Pulau Semau Tempat Liburan Yang Murah Namun Serasa Surga.

Awal tahun 2020 saya memutuskan untuk ada liburan pendek untuk diri sendiri yaitu ke Pulau yang sangat dekat dengan Kupang yaitu Pulau Semau. Pulau yang penyeberangannya hanya membutuhkan waktu 20 menit dari pelabuhan Tenau Kupang ini memang layak untuk di kunjungi untuk siapa saja yang menyukai untuk terhubung dengan alam yang masih sangat natural.

Saya tidak akan banyak menggambarkan dengan kata-kata tentang pulau ini tetapi saya akan membuat kalian semua untuk melihat langsung keindahan pulau ini dari foto-foto di bawah ini.

Pengalaman naik perahu kecil adalah pengalaman yang luar biasa karena seolah mengapung di atas lautan yang tenang.
Lautan biru dan langit yang cerah merupakan pemandangan indah sepanjang perjalanan menuju pulau Semau.


Destinasi kunjungan pertama adalah Kolam Otan, kolam yang airnya jernih dan ada kura-kura serta ikan kecil di dalamnya yang makin membuat kolam alam ini begitu indah. Duduk berlama-lama di kolam ini sangat menyenangkan karena adem dan tenang.
Kolam Otan
Kolam ini di pagari oleh batu-batu karang secara alami yang menambah keindahan dari kolam ini.
Keindahan pantai Otan
Pasirnya putih dan sangat cocok menjadi lokasi untuk menikmati sunset di sore hari.
Pantai Liman merupakan pantai yang memiliki pasir yang halus dan berwarna peach.
Sangat menyenangkan untuk bermain pasir sambil menikmati ombak di pantai Liman.
Ada danau di yang berbatasan langsung dengan pantai Liman
Pantai Uinian di kelilingi oleh batu karang yang memberikan keindahan tersendiri di bagi pantai ini.
Pasirnya sangat putih dan halus, obak di bagian pantai ini selalu menghantam batu-batu karang yang berjejer di pinggiran pantai yang makin membuat kita benar-benar kagum dengan keindahan pantai yang satu ini.
Keunikan pantai Uinian adalah dikelilingi oleh batu karang yang memberikan keindahan tersendiri bagi pantai ini.
Gua karang bertingkat dikelilingi dengan pohon-pohonan yang memberikan kesan horor.
Keindahan langit sore dalam perjalanan kembali ke Kupang

Bagaimana menurutmu? Pulau Semau layak di kunjungi bukan?

Karena itu jika berkunjung ke Kupang sempatkan untuk menyeberang ke Pulau ini.

Panggilan Orang Timor yang Ada Harganya

Suku Timor adalah suku yang unik dengan keberadaan budayanya yang kebanyakan budaya tersebut masih di pelihara dengan baik sampai hari ini. Salah satunya adalah soal panggilan kepada seseorang, karena tidak sembarangan seseorang di berikan status di Timor maka untuk panggilan yang diberikan kepada seseorang biasanya ada harga di dalamnya.

Baca juga:panggilan di kupang yang wajib diketahui artinya oleh pendatang

Berikut ini saya bagikan beberapa panggilan yang memiliki harganya bagi suku Timor.

  1. Usif artinya raja, di Timor masih ada istilah usif dimana ini di warisi oleh marga-marga besar di Timor yang pada zaman dahulu mereka adalah raja yang mengepalai wilayah administarasi di daratan Timor. Seorang yang mendapatkan panggilan Usif biasanya memiliki kewajiban untuk menjadi tokoh panutan dan penasehat untuk masyarakat karena di anggap sebagai bangsawan yang layak di hormati.
  2. Atoin Amaf ini adalah panggilan yang memiliki harga yang sangat mahal di Timor. Karena tidak sembarangan orang mendapatkan panggilan ini, ini biasanya panggilan yang di sematkan kepada anak laki-laki pertama dari satu marga/keluarga. Jika seseorang mendapatkan julukan ini maka siap-siaplah untuk terus berkorban secara materi karena semua urusan berkaitan dengan adat istiadat mulai dari untuk upacara pernikahan, upacara kelahiran bayi atau penamaan bayi bahkan sampai upacara kematian di dalam marga tersebut, seorang Atoin Amaf wajib hadir dan memberikan sumbangan. Biasanya acara-acara yang berjalan di dalam marga tersebut tidak akan berjalan jika seorang Atoin Amaf tidak hadir.
  3. Amaf-Ain artinya Bapak-Mama biasanya merupakan panggilan kepada ayah dan ibu kandung maupun kepada orang laki-laki dan perempuan tua yang dihormati. Biasanya yang mendapatkan panggilan amaf-ain dalam urusan adat mereka pasti memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan dengan yang lainnya.
  4. Olif-Tataf artinya adik-kakak panggilan ini biasanya bukan hanya diberikan kepada yang saudara kandung namun juga diberikan kepada mereka karena urutan dalam marganya. Dalam tanggungan adat biasanya yang mendapatkan gelar ini memiliki peran di dengar dan juga memberikan kontribusi besar dalam urusan adat dalam saudara-bersaudara.
  5. Atoni artinya laki-laki dan bife artinya perempuan. Atoni biasanya yang bekerja di kebun dan mencari uang dengan pekerjaan lain sedangkan bife biasanya mengurus anak, menenun dan semua urusan rumah lainnya.

Karena itu benar bahwa tidak ada panggilan yang tak memiliki harga yang ada di Timor karena jika sudah berkaitan dengan adat istiadat setiap panggilan memiliki kewajibannya tersendiri.

Selamat mempelajari yah, semoga membuat kamu makin tahu budaya dari Timor.

Empat Hal Ini Terjadi Di Kupang Pada Hari Minggu

Kupang merupakan ibu kota dari propinsi Nusa Tenggara Timor (NTT) sekaligus sebuah kota yang hanya membutuhkan akses jalan darat menuju negara tetangga Timor Leste. Karena itu tidak heran bahwa bebepa tahun terakhir ini Kupang mengalami kemajuan yang sangat pesat, namun tetap saja kota ini memiliki keunikannya. Kali ini saya berfokus menuliskan keunikan kota ini jika di hari minggu.

Pertama: Rata-rata toko akan tutup

Jika ingin berbelanja di toko-toko maka sebaiknya itu di lakukan di hari antara senin-sabtu karena jika hari minggu maka semua toko akan tutup. Memang beberapa tahun belakangan ini hal ini sudah mulai terbantu karena adanya swalayan-swalayan besar yang mulai di buka di kota Kupang sehingga bisa membantu masyarakat untuk tetap bisa berbelanja di hari minggu.

Kedua: Susahnya transportasi umum

Ada beberapa jenis transportasi umum di kota kupang seperti bemo (baca juga: rute angkot bemo di kupangyang harus kamu ketahui) , ojek online dan layanan taxi. Namun jika di hari minggu pagi maka transportasi-transportasi umum ini akan susah di akses.

Ketiga: Pandangan religius yang kental sekali

Sebagai kota dengan mayoritas penduduk beragama Kristen maka pemandangan di minggu pagi adalah sangat religius karena rata-rata semua orang akan berangkat dengan memegang Alkitab ke gereja baik berjalan kaki, naik sepeda motor ataupun mobil. Gedung-gedung gereja yang berada di pinggir jalan raya selalu di padati oleh umat yang datang untuk beribadah dengan tulisan plang yang diletakkan di jalan rayapelan-pelan ada ibadah/jangan berisik ada ibadah”. Karena itu kota ini sangat terlihat sekali aktivitas keagamaannya pada hari minggu.

Keempat: Libur menggunakan helm

Ini adalah hal yang lucu namun terjadi karena pada hari minggu di kota Kupang seperti hari libur pekamakain helm. Sekalipun helm di anggap sebagai alat safe bagi pengendara sepeda motor sehingga kapan saja seseorang menggunakan sepeda motor maka seharusnya wajib menunggunakan helm. Namun berbeda dengan kota yang satu ini karena biasanya polisipun tidak akan memberhentikan pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm jika terlihat dari penampilannya dia akan pergi beribadah.

Nah itu dia empat fakta seputuran kota Kupang pada hari minggu semoga membantu kamu makin tahu seluk beluk kota Karang ini.

5 Budaya Orang Meninggal Di Kupang-NTT

Kota Kupang adalah ibukota dari propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dimana merupakan kota yang didiami oleh semua suku yang ada di NTT karena itu tidaklah heran bahwa budaya yang ada di Kupang kebanyakan sudah diadaptasikan untuk bisa dilakukan oleh semua suku yang ada disana.

Dalam artikel kali ini saya menuliskan satu kebiasaan yang umum dilakukan tanpa memandang suku di kupang berkaitan dengan orang mati (orang meninggal), ada beberapa kebiasaan yang umum dilakukan yaitu:

Pertama; Adanya malam penghiburan, karena mayoritas yang mendiami kota Kupang adalah beragama Kristen maka hal yang sangat umum di lakukan ketika ada orang meninggal adalah adanya malam penghiburan, yaitu malam dimana ada ibadah bersama yang dipimpin oleh seorang tokoh agama Kristen, baik itu Pastor, Pendeta, Majelis/Guru Injil, dll.

Dimana mereka di percayakan untuk memimpin ibadah bersama yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, tetangga, anggota jemaat dimana orang yang meninggal tersebut terdaftar di gereja lokal. Malam penghiburan biasanya ada kidung-kidung/lagu-lagu rohani Kristen yang dilantunkan dengan renungan dari pembacaan Firman Tuhan (pembacaan Alkitab). Malam penghiburan adalah malam ibadah bersama dimana semua orang yang hadir beribadah dan mendoakan keluarga yang sedang berduka untuk kuat menanggung perasaan duka karena di tinggalkan oleh orang yang dicintai.

Kedua; Kebiasaan Mete (begadang di tenda duka/di rumah duka) Mete adalah bagian dari kebiasaan orang Kupang ketika ada orang yang meninggal. Dimana orang-orang akan datang begadang sepanjang malam, baik untuk bernyanyi-nyanyi, main kartu (bukan judi), ngobrol-ngobrol, makan-minum bersama di rumah duka. Biasanya Mete untuk orang mati di Kupang umumnya 2-3 malam (tentatif) yaitu selama mayat masih belum dikuburkan atau saat mayat masih terbaring dan dilakukan lagi selama 3 malam setelah penguburan (bahkan ada yang bisa lebih).

Ketiga; Mayat di jaga selama 2-4 malam atau lebih (tentatif) biasanya bergantung keputusan keluarga sebelum akhirnya dikebumikan. Biasanya di Kupang, mayat akan dijaga selama beberapa malam dan dimalam-malam tersebut dilakukan malam penghiburan, dan mete bersama.

Lamanya mayat di jaga ini berkaitan dengan adanya keluarga dekat yang belum datang melayat dikarenakan berada di luar kota atau sedang merantau di daerah yang jauh. Jika yang meninggal adalah orang tua maka biasanya masih akan menunggu semua anaknya untuk berkumpul dan semua kerabat dekatnya datang. Karena itu tidak heran kadangkala ada mayat yang di jaga sampai seminggu karena masih menanti anak atau saudara kandungnya yang belum datang dari daerah jauh.

Keempat; Pesta ucapan syukur, mungkin ini salah satu hal yang sangat unik dari budaya di Kupang karena kalau ada orang meninggal pasti ada pesta ucapan syukur. Hal ini biasanya dilakukan setelah mayatnya di kuburkan dimana keluarga yang berduka akan mengadakan pesta ucapan syukur dengan suguhan makanan layaknya sebuah pesta. Karena itu umumnya setelah kembali dari lokasi penguburan biasanya ada panitia (dari anggota keluarga dekat) yang akan mengkoordinir dan mengarahkan kembali semua orang ke rumah duka untuk makan bersama layaknya pesta.

Kelima; Ada istilah-istilah perayaan setelah mayat di kuburkan, yaitu 3 malam, 9 malam, 40 malam, 1 tahun, 1000 hari dan tahun-tahun selanjutnya. Perhitungan malam itu di mulai saat mayat sudah di kuburkan. Biasanya di perayaan malam-malam ini ada ibadah syukuran keluarga di sertai makan dan minum bersama. Umumnya keluarga dekat yang tidak berada di luar kota yang jauh masih akan berkumpul di perayaan-perayaan ini.

Demikian uraian 5 hal yang umum dilakukan jika ada orang meninggal di Kupang. Semoga menambah pengetahuanmu tentang budaya dari kota Kasih ini yah.

Pesona Gunung Fatuleu

Gunung Fatuleu adalah wisata alam murah yang memanjakan mata dan juga menyegarkan pikiran, dimana lokasi ini berada tidak jauh dari wilayah Kota Kupang. Pada saat berkunjung ke tempat ini jika dengan bersepada motor maka kita hanya akan di pungut biaya parkir sebesar 5 ribu rupiah saja dan 10 ribu untuk kendaraan roda empat.

Saya memerlukan waktu antara 45 menit sampai 1 jam saja dari Kupang Tengah untuk bisa menikmati keindahan bukit batu yang berada 875 km di atas permukaan laut. Dimana saat berada disini saya di manjakan oleh udara pegunungan yang adem dan suasana yang tenang membuat saya benar-benar lupa akan panasnya udara wilayah Kota Kupang yang sesungguhnya dan hiruk pikuk perkotaan.

Menurut saya jika ingin menikmati keindahan alam disini secara utuh maka sebaiknya datang dengan menyiapkan waktu yang cukup agar bisa merasakan sensasi mendaki ke puncak gunung dengan melewati 1500 anak tangga. Dimana jika sudah berada di puncak gunung kita bisa menikmati pemandangan kota Kupang secara menyeluruh bahkan matapun akan dimanjakan dengan pemandangan melihat garis pantai yang ada di bagian sebelah barat dari gunung ini dan pemandangan beberapa gunung batu yang berada di sekitar wilayah Fatuleu.

Jangan kuatir jika udara dingin membuat perutmu lapar karena di sekitaran wilayah gunung ini ada para pedagang lokal yang menyiapkan dagangan yang bisa kita nikmati dengan jangkauan harga yang menurut saya sangat normal. Ada kelapa muda yang sangat nikmat rasa segarnya bisa di nikmati disini hanya dengan harga 7 ribu rupiah, ada kopi, teh, jagung goreng, kacang gula dan berbagai jajanan lain yang di di jajakan oleh warga lokal dari desa Nunsaen.

Kitapun bisa duduk berjam-jam untuk menikmati alam di bawah lopo yang sudah di sediakan di sekitar area gunung Fatuleu, dan menunggu pemandangan indah jika hari mulai sore yaitu pemandangan kabut yang turun menyentuh pepohonan seolah-olah langit sedang turun untuk menyentuh tanah dengan caranya sendiri yang membuat udara menjadi terasa dingin.

Karena masyarakat disini memiliki keyakinan bahwa gunung ini ada unsur mistisnya maka jika berkunjung ke sini dan ingin mendaki sebaiknya tidak boleh sendirian, mendakilah bersama dengan rombongan. Dan jika berbicara sewajarnya saja dan tidak perlu berteriak-teriak di sekitaran puncak gunung apalagi tanpa pemandu dari masyarakat lokal dan juga yang paling penting adalah rajinlah beramah tamah dengan warga lokal yang ada di sana karena mereka adalah orang asli di wilayah tersebut yang turut menjaga wilayah gunung ini.

Menurut saya yang sudah beberapa kali datang ke sini, saat ini gunung Fatuleu sudah di tata menjadi lebih baik dari sebelum-sebelumnya, dimana papan nama juga sudah dibuat bagus, lopo, toilet dan tangganya sudah sangat memberikan alasan untuk pengunjungnya bisa berlama-lama disini untuk menikmati keindahan gunung batu ini dan suasana desanya secara utuh.

Karena itu menurut saya, tidak ada salahnya jika menjadikan Gunung Fatuleu sebagai destinasi wisata jika kamu sedang berada di Kupang, karena jika ke sini kamu akan mendapatkan pengetahuan yang lebih lagi tentang keindahan dari wilayah pulau karang ini sekaligus juga memberikan pemahaman bahwa Kupang tidak semua wilayahnya panas seperti yang banyak orang katakan di luar sana. Dan yang paling penting adalah saat ada disini kamu akan menikmati ketenangan desa dan alamnya yang benar-benar membuat kamu akan menjadi fresh.

20 Kosa Kata Bahasa Kupang Yang Menarik untuk Di Ketahui

Kali ini saya akan menuliskan 20 kosa kata dalam bahasa Kupang beserta dengan artinya dimana kata-kata ini umumnya di pakai dalam percakapan sehari-hari di Kupang.

Beta artinya saya

Sonde artinya tidak

Dong artinya mereka

Lu artinya kamu

Katong artinya kita

Nona artinya mba; panggilan anak gadis secara umum

Nyong artinya mas; panggilan anak laki-laki secara umum

Makasi artinya terimakasih

Ta’usah artinya tidak usah

Pi/pigi artinya pergi

Bale artinya kembali; balik

Karmana artinya gimana

Kanapa artinya kenapa; mengapa

Barapa artinya berapa

Kas tahu artinya beritahu

Makadadoto artinya cerewet

Bikin apa artinya ngapain; lagi buat apa

Tasibu artinya berisik

Talalu artinya terlalu; sangat

Baomong artinya ngobrol; bercakap-cakap

Bagaimana menurut kamu, apakah mudah untuk dipelajari? semoga yah, dan siapa tahu malah ini akan membantu kamu untuk berkomunikasi dengan orang Kupang dan makin punya pengetahuan tentang uniknya bahasa dari Kota Kasih ini.

4 Kekuatiran Masyarakat di Timor Pada Saat Musim Hujan

Setiap daerah tentu memiliki kekuatiran tahunan yang berbeda-beda yang dirasakan oleh masyarakatnya, begitu juga di Timor. Khususnya di musim hujan dimana setiap tahunnya selalu saja ada kekuatiran-kekuatiran ini. Sepengalaman saya sejak kecil, kekuatiran ini masih sama dan belum berubah. Apa saja kekuatiran tersebut?berikut ini saya uraikan semuanya.

Kekuatiran yang paling utama di Timor yang sama setiap tahunnya adalah: apakah curah hujan tahun ini akan baik ataukah tidak. Hal ini selalu muncul menjadi kekuatiran masyarakat setiap tahunnya karena Timor atau NTT secara umum adalah daerah yang intensitas curah hujannya sangat sedikit di bandingkan dengan daerah lain di wilayah Indonesia. Karena itu setiap kali terjadi hujan pertama di Kupang masyarakat selalu bertanya-tanya apakah curah hujan tahun ini akan cukup atau tidak.

Sedangkan kekuatiran kedua adalah berkaitan dengan apakah tahun ini panennya akan berhasil atau tidak. Hal ini akan selalu muncul menjadi pertanyaan dan kekuatiran kebanyakan masyarakat di Kupang dan Timor secara luas setiap tahunnya. Khususnya bagi para petani yang menggantungkan harapan hidup pada hasil pertanian yang pengairannya berharap penuh pada air hujan seperti kebun. Mereka ini di musim hujan selalu memiliki banyak kekuatiran tentang hasil panen karena itu ada yang melakukan upacara-upacara tertentu supaya curah hujan baik sehingga hasil panennya menjadi baik juga.

Kekuatiran nomor tiga yang di rasakan oleh masyarakat di kota Kupang dan Timor setiap tahun lainnya adalah kekuatiran terhadap Petir dan Badai. Daerah yang dikelilingi oleh lautan ini setiap tahunnya selalu memiliki kisah sedih tentang adanya korban akibat dari adanya petir dan juga badai lainnya seperti: puting beliung, angin kencang, gelombang yang tinggi yang mengakibatkan kapal tenggelam dan lainnya.

Pada pergantian musim kali ini, kembali ada kisah sedih tentang korban petir di Kupang yaitu belasan sapi mati kesambar petir bahkan ada korban jiwa di TTS yaitu Dona Nenoliu yang meninggal karena petir. Karena itu wajar jika kekuatiran ini selalu muncul setiap tahunnya tatkala musim hujan tiba.

Kekuatiran yang keempat ini khusus terjadi di daerah perkampungan dimana masyarakat yang menggantungkan hidup pada hasil pertanian akan selalu memiliki kekuatiran tentang apakah tahun ini ada kelaparan atau tidak. Bukan rahasia umum bahwa di beberapa area di Timor pada masa musim hujan awal selalu ada kelaparan hebat. Mengapa? karena mereka barusan kehabisan stok makanan dari musim panen yang lalu dan pada saat hujan awal belum ada hasil panen apa-apa maka hal ini menyebabkan masyarakat menjadi kekurangan makanan yang berdampak pada kelaparan.

Itulah empat kekuatiran dari masyarakat di Timor dan Kupang setiap tahunnya. Dimana pemerintah selalu berusaha memberikan edukasi dan penanggulangan sebisa mungkin dengan harapan bahwa kekuatiran yang sudah bertahun-tahun tertanam di dalam pikiran dan hati masyarakat Timor ini bisa di atasi, namun tetap saja ada bagian dimana pemerintah tidak bisa menolong karena berkaitan dengan alam dan iklim hanya Tuhan Sang pengatur cuaca yang bisa membebaskan masyarakat Timor dari semua kukuatiran di atas.

Karena itu sayapun merenung bahwa setiap kita pun pasti memiliki kekuatiran-kekuatiran dalam hidup yang setiap tahunnya selalu sama datang dalam hidup kita. Setiap tahun baru ada maka sebenarnya ada kekuatiran yang sama dari tahun lama yang datang lagi mengerogoti kita. Meskipun kita sudah berusaha untuk melepaskan diri dari kekuatiran tersebut dengan melakukan banyak hal untuk mengatasinya tetap saja kita tidak bisa mengatasinya. Sebab sesungguhnya bagian-bagian tersebut hanya bisa di tolong oleh Sang Pemilik Kehidupan kita.

Rute Angkot/Bemo di Kupang Yang Harus Kamu Ketahui

Tak ada salahnya bagi kamu pengunjung ataupun pendatang di Kupang untuk mencoba bepergian atau berkeliling di kota Kupang dengan menggunakan angkot atau di Kupang di sebut bemo. Mengapa ini menjadi pilihan yang layak di coba? jawabannya adalah karena sangat ekonomis karena sekali naik, untuk orang dewasa atau pekerja dikenai tarif Rp 3.000, sedangkan pelajar atau anak-anak hanya Rp 2.000. Sangat murah bukan?

Namun sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan alat transportasi yang satu ini ada baiknya kamu tahu dulu fakta seputaran angkot di kota Kupang yang sudah saya tulis sebelumnya disini fakta angkot di kupang yang wajib kamu tahu biar kamu tidak syok atau kaget.

Sebutan Lampu adalah angka yang saya lingkari bemo warna putih adalah angka 1 dan yang satunya adalah no.10.

Hal penting yang perlu kamu ketahui bahwa bemo di Kupang memiliki tanda trayek yang biasa orang Kupang sebut dengan istilah “lampu” yaitu adanya angka di atas dari body angkot yang menyala dimalam hari, sedangkan di siang kita bisa melihat pada angka/nomor yang ada di atas body bemo tersebut.

Untuk semua jalur trayek yang saya tulis disini berpatokan dimulai dari Halte Kupang yaitu depan Gereja Katedral-Bank Mandiri Kupang. Sedangkan khusus untuk lampu no.27 yang dimulai dari RS. WZ.Yohanes Kupang.

Lampu No. 1 adalah angkot/bemo jurusan Kuanino, Oepura, Sikumana dan sebaliknya dari jalur yang sama dan akan berputar melalui terminal Kupang sampai ke Oeba.

Lampu No.2 adalah angkot dengan rute Kuanino melewati depan Polda NTT, Pasar Inpres dan Oepura dan jalur baliknya akan melewati terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No. 3 adalah bemo dari Halte Kupang, Kuanino bawah, Perempatan, Bakunase dan jalur baliknya melewati Tedis dan Terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No.5 Dari Halte Kupang angkot ini akan melewati SMP 2 Kupang, SMA 1 Kupang, Oebobo, Oeba dan Terminal Kupang.

Lampu No.6 Halte Kupang, SMP 2 Kupang, SMA 1 Kupang, Transmart, Ramayana Kupang, Oebufu bahkan ada yang sampai Tuak Daun Merah dan jalur kembali lewat terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No.7 adalah jalur dari menuju Walikota dan Kupang

Lampu No. 10 adalah bemo dari terminal Kupang menuju Walikota melewati Ina Boi, Lippo Mall, sampai ke Bundaran PU-Hypermart dan kembali melewati jalur yang sama ke Terminal Kupang.

Lampu No.27 adalah bemo dengan rute dari Depan Rumah Sakit W.Z. Yohanes Kupang, Kuanino, Walikota dan Kembali ke Kupang.

Demikianlah 8 jalur trayek bemo yang khusus beroperasi seputaran dalam Kota Kupang. Semoga membantu kamu yang mau mencoba bepergian dengan menggunakan jenis transportasi ini.

Cerita Dibalik Kebiasaan Makan Sirih Pinang di Timor

Budaya makan sirih pinang (Bahasa Dawan: puah manus) adalah warisan turun-temurun orang Timor yang masih teguh dilakukan sampai hari ini. Karena itu makan sirih pinang sudah menjadi bagian dari beberapa kegiatan adat yang ada di Timor, seperti di upacara pernikahan, upacara kematian dan lainnya.

Namun sayangnya, sayapun melihat adanya fakta miris dari kebiasaan ini, dimana mereka yang sudah kecanduan makan sirih pinang ini selalu bela-belain untuk membelinya meski harga dari benda-benda ini menjadi terbilang mahal padahal secara ekonomi yang memakannya sedang mengalami kesulitan keuangan.

Sehingga ada fakta dimana tidak masalah makan tanpa lauk asalkan uang yang ada dipakai untuk membeli sirih pinang.

Beberapa orang tetangga kami yang begitu kecanduan makan sirih dan pinang mengatakan bahwa bagi mereka tidak masalah kalau tidak makan nasi asalkan tetap makan sirih dan pinang, karena itu mereka rela menghabiskan puluhan ribu rupiah setiap hari untuk bisa mengkonsumsi hal ini sepanjang hari.

Ada juga fakta dimana ibu-ibu yang memiliki balita tidak memprioritaskan membelikan susu dan makanan sehat untuk balitanya, namun uang yang dimilikinya lebih diutamakan untuk membeli pinang dan sirih untuk di kunyahnya sepanjang hari sedangkan balitanya dibiarkan makan tanpa lauk ataupun tidak minum susu.

Di bulan-bulan tertentu buah pinang dan sirih menjadi begitu langka karena itu harganya akan melonjak dua kali lipat dari biasanya. Namun bagi penikmat sirih pinang, semahal apapun mereka akan tetap membeli dan mereka akan berjuang mencari sampai dapat (biasanya akan sulit ditemukan saat musim langka) kadang-kadang pergi ke pasar tradisional yang jaraknya jauh hanya untuk membeli sirih dan pinang .

Beberapa kasus yang pernah saya tahu, ada suami dan istri menjadi berantem, hanya karena sirih pinang. Bayangkan saja sirih pinang menjadi pemicu keributan dalam keluarga.

Sayapun pernah mengetahui satu peristiwa dimana seorang laki-laki rela memiliki hutang hanya karena harus membeli sirih dan pinang setiap hari.

Sepengalaman saya juga di beberapa area perkantoran di Timor ada hiasan cipratan-cipratan noda merah dari ludah makan sirih pinang di tembok perkantoran atau di halaman perkantoran (karena makan sirih pinang menghasilkan ludah menjadi berwarna merah). Bahkan ada waktu istirahat yang dibuat untuk para pegawai itu akan beramai-ramai makan sirih pinang karena itu akan bersama-sama meludah di sembarangan tempat sehingga bekas-bekas ludah merah yang di buang sembarangan itu memberikan kesan jorok.

Bagi saya, sekalipun ini adalah budaya kearifan lokal yang memberikan ciri khas bagi suku Timor namun saya tidak setuju dengan semua kisah miris yang lahir akibat terus mempertahankan kebiasaan ini tanpa memikirkan unsur prioritas dan juga unsur estetika.

Saya tetap berharap bahwa budaya ini tetap menjadi bagian dari setiap upacara adat dari suku Timor yang memberikan ciri khas bagi suku ini, namun saya tetap tidak menyetujui dilakukan dengan memaksakan diri dan tidak mempertimbangkan faktor kebersihan area umum.

Bukankah hal ini berlaku untuk semua kebudayaan? dimana ada yang sangat tetap ingin di pertahankan namun ada juga yang perlu di evaluasi pelaksanaannya di jaman modern ini.

Aku Tak Bisa Sendiri

“Aku tak bisa sendiri” adalah kalimat yang muncul di dalam pikiranku sehingga membuat ku pada bulan Juli 2019 lalu harus mengambil keputusan untuk mendirikan Yayasan sebagai lembaga resmi yang mengayomi kedua PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang sudah berjalan selama 3 tahun ini di dua desa yang berbeda di Kupang dan Rote. Sekaligus sebagai bagian dari membetuk tim yang lebih resmi untuk bekerjasama.

“Aku tidak bisa sendiri” untuk mengupayakan sebuah perubahan yang maksimal di dua tempat tersebut, apalagi dengan ide membangun SMP dan SMA di Rote di tahun 2020.

Aku membutuhan orang lain untuk membantuku untuk merealisakan mimpi ini karena “aku tidak bisa sendiri”.

Aku tidak bisa sendiri jika harapannya adalah adanya sebuah bangunan sekolah PAUD, SMP dan SMA berdiri di tahun 2020 di Dusun Oendule-Rote.

Aku tidak bisa sendiri jika harapannya di desa tersebut tidak lagi muncul daftar panjang anak yang putus sekolah karena alasan sekolah menengah pertama dan tingkat atas yang sangat jauh jaraknya sehingga membutuhkan waktu berjalan kaki berjam-jam sehingga mereka menjadi malas dan akhirnya harus putus sekolah.

Aku tidak bisa sendiri jika harapannya adalah adanya catatan keuangan kedua lembaga PAUD menjadi lebih rapi sehingga bisa dipertanggung jawabkan dan sejumlah administrasi lain yang memenuhi standart.

Aku tidak bisa sendiri jika kerinduannya adalah berdiri lembaga pendidikan yang berkualitas di desa dengan sistem yang tertata dan terkoordinasi dengan baik.

Aku tidak bisa sendiri jika mimpinya adalah ada banyak anak di Rote dan Timor bahkan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibantu dalam pendidikan.

Aku tidak bisa sendiri jika yang kurindukan adalah daerahku mengalami perubahan sumber daya manusia, perubahan karakter, perubahan iman dan bermuara pada perubahan masa depan negri.

Dan aku tidak bisa sendiri untuk mengerjakan semua mimpi yang tertulis di agenda pribadiku untuk daerahku sebagai hadiah kecil dariku untuk Ibu Pertiwi.

Aku butuh orang lain: aku butuh lebih banyak teman, aku butuh tim, aku butuh mentor, aku butuh penasehat dan masih banyak lagi kalian yang tidak ku tuliskan disini. Namun sebenarnya aku membutuhkan kalian semua.

Karena itu, jika kamu merasa bahwa kamupun memiliki mimpi yang sama denganku, datanglah mendekat padaku. Maafkan jika suaraku belum sempat aku perdengarkan sampai kepadamu untuk menyampaikan bahwa aku membutuhkanmu. Tapi lewat tulisanku ini aku ingin menyampaikan bahwa aku butuh kalian semua, karena aku ingin mimpiku menjadi kenyataan.

Adakah itu dirimu? percayalah bahwa aku tidak bisa sendiri karena aku sangat terbatas.