Kalimat Sederhana Dalam Bahasa Kupang

Beberapa postingan saya sebelumnya, saya mengajak pembaca untuk belajar tentang beberapa kata bahasa Kupang yaitu: 20 Kosa Kata Bahasa Kupang Terkait Dengan Liburan dan 20 Kosa Kata Bahasa Kupang Yang Menarik untuk Di Ketahui.

Di postingan kali ini saya akan menuliskan beberapa kalimat-kalimat sederhana dalam bahasa Kupang yang umumnya di gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya bahasa Kupang sehari-hari tidak begitu sulit karena ada beberapa yang masih sama dengan bahasa Indonesia baku namun memang ada kata-kata yang sulit bagi orang-orang dari luar NTT.

Berikut ini beberapa kalimat sederhana yang bisa kalian pakai saat berbicara dengan orang Kupang.

  1. Bikin apa? / lagi buat apa? (artinya: lagi ngapain)
  2. Mau pi mana? (artinya: mau kemana?)
  3. Ada bekeng apa? (artinya: lagi ngapain?)
  4. Dudu-dudu sa (artinya: lagi bengong doang, atau lagi ga ngapa-ngapain)
  5. Lagi son bae nie (artinya: lagi tidak baik)
  6. Kere mati pung (artinya: lagi ga ada duit sama sekali/bokek)
  7. Kabar karmana? (artinya: apa kabar?)
  8. Makan deng? (artinya: makan dengan lauk apa?)
  9. Su makan ko balom? ( artinya: udah makan blom?)
  10. Be/beta su makan (artinya: saya sudah makan)
  11. Be/Beta bae-bae sa (artinya: Saya baik-baik saja)
  12. Doi sonde apa (artinya: ga ada duit/ tidak ada uang)
  13. Makan sam-sama sa (artinya: makan bareng-bareng aja)
  14. Talalu gaga (artinya: terlalu cantik/terlalu keren)
  15. Son/sonde bisa tahan (artinya: Tidak bisa tahan)
  16. Mau tapaleuk dolo (artinya: mau jalan-jalan dulu)
  17. Makan malintang (artinya: untung banyak)
  18. Bapa barana/mama barana (artinya: Bapak kandung/ibu kandung)
  19. Panas mati pung (artinya: cuacanya/udaranya sedang panas sekali)
  20. Sonde bae (rtinya: tidak baik)
  21. Babo puruk (artinya: bau banget)
  22. Nona bagaya mati sa (artinya: Nona bergaya abis)
  23. Talalu kembo (artinya: terlalu keren)
  24. Talalu makadadoto (artinya:terlalu cerewet)
  25. Talalu putar balek (artinya: bohongnya minta ampun)
  26. Mangantok kode (artinya: ngantuk) tetapi biasa untuk bilang terlalu lama menunggu makanya jadinya ngantuk ga jelas.
  27. Kelu deka (artinya: keluarga dekat)
  28. Parut kete/kampung tenga minta isi (artinya: lapar)
  29. Badan mamalek (artinya: badan lemas)
  30. Beta son parna satuju deng itu (artinya: saya tidak pernah setuju dengan hal itu)
  31. Be iko rame sa (artinya: saya ikut arus aja)
  32. Singga sadiki dolo (artinya: mampirlah sebentar dulu)
  33. Manyasal tar abis abis/manyasal mati pung (artinya: menyesal banget)
  34. Son toe/ sonde toe (artinya: tidak peduli)
  35. Baomong kusu-kusu (artinya: bicara secara berbisik-bisik)

Itu dulu yah, kalimat-kalimat sederhana yang saya bagikan kali ini, semoga bermanfaat!

Hari Ulang Tahun Indonesia Ke-75

Selamat ulang tahun Indonesiaku yang ke-75, semoga Engkau cepat sembuh dari wabah yang sedang menggerogoti tubuhmu.

Semoga ekonomi cepat bangkit lagi, semoga pemerataan terjadi, semoga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia digenapi.

Meskipun matahari terbit di Barat namun aku akan tetap menjadi Indonesia karena Engkaulah tumpah darahku. Bumiku yang kucintai dan kubanggakan.

Jadilah rumah untukku sampai akhir menutup mata, jadilah bangsa yang hebat.

Doa untukmu terdengar dari Sabang sampai Merauke, dari Nias sampai Pulau Rote. Merdeka! Merdeka! Merdeka

Cara Mengurus KTP Pindah Masuk dan KK Baru Di Kabupaten Kupang

Kali ini saya ingin berbagi informasi berdasarkan pengalaman saya sendiri mengurus KTP pindah masuk ke wilayah Kabupaten Kupang sekaligus dengan KK-nya (kartu keluarga).

Dokumen yang harus sudah disiapkan adalah surat pindah dari domisili asli yang dibuat di Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (SUDIN KECAPIL). Untuk mendapatkan surat ini pengurusannya dari RT dan RW lalu sampai ke Kelurahan dan kita akan mendapatkan surat dari SUDIN KECAPIL.

Nah kalau dokumen ini sudah kita miliki di Kabupaten Kupang, kita datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang kantornya ada di Jl. Timor Raya Km.37 Oelmasi.

Saat datang kesana minta formulir F-1 (biasanya harus langsung masuk ke dalam ruangan kantor dan minta kepada petugas, tidak perlu ikut di antrian yang ada di luar). Setelah dapat formulir ini, isi semua data sesuai dengan yang diminta dan formulir ini di bawa kepada Desa dimana kita akan terdaftar disana.

Sewaktu menuju ke kantor Desa, jangan lupa untuk meng-copy surat pindah dari SUDIN KECAPIL untuk nanti di berikan kepada administrator desa sebagai arsip mereka.

Di desa kalau beruntung kepala desanya ada di tempat maka urusannya tidak lama, biasanya yang lama adalah menunggu kepala Desanya. Di kantor desa, mereka akan memberikan surat keterangan domisili untuk dilampirkan ke berkas formulir F-1 kita dan kepala Desa akan membubuhi tanda tangan di formulir F-1 dan juga di surat keterangan domisili.

Kalau sudah dapat tanda tangan kita lanjutkan ke kantor kecamatan sesuai domisili desa kita. Disana, kita tinggal bilang sama petugas mau minta tanda tangan. Sepengalaman saya, disini tidak lama untuk mendapatkan tanda tangannya.

Setelah dapat tanda tangan semuanya dari Desa dan Camat kita bawa kembali form F-1 ke Dispenduk. Saran saya datangnya harus pagi di keesokan harinya.

Pengalaman saya petugas baru melayani di jam 8.44 WITA tapi kita kudu wajib datang pagi-pagi untuk mendaftar untuk nomor antrian. Untuk mendaftar ini ada formulir yang sudah mereka siapkan di samping dari ruangan pengurusan KTP dan KK. Tinggal tulis nama disana dan selanjutnya MENUNGGU.

Setelah mendapatkan giliran kita akan diarahkan ke loket nomor yang kosong, dan disini terjadi ferivikasi data dan tidak terlalu lama. Jika beruntung seperti saya, si petugas mengambil nomor HP saya untuk menginfokan kalau KK nya sudah jadi.

Dannnnnn, sekitar kurang 2 jam dari waktu ferivikasi data, si ibu petugas yang baik hati menelpon dan memberitahukan bahwa KK saya sudah selesai dan bisa diambil.

Saya memilih untuk besoknya baru datang, karena memang lokasi tinggal dengan kantor Dispenduk jaraknya lumayan. Keesokan harinya saya datang dan menyerahkan lembaran pengambilan yang dikasih oleh petugas di hari sebelumnya. Dan KK sudah bisa di tangan.

Selanjutnya saya langsung saja meng-copy KK dan membawa satu lembar untuk mendaftar untuk pencetakan KTP. Langsung saja ikut antrian di dalam ruangan untuk bagian KTP.

Tapi sayang untuk saat ini katanya form untuk pembuatan KTP lagi habis karena covid-19. Kata mereka formnya blom diambil di Jakarta, jadi waktu untuk KTP nya bisa diambil tidak pasti alias harus MENUNGGU DALAM WAKTU YANG TIDAK PASTI.

Tapi so far sebenarnya pengurusannya tidak rumit kalau kita mengerti jalurnya dan menyiapkan semua dokumen dengan baik.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kalian yang ada kepikiran untuk mau mengurus KTP pindah.

Perempuan Timor

Dalam tulisan kali ini, saya akan berbagi tentang puisi yang saya tulis tentang perempuan Timor.

Perempuan Timor

Adalah maha karya Tuhan yang tiada duanya

Lahir dengan kulit sawo matang dan hitam

Sang Tuhan memahkotainya dengan rambut keriting nan unik

Mendandaninya dengan bulu mata yang lentik

Karena itu ia tak perlu diperbandingkan dengan maha karya yang lain

Karena sejak dalam kandungan Mama, Sang Tuhanlah yang menenunnya sempurna

Andaikan kecantikan itu diukur dengan warna kulit maka aku mengerti mengapa engkau mengucilkannya

Jika menghargai ditentukan oleh kesamaan rambut, kulit, dan bola mata maka aku mengerti alasan engkau sering meremehkannya

Jika seandainya Bahasa dan nada bicara membuatmu sering menertawakannya, haruskah aku menyalahkan Sang Ilahi yang mengijinkan kecorakan mewarnai bumi?

Jika kecerdasan, kemampuan dan kapasitas digambarkan oleh warna kulit, maka benarkah aku tidak memiliki semuanya itu?

Perempuan Timor

Memiliki talenta mengatur benang dan menenun

Dia mampu mengubah jagung kering menjadi Bose yang lembut untuk memanjakan lidah seisi rumahnya

Kehebatannya tersembunyi dibalik kemampuannya menjaga lumbung dan memelihara hasil bumi

Perempuan Timor agung dan bermartabat

Ia bukan budak yang seenaknya dikuasai oleh para lelaki.

Meski memang fisiknya kuat untuk mengerjakan segala pekerjaan, namun haruskah semua pekerjaan rumah ia yang mengerjakannya?

Bahkan untuk secangkir kopi para lelaki haruskah ia yang membuatnya?

Jangan remehkan bahwa ia lemah atau bodoh

Karena derajatnya begitu agung sebagai pemberi hidup

Memang ia tidak melestarikan marganya setelah menikah

Namun kelestarian satu marga ternjadi karena keberadaanya

Perempuan Timor memiliki rasa dan asa

Perempuan Timor memiliki kemampuan, keteguhan dan kapasitas

Ia memiliki kaki yang panjang untuk melangkah keluar dari kebodohan, kemiskinan dan kekerasan

Dia terus bergerak, berjuang untuk perubahan dan harumnya nama ibu Pertiwi.

Kupang Di 3 Hari Cuaca Yang Bikin Betah

Kota kelahiran saya ini memiliki waktu musim hujan yang sangat singkat karena itu biasanya di bulan Mei seperti ini udaranya mulai perlahan merangkak ke musim panas, jadi tidak heran jika udaranya mulai mikin keringatan saat berada di luar ruangan.

Namun sudah 3 hari ini udaranya berbeda, mendung menutupi langit seolah tidak mengijinkan sang mentari menyinari bumiku. Bukan hanya itu saja tetapi udara dingin sangat dirasakan bahkan hingga di pukul 12 tengah hari udaranya masih begitu adem.

Saya sangat menyukai cuaca ini, ketika bangun pagi hari dan membuka jendela kamar, angin meniupkan udara dingin menerpa wajah menjadi ucapan selamat pagi dari semesta untuk diri saya.

Saya masih berharap bahwa di kota Kupang udara seperti yang sekarang ini, masih bisa bertahan beberapa saat karena membayangkan udara panas yang biasa membuatku mengeluh, seolah ingin membuatku menahan waktu untuk tetap stay dicuaca seperti 3 hari ini. Tapi itu tidak mungkin.

Alam sedang berubah, cuaca sedang tidak biasanya. Ini mengingatkan saya pada hal bahwa di dunia ini semuanya dapat berubah dengan cepat, semuanya dapat meninggalkan posisinya tanpa bekas dengan cepat tanpa ada yang bisa menghentikannya. Karena itu sebagai manusia, kita harus selalu mempersiapkan diri untuk menerima setiap kemungkinan perubahan yang terjadi pada diri kita, pekerjaan kita, keluarga kita dan seterusnya.

Cuaca saat ini sedang bikin betah untuk seluruh penghuni Kota Kasih, baik yang sedang tetap beraktivitas diluar rumah atau yang masih stay at home seperti saya.

Saya merasa lebih fokus tanpa terganggu oleh udara panas disiang hari dan pada tidur malampun menjadi lebih nyenyak karena udaranya yang memang berbeda.

Ada beberapa kenyamanan yang seketika saja alam berikan ditengah pandemi ini bagi kota saya, karena itu saya makin di kuatkan bahwa di dalam keadaan atau situasi terburuk seperti apapun, tetap ada setitik kebaikan dan anugerah yang bisa membuat kita untuk menarik napas ucapan syukur kepada Pencipta.

Saya berharap bahwa di kotamupun ada kebaikan lain yang tetap bisa kamu temui di masa pandemi covid-19 ini.

Woman, Let Us Make Our Circle

I write down it in a small village in Kupang when entire of my house was falling in their bed, they were in their deep sleep. It is midnight here.

But I can’t wait to share with all of you, all of the women in out there. About what that resonance in my mind.

Wherever you are, I just want to encourage you to set up your mindset to started to create a circle of change

Let’s start it by what you have, what the small thing that has in your self that can you share with other people to make a circle, to make our surround feel about hope, to make them believe that future still waiting for us albeit still darkness cover.

We are a woman who has the power to make a change, we have the capacity to draw a circle to give meaning to others.

Set up your mindset and believe in your self that you are the person who can make a change.

Establish it if you were started it, keep going to make around of us feel the atmosphere of change.

I know it is not easy to do, it is not simple to keep it. But we must strive to do this because the world needs that from us.

I live in a small village that really hard to describe that have hope for my future, it’s not easy that I will make something to create the circle, but I keep in my mindset that the future will create by me with what I have.

I started it and will be continuing. I still work for that and can’t wait to see what those people said impossible become possible.  

I want all of women believe that we have a power to make that even we in the midst of limitation. We can still able to make a story. A story of change!

I hope you willing to do yours as I still keep doing mine.

If you stumble while doing it just make a dance.

If you feel want to stop it, just find another woman to encourage you again.

Let’s create the circle!, let’s change the situation!, let’s start from our self!. Let’s do it together!.

Sending love from me to all of you women out there!

20 Kosa Kata Bahasa Kupang Terkait Dengan Liburan

Salah satu postingan saya yang berjudul 20 Kosa Kata Bahasa Kupang Yang Menarik untuk Di Ketahui adalah salah satu postingan yang ramai di kunjungi setiap harinya. Awal menulisnya saya hanya ingin berbagi tentang keunikan bahasa sehari-hari daerah tempat kelahiran saya ini. Namun ternyata hal tersebut merupakan pengetahuan yang juga diperlukan untuk memperluas wawasan apalagi bagi para pelancong yang mungkin sedang mempertimbangkan untuk menjadikan kota saya sebagai pilihan eksplor mereka.

Karena itu kali ini saya ingin berbagi beberapa kata dalam bahasa Kupang yang lebih berkaitan dengan liburan.

  1. Tapaleuk artinya jalan-jalan atau bepergian.
  2. Tatafik artinya sama dengan tapaleuk namun kata ini lebih kasar, biasanya dipakai dalam konteks nada negatif atau sedang marah (biasanya ini lebih kepada bepergian tanpa arah/maksud yang jelas).
  3. Bajalan artinya bepergian atau refreshing.
  4. Doi artinya uang.
  5. Kere artinya tidak ada uang.
  6. Oto artinya mobil.
  7. Oto Bemo artinya angkot yaitu transportasi umum (baca juga:Rute Angkot/Bemo di Kupang Yang Harus Kamu Ketahui).
  8. Loyo artinya capek.
  9. Mamalek sama artinya dengan loyo, yaitu keadaan seseorang tak bertenaga lagi.
  10. Tanganga artinya bengong atau juga untuk menjelaskan tentang situasi ketika tidak melakukan apa-apa.
  11. Isi kampung tenga artinya makan.
  12. Ceke artinya makan namun ini lebih kasar, biasanya ini dipakai ketika sedang marah atau untuk teman sebaya.
  13. Bacarita artinya bercerita atau ngobrol.
  14. Mete artinya begadang atau tidur di larut malam
  15. Batingka artinya banyak maunya atau milih-milih.
  16. Gaga artinya indah atau bagus.
  17. Kastunjuk artinya kasih tunjuk/kasih petunjuk.
  18. Pi mana artinya ke mana/pergi kemana
  19. Batanya artinya bertanya.
  20. Panas mandidi artinya panas membara.

Demikian 20 kosa kata baru yang saya bagikan. Semoga bermanfaat!

Kenikmatan Tinggal di Kupang

Saya pernah meninggalkan kota ini lebih dari satu dekade, karena itu saya memiliki gambaran yang jelas ketika membandingkan kota yang di juluki “Kota Kasih” ini dengan beberapa kota lain. Setidaknya ada beberapa kenikmatan yang saya bisa bagikan dalam tulisan ini.

Saya menyukai tinggal di kota ini karena mudah mengakses pantai dengan pemandangan langit biru dan juga pantai yang indah. Kota ini memang dikeliling di lautan karena itu mudah sekali untuk menikmati keindahan lautan.

Bukan saja laut tetapi gunung dan padang bisa dinikmati dengan leluasa di daerah ini. Memang ketika musim panas tiba semuanya menjadi berubah warna menjadi kecoklatan karena teriknya matahari di kota ini mematikan semua tumbuhan di musim panas.

Namun ketika musim hujan tiba, mata kita akan disuguhkan dengan pemandangan indah tentang keajaiban alam yang sulit untuk dimengerti. Tunas-tunas pohon mulai tumbuh, rerumputan seolah bersembunyi berbulan-bulan di balik tanah yang kemudian mulai muncul di musim hujan. Semua seketika menjadi hijau, hamparan yang memanjakan mata dan membuat semua orang menjadi terkagum-kagum dengan pesona tanah karang ini.

Banyak pangan lokal yang masih dicintai oleh masyarakatnya, karena itu jagung dan aneka ubi-ubian menjadi kenikmatan tersendiri ketika tinggal di kota ini. Kita dapat membeli dengan harga yang sangat murah, apalagi menyingkir berburu pangan lokal di pasar-pasar tradisional di pinggiran kabupaten Kupang.

Kenikmatan seafood bukan menjadi rahasia lagi, karena itu tinggal di Kupang selalu memberikan kesempatan untuk memuaskan hasrat hati untuk menikmati aneka seafood, meski daging se’i tetap menjadi oleh-oleh khas dari daerah ini. Namun kapanpun kamu ada di kota ini maka jangan lupa untuk puaskan lidah dengan aneka makanan dari laut.

Untuk urusan belanja untuk kehidupan sehari-hari, segala jenis sayur mayur sangat murah disini. Memang untuk daging harganya hampir mengikuti standarat nasional namun jika membeli di penjual tradisional yang menjual sendiri potongan ternaknya maka harganya sangat menghemat kantong.

Bila bepergian dengan kendaraan kemana saja, kita bisa memprediksi berapa menit akan tiba ke tempat rujuan, karena tidak sama seperti ibukota yang begitu macet. Tinggal di Kupang membuat saya terhindar dari stres macet.

Orangnya saling mengenal satu dengan yang lain, budaya basa-basinya juga kental dan suguhan kopi dan teh gratis masih bisa kita nikmati kala bertamu ke rumah orang.

Ada banyak hal lain yang masih belum bisa saya jelaskan secara rinci tentang kenikmatan tinggal di kota Kupang, namun sekiranya gambaran singkat ini memberikan pemahaman kepada kamu bahwa ibu kota propinsi Nusa Tenggara Timur merupakan tanah yang layak ditinggali karena tersembunyi kenikmatan hidup di dalamnya.

Perempuan Asal Timor Leste-Panggil Dia “Noy”

Noy

Saya bertemu dengannya beberapa tahun yang lalu saat menempuh pendidikan di kota Jakarta. Saat itu saya mengenalnya karena tubuhnya memiliki masalah karena dia pernah mengalami kecelakaan lalu lintas yang parah yang menyebabkan beberapa tulangnya pernah patah. Karena itu saat dia berada di udara yang dingin (sebut saja di ruangan ber-AC) maka dia akan selalu merasakan sakit pada tubuhnya-karena itu dia tidak suka dengan di udara yang dingin.

Nama aslinya “Rotabai” nama ini memiliki arti yang luar biasa: “Ro” di ambil dari awalan nama ibunya “Rofina sedangkan “Tabai” dalam bahasa daerahnya berarti “tahan badai“.

Nama adalah sebuah doa yang diharapkan bahwa kelak orang yang memiliki nama itu akan menjadi seperti itu. Karena itu, tidaklah heran bahwa dia tumbuh menjadi seorang perempuan yang tahan dengan badai kehidupan.

Dia memulai perjalanan kehidupannya begitu sulit, di waktu SMA harus tinggal dengan orang lain yang bukan keluarga untuk bisa melanjutkan studinya (tidak mudah di fase ini, karena harus bekerja keras untuk orang yang menyekolahkannya). Selesai dari kondisi itu, dengan nekat dia merantau ke Jakarta bersama seorang tantenya.

Perjalanan kehidupan di Jakarta penuh dengan drama kehidupan yang menguras keringat dan air mata.

Lewat perjuangan yang sangat sulit, dia akhirnya menyelesaikan pendidikan strata-1 nya, dan mulai untuk menyekolahkan adik-adiknya satu per satu. Sebagai anak sulung dari 6 bersaudara, bahunya sekuat baja dan hatinya tabah dan teguh menghadapai badai kehidupan yang datang silih berganti atas hidupnya dan keluarganya.

Dia selalu keluar dari setiap kemelut kehidupan dengan senyum kemenangan. Jika mendengar tentang kisah-kisah perjalanannya, tak ada satupun yang tak berurai air mata.

Satu hal yang saya akui dari pribadinya sebagai insan beriman, dia tidak pernah lelah berdoa-imannya kepada Tuhan begitu kokoh, karena itu dia selalu meyakini bahwa Tuhan pasti akan selalu menolongnya keluar dari setiap persoalan yang dihadapinya.

Pribadinya sangat tegas dan berani untuk mengatakan tidak atas hal yang tidak di setujuinya meski beresiko ditolak oleh orang lain.

Karena itu setelah 3 orang saudaranya dia bawa ke Jakarta untuk menempuh pendidikan universitas mereka, di tahun 2019 dalam satu langkah iman dia kembali ke tengah-tengah masyarakatnya. Ini bukan sebuah keputusan mudah-butuh iman yang kokoh dan keteguhan hati serta komitmen untuk berjuang.

Kepulangannya bukan untuk bersenang-senang, melainkan untuk menjadi inspirasi dan membantu sesamanya di daerah tinggalnya. Menjadi guru yang setia mengajar anak-anak dan juga bersama beberapa temannya membentuk sebuah komunitas yang bernama FLG (front line generation) sebagai wadah untuk membentuk karakter dari orang-orang muda di tempatnya-umumnya para peserta adalah orang asal Timor Leste.

Apa yang dilakukannya ini membawanya komplit untuk menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Banyak orang tidak mengira bahwa dia seorang perempuan yang tangguh karena fisiknya yang lemah. Namun bagi saudara dan orang tuanya, dia adalah seorang pahlawan kehidupan. Dia telah berdiri bertahun-tahun menantang badai kehidupan untuk memberikan rasa aman dan kehidupan bagi mereka semua.

Hatinya yang murah hati selalu membawanya untuk berbagi dengan orang lain, meski dirinya sendiri kekurangan. Dia tak malu mengakui bahwa dia berasal dari keluarga yang tidak mampu (berani jujur dan apa adanya).

Dia adalah seorang perempuan yang telah menjadi ispirasi dan akan terus menjadi inspirasi.

Saya memanggilnya “Noy” namun saya selalu melihatnya sebagai “Rotabai” karena hidupnya telah memperlihatkan kepada saya sebagai seorang Tabai yang hebat.

Mitos/Kepercayaan Di Kupang Yang Masih Ada Sampai Hari Ini

Saya di besarkan di tengah lingkungan masyarakat di Kupang yang sangat kuat meyakini hal-hal yang bersifat supranatural termaksud mitos yang masih terus diyakini sampai hari ini.

Berikut ini beberapa mitos yang masih di yakini di Kupang sampai hari ini.

  1. Perempuan hamil jika keluar rumah harus membawa peniti atau paku. Diyakini jika perempuan hamil yang keluar rumah dengan membawa kedua benda ini maka kandungannya akan aman dari gangguan makluk jahat yang bisa membayahakan janin dalam kandungannya.
  2. Jika merantau maka wajib berpamitan dengan orang tua atau leluhur di kuburan. Hal ini di yakini bahwa para arwah akan memberikan kemudahan di perantauan dan juga mereka mengetahui bahwa ada sanak family yang akan pergi jauh sehingga arwah tidak marah ketika orang tersebut tidak datang bersiarah di kuburan.
  3. Menaruh makanan/minuman dan sirih pinang di kuburan. Ini adalah kebiasaan yang sudah sejak dulu di yakini dalam masyarakat. Bahwa kita perlu memberikan makanan dan minuman kesukaan si arwah di kuburan sehingga malam hari dia tidak perlu datang ke dapur kita untuk mengotak-atik isi dapur bahkan akan membuat makanan yang di dapur yang sudah makan akan menjadi tidak berasa dan basi.
  4. Ada burung-burung tertentu yang jika mendengarnya berteriak di magrib atau di malam hari maka itu pertanda kuntilanak sedang lewat, karena itu dilarang untuk keluar rumah saat mendengar teriakan burung tersebut. Ini termaksud jika anjing melolong di malam hari, diyakini setan-setan sedang berjalan-jalan di area tersebut.
  5. Anak gadis atau perempuan muda dilarang bangun kesiangan karena akan susah ketemu jodohnya. Jika ada anak gadis atau perempuan yang belum menikah yang bagun kesiangan- bukan jam bangun pagi pada umumnya (biasanya masyarakat Kupang bangun pagi di jam 4-6 pagi), maka di yakini bahwa dia akan sulit menemukan jodoh.
  6. Di bulan Desember (Natal) wajib berziarah ke kuburan untuk membersihkan kuburan dan juga mengunjungi yang sudah meninggal. Jika ada orang dekat yang meninggal dan di kubur di jauh dari kota Kupang maka biasanya di depan rumah dibakar beberapa lilin dan disekelilingnya di tabur dengan rampe (irisan halus dari aneka bunga dan daun pandan).
  7. Khusus untuk suku Timor di larang memberi sesuatu dengan jumlah 3. contohnya jangan memberi 3 buah mangga, sebaiknya 1,2 atau 4. Bagi suku ini di yakini jika kita memberikan sesuatu dengan jumlah tiga maka itu sama dengan memaki orang yang menerima pemberian itu.
  8. Jangan menerima atau memberikan seseorang dengan tangan kiri. Bagi masyarakat kami, ini dianggap tidak sopan karena tidak memakai tangan kanan.

Itulah hal-hal yang masih diyakini sampai hari ini di kehidupan masyakarat kami. Namun karena perkembangan pendidikan atau alasan keyakinan agama maka beberapa orang sudah tidak lagi meyakini hal-hal ini.