Anak Perempuan Memang Tidak Meneruskan Marga Tapi ini yang di Lakukan Mereka.

Menjadi anak perempuan yang lahir di dalam keluarga yang memakai marga, seringkali mereka masih di anggap sebagai keturunan nomor dua dalam keluarga. Alasannya jelas, karena anak perempuan tidak meneruskan atau mempertahankan marga keluarganya kelak, karena jika si anak sudah menikah maka marga orang tuanya akan dengan sendirinya hilang karena dia akan memakai marga suami (apalagi jika menikah dengan laki-laki dari suku yang memakai marga).

Itulah sebabnya dalam suku-suku yang memakai marga, kehadiran anak laki-laki begitu di dambakan karena merekalah yang akan menjadi generasi penerus marga dari keluarga tersebut. Karena itu jangan heran jika di Indonesia untuk suku-suku yang memiliki marga, meskipun sudah punya beberapa orang anak perempuan, pasangan suami istri masih saja terus berjuang untuk hadir seorang anak laki-laki dalam keluarga. Bahkan di banyak kasus juga, ada suami yang harus menikah lagi hanya demi mendapatkan anak laki-laki.

Meskipun demikian, anak perempuan kebanyakan melakukan hal yang berbeda yang tidak dilakukan oleh anak laki-laki pada umumnya. Apa saja itu?

Anak perempuan selalu yang pertama hadir jika orang tuanya sakit.

Sesibuk apapun seorang anak perempuan, jika orang tuanya sakit dia pasti akan berjuang menyiapkan waktu untuk datang untuk menemani orang tua yang sedang berada dalam kondisi lemah.

Anak perempuan yang selalu mengurus orang tua ketika sakit.

Kebanyakan fakta sudah bercerita bahwa anak perempuan selalu hadir di sisi orang tuanya untuk mengurus mereka saat mereka sedang sakit. Ada yang bahkan mengorbankan pekerjaan/karir, studi dan semua hal pribadi lain hanya demi mengurusi orang tuanya yang sedang sakit. Karena bagi kebanyakan anak perempuan, kesembuhan orang tua jauh lebih penting di bandingan dengan semua urusan pribadi lain.

Anak perempuan yang selalu tetap duduk di dekat mayat orang tuanya ketika mereka meninggal.

Hal ini sangat jelas, mengapa? karena kebanyakan anak laki-laki akan sibuk di saat-saat seperti ini untuk bertemu dengan para tamu dalam keluarga yang datang untuk melayat. Di waktu-waktu seperti ini, anak perempuan tidak akan pernah tega untuk berada jauh dari jasad orang tuanya.

Anak perempuan yang paling banyak kuatir saat berada jauh dari orang tua

Jika merantau, anak perempuan yang paling banyak Menelpon orang tua dari pada anak laki-laki. Hal ini sangat jelas, karena anak perempuan sangat ingin mengetahui kabar tentang orang tuanya setiap hari. Mereka tidak akan peduli berapa banyak pulsa atau paket data yang harus di habiskan setiap bulannya karena harus menghubungi orang tua dengan rutin. Karena mereka sangat mengkuatirkan kondisi orang tua mereka tatkala berada jauh dari mereka.

Nah itu hal-hal hebat yang di lakukan oleh anak perempuan, meski mereka memang tak meneruskan marga keluarganya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s