Hari Ulang Tahun Indonesia Ke-75

Selamat ulang tahun Indonesiaku yang ke-75, semoga Engkau cepat sembuh dari wabah yang sedang menggerogoti tubuhmu.

Semoga ekonomi cepat bangkit lagi, semoga pemerataan terjadi, semoga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia digenapi.

Meskipun matahari terbit di Barat namun aku akan tetap menjadi Indonesia karena Engkaulah tumpah darahku. Bumiku yang kucintai dan kubanggakan.

Jadilah rumah untukku sampai akhir menutup mata, jadilah bangsa yang hebat.

Doa untukmu terdengar dari Sabang sampai Merauke, dari Nias sampai Pulau Rote. Merdeka! Merdeka! Merdeka

Kemanusiaan, Kemanusiaan

Sebagai respon terhadap pembunuhan George Floyd, maka seorang teman asal Inggris menuliskan sebuah puisi dengan judul “Humanity”

Dan pada saat dia memposting di instagramnya saya merasa hal itu beresonansi juga kepada saya secara pribadi. Karena itu lewat pembahasan dengan penulis asli dari puisi ini akhirnya saya menerjemahkan puisi tersebut ke dalam bahasa Indonesia dengan beberapa pengubahan termaksud konteks.

Dan ini adalah hasil dari kerjasama kami itu.

Sekiranya dimanapun kita berada, isu kemanusiaan adalah hal yang harus selalu menjadi tanggung jawab kita bersama dan juga tanggung jawab pribadi sebagai manusia untuk pemerataan keadilan di muka bumi.

Kita Adalah Anak Kunci

Cara Mudah Duplikat Kunci Sendiri Kurang dari 10 Menit - Citizen6 ...

Hari ini saya menemukan bahwa ada satu hal yang ingin saya bagikan di dalam tulisan ini, yaitu kebenaran bahwa kita adalah anak kunci.

Anak kunci bukan secara literal adalah anak yang lahir dari sebuah ibu kunci, tetapi anak kunci adalah kunci itu sendiri yang berfungsi untuk membuka sedangkan kunci (bagian yang bisa di kunci dan di buka) adalah sebagai induknya, bagian kunci yang didesain untuk mengambil fungsi sebagai alat pembuka dan penutup dari kunci.

Ada banyak orang menjadi panik ketika tiba-tiba anak kuncinya hilang, patah atau rusak. Kenapa demikian? karena untuk waktu tertentu kita tidak akan bisa masuk ke dalam rumah (jika yang hilang/patah/rusak adalah anak kunci rumah) atau kita tidak bisa mengakses isi dari apa saja yang sedang terkunci (misalnya: lemari,dll).

Kita harus memahami bagian bahwa kunci sudah di desain untuk di buka dan di tutup oleh anak kunci tersebut. Karena itu anak kunci bisa melakukan kedua hal itu. Tapi benda lain, tidak didesain untuk kedua fungsi tersebut, karena itu jika membuka menggunakan benda lain pasti butuh usaha yang lebih keras dan kadang-kadang merusakkan bagian kunci tersebut.

Tuhan sudah memanggil setiap kita untuk terlibat di dalam satu rencanaNya yang spesifik. Seharusnya kita tidak bisa menolak untuk mengerjakan hal itu. Tetapi faktanya ada banyak orang yang menolak, padahal itu mudah karena kita telah disiapkan oleh Allah untuk menjalankan fungsi tersebut.

Seringkali Tuhan memakai latar belakang kejatuhan kita, latar belakang pendidikan kita, latar belakang pengalaman kerja kita, latar belakang status ekonomi kita, latar belakang hubungan kita dan seterusnya untuk menjalankan fungsi yang telah Allah siapkan untuk kita terlibat dalam salah satu spesifik rencanaNya untuk membawa kebaikan bagi orang lain.

Sekarang coba pikirkan mengapa kamu diberikan salah satu hal yang saya sebutkan di atas atau mungkin belum disebutkan. Bukankah Allah memiliki rencana untuk kamu mengambil bagian sebagai anak kunci untuk menjalankan fungsinya?

Ingat, bahwa titik fokusnya adalah Allah-lah yang yang telah mendesain kita untuk suatu fungsi tersebut. Jika kita menolak untuk melakukannya, Allah masih dapat memilih orang lain untuk mengerjakan fungsi tersebut.

Karena itu jangan arogan dan merasa paling penting dalam mengerjakan suatu panggilan dalam salah satu spesifik pelayanan. Karena Allah masih tetap bisa memilih orang lain untuk mengerjakan bagian tersebut. Tapi jika kamu merespon untuk menjalankan fungsi itu, bersyukurlah untuk respon yang kamu lakukan.

Uang, talenta, nama besar, relasi, fasilitas, posisi dan sebagainya hanyalah cara Allah yang diberikan kepadamu untuk menjalankan fungsi tertentu untuk menjadi berkat bagi orang lain. Berfungsilah sebagaimana seharusnya!

Jika kamu masih terus bertanya-tanya sebenarnya Allah mendesain saya untuk fungsi apa? apa yang harus saya lakukan untuk “menjadi” berfungsi dalam salah satu rencana spesifiknya maka coba lihat, pada cara Allah mempersiapkanmu. Dari proses itu ada potongan-potongan informasi yang menegaskan bahwa kamu harus mengambil fungsi sebagai apa untuk melengkapi anggota tubuhNya bisa didapatkan.

Namun juga jangan terlalu emosional atau terburu-buru membuat keputusan, buatlah keputusan dengan baik.

Jadilah anak kunci sebagaimana engkau didesain untuk fungsi tersebut. Mungkin kamu harus mengambil tanggung jawab untuk membuka sesuatu bagi orang lain, lewat ide, jalan keluar, pertolongan secara finansial, dll. Jadilah seperti itu.

Namun jika situasimu adalah kamu dipilih untuk menutup sesuatu, maka beranilah untuk menutup hal itu karena Allah yang akan menyertai kamu untuk melakukannya sampai selesai.

Ingatlah bahwa komunitas, jemaat, masyarakat, kumpulan orang muda, sekolah atau segala bentuk komunitas manusia yang ada di sekitarmu saat ini ada bagianmu di dalamnya untuk mengambil salah satu fungsi atau kedua-duanya bagi mereka itu.

Sadarilah bahwa ketika harus menjalankan kedua fungsi ini akan penuh dengan air mata, peluh, perjuangan keras, ketekunan dan sebagainya. Namun jangan menyerah berhadapan dengan hal-hal itu karena Allah-lah yang mendesain kamu, akan memampukanmu untuk menyelesaikan dan menjalani itu semua.

Sejenak bertanyalah kepada Tuhan, apakah situasiku saat ini Engkau mau untuk aku mengambil fungsi “membuka” ataukah fungsi “menutup” atau bisa jadi Allah sedang ingin engkau mengambil kedua fungsi tersebut secara bersamaan di area-area yang berbeda-beda?

Meresponlah karena itulah fungsimu!

Jangan sombong dan arogan dengan fungsimu!

Tetaplah rendah hati dan bersyukurlah untuk Allah yang memilihmu untuk fungsi-fungsi itu, dan kerjakanlah dengan setia sampai selesai.

Kebaikan dan Rahmat Allah menyertai kita semua!

#Dirumah Aja#

Berkaitan dengan epidemi virus corona maka seruan untuk dirumah aja di sampaikan kepada semua lapisan masyarakat untuk sama-sama memerangi penyebaran virus ini. Bekerja dari rumah, beribadah dari rumah bahkan belajar dari rumah saja. Meski memang ada juga golongan masyarakat yang tidak akan bisa melakukan hal ini karena beberapa alasan yang tidak bisa kita hakimi.

Namun tulisan saya kali ini bukan berfokus pada covid-19 tetapi tentang ide “dirumah aja“.

Baca juga: Apakah kamu rindu rumahmu

Rumah adalah tempat teraman dan ternyaman bagi semua orang, tidak peduli apapun bentuknya dan seperti apa fasilitas yang ada di dalamnya. Namun rumah selalu menjadi tempat untuk kembali beristirahat, berdiam diri, berintropeksi dan lainnya.

Baca juga: Pulang

Bagi saya seruan di rumah saja mengingatkan kita semua untuk mengingat bahwa siapapun kita, apapun profesi dan jabatan yang dimiliki, rumah adalah tempat dimana kita berada tatkala lelah dan takut. Rumah juga menjadi tempat pertama yang kita miliki yang harus di jaga terhadap apapun. Rumah adalah tempat dimana kita akan melepaskan segalanya dan juga rumah menjadi alasan kita berjuang untuk semuanya hal yang tengah di perjuangkan.

Bagaimana jika kita semua belajar untuk memperjuangkan kebahagiaan orang-orang di rumah kita, bagaimana jika kita memprioritaskan untuk belajar memahami perasaan orang-orang di rumah kita terlebih dahulu sebelum kita mau memahami perasaan orang diluar sana.

Bagaimana jika pelukan tulus itu kita berikan paling prioritas kepada semua orang terkasih di rumah kita dulu, bagaimana jika kata dukungan itu kita berikan pertama kepada orang-orang di rumah kita dulu, bagaimana jika kita belajar untuk berbicara jujur itu dengan orang dirumah dulu, bagaimana jika kita mengubah arah pembelajaran untuk apapun dengan dimulai dari rumah dulu?

Tak perlu kamu tampak “wao” di luar rumah sedangkan di rumahmu tidak, tak perlu kamu tampak hebat, memukai, penuh kasih, dan lainnya padahal dirumahmu orang-orang dekatmu tidak bisa melihat itu?

Tak perlu kita seolah pahlawan di luar rumah padahal dirumah kamu menjadi beban. Tidak perlu kelihatan paling dermawan di luar rumah padahal dirumahmu tidak ada sedikitpun konsep berbagi itu. Tidak perlu seolah kata-katamu seolah penuh hikmat diluar sana padahal dirumahmu sumpah serapah yang diucapkan selalu.

Sudahlah mari kita rumah haluan kita, mulai dari rumah. Apapun itu, mari kita mulai dari rumah kita.

Sulit bukan? tapi saya berpikir ide mulai apapun dari rumah layak direnungkan dan dipraktekkan mulai dari diri sendiri.

Selamat beraktivitas dirumah aja!

Terimakasih Untuk Semua Temanku Atas Kenangan Manis Saat Bersama Kalian

Terimakasihku untuk semua teman yang telah menoreh kisah manis bersama denganku sehingga hari ini kisah itu menjadi kenangan yang membuatku bersyukur memiliki kalian semua.

Rasanya aku ingin kembali mengambil potongan-potongan kisah manis itu, menggenggamnya dan merangkul kembali karena barangkali itu akan memberikan aku energi baru untuk terus berjuang disini.

Baca: 2 minggu di Jakarta

Tapi akupun merasa bahwa itu adalah keinginan egois dari ku karena sangat mustahil mengubah waktu yang telah berlalu menjadi hari ini lagi.

Aku mengingat saat-saat aku berjuang dengan penuh air mata di kota-kota dimana kalian aku temui. Kalian menginspirasiku, menguatkanku dan mendorongku untuk maju meski waktu itu aku sendiri tidak yakin bahwa aku bisa.

Kalian memberikan aku ruang untuk tampil, memberikan aku kursi untuk duduk bahkan posisi, kalian menghargaiku, kalian menangis bersama bahkan rela menginvestasikan waktu berjam-jam untuk mendengar ceritaku padahal kalian adalah orang yang sibuk. Dan masih banyak kisah positif lain yang menjadi kenangan yang sulit untuk tuliskan semua tentang apa yang sudah kalian lakukan.

Hari ini aku berada di desa, jauh ribuan kilometer dari kalian semua. Rasanya rindu sekali menghabiskan waktu akhir pekan lagi bersama kalian, menonton film yang tidak kalian sukai tapi karena kau sukai kalian mengalah dan bingung ketika aku mengangis karena alur cerita di film itu.

Rasanya rindu hanya pergi mencari nasi goreng kolong, duduk berdisukusi di starbuck, jalan-jalan kemana saja tanpa arah yang jelas dan malamnya ternyata lelah sekali karena ada banyak perjalanan yang tidak direncanakan namun dilakukan sepanjang hari.

Rasanya rindu bercerita lagi dengan kalian sampai fajar pagi menyingsing dan berebutan kamar mandi karena terlalu banyak makan dan duduk sepanjang malam.

Terimakasih untuk sejuta kenangan manis saat aku tidak yakin bisa dan kalian bersama menaruh tangan kepada ku dan mendoakan aku. Terimakasih karena meskipun secara ekonomi kalian semua mampu namun tetap berteman baik denganku sehingga aku makin belajar tentang rendah hati dan hidup sederhana.

Kalian semua itu pernah aku temui di Lampung Utara, di Kalimantan Barat, di Bali, di Jogja, di Pare, di Surabaya, di Malang, di Sulawesi, di Lombok Utara, dan kebanyakan di Jakarta.

Baca juga: Tujuh Desember 2019

Hari ini aku melihat pada kartu-kartu yang pernah kalian berikan, aku melihat pada buku catatan yang kalian berikan, aku melihat pada foto dan semua hal lain yang membuatku mudah memanggil kembali kenangan bersama kalian itu. Dan aku sangat menyukai ini semua.

Tahukah kalian semua? aku menjadi bersemangat lagi, aku menjadi kuat lagi, aku menjadi berani lagi, aku menjadi yakin lagi, aku menjadi berdoa lagi untuk apa yang pernah aku lupakan.

Terimakasih untuk semua kenangan manis saat bersama, terimakasih untuk cerita positif saat bersama, terimakasih untuk semua perjalanan yang baik saat bersama.

Lewat tulisan ini aku ingin mengucapkan terimakasih untuk semua temanku yang sudah mewarnai hidupku dengan kenangan manis.

Bagaimana denganmu yang membaca? adakah kisah manis yang kamu miliki saat bersama dengan temanmu? Semoga dengan mengingatnya kamupun sepertiku menjadi bersama lagi.

Masa Sulit Di Hidup Pasti Akan Selalu Ada

Setiap hari manusia berdoa, berjuang dan berharap untuk kehidupannya menjadi lebih baik. Sebisa mungkin kebahagiaan yang diimpikan itu akan diperjuangkan dengan sekuat tenaga untuk diraih dan dinikmati.

Namun tahukah kamu bahwa sekuat apapun kita berjuang dan sebaik apapun kita menyusun rencana hidup, akan selalu ada masa sulit yang akan kita hadapi.

Baca juga: Mengapa di hidup tidak ada tombol replay dan restart.

Lihat saja fakta hari ini, siapa yang berpikir bahwa akan ada satu virus yang akan mengganggu jadwal manusia yang sudah di susun rapi di agenda pribadi masing-masing orang. Virus corona telah merubah jadwal banyak manusia di kolong langit, virus corona telah menghentikan sesaat beberapa jadwal yang sudah dibuat dengan rapi. Contoh paling sederhana adalah seorang teman saya yang sudah merencanakan liburan keluarga dari jauh-jauh hari ke Thailand di akhir bulan Maret ini pada akhirnya harus membatalkan rencana itu.

Masa sulit di hidup manusia akan selalu ada, akan selalu datang dan akan selalu mewarnai hidup setiap orang. Karena itu tidak cukup kita hanya belajar untuk mengisi pengetahuan kita semata, tetapi kita juga harus belajar untuk bertumbuh secara iman. Karena dengan imanlah kita akan memiliki paradigma yang positif saat menghadapi masa sulit di hidup.

Bersiaplah untuk tidak saja hidup dimasa bahagia dan senang tetapi belajar mempersiapkan diri juga untuk bertahan dan berjuang melewati masa sulit yang datang dihidup kita.

Pertanyaanku adalah adakah kamu sedang menghadapi masa sulit?

Ingatlah bahwa Tuhan tidak akan memberikan penderitaan hidup melebihi batas kesanggupan kita memikulnya.

Bila ada keinginan untuk mengeluh dan menyerah di dalam masa sulit. maka ingatlah bahwa Tuhanmu dan Tuhanku tidak pernah meninggalkan umat-Nya berjalan sendirian dimasa berat hidup yang sedang dihadapi.

Masa sulit di hidup akan selalu ada karena itu adalah cara Tuhan untuk membentuk kesabaran, keikhlasan, keberserahan diri dan iman setiap kita.

Menangislah dalam masa sulit hidupmu namun jangan pernah menyerah dengan hidup hanya karena masa itu.

Mungkin saat ini kita layak merenungkan kalimat ini:

Ketika kaki tidak kuat untuk berdiri, berlututlah
Ketika tangan tidak kuat untuk menggenggam, lipatlah
Ketika kepala tidak kuat untuk ditegakkan, menunduklah
Ketika hati tidak sanggup menahan kesedihan, menangislah
Ketika hidup tidak mampu kita hadapi, berdoalah
Ingatlah Allah selalu ada untuk kita.

Berapa Banyak Doamu Yang Sudah Dijawab Tuhan

Saya memiliki kebiasaan menuliskan semua hal yang saya doakan. Hal ini membantu saya juga untuk memiliki kebiasaan rutin secara rohani untuk berbicara dengan Sang Pencipta setiap hari dan mempercakapkan hal-hal yang ada di dalam daftar pokok doa saya tersebut sekaligus menjadi catatan pengingat bagi saya tentang apa-apa saja yang sudah Tuhan lakukan bagi saya.

Bagaimana dengan kamu, apakah kamu memiliki catatan tentang daftar hal-hal yang kamu minta dari Tuhan?

Baca juga: Lakukan ini maka 2020mu pasti sukses

Saya sendiri sejak Januari kemaren sudah memperbaharui daftar pokok doa saya, dan belum lebih dari lima di daftar tersebut yang sudah Tuhan jawab di bulan Maret ini. Namun semalam saat saya melihat daftar tersebut, justru saya sangat bersyukur karena yang sudah Tuhan jawab itu adalah hal-hal yang diluar ekspektasi saya.

Bagaimana denganmu, ada berapa banyak yang sudah dijawab sejauh ini?

Baca juga: Apa kabar kamu di tanggal 5 Januari 2020 ini.

Saya mempercayai bahwa semua kita memiliki kesempatan menikmati kuasa dan kehebatan Tuhan lewat jawaban doa yang diberikan Tuhan. Namun seringkali kita juga lupa bahwa ada hal ajaib yang sudah Tuhan buat dalam hidup kita dan menganggap biasa hal yang kita terima tersebut.

Berapa orang juga justru tidak ingin berdoa karena merasa terlampau lama menunggu jawaban Tuhan itu, ada yang juga merasa untuk apa berdoa?cukup usaha kerja keras saja sudah cukup untuk bisa merealisasikan hal yang sedang di dambakan.

Namun bagi saya berdoa adalah hal yang sangat penting dilakukan untuk terus berkolaborasi dengan Tuhan dalam segala hal yang dikerjakan.

Baca juga: Pernahkah kamu tersenyum ketika berdoa.

Karena itu bagi kamu semua yang memiliki daftar pokok doa, sudah berapa banyak yang di jawab oleh Tuhan untuk tahun 2020 ini? Harapanku semoga dengan jawaban doa yang sudah Tuhan berikan kepadamu, membuatmu makin cinta Tuhan dan makin mempercayakan hidupmu kepada-Nya.

Jika dari semua daftar doa itu tak ada satupun yang sudah di jawab maka ini saran saya: temukan 1 alasan saja untuk tetap bersyukur karena aku meyakini bahwa meski tampak bahwa tak ada jawaban atas semua persoalanmu yang sudah kamu doakan namun sesungguhnya Tuhan sedang bekerja untuk menyatakan pertolongan-Nya indah dan tepat pada waktunya.

Selamat terus berdoa!

Anak Kecil Selalu Punya Cara Sederhana Nan Tulus Untuk Membuat Orang Dewasa Bahagia

Tulisan ini terinspirasi dari semua kejadian nyata yang saya alami dengan anak-anak kecil, baik yang di PAUD, SD, Sekolah minggu, anak tetangga dan keponakan sendiri.

Saya melihat bahwa dalam keadaan sesesak apapun karena masalah di keluarga, tuntutan pekerjaan ataupun karena hal-hal yang dihadapi dalam kehidupan sebagai orang dewasa, perasaan tiba-tiba menjadi plong saat ada kesempatan untuk interaksi dengan anak kecil.

Makluk kecil yang tidak banyak tahu tentang masalah asam garam kehidupan ini selalu memiliki cara yang sangat tulus dari sikap mereka untuk membuat orang dewasa dapat merasakan bahagia.

Contoh kecil yang saya alami langsung beberapa hari kemarin, dimana saya sedang bekerja di suatu tempat di luar rumah untuk menyelesaikan beberapa target yang harus saya selesaikan hari itu juga. Tiba-tiba tanpa sepengetahuan saya, keponakan saya datang bersama ibunya dari arah belakang dan menghampiri saya, moment sederhana kehadirannya itu memberikan kebahgiaan bagi saya sekaligus energi untuk menyelesaikan target saya hari itu.

Saya berpikir orang dewasa harus belajar untuk bisa seperti mereka ini, dimana seharunya kita bisa belajar untuk menunjukkan tindakan dan sikap sederhana yang tulus untuk membuat orang lain bahagia. Entah itu pasangan kita, saudara kita, orang tua kita, teman kita atau rekan kerja kita.

Saya tahu bahwa sangat sulit sebagai orang dewasa untuk bisa melakukan hal ini karena berbagai alasan. Namun sesungguhnya dunia di sekitar kita sedang membutuhkan sentuhan tulus yang sederhana agar mereka yang disekitar kitapun bisa terus merasakan kebahagiaan melalui kita.

Video saat keponakan menghampiri saya

Beberapa orang di sekitar saya sangat berkesan bagi saya pribadi karena mereka selalu memberikan sentuhan dan sikap sederhana terhadap saya. Dan ajaibnya adalah saat mereka melakukan hal itu, tepat di moment down nya saya sehingga sikap dan aksi mereka itu justru memberikan energi yang luar biasa.

Karena itu bayangkan saja jika mulai hari ini kita berkomitmen untuk setiap hari menunjukkan satu sikap sederhana nan tulus bagi orang-orang yang kita cintai, maka ada berapa banyak kebahagiaan kecil yang akan kita ciptakan untuk mereka itu selama mereka hidup di sekitar kita?

Satu aksi tulus sederhana bisa jadi hanya lewat ucapan “selamat pagi“, atau satu sms/whatsapp dengan isi “apa kabar/aku teringat dirimu hari ini“, atau membawakan minuman kesukaan orang tersebut, atau lakukan satu telepon singkat, atau apa saja yang sederhana yang bisa kita lakukan tanpa harus mengeluarkan banyak pengorbanan untuk melakukan hal itu.

Sama seperti satu anak kecil di rumah dapat memberikan kebahagiaan bagi semua penghuni rumah lewat beberapa aksi dan sikap lucunya. Maka saya juga membayangkan bagaimana jika kita semua melakukan hal-hal kecil yang tulus untuk orang lain sehingga membuat dunia ini penuh dengan cinta-cinta kecil yang membuat semua orang di dalamnya berbahagia.

Karena itu kebetulan sekali hari ini adalah weekend sehingga ada banyak waktu luang kita, bagaimana kalau kita semua membuat satu tindakan sederhana untuk orang-orang yang kita cintai. Bayangkan bagaimana mereka tersenyum, bayangkan bagaimana mereka merasa lega karena aksi sederhana kita itu, bayangkan bagaimana mereka merasakan kebahagian karena kita.

Selamat menikmati weekend dan selamat menabur cinta bagi orang-orang terkasih di sekitarmu.

Setiap Kesempatan Adalah Ruang Belajar

Kesempatan selalu datang dalam waktu yang kadang di duga namun kadang sama sekali tidak di duga. Karena itu ada yang berhasil mengambil kesempatan itu, sebab menyadari kehadirannya namun ada juga yang membiarkan lewat terbawa waktu.

Karena itu bagi yang mengambil, kesempatan itu seperti seorang guru nan bijaksana yang akan menyediakan banyak pembelajaran penting. Dimana tujuannya untuk meningkatkan kapasitas diri maupun untuk meningkatkan iman kepada Sang Kuasa.

Saya sendiri setiap ada kesempatan yang diambil, sering saya bertanya pada diri sendiri bahwa pembelajaran apa lagi yang akan saya dapatkan lewat kesempatan kali ini. Karena itu, saya sering di liputi banyak pertanyaan dan rasa takut serta kuatir. Kadangkala malah saya berpikir, jangan-jangan dalam kesempatan yang saya ambil kali ini justru saya akan menumpuk cerita kegagalan di dalamnya.

Namun ada hal yang selalu pasti yang saya alami adalah, iman saya kepada Pencipta makin bertumbuh dan pengetahuan serta kapasitas diri saya selalu berkembang di setiap keputusan untuk mengambil kesempatan-kesempatan yang ada.

Oleh karena itu saya berpikir bahwa kemampuan saya memanajemen emosi tidak akan meningkat jika saya tidak berani mengambil resiko masuk di ruang belajar yang di berikan oleh hidup. Daya analisa dan berpikir kritis tidak akan makin tajam jika saya tidak berani mengambil kesempatan yang di berikan kepada saya. Bahkan yang sangat saya sukai adalah setiap kesempatan yang saya ambil selalu mengoreksi tujuan hidup saya, mengoreksi mimpi dan cita-cita saya dan hal itu memberikan saya kesempatan untuk belajar memperbaiki dan menata ulang semuanya lagi.

Kesempatan selalu hadir sebagai suatu ruang belajar yang full dengan fasilitas belajar yang diperlukan untuk membentuk seorang manusia menjadi pribadi yang utuh. Oleh karena itu jangan takut untuk mengambil kesempatan yang sedang datang di depanmu hari ini.

Kebudayaan Timor yang Masih Lestari Hingga Sekarang

Pulau Timor adalah pulau dengan letak wilayah yang sangat strategis karena diapit di antara dua negera tetangga yaitu Australia dan Timor Leste. Walaupun berada di posisi seperti ini, tidak membuat orang asli yang mendiami wilayah ini tergerus arus budaya baru yang datang dari luar. Nyatanya masih ada sejumlah budaya khas Timor yang masih bisa mudah kamu temui saat ini, jika berkunjung ke Pulau yang bentuknya seperti buaya ini. Beberapa budaya yang masih ada itu antara lain:

Budaya Makan Sirih Pinang

Budaya makan Sirih pinang masih terus dipelihara dan dilakukan oleh masyarakat di Pulau Timor. Buah pinang yang dikunyah dengan daun/buah sirih ditambah kapur dan tembakau ini akan menghasilkan cairan merah yang akan membuat mulut berwarna merah dan akan sering mengeluarkan ludah dengan warna ini sehingga terkesan jorok.

Namun budaya ini merupakan bagian dari warisan leluhur orang Timor yang masih di pelihara sampai saat ini. Dalam upacara dan perkumpulan adat ataupun berkunjung ke rumah orang, biasanya sirih pinang merupakan suguhan awal yang diberikan sebagai simbol tata pergaulan dan tata nilai kemasyarakatan.

Budaya yang konon telah di praktikkan lebih dari 3000 tahun ini masih lestari hingga saat ini. Jika berkunjung ke rumah orang Timor asli atau sebagai pegunjung dengan urusan apa saja baik itu pemerintahan ataupun keagamaan, maka jika di suguhkan sirih dan pinang di dalam tempat suguhan (oko mama) walaupun kita tidak bisa memakan namun adalah sopan santun untuk tetap mengambil dan mengatakan “maaf saya tidak makan, tapi saya terima pemberian ini“. Bagi orang Timor, jika ini kamu lakukan maka kamu adalah orang yang diterima dengan baik oleh mereka dan juga sebagai tanda bahwa kamu bukan orang yang sombong.

Perempuan Memakai Tais

Tais (bahasa Dawan) atau dalam bahasa Indonesia di sebut sarung merupakan gaya berbusana yang masih di pelihara oleh perempuan Timor hingga saat ini. Tais yang digunakan biasanya murni hasil tenunan asli perempuan Timor dengan corak dan motif yang memiliki nilai filosofi yang tinggi.

Perempuan Timor yang ada di desa-desa saat ini masih banyak yang terus melakukan aktivitas menenun untuk menghasilkan Tais, Selimut ataupun Selendang dengan motif khas suku Timor. Meskipun zaman sudah modern namun perempuan Timor masih menggunakan Tais sebagai busana khas. Bahkan di Kota Kupangpun budaya ini begitu kuat diterapkan, karena itu diupacara kematian, pernikahan atau upacara apapun perempuan-perempuan di Kupang pasti akan datang menggunakan kain Tais dengan motif daerahnya masing-masing.

Salam Cium Hidung

Budaya salam yang menjadi simbol secara keseluruhan masyarakat Nusa Tenggara Timor (NTT) adalah budaya salam cium hidung. Budaya ini merupakan salam khas orang NTT secara khusus juga di Timor. Dimana ketika memasuki suatu rumah, atau bertemu dengan seseorang, baik itu family ataupun pejabat. Salam khas ini masih terus dilakukan sampai saat ini, bahkan saya berpikir bahwa ini merupakan satu budaya khas yang tidak akan pernah punah.

Salam cium hidung dilakukan terhadap semua orang, baik itu untuk sesama jenis maupun lawan jenis. Budaya ini selalu menjadi tanda jelas orang NTT ketika berada di luar pulaunya.

Penggunaan Bahasa Timor

Bahasa Timor atau bahasa Dawan (Uab Meto) masih menjadi bahasa komunikasi sehari-hari Atoin Meto (arti harafiahnya Orang Kering) yaitu sebutan untuk orang Timor karena merupakan orang-orang dari wilayah yang kering. Di wilayah Kota Propinsi sendiri penggunaan bahasa ini masih dipakai oleh para orang tua. Namun untuk wilayah Timor Tengah Selatan (Soe) dan Wilayah Timor Tengah Utara, bahasa ini merupakan bahasa yang dipakai sehari-hari. Karena itu jika berkunjung ke Pulau Timor penting untuk sebagai pendatang belajar bahasa daerah disana untuk memudahkan dalam berkomukasi.

Nah, itu adalah empat budaya lokal orang Timor yang masih lestari hingga saat ini di pulau Timor. Jika kamu tertarik untuk mengenal dengan dekat silahkan datang ke Pulau yang berada di bagian barat dari Negara Timor Leste ini.