letihnya seolah mulai perlahan membayangiku dengan memberikan pertanyaan “apakah aku harus menyerah? apakah aku bisa mencapainya?”

Namun aku ingin mengucapkan trimakasih juga kepada Tuhan karena dalam ketidak mengertian ini, aku masih memiliki iman bahwa Engkau masih menuntunku. Trimakasih Tuhan juga karena masih saja ada kemurahan hati-Mu untukku dalam kekuatan yang masih Engkau berikan bagiku untuk berjuang sampai hari ini.

Bagaimana denganmu? apakah kamu pun mulai merasakan capek dan jenuh dengan harus terus menempuh rute panjang untuk mencapai impianmu? mungkin tidak ada salahnya jika kamu perlu membaca tulisan ini: temukan satu alasan untuk terus berjuang .

Yakinlah bahwa kelelahanmu itu akan terbayar dengan apa yang akan kamu capai kelak. Tidak usah menyesal karena telah memutuskan untuk menetapkan target itu dalam hidupmu, yakini saja bahwa Tuhanmu sedang bersama dengan mu untuk berjuang mencapai itu semua.

Jangan takut jika itu berat, jangan menyerah menjalaninya karena akan ada pelangi sehabis hujan, akan ada mentari terbit ketika malam berakhir. Semuanya ada masanya, semua ada waktunya karena itu yakini saja bahwa kamu akan meraih impianmu.

Ingat Tuhan ada, ingat juga bahwa DIA bersamamu.

Lanjutkan saja perjuanganmu, semoga sukses segera menghampirimu segera.

5 Kebiasaan Siswa Kelas Rendah Yang Menguji Kesabaran Guru

Dalam tulisan kali ini saya ingin menuliskan hal-hal yang menjadi kebiasaan dari siswa kelas rendah, yaitu siswa kelas 1 sampai kelas 3 SD (Sekolah Dasar). Dimana hal-hal tersebut justru suka menguji kesabaran dari guru atau wali kelasnya.

Apa saja?

nomor 1 yaitu kebiasaan Kejar-kejaran di dalam kelas

Ini adalah merupakan kebiasaan dari anak kelas rendah yang selalu akan terus dilakukan setiap hari yaitu kejar-kejaran dengan temannya di dalam kelas. Jika guru menegur maka sebentar lagi akan di ulang lagi. Aktivitas ini begitu sangat menyenangkan bagi mereka sehingga akan terus mereka lakukan begitu tidak ada guru di kelas atau jika jam istirahat tiba namun justru hal ini sangat menguji kesabaran gurunya karena harus menegur mereka lagi dan lagi dan membuat kelas menjadi berantakan bahkan ada yang sampai terjatuh dan cedera atau menangis.

Kebiasaan nomor dua adalah Makan jajan di dalam kelas saat pelajaran sedang berlangsung

Makan di dalam kelas saat pelajaran merupakan kebiasaan dari anak-anak kelas rendah yang memang sulit untuk di hentikan karena mereka pandai menyembunyikan jajan mereka di dalam kantong baju, kantong celana, tas buku atau bahkan di dalam laci mejanya. Dan saat guru sedang asyik mengajar mereka suka melakukan hal ini, yaitu mengambil jajanan mereka dan memasukkannya ke dalam mulut mereka.

Melompat dari satu meja ke meja yang lain

Anak-anak senang sekali melompat dari satu meja/kursi ke meja/kursi lainnya tanpa tahu jika mereka akan jatuh dan menjadi terluka atau cedera. Bagi anak-anak di kelas rendah ini merupakan aktivitas yang memiliki keseruan tersendiri dimana kadangkala mereka melakukannya sambil kejar-kejaran dari satu meja/kursi ke meja/kursi lainnya.

Kebiasaan nomor tiga adalah Menyembunyikan pensil/pulpen dan penghapus temannya

Kebiasaan usil dengan menyembunyikan alat tulis temannya suka menjadi hal yang hampir akan selalu terjadi di dalam kelas rendah. Entah kenapa namun anak-anak ini seolah ada kepuasan tersendiri jika melihat temannya kebingungan mencari barang miliki mereka. Karena itu tidak heran tindakan ini harus guru/wali kelasnya turun tangan barulah mereka akan memberitahukan dimana mereka meletakkan atau menaruh alat tulis teman mereka tersebut. Bisa kebayangkan jika dalam sehari ada beberapa anak yang melakukan hal ini, gimana gurunya tidak diuji kesabarannya?

Kebiasaan nomor empat adalah Sering ijin untuk keluar kelas saat jam pelajaran sedang berlangsung secara berkelompok

Akan ada saja alasan yang membuat siswa kelas rendah meminta ijin berulang-ulang kali saat jam pelajaran sedang berlangsung dan itu membuat mereka akan keluar ruangan berkelompok. Contohnya jika ada salah satu dari mereka yang ijin dengan ke toilet maka akan ada temannya yang ikut walaupun sebenarnya tidak membutuhkan toilet dan ada lagi yang lain sehingga membuat mereka berkelompok ijin ke toilet.

Kebiasaan kelima adalah Lupa lagi dan lagi untuk membawa buku aktivitas/buku tugas/LKS.

Ini merupakan salah satu kebiasaan dari anak kelas rendah yang suka menguji kesabaran gurunya yaitu dengan melupakan lembar kerja siswa (LKS), buku aktivitas, buku pelajaran yang harusnya di bawa apalagi jika di rumah orang tuanya tidak terlalu memperhatikan anaknya ketika berangkat ke sekolah apakah sudah lengkap semua barang yang harus di bawa. Karena itu tidak heran bahwa hal ini akan terus terulang secara terus menerus karena memang mereka belum bisa bertanggung jawab untuk menyiapkan semua keperluan ke sekolah setiap harinya. Karena itu wajar saja bahwa hal ini juga sering kali membuat guru harus terus bersabar menghadapinya dan memberikan catatan kepada orang tua.

Karena itu jika kamu adalah seorang guru, kira-kira kebiasaan nomor berapa yang paling menguji kesabaran kamu?

5 Budaya Orang Meninggal Di Kupang-NTT

Kota Kupang adalah ibukota dari propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dimana merupakan kota yang didiami oleh semua suku yang ada di NTT karena itu tidaklah heran bahwa budaya yang ada di Kupang kebanyakan sudah diadaptasikan untuk bisa dilakukan oleh semua suku yang ada disana.

Dalam artikel kali ini saya menuliskan satu kebiasaan yang umum dilakukan tanpa memandang suku di kupang berkaitan dengan orang mati (orang meninggal), ada beberapa kebiasaan yang umum dilakukan yaitu:

Pertama; Adanya malam penghiburan, karena mayoritas yang mendiami kota Kupang adalah beragama Kristen maka hal yang sangat umum di lakukan ketika ada orang meninggal adalah adanya malam penghiburan, yaitu malam dimana ada ibadah bersama yang dipimpin oleh seorang tokoh agama Kristen, baik itu Pastor, Pendeta, Majelis/Guru Injil, dll.

Dimana mereka di percayakan untuk memimpin ibadah bersama yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, tetangga, anggota jemaat dimana orang yang meninggal tersebut terdaftar di gereja lokal. Malam penghiburan biasanya ada kidung-kidung/lagu-lagu rohani Kristen yang dilantunkan dengan renungan dari pembacaan Firman Tuhan (pembacaan Alkitab). Malam penghiburan adalah malam ibadah bersama dimana semua orang yang hadir beribadah dan mendoakan keluarga yang sedang berduka untuk kuat menanggung perasaan duka karena di tinggalkan oleh orang yang dicintai.

Kedua; Kebiasaan Mete (begadang di tenda duka/di rumah duka) Mete adalah bagian dari kebiasaan orang Kupang ketika ada orang yang meninggal. Dimana orang-orang akan datang begadang sepanjang malam, baik untuk bernyanyi-nyanyi, main kartu (bukan judi), ngobrol-ngobrol, makan-minum bersama di rumah duka. Biasanya Mete untuk orang mati di Kupang umumnya 2-3 malam (tentatif) yaitu selama mayat masih belum dikuburkan atau saat mayat masih terbaring dan dilakukan lagi selama 3 malam setelah penguburan (bahkan ada yang bisa lebih).

Ketiga; Mayat di jaga selama 2-4 malam atau lebih (tentatif) biasanya bergantung keputusan keluarga sebelum akhirnya dikebumikan. Biasanya di Kupang, mayat akan dijaga selama beberapa malam dan dimalam-malam tersebut dilakukan malam penghiburan, dan mete bersama.

Lamanya mayat di jaga ini berkaitan dengan adanya keluarga dekat yang belum datang melayat dikarenakan berada di luar kota atau sedang merantau di daerah yang jauh. Jika yang meninggal adalah orang tua maka biasanya masih akan menunggu semua anaknya untuk berkumpul dan semua kerabat dekatnya datang. Karena itu tidak heran kadangkala ada mayat yang di jaga sampai seminggu karena masih menanti anak atau saudara kandungnya yang belum datang dari daerah jauh.

Keempat; Pesta ucapan syukur, mungkin ini salah satu hal yang sangat unik dari budaya di Kupang karena kalau ada orang meninggal pasti ada pesta ucapan syukur. Hal ini biasanya dilakukan setelah mayatnya di kuburkan dimana keluarga yang berduka akan mengadakan pesta ucapan syukur dengan suguhan makanan layaknya sebuah pesta. Karena itu umumnya setelah kembali dari lokasi penguburan biasanya ada panitia (dari anggota keluarga dekat) yang akan mengkoordinir dan mengarahkan kembali semua orang ke rumah duka untuk makan bersama layaknya pesta.

Kelima; Ada istilah-istilah perayaan setelah mayat di kuburkan, yaitu 3 malam, 9 malam, 40 malam, 1 tahun, 1000 hari dan tahun-tahun selanjutnya. Perhitungan malam itu di mulai saat mayat sudah di kuburkan. Biasanya di perayaan malam-malam ini ada ibadah syukuran keluarga di sertai makan dan minum bersama. Umumnya keluarga dekat yang tidak berada di luar kota yang jauh masih akan berkumpul di perayaan-perayaan ini.

Demikian uraian 5 hal yang umum dilakukan jika ada orang meninggal di Kupang. Semoga menambah pengetahuanmu tentang budaya dari kota Kasih ini yah.

Sedapat Mungkin Jangan Bergantung Pada Orang Lain

Manusia memang makluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa sesamanya, namun kehidupan masa kini mengajarkan kita untuk mandiri tanpa perlu bergantung pada orang lain. Dalam konteks ini yang saya maksudkan adalah jangan sampai dalam segala hal kita terus mengharapkan bantuan orang lain atau untuk semua urusan kita terus berharap orang membantu untuk bisa menyelesaikan atau mengerjakan sesuatu.

Terus bergantung pada orang lain ada dampak negatifnya yaitu menciptkaan rasa malas dalam diri kita dan juga membuat kita menjadi lemah dalam berjuang. Dampak negetif lain adalah kita menjadi lambat bertindak untuk hal-hal praktis dalam hidup sebab kita berharap orang lain yang akan menyelesaikannya bagi kita. Dampak yang lebih buruk dari semuanya lagi adalah kita menjadi bahan pembicaraan orang atau suatu hari orang yang kepadanya kita bergantung menjadi mengungkit-ungkit apa yang telah dilakukannya untuk kita alhasil nama kita menjadi tercemar atau merusak relasi kita dengan dia.

Sedapat mungkin dalam kehidupan ini kita belajar untuk bertanggung jawab menghadapi kenyataan hidup dengan terus berjuang tanpa perlu merepotkan orang lain untuk terus membantu urusan pribadi kita. Hal ini bukan bermaksud untuk menjadi egois dan tidak membutuhkan pertolongan atau bantuan orang lain. Tetapi sedapat mungkin kita maksimal untuk berjuang menyelesaikan segala hal secara mandiri.

Belajar mengerjakan semua hal secara mandiri juga membantu kita untuk belajar mengeksplor kemampuan yang ada dalam diri kita dan belajar bertanggung jawab dengan kehidupan kita sendiri.

Karena itu tidak ada salahnya untuk kita selalu belajar bahwa sedapat mungkin tidak perlu bergantung pada orang lain, tetapi mengerjakan sendiri sehingga kita makin tahu akan apa itu berjuang dalam hidup.

Selamat berjuang setiap hari, karena kamu semua adalah pejuang kehidupan.

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini 2020 (Kupang)

Pada akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk menonton film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) di Kupang, rasanya terlambat sekali saya mengambil waktu untuk nonton film yang direkomendasikan oleh beberapa teman katanya “kamu wajib nonton film ini, bangus banget” sehingga pada akhirnya kemaren saya menjadwalkan diri untuk menonton film ini.

Sepanjang menonton film yang berdurasi dua jam satu menit ini, saya banyak memikirkan tentang fakta parenting saat ini, minimal dari keluarga sendiri, tetangga dekat dan juga dari orang tua siswa yang saya ketahui. Beberapa kali membuat saya memanjatkan syukur karena di besarkan dengan penuh cinta oleh kedua orang tua, layaknya Awan di NKCTHI namun benar juga bahwa saya tidak pernah tahu perasaan ketiga orang saudara laki-laki saya. Dimana saya tahu bahwa mereka tidak mendapatkan bagian cinta sebesar yang saya dapatkan dari kedua orang tua sama seperti Awan di antara kedua kakaknya.

Saya juga memikirkan beberapa teman dekat saya, dan mulai memahami alasan mengapa mereka “bergumul dengan beberapa keputusan hidup yang harus mereka ambil, yang tampaknya begitu sulit dilakukan padahal dimata saya gampang untuk membuat keputusan itu” apakah benar bahwa itu semua ada alasan dari dampak suasana di dalam keluarganya yang tidak terlihat di permukaan namun ada terselimut rapat di dalam rumah mereka dan hanya mereka yang tahu?

Film NKCTHI membuat saya sadar sesadarnya tentang beberapa hal:

  1. Tidak semua anak yang walaupun di besarkan dalam keluarga yang utuh tidak mendapatkan kasih sayang yang utuh, sehingga mereka sudah terhilang di antara anggota keluarganya padahal setiap hari mereka ada di rumah mereka bersama keluarganya.
  2. Semua orang tua memiliki rahasia yang anaknya tidak ketahui, alasan di balik keputusan-keputusan yang mereka buat pasti ada alasan yang tidak mereka ceritakan kepada anaknya mengapa rahasia itu disimpan rapat.
  3. Ada anak yang kehilangan hak untuk memutuskan pilihan bagi dirinya sendiri karena semua pilihan hidupnya selalu ada orang tua yang ikut campur di dalamnya. Akibatnya anak tidak pernah tahu bagaimana mengambil satu keputusan yang tepat dan benar untuk hidupnya sendiri, dan ini terus terjadi meski mereka sudah sangat dewasa.
  4. Mama adalah tokoh penuh cinta yang hebat dalam keluarga, dia adalah pejuang pemersatu keluarga yang tidak pernah diberikan penghargaan. Namun dia ada di dalam setiap keluarga dan bertarung setiap hari. Mama adalah guru cinta terhebat di dunia.
  5. Kita wajib memutuskan untuk menemukan cara membahagiakan diri sendiri, meski itu adalah cara yang paling sederhana namun membuat diri sendiri bahagia adalah tanggung jawab kita sendiri, kitalah yang harus menemukan cara itu bukan orang lain.
  6. Untuk melihat horizon kesuksesan yang luas, tidak ada salahnya untuk kita memakai alat panjat yang ditawarkan oleh orang tua, saudara, sahabat dan siapa saja. Bukan nebeng sukses, namun ada kalanya untuk menemukan sukses versi kita, kita butuh alat dari mereka untuk memanjat ke atas tebing itu.
  7. Ada ketakutan dan trauma pribadi yang tidak bisa lepas dari diri kita sampai kapanpun kalau kita sendiri tidak mau berjuang untuk mulai mengambil langkah melepaskan diri dari ketakutan dan trauma masa lalu kita.
  8. Setiap anak di dalam keluarga memiliki kemampuan/talenta yang berbeda-beda, mereka semua butuh mendapatkan support yang sama dari orang tuanya untuk bisa meraih keberhasilan mereka di masa depan.

Semua hal yang di atas bertumpu pada satu hal bahwa saya beryukur untuk keluarga yang saya miliki saat ini, apapun keterbatasan dan kekurangan yang ada pada mereka, merekalah orang-orang dekat yang perlu saya banggakan dan saya cintai sampai akhir hayat. Dan dari merekalah saya belajar banyak nilai kehidupan yang memperkaya khasanah berpikir saya saat ini.

Indonesia Dalam Enam Kamar

Indonesia adalah negara besar yang kaya akan keanekaragaman Agama, budaya, alam dan manusianya. Keberagaman inilah yang membuat saya sebagai anak bangsa begitu bangga terlahir sebagai putri dari bangsa yang besar ini.

Pengalaman saya saat bekerja di Lombok Utara adalah menakjubkan sekali karena di Homestay tempat saya tinggal selama setahun itu membuat saya melihat Indonesia yang sesungguhnya, Indonesia yang penuh dengan keberagaman dan toleransi yang membuat manusianya saling mencintai dan menghargai.

Di homestay dengan 6 kamarnya itu, setiap hari saya bertemu dengan Bu Ayu pemilik penginapan yang beragama Hindu yang sangat taat, setiap hari saya bisa menyaksikannya beliau mengatur persembahan sesuai dengan tata cara agama Hindu, baik itu di pekarangan penginapan maupun di loby homestay, baik sekali ibu ini.

Di kamar nomor tiga dan enam ada Dr. Frozi asal Padang dan Mba Junari asal Jawa Timur, dua orang muslim yang begitu rajin beribadah, tidak pernah alpa sholat 5 waktunya. Mereka benar-benar religius, saat mengagumkan melihat ketaatan mereka menjalankan ajaran agamanya.

Dikamar nomor lima ada pak Tirta seorang Katolik asal Bandung (hanya sebulan saja) dan di lanjutkan dengan pak Wisnu seorang Muslim asal Bali-Jakarta yang terlihat begitu mencintai keyakinannya, di kamar nomor dua ada saya asal Kupang yang berkeyakinan Kristen Protestan yang setiap hari memetik gitar menyayikan lagu-lagu gereja. Sedangkkan kamar nomor empat dan satu tidak ada tamu yang tetap, selalu saja ada yang baru yang datang menempati untuk beberapa hari dan cek out.

Pada pagi hari homestay ini akan sepi karena semua penghuninya berangkat untuk aktivitas masing-masing, beberapa mereka adalah kontraktor yang sedang membangun kembali banyak bangunan di Lombok Utara pasca gempa, ada yang dokter, ada yang pebisnis dan saya yang bekerja di NGO. Pagi sampai sore tempat ini akan sepi kecuali bu Ayu yang setia berada di sana.

Namun jika malam hari kami akan bersama duduk bersama, membawa makan malam masing-masing, share lauk, berbagi cerita tentang pekerjaan kami, dan juga cerita konyol lain yang suka bikin kami tertawa terpingkal-pingkal. Di musim bulan puasa kadang kami menikmati sahur bersama dengan mereka yang sedang melakukan ibadah tersebut, di hari raya nyepi kamipun benar-benar di kamar saja karena ibu pemilik sedang menjalankan hari rayanya. Dan di Natal saya mendapat ucapan natal yang penuh cinta dari mereka semua.

Meja bambu di depan rumah homestay itu selalu menjadi tempat yang meleburkan segala perbedaan, kami tahu bahwa masing-masing kami punya perbedaan dalam banyak hal. Namun kami semua bersaudara, karena itu saya sering berucap kepada mereka “kita ini Indonesia, Indonesia ada di disini, ada dalam 6 kamar” dan kami selalu bangga dengan fakta ini.

Banyak topik sering kami obrolkan bahkan kadang-kadang sampai topik agama, namun kami obrolkannya dalam sikap dewasa. Dimana tidak ada yang merasa paling benar dari yang lain, tidak ada yang merasa paling hebat dari yang lain, malah semuanya kami menikmati dan menghargainya.

Bagi saya inilah Indonesia, kisah nyata yang saya alami sendiri, dan karena kisah inilah yang membuat saya selalu merindukan Lombok Utara dan Northis Lombok Homestay yang sudah memberikan pengalaman yang berharga tentang keberagaman yang indah.

Semoga Indonesia akan selamanya beragam dan semua penghuninya terus mencintai kekayaan keberagaman itu sampai akhir hayat.

Pengalaman Tidak Bisa di Beli Dengan Uang

Bicara soal pengalaman maka menurut saya ini adalah hal yang paling mahal di dunia, karena memang tidak bisa di beli dengan uang. Bayangkan uang yang adalah benda di dunia yang dipakai untuk membeli barang dan jasa apa saja di dunia ini ternyata tidak bisa membeli sebuah pengalaman. Artinya bahwa pengalaman ini adalah hal yang paling berharga di dunia ini sampe-sampe nilainya tidak bisa di ukur dengan nilai mata uang manapun juga.

Karena itu wajarlah jika di dunia kerja, perusahaan atau suatu lembaga berani memberi gaji yang tinggi kepada orang-orang yang sudah memiliki sejumlah pengalaman di bidang tertentu. Bahkan orang-orang seperti ini biasanya di kejar oleh dunia kerja karena pengalaman mereka adalah aset mahal yang di butuhkan. Di dalam kehidupan setiap haripun, orang-orang yang memiliki banyak pengalaman biasanya begitu di hormati dan orang menyukai wejangan hidup dari mereka.

Nah kembali ke diri kita sendiri, mungkin ada di antara kita yang hari ini tidak mau berjuang untuk sesuatu yang baru, ataupun sesuatu yang tampak akan membutuhkan kerja keras yang luar biasa. Tapi jika kita berhasil melewati dan menjalaninya kelak itu akan mendapat pengalaman berharga yang tidak bisa di beli dengan uang.

Memang benar bahwa pengalaman tidak bisa di beli dengan uang, karena itu tidak heran jika ada orang yang untuk mendapatkan suatu pengalaman tertentu mereka merelakan dirinya untuk mengikuti test ini dan itu, ujian ini dan itu, bahkan ada yang harus pergi jauh ke negri seberang, ada yang rela keluar dari zona nyaman hidup dan sebagainya. Semuanya dilakukan hanya demi sebuah pengalaman.

Tahun 2020 baru kita jalani di bulan pertamannya, kira-kira pengalaman apa yang sedang kita kejar di tahun ini? apakah itu pengalaman berorganisasi? apakah pengalaman membangun bisnis? apakah itu pengalaman membangun relasi? apakah itu pengalaman traveling atau pengalaman apa? kamu bisa menyebutkan sendiri sesuai dengan target kamu.

Kamu harus ingat bahwa pengalaman itu tidak bisa di beli dengan uang tapi pengalaman adalah kunci untuk membuka semua kesempatan bagi kita di masa sekarang dan masa depan.

Pengalaman tidak bisa di beli dengan uang, karena itu tidak apa-apa jika kamu harus mengorbankan uangmu untuk mendapatkan sebuah pengalaman.

Pengalaman bukan hal murahan karena itu wajar jika untuk mendapatkannya kamu harus berjibaku, berkeringat, berlelah-lelah bahkan mungkin stres.

Pengalaman tidak bisa di beli dengan uang karena itu berbanggalah dengan pengalaman apapun yang kamu punya saat ini, karena apa yang kamu punya itu tidak bisa di beli oleh orang lain.

Pengalaman akan selamanya menjadi harta berharga dari masing-masing individu yang tidak akan bisa di replika, yang tidak akan bisa di curi, yang tidak akan bisa di anggap remeh, mengapa? karena nilai-nilai kehidupan yang di dapat bersamaan dengan pengalaman itu untuk setiap orang berbeda-beda.

Karena itu syukuri dirimu yang sudah berjuang untuk semua pengalaman hidup apa saja yang sekarang kamu miliki, berbanggalah dengan dirimu untuk semua pengalaman yang sudah kamu peroleh, tidak perlu rendah diri dengan orang lain, tidak perlu membandingkan diri dengan yang lain, karena yang kamu memiliki adalah pengalaman yang berbeda dan unik.

Semoga hari ini kamu terus bersemangat menjalani hidup karena sejumlah pengalaman hidup yang sudah kamu punya adalah guru-guru kehidupan yang akan terus mengajarmu, memandumu dan menopangmu dalam semua situasi hidupmu.

Doaku semoga di bulan pertama di tahun 2020 ini kamu diberikan pengalaman berharga oleh hidup yang membuatmu menjadi semakin lebih baik versi dirimu sendiri dan semakin memberikan dampak positif bagi sesama lewat pengalaman hidup yang kamu miliki.

Pesona Gunung Fatuleu

Gunung Fatuleu adalah wisata alam murah yang memanjakan mata dan juga menyegarkan pikiran, dimana lokasi ini berada tidak jauh dari wilayah Kota Kupang. Pada saat berkunjung ke tempat ini jika dengan bersepada motor maka kita hanya akan di pungut biaya parkir sebesar 5 ribu rupiah saja dan 10 ribu untuk kendaraan roda empat.

Saya memerlukan waktu antara 45 menit sampai 1 jam saja dari Kupang Tengah untuk bisa menikmati keindahan bukit batu yang berada 875 km di atas permukaan laut. Dimana saat berada disini saya di manjakan oleh udara pegunungan yang adem dan suasana yang tenang membuat saya benar-benar lupa akan panasnya udara wilayah Kota Kupang yang sesungguhnya dan hiruk pikuk perkotaan.

Menurut saya jika ingin menikmati keindahan alam disini secara utuh maka sebaiknya datang dengan menyiapkan waktu yang cukup agar bisa merasakan sensasi mendaki ke puncak gunung dengan melewati 1500 anak tangga. Dimana jika sudah berada di puncak gunung kita bisa menikmati pemandangan kota Kupang secara menyeluruh bahkan matapun akan dimanjakan dengan pemandangan melihat garis pantai yang ada di bagian sebelah barat dari gunung ini dan pemandangan beberapa gunung batu yang berada di sekitar wilayah Fatuleu.

Jangan kuatir jika udara dingin membuat perutmu lapar karena di sekitaran wilayah gunung ini ada para pedagang lokal yang menyiapkan dagangan yang bisa kita nikmati dengan jangkauan harga yang menurut saya sangat normal. Ada kelapa muda yang sangat nikmat rasa segarnya bisa di nikmati disini hanya dengan harga 7 ribu rupiah, ada kopi, teh, jagung goreng, kacang gula dan berbagai jajanan lain yang di di jajakan oleh warga lokal dari desa Nunsaen.

Kitapun bisa duduk berjam-jam untuk menikmati alam di bawah lopo yang sudah di sediakan di sekitar area gunung Fatuleu, dan menunggu pemandangan indah jika hari mulai sore yaitu pemandangan kabut yang turun menyentuh pepohonan seolah-olah langit sedang turun untuk menyentuh tanah dengan caranya sendiri yang membuat udara menjadi terasa dingin.

Karena masyarakat disini memiliki keyakinan bahwa gunung ini ada unsur mistisnya maka jika berkunjung ke sini dan ingin mendaki sebaiknya tidak boleh sendirian, mendakilah bersama dengan rombongan. Dan jika berbicara sewajarnya saja dan tidak perlu berteriak-teriak di sekitaran puncak gunung apalagi tanpa pemandu dari masyarakat lokal dan juga yang paling penting adalah rajinlah beramah tamah dengan warga lokal yang ada di sana karena mereka adalah orang asli di wilayah tersebut yang turut menjaga wilayah gunung ini.

Menurut saya yang sudah beberapa kali datang ke sini, saat ini gunung Fatuleu sudah di tata menjadi lebih baik dari sebelum-sebelumnya, dimana papan nama juga sudah dibuat bagus, lopo, toilet dan tangganya sudah sangat memberikan alasan untuk pengunjungnya bisa berlama-lama disini untuk menikmati keindahan gunung batu ini dan suasana desanya secara utuh.

Karena itu menurut saya, tidak ada salahnya jika menjadikan Gunung Fatuleu sebagai destinasi wisata jika kamu sedang berada di Kupang, karena jika ke sini kamu akan mendapatkan pengetahuan yang lebih lagi tentang keindahan dari wilayah pulau karang ini sekaligus juga memberikan pemahaman bahwa Kupang tidak semua wilayahnya panas seperti yang banyak orang katakan di luar sana. Dan yang paling penting adalah saat ada disini kamu akan menikmati ketenangan desa dan alamnya yang benar-benar membuat kamu akan menjadi fresh.

Temukan Satu Alasan Untuk Terus Berjuang

Saya pernah menulis tentang temukan 1 alasan saja untuk bersyukur dimana hal ini akan membantu kita untuk menjalani hari-hari hidup dengan penuh rasa syukur meski ada banyak tantangan. Bagaimana dengan berjuang, apakah cukup dengan menemukan satu alasan dapat membuat kita terus berjuang lagi?

Saya berpikir iya, karena pasti di balik setiap perjuangan yang sedang kita lakukan ada alasan-alasan yang mendorong kita untuk melakukan hal itu. Namun lambat laun tanpa disadari perjuangan itu menjadi melemah dan tak bergairah lagi karena berbagai hal.

Namun bagaimana jika kita duduk sejenak lagi dan merenungkan apa alasan yang membuat saya berjuang untuk hal ini? temukan satu alasan yang paling kuat dari sekian alasan yang kamu temui dan jadikan itu sebagai hal yang mendasari semangatmu untuk mau berjuang lagi.

Yah 1 alasan saja, tidak usah dua, cukup satu saja.

Namun itu adalah alasan yang akan menjadikan kamu bersemangat meski harus bangun tidur lebih pagi ataupun harus tidur larut-larut malam, satu alasan membuatmu merasa tidak terganggu jika harus berada di antara tumpukan buku berhari-hari, satu alasan yang membuatmu tidak masalah meski cuaca sedang tidak baik tetapi kamu akan tetap pergi, satu alasan yang membuatmu tidak memperhitungkan soal jarak, soal uang dan soal semua hal yang kamu korbankan. Yah cukup satu alasan yang kuat yang akan membuat kamu menghapus kata “menyerah” dari kamus hari-harimu.

Terus berjuang sungguh membutuhkan satu alasan yang kuat sebab jika tidak kamu akan berhenti, kamu akan menyerah, kamu akan mengabaikan semua perjuangan yang lain yang sudah kamu lakukan selama ini karena kamu sudah lelah.

Karena itu bagimu yang sedang berjuang untuk hal apapun, jangan berhenti, jangan menyerah dan jangan putus asa. Lakukan lagi, lagi dan lagi sebab barangkali selangkah lagi apa yang kamu perjuangkan itu akan kamu capai, ataupun masih 5 langkah ataupun lebih dari itu. Tapi ingat kamu sudah melewati langkah lain sebelumnya karena itu jangan tinggalkan bekas tapakmu tanpa hasil. Ayo! berjuang lagi. Ayo! bersemangat lagi untuk melakukan usahamu.

Temukan satu alasan yang kuat dan biarkan itu menjadi energi untukmu berjuang, temukan satu alasan lagi untuk membuatmu mau terus mempertahankan kecintaanmu pada apa yang sedang diupayakan. Temukan saja satu alasanmu itu dan teruslah ayunkan langkah perjuanganmu itu.

Doaku: semoga keberhasilan dan kesuksesan berjodoh denganmu segera.

Mengapa Saya Begitu Mencintai NTT

Lahir dan di besarkan di sana

Alasan utama mengapa saya sangat mencintai daerah ini adalah karena di Kupang saya dilahirkan dan dibesarkan. Disana tinggal kedua orang tua yang amat saya cintai, disana ada rumah yang sangat saya rindukan. Disana ada masakan mama yang selalu saya rindukan, di sana ada moment-moment indah yang hanya terjadi ketika saya di kelilingi oleh mereka yang sudah mengenal saya sejak kecil, disana saya bisa marah tanpa takut pada apa saja, disana saya bisa menjadi saya yang tak banyak di kenal di luar.

Mengetahui bahwa Tuhan memanggil saya untuk membuat perubahan di sana.

Ada alasan besar yang membuat saya selalu dan akan selalu mencintai daerah ini adalah karena saya mengetahui bahwa Tuhan memanggil saya untuk mengerjakan suatu perubahan yang Tuhan pikirkan bagi daerah ini.

Kupang dan NTT (Nusa Tenggara Timur) selalu menjadikan saya manusia yang beriman kepada Tuhan, karena saya mengerti bahwa si Empunya kehidupan memanggil saya untuk mengerjakan sesuatu untuk perubahan daerah tersebut. Saya sudah memulainya, sedang mengerjakannya dan akan terus memberikan kontribusi bagi perubahan daerah itu, Karena alasan inilah hati saya begitu mencintai daerah ini.

Ada banyak tulisan di vission board saya tentang daerah ini.

Jika saya melihat vission board pribadi saya maka ada banyak tujuan-tujuan besar mimpi saya tentang daerah ini. Rasanya setiap tahun ketika saya menuliskan sesuatu di vission board saya akan selalu ada hal-hal yang akan saya masukkan di sana tentang daerah ini.

Beberapa hal yang tertulis di sana ada beberapa yang sudah berani saya share dengan orang lain, namun ada sejumlah list yang masih menjadi percakapan antara saya dengan Tuhan di waktu-waktu doa saya.

Jantung saya selalu berdebar-bedar ketika melihat tulisan impian saya di vission board tentang daerah ini, tentang propinsi ini, tentang daerah yang sering di underestimate oleh orang yang hanya mengenal kulit potensi yang terkandung di sana.

Karena itu jika kamu bertanya sampai kapan kamu akan selalu jatuh cinta pada daerah disana? saya akan menjawab: sampai mati saya akan mencintainya.

Semua alasan mengapa saya berdoa, belajar, bermimpi dan keluar dari zona nyaman hidup adalah karena daerah ini.

Setiap hari iman saya kepada Tuhan makin bertumbuh karena daerah ini, bagaimana tidak? karena ada hal-hal besar yang mustahil untuk saya kerjakan di daerah ini dengan kemampuan saya, dengan kapasitas saya. Hanya Tuhan yang menjadi alasan saya layak untuk terus mempercayai bahwa Dia bersama saya dan karena itu tidak ada perkara yang mustahil untuk saya kerjakan. Karena itu setiap hari iman di dalam diri saya terus bertumbuh, terus bertumbuh dan terus bertumbuh.

Jika saya menginfestasikan waktu untuk belajar maka alasan utamanya adalah saya ingin mengetahui apa saja karena siapa tahu dari pengetahuan tersebut saya akan mengerjakan sesuatu bagi Kupang- bagi NTT. Saya mendengar masukan dari siapa saja, saya memberikan diri di kritik oleh siapa saja, saya membiarkan diri saya selalu tampak paling kecil di hadapan orang-orang yang saya temui karena saya ingin BELAJAR.

Dari Mereka tabung pengetahuan saya selalu di isi, dari mereka membuat saya tidak langsung puas dengan pencapaian apapun yang saya raih.

Saya keluar dari semua zona nyaman hidup saya, semua proses hidup yang membuat saya banyak mengangis saat jalaninya, semua perjalanan yang tidak lazim bagi seorang perempuan saya tempuh, semua hal yang tidak nyaman saya jalani dan akan terus dijalani. Karena satu alasan, saya begitu mencintai daerah saya, saya ingin membangunnya, saya ingin mematahkan paradigma salah tentang anak daerah sana, saya ingin menjadi inspirasi bagi semua generasi saya. Karena saya mencintai daerah ini dan saya ingin membuat daerah ini bangga memiliki seorang putri daerah seperti saya.

Karena itu saat menuliskan tulisan ini, beberapa tawaran sedang saya terima semua tentang kembali ke zona nyaman hidup, kembali ke kehidupan yang menurut manusia itu adalah jalan sukses. Tetapi saya berkomitmen untuk kembali membangun cintaku, membangun daerahku, membangun tempat kelahiranku, membangun mimpiku.

Bagaimana dengan kamu, adakah alasan yang membuatmu benar-benar sadar bahwa kamu memiliki cinta akan daerahmu atau sesuatu lain yang sedang kamu kejar atau perjuangkan?

Mungkin versinya dan alasannya berbeda namun jika itu kamu ketahui saya percaya bahwa cintamu untuk daerahmu atau negaramu atau pekerjaanmu atau apa saja yang kamu kerjakan itu akan membuatmu terus berjuang, pantang menyerah, terus bermimpi, dan terus berusaha untuk menjadi seseorang yang terbaik .

Semoga menginspirasimu!

8 Bisikan Perempuan yang Ada di Sekitarmu

Perempuan selalu memiliki banyak rahasia, karena itu wajar jika perempuan tidak mudah untuk di mengerti oleh kaum Adam ataupun sesama perempuan lain. Dalam tulisan kali ini saya menuliskan 8 bisikan perempuan yang saya ketahui.

  1. Perempuan suka berbisik kepada Tuhan dengan linangan air mata, bahwa sesungguhnya situasi sulit yang sedang menimpanya sungguh tidak sanggup lagi untuk di pikul, dia sering berbisik ke Tuhan akan harapan agar anaknya kiranya diberikan masa depan yang baik dan suaminya diberikan rejeki yang cukup dalam pekerjaan sehingga bisa cukup ekonomi keluarganya.
  2. Perempuan akan berbisik kepada sesamanya perempuan “maaf, bisa saya pinjam….” karena memang dia sebenarnya malu untuk mengatakan kebutuhannya itu namun saat itu tidak ada pilihan lagi untuk ini dan itu yang dibisikannya itu harus dipenuhi.
  3. Perempuan sering berbicara dengan suara berbisik kepada anaknya, “okey, besok kita akan beli itu, sekarang belum bisa” sebenarnya itu dia lakukan karena yang tersisa di dompetnya adalah uang yang sudah tidak mampu lagi di bagi-bagi karena hanya cukup untuk membeli kebutuhan utama keluarga.
  4. Perempuan sering berbisik “lihat, dia pakai ini dan itu” hal ini di katakan kepada sesama perempuan yang lain karena ada rasa iri dan cemburu terhadap sesamanya yang memakai sesuatu atau memiliki sesuatu yang melebihi dirinya.
  5. Perempuan akan berbisik “kamu sudah tahu tentang ini…?, si anu itu ternyata…?….” padahal dirinya sendiri baru saja mengetahui hal yang diceritakan itu beberapa waktu lalu dari orang lain, tapi dirinya tidak bisa menahan diri untuk menceritakan lagi pada orang lain, karena itu dia harus berbisik suapaya tidak di dengar oleh orang yang dia ceritakan itu.
  6. Perempuanpun berbisik “I Love You Too” karena dia malu jika ucapannya itu dianggap terlalu agresif oleh lawan jenisnya.
  7. Perempuan akan berbisik “nanti saja saya lanjutkan ceritanya” karena dia sedang menceritakan orang lain atau rahasianya kepada sesamanya namun terpotong oleh seseorang yang tiba-tiba datang.
  8. Perempuan pasti berbisik “saya dilema” karena dia tidak tahu keputusan mana yang harus diambil.

Tentu masih ada bisikin perempuan lain yang mungkin pernah kamu dengar, boleh bagikan disini.

Ubud dan Perempuan yang Menginspirasi

Pada akhir bulan Oktober lalu, saya berpeluang mengikuti satu acara bertaraf international di daerah Ubud-Bali yang dinamai Ubud Writers and Readers Festival (UWRF19). Acara yang berlangsung selama 4 hari ini, di warnai dengan berbagai macam kegiatan yang full inspirasi dimana bagi saya secara pribadi ini sangat mengaduk emosi dan pikiran saya. Karena itu saya pulang dari acara ini dengan satu hal yang memenuhi hati dan pikiran saya yaitu “perempuan menginspirasi“.

Di dalam kegiatan ini saya menemukan bahwa ada begitu banyak perempuan yang menginspirasi dengan karya, gaya, sentuhan dan cara mereka sendiri. Ada yang ekstrim ceritanya namun ada juga yang sederhana namun begitu menyentuh.

Hingga hari ini, saya hanya berpikir bagaimana jika saya terus membenamkan diri di kerumunan perempuan-perempuan yang memiliki cerita dan karya yang menginspirasi? Bagaimana jika saya terus membiarkan tabung saya di isi penuh oleh para perempuan yang telah berjuang untuk satu perubahan yang mereka harapkan sehingga begitu menginspirasi.

Namun di saat yang bersamaan juga seolah ada penyesalan yang hadir dalam diri: mengapa saya terlambat mengenal mereka?, mengapa saya terlambat mendengar tentang mereka?, mengapa saya terlambat tahu apa yang mereka lakukan?, mengapa saya tidak bertemu mereka sebelum tahun 2019? mengapa dan sederet mengapa yang mengusik pikiran saya.

Yah, rasanya begitu terlambat, rasanya waktu terlambat membawa saya untuk bertemu dengan mereka semua. Rasanya memang kesempatan bertemu dengan mereka begitu terlambat datangnya.

Karena sesungguhnya saya pun ingin berjuang sepayah mereka, sekeras mereka, setegar mereka, sekuat mereka namun semampu versi saya untuk juga menginspirasi orang lain.

Ataukah karena setelah bertemu dengan mereka itu, maka kini saya mulai belajar berlari lebih kencang dari yang sebelumnya? ataukah benar, bahwa saat mengetahui apa yang mereka lakukan membuat saya makin menyadari bahwa saya harus terus berjuang dan tidak boleh berhenti untuk perubahan yang sedang ada dalam imajinasi saya dan saya berharap bahwa itupun akan menginspirasi orang lain?.

Para perempuan inspirasi yang sudah saya temui di Ubud telah kembali ke tempat mereka masing-masing namun kisah mereka, gerakan tubuh mereka, senyuman mereka, penampilan mereka, karya mereka dan semua hal tentang mereka telah memikat hati saya karena semua tentang mereka sungguh menginspirasi.

Bagaimana dengan kamu, apakah hari-hari ini ada kesempatan yang datang bagi kamu sehingga membuat kamu terdorong untuk menjadi sesuatu yang menginspirasi orang lain? apakah kamu sudah menemukan komunitas yang tepat sehingga kamu bisa menjadi versi terbaiknya kamu dalam berkarya untuk menginspirasi?

Bagi saya menemukan inspirasi adalah sepaket dengan mendapat tantangan untuk bisa menjadi inspirasi. Dan menjadi inspirasi tidak harus dengan karya memukau nan hebat. Menginspirasi bisa dimana saja dan kapan saja sama halnya dengan menemukan inspirasi.

Karena itu bagian kita adalah membuka mata, membuka telinga dan membuka hati untuk menemukan inspirasi sekaligus mulai untuk menginspiraasi orang lain.

Selamat menemukan ispirasimu dan jadilah inspirasi bagi orang lain!

Perempuan adalah Ibu Peradaban Manusia

Perempuan adalah makluk mulia yang diciptakan oleh Tuhan dengan mendapatkan kehormatan yang luar biasa yaitu menjadi ibu dari peradaban manusia di dunia ini.

Mengapa demikian?

Karena perempuanlah yang diberikan anugerah untuk mengandung dan melahirkan generasi.

Perempuan dapat mengambil alih tugas laki-laki dalam peran apapun itu, namun laki-laki tak bisa mengambil peran terhormat yang diberikan oleh Tuhan kepada perempuan untuk menjadi ibu generasi penerus.

Perempuan adalah insan yang penuh kelemahan namun menyimpan sejumlah kekuatan yang tak tertandingi.

Perempuan bisa merendahkan hati untuk dipimpin tetapi juga memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin yang hebat.

Perempuan adalah ibu bagi peradaban dunia ini, yang memegang kekuasaan untuk mengokohkan suatu bangsa.

Karena itu berdayakan perempuan, sekolahkan perempuan setinggi-tingginya, inspirasikan perempuan, maka negara pasti menjadi makin kuat sebab merekalah guru-guru hebat yang membangun dan membentuk generasi dirumah mereka masing-masing yang kelak pada waktunya hasil bentukkannya dan dididikannya itu akan keluar ke masyarakat, akan berkumpul dalam bangsa dan akan bersatu di dunia menjadi pejuang-pejuang untuk apapun yang sudah ada dan yang belum ada.

Perempuan adalah ibu peradaban, dimana kekuatannya ada di kepalanya, di perasaannya, di hatinya, di setiap gerakkan tubuhnya, di pendengarannya, di penciumannya dan di pandangan matanya.

Sekali lagi hargailah perempuan, berikanlah penghormaatan yang selayaknya, cintailah perempuan. Karena jika mereka terluka, terinjak dan terpuruk maka dunia ini terdiri dari kumpulan penerus-penerus yang penuh dengan luka batin, dendam, iri hati, kepalsuan, kemarahan dan semua hal negatif lainnya.

Perempuan adalah ibu peradaban manusia yang kecantikannya tidak bisa di berikan standart yang sama. Mereka semua cantik dalam versi yang berbeda sesuai dengan ide Agung Sang Pencipta.

Perempuan adalah ibu peradaban manusia yang akan terus eksis dengan kisahnya, persoalannya, tantangannya, kesulitannya namun mereka akan tetap tahu cara mencari solusi dan jalan keluar.

Mereka adalah adik/kakak perempuanmu, ibumu, tantemu, nenekmu dan sejumlah sapaan yang lebih familiar di telingamu. Merekalah perempuan yang ada di sekitarmu, yang ada di dekatmu.

Sudahkah engkau menghargai, menghormati dan mencintai mereka?

Aku Tak Bisa Sendiri

“Aku tak bisa sendiri” adalah kalimat yang muncul di dalam pikiranku sehingga membuat ku pada bulan Juli 2019 lalu harus mengambil keputusan untuk mendirikan Yayasan sebagai lembaga resmi yang mengayomi kedua PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang sudah berjalan selama 3 tahun ini di dua desa yang berbeda di Kupang dan Rote. Sekaligus sebagai bagian dari membetuk tim yang lebih resmi untuk bekerjasama.

“Aku tidak bisa sendiri” untuk mengupayakan sebuah perubahan yang maksimal di dua tempat tersebut, apalagi dengan ide membangun SMP dan SMA di Rote di tahun 2020.

Aku membutuhan orang lain untuk membantuku untuk merealisakan mimpi ini karena “aku tidak bisa sendiri”.

Aku tidak bisa sendiri jika harapannya adalah adanya sebuah bangunan sekolah PAUD, SMP dan SMA berdiri di tahun 2020 di Dusun Oendule-Rote.

Aku tidak bisa sendiri jika harapannya di desa tersebut tidak lagi muncul daftar panjang anak yang putus sekolah karena alasan sekolah menengah pertama dan tingkat atas yang sangat jauh jaraknya sehingga membutuhkan waktu berjalan kaki berjam-jam sehingga mereka menjadi malas dan akhirnya harus putus sekolah.

Aku tidak bisa sendiri jika harapannya adalah adanya catatan keuangan kedua lembaga PAUD menjadi lebih rapi sehingga bisa dipertanggung jawabkan dan sejumlah administrasi lain yang memenuhi standart.

Aku tidak bisa sendiri jika kerinduannya adalah berdiri lembaga pendidikan yang berkualitas di desa dengan sistem yang tertata dan terkoordinasi dengan baik.

Aku tidak bisa sendiri jika mimpinya adalah ada banyak anak di Rote dan Timor bahkan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibantu dalam pendidikan.

Aku tidak bisa sendiri jika yang kurindukan adalah daerahku mengalami perubahan sumber daya manusia, perubahan karakter, perubahan iman dan bermuara pada perubahan masa depan negri.

Dan aku tidak bisa sendiri untuk mengerjakan semua mimpi yang tertulis di agenda pribadiku untuk daerahku sebagai hadiah kecil dariku untuk Ibu Pertiwi.

Aku butuh orang lain: aku butuh lebih banyak teman, aku butuh tim, aku butuh mentor, aku butuh penasehat dan masih banyak lagi kalian yang tidak ku tuliskan disini. Namun sebenarnya aku membutuhkan kalian semua.

Karena itu, jika kamu merasa bahwa kamupun memiliki mimpi yang sama denganku, datanglah mendekat padaku. Maafkan jika suaraku belum sempat aku perdengarkan sampai kepadamu untuk menyampaikan bahwa aku membutuhkanmu. Tapi lewat tulisanku ini aku ingin menyampaikan bahwa aku butuh kalian semua, karena aku ingin mimpiku menjadi kenyataan.

Adakah itu dirimu? percayalah bahwa aku tidak bisa sendiri karena aku sangat terbatas.

Perempuan Di Desa Saya- “Menikah Saja dan Urus Anak”

Perempuan tidak usah sekolah yang tinggi, karena ujungnya pasti masak dan urus anak“. Kira-kira itu ada salah satu penggalan kalimat yang dulu sering saya dengar dari para orang tua di daerah kelahiran saya saat mereka menasehati anak perempuan mereka. Itu sebabnya, perempuan di dusun Oehau (Desa Noelbaki-Kecamatan Kupang Tengah) tempat saya di besarkan menjadikan pernikahan sebagai suatu pencapaian hidup yang tertinggi dan mengabaikan pendidikan, mimpi dan cita-cita.

Saya mengingat saat saya masuk sekolah pemahaman ini sedang begitu kuatnya diterapkan oleh banyak orang tua. Itulah sebabnya, biasanya anak perempuannya di sekolahkan dengan hanya tamat Sekolah Dasar (SD) saja atau syukur bisa sampai ke Sekolah Menengah Pertama (SMP). Karena itu teman masa SD saya hanya beberapa yang bisa melanjut sampai ke tingkat SMP dan hanya ada satu dua yang bisa sampai ke SMA lalu selesai dan langsung menikah.

Bersyukur bahwa pemahaman ini tidak dianut oleh Papa saya yang walalupun beliau bukanlah seorang yang berpendidikan tinggi namun Papa begitu paham bahwa antara anak laki-laki dan perempuan memiliki hak pendidikan yang sama, bahkan hak mendapatkan warisan yang sama dari orang tua (karena di tempat kelahiran saya ini, anak perempuan biasanya tidak memiliki hak mendapatkan warisan dari oran tua).

Kalimat nasehat bodoh yang terdengar di sekitar tempat tinggal saya di masa lampau itu, telah membuat banyak perempuan yang memiliki potensi berhenti di dapur dan menghabiskan sisa hidup mereka sebatas bekerja di sawah atau di kebun. Saya mengingat salah seorang teman baik saya di masa SD yang sangat cerdas soal matematika, dulu saya sangat cemburu dengan kemampuan matematikanya itu. Karena beberapa kali dia mengikuti lomba matematika mewakili SD kami ke tingkat kabupaten, namun dia tidak bisa berbuat apa-apa setelah itu karena orang tuanya lebih setuju dia menikah dan mengurus anak.

Perempuan di tanah dimana saya di besarkan begitu sibuk dengan pemikiran “untuk apa bersekolah tinggi, toh ujung-ujungnya ngurus anak dan masak di dapur”. Karena itu beberapa dari mereka hari ini begitu merana kehidupan pribadinya, padahal sebenarnya mereka adalah bintang.

Itulah sebabnya setiap kali saya berada di kampung halaman, saya selalu bersyukur pada Tuhan karena orang tua saya tidak menganut paham itu. Sehingga saya bisa menginjakkan kaku ke ibu kota tanah air, mengenyam pendidikan dan belajar memberikan sumbangsih membangun daerah saya dan bagi Indonesia.

Kini perempuan tidak boleh berpikir dan di bunuh dengan pemahaman ini, karena perempuan memiliki kekuatan yang besar untuk membuat perubahan.

Salam untukmu semua perempuan Indonesia di pelosok tanah air, semoga cerita di daerahmu hari ini sudah berubah.

4 Jenis Makanan yang Bikin Orang Kupang Rindu Kampung Halaman

Bicara soal Kupang memang tidak akan pernah habis, karena selalu saja ada topik menarik dari daerah ini yang layak untuk kamu tahu lebih jauh. Nah untuk urusan makanan, orang Kupang punya selera tersendiri yang tidak sama dengan cita rasa dengan daerah manapun di Indonesia. Penasaran kan, kira-kira makanan apa saja yang paling menggugah selera bagi orang Kupang?

Jagung Bose

Image result for jagung bose
Jagung bose yang dimasak dengan kacang tanah dan labu kuning siap di santap

Jagung bose adalah jagung yang yang sudah di tumbuk untuk melepaskan kulit arinya lalu dimasak dengan campuran aneka kacang-kacang (bisa dikreasi sesuai selera), bisa di tambahkan santan untuk memberikan sensasi gurih.

Jagung goreng

Image result for jagung goreng pulut kupang
Jagung pulut goreng

Jenis jagung yang dipakai adalah jagung pulut/jagung ketan (jenis jagung yang lembut jika di makan) cara membuatnya adalah jagung di goreng dengan irisan bawang merah, bawang putih dan irisan cabe untuk memberikan rasa pedas untuk mendapatkan aroma yang leih nikmat bisa tambahkan beberapa helai daun kemangi. Lalu di tambahkan sedikit garam dan penyedap rasa. Makanan ini sangat cocok di nikmati dengan segelas kopi atau teh.

Daging Se’i

Image result for cara pembuatan daging sei
Daging se’i yang sudah selesai di asap

Daging sei adalah daging yang diasap menggunakan kayu serta daun kusambi (Schleichera Oleasa) sebagai sumber asap untuk mengahasilkan daging dengan aroma yang khas dan warnanya tetap merah. Biasanya memakai daging sapi atau daging babi. Jenis daging yang satu ini memang menjadi favorit orang Kupang.

Tumis Kangkung Campur Bunga Pepaya

Image result for gambar tumis kangkung campur bunga pepaya
Tumisan kangkung campur bunga pepaya pedas

Mungkin sebagian orang merasa aneh dengan sayuran ini atau mungkin ada yang bilang ini pahit. Tapi tidak bagi orang Kupang, tumisan kangkung dan bunga pepaya itu tetap menjadi sayur nomor satu, apalagi di tumis dengan level pedas sesuai selera. Alamak nikmatnya!

Nah kira-kira nomor berapa yang jadi favoritmu?

Andai Besok Tak Lagi Ada Perempuan

Image result for picture illustration tomorrow without women

Bisakah kamu bayangkan jika besok di dunia ini tidak ada peremuan lagi?

Dapatkah kamu bayangkan jika besok pagi kamu berada di dunia yang tak ada seorang perempuan pun disana? Bisakah kamu bayangkan seperti apa keadaan itu? atau bagaimana jika Sang Pencipta menghapus sejarah penciptaan dengan tidak menciptakan perempuan?

Apakah perempuan itu tidak penting di dunia ini, sehingga tindakan diskriminasi terhadap perempuan masih terdengar?

Benarkah jika tidak ada perempuan maka isu tindakan kekerasan pada makluk yang lemah secara fisik itu tidak akan ada dalam catatan sejarah kehidupan manusia?

Dapatkah kamu duduk sejenak dan berpikir andai saja Tuhan tidak menciptakan satu makluk mulia yang bernama perempuan untuk menjadi teman bagi laki-laki di dunia ini, bagaimana jadinya dunia ini?

Apakah kamu suka dengan dunia seperti ini?

Apakah kamu akan lebih suka dengan dunia tanpa ada panggilan “mama atau ibu, tante, cici, nona, mba, miss” di dalamnya?

Karena itu tidaklah berlebihan jika perempuan harus dikasihi, dicintai, dihargai dan dihormati. Itu harus di lakukan dengan sukacita dan hati yang senang oleh laki-laki.

Jangan tebar ketakutan bagi perempuan lewat isu kekerasan bagi kaum mereka, jangan intimidasi mental mereka dengan berita pemerkosaan yang kejam, jangan membuat langkah mereka terhenti beraktivitas di luar rumah karena isu pembunuhan keji bagi kaum mereka.

Adalah kewajiban memberikan hak mereka, adalah suatu kewajiban memberikan posisi bagi mereka, adalah suatu keharusan memberikan penghargaan bagi mereka, adalah suatu kewajiban juga untuk memberikan kenyamanan, memberikan perlindungan, dan memberikan dunia yang layak bagi mereka.

Karena perempuan pun adalah makluk yang sama nilainya dengan laki-laki, sama berharganya dengan kaum adam sehingga layak menjadi pribadi yang mendapatkan kesamaan hak di dunia hasil karya Tuhan ini. Karena Tuhan tidak memetakan bumi dimana di bagian tertentu khusus untuk laki-laki dan bagian lain khusus untuk perempuan.

Perempuan memiliki hak untuk hidup, hak untuk berkarya, hak untuk berekspresi, hak menyatakan pendapat, dan hak untuk berkontribusi bagi peradaban dunia.

Apakah laki-laki memang lebih hebat dari Tuhan Pencipta? karena jika Tuhan pun menganggap tidak baik laki-laki hidup seorang diri dunia ini maka DIA menciptakan perempuan baginya, mengapa justru laki-laki berpikir untuk menganiaya perempuan yang menjadi temannya mewarisi dunia ini?

Bisakah kamu menghentikan aktivitasmu sekarang dan berpikir andai saja Tuhan tidak menciptakan perempuan, siapakah yang akan menjadi teman penolong bagi laki-laki untuk berkarya di dunia yang fana ini?

Cintailah semua perempuan yang ada di sekitarmu karena merekalah dunia ini memiliki cerita cinta, cerita kasih, dan cerita pengorbanan.

Anak Perempuan Memang Tidak Meneruskan Marga Tapi ini yang di Lakukan Mereka.

Menjadi anak perempuan yang lahir di dalam keluarga yang memakai marga, seringkali mereka masih di anggap sebagai keturunan nomor dua dalam keluarga. Alasannya jelas, karena anak perempuan tidak meneruskan atau mempertahankan marga keluarganya kelak, karena jika si anak sudah menikah maka marga orang tuanya akan dengan sendirinya hilang karena dia akan memakai marga suami (apalagi jika menikah dengan laki-laki dari suku yang memakai marga).

Itulah sebabnya dalam suku-suku yang memakai marga, kehadiran anak laki-laki begitu di dambakan karena merekalah yang akan menjadi generasi penerus marga dari keluarga tersebut. Karena itu jangan heran jika di Indonesia untuk suku-suku yang memiliki marga, meskipun sudah punya beberapa orang anak perempuan, pasangan suami istri masih saja terus berjuang untuk hadir seorang anak laki-laki dalam keluarga. Bahkan di banyak kasus juga, ada suami yang harus menikah lagi hanya demi mendapatkan anak laki-laki.

Meskipun demikian, anak perempuan kebanyakan melakukan hal yang berbeda yang tidak dilakukan oleh anak laki-laki pada umumnya. Apa saja itu?

Anak perempuan selalu yang pertama hadir jika orang tuanya sakit.

Sesibuk apapun seorang anak perempuan, jika orang tuanya sakit dia pasti akan berjuang menyiapkan waktu untuk datang untuk menemani orang tua yang sedang berada dalam kondisi lemah.

Anak perempuan yang selalu mengurus orang tua ketika sakit.

Kebanyakan fakta sudah bercerita bahwa anak perempuan selalu hadir di sisi orang tuanya untuk mengurus mereka saat mereka sedang sakit. Ada yang bahkan mengorbankan pekerjaan/karir, studi dan semua hal pribadi lain hanya demi mengurusi orang tuanya yang sedang sakit. Karena bagi kebanyakan anak perempuan, kesembuhan orang tua jauh lebih penting di bandingan dengan semua urusan pribadi lain.

Anak perempuan yang selalu tetap duduk di dekat mayat orang tuanya ketika mereka meninggal.

Hal ini sangat jelas, mengapa? karena kebanyakan anak laki-laki akan sibuk di saat-saat seperti ini untuk bertemu dengan para tamu dalam keluarga yang datang untuk melayat. Di waktu-waktu seperti ini, anak perempuan tidak akan pernah tega untuk berada jauh dari jasad orang tuanya.

Anak perempuan yang paling banyak kuatir saat berada jauh dari orang tua

Jika merantau, anak perempuan yang paling banyak Menelpon orang tua dari pada anak laki-laki. Hal ini sangat jelas, karena anak perempuan sangat ingin mengetahui kabar tentang orang tuanya setiap hari. Mereka tidak akan peduli berapa banyak pulsa atau paket data yang harus di habiskan setiap bulannya karena harus menghubungi orang tua dengan rutin. Karena mereka sangat mengkuatirkan kondisi orang tua mereka tatkala berada jauh dari mereka.

Nah itu hal-hal hebat yang di lakukan oleh anak perempuan, meski mereka memang tak meneruskan marga keluarganya.

Perempuan Harus Bisa Membaca

Dewi Sartika adalah seorang perempuan Indonesia dari Jawa Barat yang mendedikasikan hidupnya untuk mengajar anak-anak pramuwisma membaca dan menulis bahkan bahasa Belanda di usianya yang masih 10 tahun. Kemudian pada tahun 1905 Ia membuka sekolah bagi kaum perempuan di belakang rumahnya untuk mengajarkan mereka  membaca, menulis dan memasak bahkan menjahit. Sekolahnya ini adalah sekolah perempuan pertama di Indonesia yang disebut Sakola Istri.

Ini adalah kisah sejarah yang inspiratif, yang menunjukkan bahwa perempuan harus di bantu untuk bisa membaca dan menulis karena perempuan adalah guru pertama bagi anak-anaknya.

Ibu Suniti

Karena faktanya di Indonesia masih ada begitu banyak perempuan yang tidak bisa membaca dan menulis meskipun Dewi Sartika telah memberikan teladan inspiratif namun kenyataanya masih ada banyak perempuan yang masih belum terjangkaukan. Hal ini bukan saja di pedalaman tapi juga di perkotaan.

Saya sendiri ingin berbagi cerita tentang seorang perempuan berusia 47 tahun yang bernama Suniti. Seorang perempuan yang saya ajari untuk bisa membaca dan menulis Ia adalah seorang perempuan yang tidak bisa membaca dan menulis, namun setelah tekun belajar selama 3 bulan, perempuan yang berdomisili di kelurahan Kalianyar-Jakarta Barat itu, datang di hari itu dengan wajah gembira sambil berkata “kak, saya sudah bisa menulis nama Aba (suaminya)”, sambil ia melafalkan huruf-huruf dari nama suaminya.

Ini merupakan fakta yang datang dari perempuan di Ibu kota negara Republik Indonesia, bagaimana dengan perempuan yang ada di pedalaman Papua, mereka yang ada di pelosok Kalimantan, atau yang berada di balik gunung-gunung di daratan Nusa Tenggara Timur atau mungkin yang berada di Nias?

Pertanyaannya adalah apakah ada seseorang disana yang bersedia memberikan waktu untuk membantu mereka para perempuan yang memiliki keterbatasan ini?

Mari buka mata hati, dan singsingkan lengan baju dan berjuang untuk menyelamatkan semua perempuan Indonesia dari ikatan buta huruf. Jadilah Dewi Sartika masa kini yang mau melakukan sesuatu untuk para perempuan ini, karena jika satu perempuan yang tidak bisa membaca dan menulis di tolong maka kita sedang menyelamatkan satu generasi.

2 Minggu di Jakarta

Beberapa waktu lalu, aku kembali ke Jakarta setelah beberapa saat tidak lagi menjadikan kota ini sebagai tempat tinggalku. Pada waktu pesawat yang membawaku mendarat di bandara Soekarno Hatta, rasanya seperti aku sedang kembali ke my second home lagi. Perasaannya sama seperti sedang kembali ke kampung halaman. Entah karena benar-benar kangen dengan semua orang yang ada disana atau memang perasaan itu secara natural muncul. Entahlah.

Hari-hari singkat disana, saya habiskan dengan urusan pekerjaan yang sedikit menoreh rasa stres. Di setiap berada di jalan raya, aku menjadi begitu suka dengan macetnya Jakarta, rasanya sudah lama tak berjuang dengan suasana itu. Di kesempatan ini aku juga menyempatkan waktu untuk meet up lagi dengan beberapa teman untuk sekedar ngobrol, ngopi bareng atau dinner bareng. Rasanya semua moment itu begitu berharga, dan begitu berbeda sekali. Setiap pelukan yang aku dapatkan saat bertemu dengan mereka memberikan energi tersendiri sehingga aku kembali menjadi begitu bersemangat lagi.

Hal istimewa lain adalah ketika aku kembali ke beberapa ruas jalan di Jakarta Barat yang selalu kulewati dulu. Aku pernah berdiri bersama seseorang di flyover kanal banjir Tomang dimalam hari, pada saat itu dia mendoakan panggilanku disana. Sambil kami memandang deretan rumah-rumah dari Kelurahan Kalianyar dan gedung apartemen season city, dia terus mendoakan semua hal yang saat itu tampaknya belum begitu jelas selain kesan bahwa akan ada banyak kesulitan di depan sana yang akan ku hadapi. Malam itu aku kembali melihat pemandangan yang sama, namun sendirian berdiri di tempat itu. Aku berdiri dan kembali berbicara dengan Tuhan: “Tuhan sekarang yang Kau kehendaki untuk aku kerjakan sudah semakin jelas terbentang di depanku, dan kini sedang kuperjuangkan untuk dapat menyelesaikannya”.

Di hari terakhir di ibukota negera, aku kembali ke tempat yang dulu biasanya berjam-jam kuhabiskan untuk berdoa dan merenung, tempat itu di sebut “gazebo”. Kali ini aku tidak datang untuk mengeluh dan berteriak meminta tolong ke Tuhan lagi, tapi aku datang hanya untuk bersyukur, ku keluarkan buku catatan harianku dari tas dan aku kembali melihat catatan tanggal terakhir aku ada di tempat ini, aku tersenyum karena sederetan doa yang terucap kala itu sudah di jawab Tuhan. Betapa Tuhan yang Maha Tahu selalu mengatur semua jalan sulit seimbang dengan jalan kesenangan.

Dua minggu di Jakarta menjadi waktu yang indah, short escape yang memberikan energi baru. Aku berpikir bahwa kembali ke tempat dimana kita pernah berjuang dan menganggap sebagai second homenya kita adalah cara terbaik untuk merefresh semangat lagi. Bagaimana dengan kamu, apakah kamu punya cara yang lain?

Terima Kasihku untukmu Ibu yang Tak Sarjana

Aku lahir dan dibesarkan serta di didik oleh seorang ibu yang sederhana. Seorang ibu yang tidak menghabiskan banyak waktu untuk belajar di bangku pendidikan. Seorang perempuan desa yang sederhana yang tak bisa berpenampilan modis apalagi bersolek.

Penampilannya selalu sederhana, bicaranya pun selalu seperlunya saja. Jika kamu orang baru yang dia temui, janganlah ajak banyak berbicara dengannya karena dia bukan tipe orang yang mudah membangun komunikasi dengan orang yang baru di temuinya.

Namun Siapa yang menyangka bahwa wanita ini berhasil membesarkan aku dengan cinta yang penuh, tabung cintaku tak kurang sehingga aku tak pernah berpikir mencari tambahan dari luar sana. Memang tak banyak ilmu yang dimilikinya, namun wejangan yang diberikan kepadaku tak pernah usang oleh waktu, masih saja relevan sejak kecilku sampai dewasa sekarang.

Siapa yang tahu jika mental pejuang yang ada dalam diriku itu mengalir darinya. Kemampuan berpikir yang aku miliki sekarang adalah hasil bentukkannya, dan ketabahanku menjalani hidup adalah didapat darinya.

Hidupnya begitu menginpirasiku melebihi tokoh inspirator dunia manapun. Keinginanku untuk belajar darinya lebih banyak dari semua keinginanku untuk belajar dari orang pintar manapun yang pernah kutemui. Rasanya tak ada kata yang tepat untuk melukiskan betapa aku mengagumi kepribadiannya.

Dia tak sarjana namun begitu hebat, karena itu aku telah berjanji akan menceritakan tentangnya kepada generasi di bawahku. Aku telah berjanji untuk terus membagikan kisah tentangnya, tentang perjuangannya, tentang pengorbanannya, tentang kegigihannya dan tentang semangatnya.

Dia melebihi perempuan manapun yang pernah ku kenal. Dia tidak pernah mengeluh, dia tidak pernah mengatakan capek, dia tidak pernah berhenti mencintaiku hingga hari ini.

Ibuku begitu luar biasa, ibuku begitu menginspirasi.

Terimakasih ibu buat segalanya 🙏🙏

Apakah kamu pun memiliki ibu yang sehebat ibuku? Mari bagikan cerita tentang ibumu yang menginspirasi itu disini, biar makin banyak orang dikuatkan untuk menjadi ibu yang inspiratif di zaman ini.

Perempuan Mesin Pemuas Nafsu dan Mesin Produksi Anak

Beberapa tahun terakhir ini karena alasan memenuhi panggilan hidup yang Tuhan berikan, aku banyak melakukan traveling ke berbagai daerah di Indonesia. Kakiku bahkan telah di ijakkan di daerah dengan ojek termahal di Indonesia, dimana sekali naik ojek kita harus siap merogoh kantong 500-700 ribu untuk bisa diantarkan ke tempat tujuan. Nama daerah itu adalah Seko di daerah Sulawesi.

Di semua perjalanan ini, ada pemandangan yang sama yang selalu aku temukan yaitu umumnya perempuan di desa dan pedalaman itu seperti mesin pemuas nafsu laki-laki dan mesin produksi anak, jika sudah selesai mesin dipakai untuk salah satu alasan atau kedua-duanya perempuan di ceraikan atau ditinggalkan begitu saja. Di Seko, kebanyakan perempuan melahirkan anak antara 8 sampai 16 orang anak, namun setelah itu mereka di ceraikan. Saya pernah bertanya kepada seorang bapak yang sudah memiliki 12 anak namun menceraikan istrinya “mengapa istrinya diceraikan?” jawabannya “sudah bosan”. Dipinggiran ibu kota negara, saya pernah mengenal seorang perempuan yang bersedia terus melahirkan agar bisa mendapatkan perhatian suaminya, jika dia berhenti melahirkan maka suaminya menceraikannya.

Sederetan cerita tentang perempuan semacam ini mewarnai negeri ini, dari Sabang sampai Merauke, dan Nias sampai pulau Rote.

Apakah emansipasi perempuan yang di gagas oleh Kartini tidak sampai ke desa dan pedalaman?

Entahlah, namun Perempuan yang diciptakan Tuhan dengan maksud yang begitu mulia yaitu sebagai penolong bagi laki-laki kini telah sirna dari tujuan itu. Masih banyak perempuan yang kini dilihat tanpa harga dan martabat.

Apakah karena budaya ataukah kaum Adam yang salah memahami tentang tujuan Tuhan menciptakan perempuan di dunia?

Apapun itu alasan yang melatar belakangi semuanya, Indonesiaku harus membuka mata dengan lebar agar bisa melihat banyak perempuan di pelosok yang sedang terpuruk. Garuda harus makin mengembangkan sayapnya untuk melindungi banyak perempuan di negeri ini yang telanjang harga dirinya.

Jika kamu adalah perempuan, edukasilah perempuan yang kamu temui agar makin banyak yang terbebas menjadi manusia bukan mesin yang tergambar di atas, namun jika kamu adalah laki-laki maka jadilah laki-laki yang menghargai harkat dan martabat perempuan, karena perempuan adalah makluk mulia yang diciptakan segambar dengan Allah bukan mesin yang memiliki batas waktu pemakaian.

Selamat Hari Perempuan Sedunia,

Dariku (NM)

Temukan 1 Alasan Saja…

Saya mengirimkan pesan suara kepada seseorang di suatu pagi, saat itu saya tidak menyadari jika suara saya terdengar begitu lemah dan tidak bersemangat, orang yang menerima pesan suara tersebut merespon dan bertanya “ada apa denganmu?kok kedengarannya begitu lemas” saya kaget melihat respon itu. Beberapa waktu kemudian si penerima pesan suara mengatakan kepada saya “temukan satu alasan hari ini yang membuatmu bersyukur, tuliskan di atas lembaran kertas yang bisa kamu baca, jadikan itu suatu kebiasaan setiap hari” Apakah benar bahwa cukup menemukan 1 alasan saja?

Namun di pagi selanjutnya saya bangun dengan memikirkan kalimat itu dan melakukannya. Sayapun bisa merasakan bahwa, rutinitasku datang ke Tuhan dalam doa pagi menjadi begitu bergairah, saya menjadi lebih senang memikirkan hari yang akan saya hadapi, walaupun saya menyadari dengan jelas bahwa ada tantangan di depan namun saya telah mendapati ada satu alasan untuk bersyukur yang saya temukan setiap pagi yang memberikan energi tersendiri .

Saya memang tidak melakukan tepat seperti saran dari orang tersebut yaitu sampai menuliskan itu, tetapi saya memikirkannya dan membayangkan satu alasan tersebut setiap pagi, kadangkala saya menjadi tersenyum di moment itu dan berkata “ah Tuhan, bukankah ini menghiburku?”

Satu alasan memang tampak begitu sedikit dibandingkan dengan begitu banyaknya alasan yang membuat hari menjadi stres. Tetapi satu alasan dapat mengukir senyum saat menyapa Tuhan dan hari yang baru.

Satu alasan saja rasanya tak cukup kuat untuk membuat langkah bisa diayunkan mantap menjalani hari, namun satu alasan baik yang bisa di temukan di antara seribu alasan negatif dapat mengubah paradigma tentang sesuatu yang dihadapi.

Satu alasan tampaknya sedikit dan tak berarti, namun jujur bahwa satu alasan yang selalu saya temukan setiap pagi itu telah membuat saya berubah dalam menyikapi banyak hal lain yang saya temui.

Ayo, temukan satu alasanmu yang membuat kamu bisa bersyukur kepada Tuhan mulai sekarang. Harimu pasti akan berbeda setiap hari…