Cara Mengurus KTP Pindah Masuk dan KK Baru Di Kabupaten Kupang

Kali ini saya ingin berbagi informasi berdasarkan pengalaman saya sendiri mengurus KTP pindah masuk ke wilayah Kabupaten Kupang sekaligus dengan KK-nya (kartu keluarga).

Dokumen yang harus sudah disiapkan adalah surat pindah dari domisili asli yang dibuat di Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (SUDIN KECAPIL). Untuk mendapatkan surat ini pengurusannya dari RT dan RW lalu sampai ke Kelurahan dan kita akan mendapatkan surat dari SUDIN KECAPIL.

Nah kalau dokumen ini sudah kita miliki di Kabupaten Kupang, kita datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang kantornya ada di Jl. Timor Raya Km.37 Oelmasi.

Saat datang kesana minta formulir F-1 (biasanya harus langsung masuk ke dalam ruangan kantor dan minta kepada petugas, tidak perlu ikut di antrian yang ada di luar). Setelah dapat formulir ini, isi semua data sesuai dengan yang diminta dan formulir ini di bawa kepada Desa dimana kita akan terdaftar disana.

Sewaktu menuju ke kantor Desa, jangan lupa untuk meng-copy surat pindah dari SUDIN KECAPIL untuk nanti di berikan kepada administrator desa sebagai arsip mereka.

Di desa kalau beruntung kepala desanya ada di tempat maka urusannya tidak lama, biasanya yang lama adalah menunggu kepala Desanya. Di kantor desa, mereka akan memberikan surat keterangan domisili untuk dilampirkan ke berkas formulir F-1 kita dan kepala Desa akan membubuhi tanda tangan di formulir F-1 dan juga di surat keterangan domisili.

Kalau sudah dapat tanda tangan kita lanjutkan ke kantor kecamatan sesuai domisili desa kita. Disana, kita tinggal bilang sama petugas mau minta tanda tangan. Sepengalaman saya, disini tidak lama untuk mendapatkan tanda tangannya.

Setelah dapat tanda tangan semuanya dari Desa dan Camat kita bawa kembali form F-1 ke Dispenduk. Saran saya datangnya harus pagi di keesokan harinya.

Pengalaman saya petugas baru melayani di jam 8.44 WITA tapi kita kudu wajib datang pagi-pagi untuk mendaftar untuk nomor antrian. Untuk mendaftar ini ada formulir yang sudah mereka siapkan di samping dari ruangan pengurusan KTP dan KK. Tinggal tulis nama disana dan selanjutnya MENUNGGU.

Setelah mendapatkan giliran kita akan diarahkan ke loket nomor yang kosong, dan disini terjadi ferivikasi data dan tidak terlalu lama. Jika beruntung seperti saya, si petugas mengambil nomor HP saya untuk menginfokan kalau KK nya sudah jadi.

Dannnnnn, sekitar kurang 2 jam dari waktu ferivikasi data, si ibu petugas yang baik hati menelpon dan memberitahukan bahwa KK saya sudah selesai dan bisa diambil.

Saya memilih untuk besoknya baru datang, karena memang lokasi tinggal dengan kantor Dispenduk jaraknya lumayan. Keesokan harinya saya datang dan menyerahkan lembaran pengambilan yang dikasih oleh petugas di hari sebelumnya. Dan KK sudah bisa di tangan.

Selanjutnya saya langsung saja meng-copy KK dan membawa satu lembar untuk mendaftar untuk pencetakan KTP. Langsung saja ikut antrian di dalam ruangan untuk bagian KTP.

Tapi sayang untuk saat ini katanya form untuk pembuatan KTP lagi habis karena covid-19. Kata mereka formnya blom diambil di Jakarta, jadi waktu untuk KTP nya bisa diambil tidak pasti alias harus MENUNGGU DALAM WAKTU YANG TIDAK PASTI.

Tapi so far sebenarnya pengurusannya tidak rumit kalau kita mengerti jalurnya dan menyiapkan semua dokumen dengan baik.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kalian yang ada kepikiran untuk mau mengurus KTP pindah.

Empat Hal Ini Terjadi Di Kupang Pada Hari Minggu

Kupang merupakan ibu kota dari propinsi Nusa Tenggara Timor (NTT) sekaligus sebuah kota yang hanya membutuhkan akses jalan darat menuju negara tetangga Timor Leste. Karena itu tidak heran bahwa bebepa tahun terakhir ini Kupang mengalami kemajuan yang sangat pesat, namun tetap saja kota ini memiliki keunikannya. Kali ini saya berfokus menuliskan keunikan kota ini jika di hari minggu.

Pertama: Rata-rata toko akan tutup

Jika ingin berbelanja di toko-toko maka sebaiknya itu di lakukan di hari antara senin-sabtu karena jika hari minggu maka semua toko akan tutup. Memang beberapa tahun belakangan ini hal ini sudah mulai terbantu karena adanya swalayan-swalayan besar yang mulai di buka di kota Kupang sehingga bisa membantu masyarakat untuk tetap bisa berbelanja di hari minggu.

Kedua: Susahnya transportasi umum

Ada beberapa jenis transportasi umum di kota kupang seperti bemo (baca juga: rute angkot bemo di kupangyang harus kamu ketahui) , ojek online dan layanan taxi. Namun jika di hari minggu pagi maka transportasi-transportasi umum ini akan susah di akses.

Ketiga: Pandangan religius yang kental sekali

Sebagai kota dengan mayoritas penduduk beragama Kristen maka pemandangan di minggu pagi adalah sangat religius karena rata-rata semua orang akan berangkat dengan memegang Alkitab ke gereja baik berjalan kaki, naik sepeda motor ataupun mobil. Gedung-gedung gereja yang berada di pinggir jalan raya selalu di padati oleh umat yang datang untuk beribadah dengan tulisan plang yang diletakkan di jalan rayapelan-pelan ada ibadah/jangan berisik ada ibadah”. Karena itu kota ini sangat terlihat sekali aktivitas keagamaannya pada hari minggu.

Keempat: Libur menggunakan helm

Ini adalah hal yang lucu namun terjadi karena pada hari minggu di kota Kupang seperti hari libur pekamakain helm. Sekalipun helm di anggap sebagai alat safe bagi pengendara sepeda motor sehingga kapan saja seseorang menggunakan sepeda motor maka seharusnya wajib menunggunakan helm. Namun berbeda dengan kota yang satu ini karena biasanya polisipun tidak akan memberhentikan pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm jika terlihat dari penampilannya dia akan pergi beribadah.

Nah itu dia empat fakta seputuran kota Kupang pada hari minggu semoga membantu kamu makin tahu seluk beluk kota Karang ini.

5 Budaya Orang Meninggal Di Kupang-NTT

Kota Kupang adalah ibukota dari propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dimana merupakan kota yang didiami oleh semua suku yang ada di NTT karena itu tidaklah heran bahwa budaya yang ada di Kupang kebanyakan sudah diadaptasikan untuk bisa dilakukan oleh semua suku yang ada disana.

Dalam artikel kali ini saya menuliskan satu kebiasaan yang umum dilakukan tanpa memandang suku di kupang berkaitan dengan orang mati (orang meninggal), ada beberapa kebiasaan yang umum dilakukan yaitu:

Pertama; Adanya malam penghiburan, karena mayoritas yang mendiami kota Kupang adalah beragama Kristen maka hal yang sangat umum di lakukan ketika ada orang meninggal adalah adanya malam penghiburan, yaitu malam dimana ada ibadah bersama yang dipimpin oleh seorang tokoh agama Kristen, baik itu Pastor, Pendeta, Majelis/Guru Injil, dll.

Dimana mereka di percayakan untuk memimpin ibadah bersama yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, tetangga, anggota jemaat dimana orang yang meninggal tersebut terdaftar di gereja lokal. Malam penghiburan biasanya ada kidung-kidung/lagu-lagu rohani Kristen yang dilantunkan dengan renungan dari pembacaan Firman Tuhan (pembacaan Alkitab). Malam penghiburan adalah malam ibadah bersama dimana semua orang yang hadir beribadah dan mendoakan keluarga yang sedang berduka untuk kuat menanggung perasaan duka karena di tinggalkan oleh orang yang dicintai.

Kedua; Kebiasaan Mete (begadang di tenda duka/di rumah duka) Mete adalah bagian dari kebiasaan orang Kupang ketika ada orang yang meninggal. Dimana orang-orang akan datang begadang sepanjang malam, baik untuk bernyanyi-nyanyi, main kartu (bukan judi), ngobrol-ngobrol, makan-minum bersama di rumah duka. Biasanya Mete untuk orang mati di Kupang umumnya 2-3 malam (tentatif) yaitu selama mayat masih belum dikuburkan atau saat mayat masih terbaring dan dilakukan lagi selama 3 malam setelah penguburan (bahkan ada yang bisa lebih).

Ketiga; Mayat di jaga selama 2-4 malam atau lebih (tentatif) biasanya bergantung keputusan keluarga sebelum akhirnya dikebumikan. Biasanya di Kupang, mayat akan dijaga selama beberapa malam dan dimalam-malam tersebut dilakukan malam penghiburan, dan mete bersama.

Lamanya mayat di jaga ini berkaitan dengan adanya keluarga dekat yang belum datang melayat dikarenakan berada di luar kota atau sedang merantau di daerah yang jauh. Jika yang meninggal adalah orang tua maka biasanya masih akan menunggu semua anaknya untuk berkumpul dan semua kerabat dekatnya datang. Karena itu tidak heran kadangkala ada mayat yang di jaga sampai seminggu karena masih menanti anak atau saudara kandungnya yang belum datang dari daerah jauh.

Keempat; Pesta ucapan syukur, mungkin ini salah satu hal yang sangat unik dari budaya di Kupang karena kalau ada orang meninggal pasti ada pesta ucapan syukur. Hal ini biasanya dilakukan setelah mayatnya di kuburkan dimana keluarga yang berduka akan mengadakan pesta ucapan syukur dengan suguhan makanan layaknya sebuah pesta. Karena itu umumnya setelah kembali dari lokasi penguburan biasanya ada panitia (dari anggota keluarga dekat) yang akan mengkoordinir dan mengarahkan kembali semua orang ke rumah duka untuk makan bersama layaknya pesta.

Kelima; Ada istilah-istilah perayaan setelah mayat di kuburkan, yaitu 3 malam, 9 malam, 40 malam, 1 tahun, 1000 hari dan tahun-tahun selanjutnya. Perhitungan malam itu di mulai saat mayat sudah di kuburkan. Biasanya di perayaan malam-malam ini ada ibadah syukuran keluarga di sertai makan dan minum bersama. Umumnya keluarga dekat yang tidak berada di luar kota yang jauh masih akan berkumpul di perayaan-perayaan ini.

Demikian uraian 5 hal yang umum dilakukan jika ada orang meninggal di Kupang. Semoga menambah pengetahuanmu tentang budaya dari kota Kasih ini yah.

Pesona Gunung Fatuleu

Gunung Fatuleu adalah wisata alam murah yang memanjakan mata dan juga menyegarkan pikiran, dimana lokasi ini berada tidak jauh dari wilayah Kota Kupang. Pada saat berkunjung ke tempat ini jika dengan bersepada motor maka kita hanya akan di pungut biaya parkir sebesar 5 ribu rupiah saja dan 10 ribu untuk kendaraan roda empat.

Saya memerlukan waktu antara 45 menit sampai 1 jam saja dari Kupang Tengah untuk bisa menikmati keindahan bukit batu yang berada 875 km di atas permukaan laut. Dimana saat berada disini saya di manjakan oleh udara pegunungan yang adem dan suasana yang tenang membuat saya benar-benar lupa akan panasnya udara wilayah Kota Kupang yang sesungguhnya dan hiruk pikuk perkotaan.

Menurut saya jika ingin menikmati keindahan alam disini secara utuh maka sebaiknya datang dengan menyiapkan waktu yang cukup agar bisa merasakan sensasi mendaki ke puncak gunung dengan melewati 1500 anak tangga. Dimana jika sudah berada di puncak gunung kita bisa menikmati pemandangan kota Kupang secara menyeluruh bahkan matapun akan dimanjakan dengan pemandangan melihat garis pantai yang ada di bagian sebelah barat dari gunung ini dan pemandangan beberapa gunung batu yang berada di sekitar wilayah Fatuleu.

Jangan kuatir jika udara dingin membuat perutmu lapar karena di sekitaran wilayah gunung ini ada para pedagang lokal yang menyiapkan dagangan yang bisa kita nikmati dengan jangkauan harga yang menurut saya sangat normal. Ada kelapa muda yang sangat nikmat rasa segarnya bisa di nikmati disini hanya dengan harga 7 ribu rupiah, ada kopi, teh, jagung goreng, kacang gula dan berbagai jajanan lain yang di di jajakan oleh warga lokal dari desa Nunsaen.

Kitapun bisa duduk berjam-jam untuk menikmati alam di bawah lopo yang sudah di sediakan di sekitar area gunung Fatuleu, dan menunggu pemandangan indah jika hari mulai sore yaitu pemandangan kabut yang turun menyentuh pepohonan seolah-olah langit sedang turun untuk menyentuh tanah dengan caranya sendiri yang membuat udara menjadi terasa dingin.

Karena masyarakat disini memiliki keyakinan bahwa gunung ini ada unsur mistisnya maka jika berkunjung ke sini dan ingin mendaki sebaiknya tidak boleh sendirian, mendakilah bersama dengan rombongan. Dan jika berbicara sewajarnya saja dan tidak perlu berteriak-teriak di sekitaran puncak gunung apalagi tanpa pemandu dari masyarakat lokal dan juga yang paling penting adalah rajinlah beramah tamah dengan warga lokal yang ada di sana karena mereka adalah orang asli di wilayah tersebut yang turut menjaga wilayah gunung ini.

Menurut saya yang sudah beberapa kali datang ke sini, saat ini gunung Fatuleu sudah di tata menjadi lebih baik dari sebelum-sebelumnya, dimana papan nama juga sudah dibuat bagus, lopo, toilet dan tangganya sudah sangat memberikan alasan untuk pengunjungnya bisa berlama-lama disini untuk menikmati keindahan gunung batu ini dan suasana desanya secara utuh.

Karena itu menurut saya, tidak ada salahnya jika menjadikan Gunung Fatuleu sebagai destinasi wisata jika kamu sedang berada di Kupang, karena jika ke sini kamu akan mendapatkan pengetahuan yang lebih lagi tentang keindahan dari wilayah pulau karang ini sekaligus juga memberikan pemahaman bahwa Kupang tidak semua wilayahnya panas seperti yang banyak orang katakan di luar sana. Dan yang paling penting adalah saat ada disini kamu akan menikmati ketenangan desa dan alamnya yang benar-benar membuat kamu akan menjadi fresh.

20 Kosa Kata Bahasa Kupang Yang Menarik untuk Di Ketahui

Kali ini saya akan menuliskan 20 kosa kata dalam bahasa Kupang beserta dengan artinya dimana kata-kata ini umumnya di pakai dalam percakapan sehari-hari di Kupang.

Beta artinya saya

Sonde artinya tidak

Dong artinya mereka

Lu artinya kamu

Katong artinya kita

Nona artinya mba; panggilan anak gadis secara umum

Nyong artinya mas; panggilan anak laki-laki secara umum

Makasi artinya terimakasih

Ta’usah artinya tidak usah

Pi/pigi artinya pergi

Bale artinya kembali; balik

Karmana artinya gimana

Kanapa artinya kenapa; mengapa

Barapa artinya berapa

Kas tahu artinya beritahu

Makadadoto artinya cerewet

Bikin apa artinya ngapain; lagi buat apa

Tasibu artinya berisik

Talalu artinya terlalu; sangat

Baomong artinya ngobrol; bercakap-cakap

Bagaimana menurut kamu, apakah mudah untuk dipelajari? semoga yah, dan siapa tahu malah ini akan membantu kamu untuk berkomunikasi dengan orang Kupang dan makin punya pengetahuan tentang uniknya bahasa dari Kota Kasih ini.

4 Kekuatiran Masyarakat di Timor Pada Saat Musim Hujan

Setiap daerah tentu memiliki kekuatiran tahunan yang berbeda-beda yang dirasakan oleh masyarakatnya, begitu juga di Timor. Khususnya di musim hujan dimana setiap tahunnya selalu saja ada kekuatiran-kekuatiran ini. Sepengalaman saya sejak kecil, kekuatiran ini masih sama dan belum berubah. Apa saja kekuatiran tersebut?berikut ini saya uraikan semuanya.

Kekuatiran yang paling utama di Timor yang sama setiap tahunnya adalah: apakah curah hujan tahun ini akan baik ataukah tidak. Hal ini selalu muncul menjadi kekuatiran masyarakat setiap tahunnya karena Timor atau NTT secara umum adalah daerah yang intensitas curah hujannya sangat sedikit di bandingkan dengan daerah lain di wilayah Indonesia. Karena itu setiap kali terjadi hujan pertama di Kupang masyarakat selalu bertanya-tanya apakah curah hujan tahun ini akan cukup atau tidak.

Sedangkan kekuatiran kedua adalah berkaitan dengan apakah tahun ini panennya akan berhasil atau tidak. Hal ini akan selalu muncul menjadi pertanyaan dan kekuatiran kebanyakan masyarakat di Kupang dan Timor secara luas setiap tahunnya. Khususnya bagi para petani yang menggantungkan harapan hidup pada hasil pertanian yang pengairannya berharap penuh pada air hujan seperti kebun. Mereka ini di musim hujan selalu memiliki banyak kekuatiran tentang hasil panen karena itu ada yang melakukan upacara-upacara tertentu supaya curah hujan baik sehingga hasil panennya menjadi baik juga.

Kekuatiran nomor tiga yang di rasakan oleh masyarakat di kota Kupang dan Timor setiap tahun lainnya adalah kekuatiran terhadap Petir dan Badai. Daerah yang dikelilingi oleh lautan ini setiap tahunnya selalu memiliki kisah sedih tentang adanya korban akibat dari adanya petir dan juga badai lainnya seperti: puting beliung, angin kencang, gelombang yang tinggi yang mengakibatkan kapal tenggelam dan lainnya.

Pada pergantian musim kali ini, kembali ada kisah sedih tentang korban petir di Kupang yaitu belasan sapi mati kesambar petir bahkan ada korban jiwa di TTS yaitu Dona Nenoliu yang meninggal karena petir. Karena itu wajar jika kekuatiran ini selalu muncul setiap tahunnya tatkala musim hujan tiba.

Kekuatiran yang keempat ini khusus terjadi di daerah perkampungan dimana masyarakat yang menggantungkan hidup pada hasil pertanian akan selalu memiliki kekuatiran tentang apakah tahun ini ada kelaparan atau tidak. Bukan rahasia umum bahwa di beberapa area di Timor pada masa musim hujan awal selalu ada kelaparan hebat. Mengapa? karena mereka barusan kehabisan stok makanan dari musim panen yang lalu dan pada saat hujan awal belum ada hasil panen apa-apa maka hal ini menyebabkan masyarakat menjadi kekurangan makanan yang berdampak pada kelaparan.

Itulah empat kekuatiran dari masyarakat di Timor dan Kupang setiap tahunnya. Dimana pemerintah selalu berusaha memberikan edukasi dan penanggulangan sebisa mungkin dengan harapan bahwa kekuatiran yang sudah bertahun-tahun tertanam di dalam pikiran dan hati masyarakat Timor ini bisa di atasi, namun tetap saja ada bagian dimana pemerintah tidak bisa menolong karena berkaitan dengan alam dan iklim hanya Tuhan Sang pengatur cuaca yang bisa membebaskan masyarakat Timor dari semua kukuatiran di atas.

Karena itu sayapun merenung bahwa setiap kita pun pasti memiliki kekuatiran-kekuatiran dalam hidup yang setiap tahunnya selalu sama datang dalam hidup kita. Setiap tahun baru ada maka sebenarnya ada kekuatiran yang sama dari tahun lama yang datang lagi mengerogoti kita. Meskipun kita sudah berusaha untuk melepaskan diri dari kekuatiran tersebut dengan melakukan banyak hal untuk mengatasinya tetap saja kita tidak bisa mengatasinya. Sebab sesungguhnya bagian-bagian tersebut hanya bisa di tolong oleh Sang Pemilik Kehidupan kita.

Rute Angkot/Bemo di Kupang Yang Harus Kamu Ketahui

Tak ada salahnya bagi kamu pengunjung ataupun pendatang di Kupang untuk mencoba bepergian atau berkeliling di kota Kupang dengan menggunakan angkot atau di Kupang di sebut bemo. Mengapa ini menjadi pilihan yang layak di coba? jawabannya adalah karena sangat ekonomis karena sekali naik, untuk orang dewasa atau pekerja dikenai tarif Rp 3.000, sedangkan pelajar atau anak-anak hanya Rp 2.000. Sangat murah bukan?

Namun sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan alat transportasi yang satu ini ada baiknya kamu tahu dulu fakta seputaran angkot di kota Kupang yang sudah saya tulis sebelumnya disini fakta angkot di kupang yang wajib kamu tahu biar kamu tidak syok atau kaget.

Sebutan Lampu adalah angka yang saya lingkari bemo warna putih adalah angka 1 dan yang satunya adalah no.10.

Hal penting yang perlu kamu ketahui bahwa bemo di Kupang memiliki tanda trayek yang biasa orang Kupang sebut dengan istilah “lampu” yaitu adanya angka di atas dari body angkot yang menyala dimalam hari, sedangkan di siang kita bisa melihat pada angka/nomor yang ada di atas body bemo tersebut.

Untuk semua jalur trayek yang saya tulis disini berpatokan dimulai dari Halte Kupang yaitu depan Gereja Katedral-Bank Mandiri Kupang. Sedangkan khusus untuk lampu no.27 yang dimulai dari RS. WZ.Yohanes Kupang.

Lampu No. 1 adalah angkot/bemo jurusan Kuanino, Oepura, Sikumana dan sebaliknya dari jalur yang sama dan akan berputar melalui terminal Kupang sampai ke Oeba.

Lampu No.2 adalah angkot dengan rute Kuanino melewati depan Polda NTT, Pasar Inpres dan Oepura dan jalur baliknya akan melewati terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No. 3 adalah bemo dari Halte Kupang, Kuanino bawah, Perempatan, Bakunase dan jalur baliknya melewati Tedis dan Terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No.5 Dari Halte Kupang angkot ini akan melewati SMP 2 Kupang, SMA 1 Kupang, Oebobo, Oeba dan Terminal Kupang.

Lampu No.6 Halte Kupang, SMP 2 Kupang, SMA 1 Kupang, Transmart, Ramayana Kupang, Oebufu bahkan ada yang sampai Tuak Daun Merah dan jalur kembali lewat terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No.7 adalah jalur dari menuju Walikota dan Kupang

Lampu No. 10 adalah bemo dari terminal Kupang menuju Walikota melewati Ina Boi, Lippo Mall, sampai ke Bundaran PU-Hypermart dan kembali melewati jalur yang sama ke Terminal Kupang.

Lampu No.27 adalah bemo dengan rute dari Depan Rumah Sakit W.Z. Yohanes Kupang, Kuanino, Walikota dan Kembali ke Kupang.

Demikianlah 8 jalur trayek bemo yang khusus beroperasi seputaran dalam Kota Kupang. Semoga membantu kamu yang mau mencoba bepergian dengan menggunakan jenis transportasi ini.

Tips Hidup Sehat 2020 di Kampung Kupang-Mudah dan Murah

Apabila berbicara tentang hidup sehat, maka topik ini sudah merupakan pembahasan yang umum di lakukan oleh orang-orang di kota yang umumnya sudah mengetahui tentang pentingnya hidup sehat. Namun bagaimana dengan orang di kampung?

Itulah sebabnya kali ini saya ingin memberikan tips hidup sehat di tahun 2020 ala orang kampung. Kampung yang saya maksudkan adalah desa atau dusun atau suatu daerah administrasi kecil di bawah kecamatan.

Apa saja tipsnya? yuk di baca…..

Pastikan lingkungan sekitar rumah selalu bersih

Entah di kota atau di desa, kebersihan lingkungan rumah adalah hal yang kudu wajib diperhatikan. Buat konteks di kampung, masalah kebersihan yang umum terjadi di sekitar lingkungan rumah adalah penumpukan sampah dedaunan atau rimbunnya pohon-pohon yang memungkinkan nyamuk bersarang di sana.

Karena itu penting untuk membakar sampah dedaunan yang sudah di sapu dan juga memangkas tanaman bunga ataupun pohon-pohon yang rimbun di sekitaran rumah. Bagian-bagian pohon yang rimbun dan berjuntai ke tanah yang memungkinkan untuk menjadi tempat bersarangnya nyamuk perlu di pangkas apalagi pada musim hujan seperti sekarang ini.

Hal lainnya adalah memperhatikan selokan air dan aliran air dari talang rumah, jika ada yang mampet atau tertutup atau rusak segeralah di perbaiki. Biasanya talang air suka tersumbat oleh daun-daun kering yang jatuh di waktu musim kemarau sehingga menghambat aliran air hujan yang jatuh ke talang air. Karena itu penting untuk mengecek lagi bagian-bagian ini.

Basmi sarang nyamuk

Biasanya di kampung, nyamuk memiliki banyak tempat bersarang. Mulai dari tempat penyimpanan air, gantungan pakaian, rimbunan tanaman di sekitaran rumah, talang air, got/selokan, dan di barang-barang bekas. Karena itu penting untuk membersihkan semua area ini, menyemprot dengan obat nyamuk ke area-area gelap di dalam rumah dan juga ke tempat-tempat seperti kolong tempat tidur, kolong lemari, dll.

Dulu di kampung saya biasanya sekitaran rumah di asap dengan memakai daun pepaya yang sudah kuning, yaitu dengan membakar daun pepaya yang sudah kuning ke bara api dan mengelilingi rumah. Alhasil asap yang dihasilkan mengusir nyamuk, namun kendalanya adalah tidak semua rumah memiliki tanaman pepaya yang cukup. Karena itu cara yang paling mudah adalah membersihkan tempat-tempat yang sudah saya sebutkan di atas tadi.

Jika ada jentik nyamuk di dalam tempat penyimpanan air segera di kuras dan di ganti dengan air yang baru lalu di tutup dengan rapat. Memang seringkali di banyak rumah di kampung tempat penyimpanan air mandi masih di dalam drum-drum atau tempat-tempat penyimpanan terbuka. Karena itu tidak salahnya coba mencari cara untuk menutup supaya nyamuk tidak bertelur disana dan berkembang biak. Jika itu dalam bentuk bak atau tempat yang sulit di tutup coba datangi puskesmas dan minta obat untuk mematikan jentik nyamuk yang biasanya di kasih secara gratis dari puskesmas.

Konsumsi sayuran segar dari kebun setiap hari

Salah satu keuntungan hidup di kampung adalah kita bisa menikmati makan sayur yang baru dipetik dan langsung di masak. Biasanya di kampung di musim hujan seperti ini, banyak sekali tumbuh sayuran di kebun.

Di rumah saya, biasanya di musim hujan seperti ini, ada tumbuh banyak sekali bayam hijau organik (kami tidak menanamnya dan tidak memupuk-tumbuh sendiri di kebun), daun singkong, daun kelor, daun moringga dan masih banyak sekali sayuran yang tumbuh di kebun tanpa kami menanamnya-sudah ada. Karena itu saya senang mengkonsumsi sayuran segar dari kebun, karena di jamin sangat sehat.

Di kampung biasanya sayuran tidak dimasak aneh-aneh, banyak yang di bening saja atau bahkan direbus saja. Walaupun dimasak sangat sederhana namun menurut saya ini sangat sehat.

Makan buah-buahan petikan dari kebun setiap hari

Nikmat lain dari tinggal di kampung adalah jarang membeli buah, karena buah pasti akan selalu ada mengikuti musim buah yang ada. Buah bisa diambil di kebun sendiri atau dikasih oleh tetangga kampung secara gratis. Karena itu biasakan untuk selalu mengkonsumsi buah, baik itu dengan di buat jus atau dimakan seperti biasa saja. Jangan lupa untuk mencuci bersih buah yang dipotong sebelum di makan.

Saya tahu ada beberapa orang di kampung yang tidak suka makan buah tertentu yang tersedia di kebun karena alasan tidak suka. Namun bagaimana jika mencoba makan buah dengan cara di jus, atau bisa juga dengan di buat rujak, atau manisan. Pasti jadi suka.

Karena itu silahkan temukan cara makan buah yang tepat ala kamu, yang penting kamu bisa tetap mengkonsumsi buah dengan teratur.

Tidur yang teratur

Orang kampung biasanya jam tidurnya lebih teratur dibandingkan dengan orang kota dan juga jam tidur orang kampung berbeda dari jam tidur orang kota. Biasanya di kampung saya di Kupang, orang sudah tidur sekitar jam 9 atau paling lambat jam 10 malam, lalu sudah akan bangun di jam 4 subuh untuk mulai beraktifitas. Dan menariknya orang di kampug saya pasti ada jam tidur siang setiap hari.

Walaupun demikian, saya tetap mengingatkan hal ini bahwa sekalipun itu sudah sangat baik namun tetap saja ada beberapa orang yang akan terganggu jam tidurnya karena harus menjaga kebun, menjaga hasil panen, menjaga hewan peliharaan di waktu malam agar tidak dicuri, dll. Karena itu sangat penting untuk tetap memperhatikan jam tidur yang ada, biar kita tetap sehat.

Minum air putih yang cukup

Saya merasa ini masih menjadi PR yang belum bisa dikerjakan oleh orang kampung sepenuhnya. Yahh…. soal minum air putih yang cukup. Di kampung saya sering saya memperhatikan orang-orang tidak minum air putih waktu bangun tidur, karena biasanya langsung meminum teh atau kopi. Jika di siang hari mereka kehausan kebanyakan mencari aneka minuman lain yang bukan air putih.

Jika disuruh untuk minum air putih biasanya pasti ada banyak jawaban ngelesnya.

Karena itu penting sekali untuk kita yang tinggal di kampung memperhatikan kebiasaan minum air putih seperti saran dokter yaitu 8 gelas sehari atau 2 liter per hari.

Nah.. itu dia 6 tips hidup sehat di kampung dari saya di Kupang yang bisa kamu contek karena mudah di lakukan dan sangat murah.

Apakah kamu punya cara hidup sehat yang mudah dan murah di kampung yang berbeda? silahkan dibagi disini biar kita sama-sama hidup sehat yah meski di kampung.

Fakta Angkot di Kupang yang Wajib Kamu Tahu

Image result for gambar angkot di Kupang

Angkot (angkutan kota) adalah sarana transportasi umum yang dipakai oleh masyarakat untuk aktivitas bepergian sehari-hari di seputaran suatu kota. Kota Kupang juga memiliki alat transportasi ini yang biasa di sebut bemo. Sepengetahuan saya, angkot di Kupang adalah angkot ter-keren dan ter-kece di Indonesia. Karena memang bemo di Kupang sangat jauh berbeda dengan angkot di daerah lain.

Karena itu jika sedang berada di kota Kupang tidak ada salahnya untuk mencoba alat transportasi yang satu ini. Namun sebelumnya kamu perlu tahu fakta seputaran bemo di Kupang biar paham dan tidak syok.

  1. Full musik; ini adalah salah satu kelebihan dari bemo di Kupang dimana di dalamnya full musik, bukan sembarangan musik yang di putar. Kebanyakan akan memutar musik yang sedang nge-hits. Karena itu jika ingin tahu lagu mana yang lagi hits dari penyanyi dalam negeri maupun manca negara cukup naik angkot di Kupang saja karena pasti kita langsung di buat paham lagu mana yang sedang hits. Hal ini dikarenakan jika ada lagu yang sedang hits pasti akan di putar di kebanyakan angkot di Kupang bahkan bisa di semua angkot lagu tersebut di putar.
  2. Volume musiknya keras; berbeda dengan transportasi umum di daerah lain yang memutar musik dengan volume ala kadarnya untuk memberikan suasana syahdu ataupun sekedar membuat penumpang tidak merasa bosan sepanjang perjalanan. Namun bemo di Kupang musiknya akan di putar dalam ukuran volume yang tinggi dan bas yang keras sehingga kadangkala kita yang berada di dalam angkot bisa merasakan getaran dari speaker mobil yang ada. Rahasianya adalah jika musik tidak di putar dengan keras maka angkot tersebut akan sepi dengan penumpang karena tidak ada orang yang mau naik angkot tanpa musik yang keras dan nge-bas (khususnya kaula muda) biasanya bemo tanpa musik yang keras itu jumlahnya hanya sedikit dan penumpangnya pasti para oma-opa atau orang yang sudah tua.
  3. Banyak pernak-pernik mobil; angkot di Kupang akan di penuhi dengan berbagai macam poster artis dan tulisan-tulisan meme. Ada beberapa juga yang menggunakan poster simbol agama. Jarang ada angkot di Kupang yang bersih tanpa poster ataupun pernak-pernik yang menghiasi angkot. Semakin banyak pernak-pernik yang di gunakan akan membuat angkot itu makin terlihat keren sehingga akan banyak orang yang ingin menggunakan bemo tersebut dan sebaliknya.
  4. Setiap mobil memiliki nama; Ini adalah hal unik dari bemo di Kupang dimana setiap angkot memiliki nama masing-masing. Nama yang diberikan pun bermacam-macam, mulai dari nama orang, nama kota, kata rohani dan banyak lagi.
  5. Memberi tanda dengan tangan; saat ingin menyetop angkot untuk naik, kita cukup mengulurkan tangan ke depan saat kita berdiri di pinggir jalan, maka si sopir tahu bahwa ada penumpang yang ingin naik angkot. Demikian juga ketika hendak turun, cukup dengan menepuk tangan 2-3 kali, ataupun membunyikan besi pegangan yang ada di dalam angkot. Cara lain adalah dengan mengatakan “kiri nyong” artinya si sopir diminta untuk berhenti.
  6. Penumpang sering cerewet; Hal ini biasanya terjadi jika penumpang diminta untuk duduk mepet-mepet karena ada penumpang lain yang hendak naik, biasanya penumpang yang di dalam sering ngomel karena banyak alasannya yang mereka omelkan. Bahkan parahnya lagi adalah jika ingin turun dan bemonya tidak berhenti persis di depan rumah/jalan/gang yang di maksud maka si sopir pasti akan di marahi oleh penumpang habis-habisan karena itu tidak jarang si sopir akan mundurkan mobil untuk tepat di posisi yang di maksud sebelum si penumpang turun, dan bila si sopir tidak mundur kadang-kadang penumpangnya tidak akan membayar ongkos angkot sambil pergi dengan menggerutu.

Nah, itu adalah 6 fakta yang ada seputaran angkot atau bemo di Kupang yang wajib kamu ketahui. Bila kamu pendatang baru, hal ini sangat penting untuk kamu ketahui sebelum menggunakan transportasi yang diminati oleh masyarakat kota Kupang agar kamu tidak syok dan bingung.

Panggilan di Kupang yang Wajib di Ketahui Artinya Oleh Pendatang

Kupang merupakan ibu kota dari propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu kota terbesar saat ini yang berada di pulau Timor. Posisi kota Kupang saat ini begitu strategis karena berdekatan dengan dua negara tetangga yaitu Timor Leste dan Australia. Karena itu sebagai kota yang sedang berkembang maka tak heran jika kota yang memiliki sebutan lain “kota kasih” ini menjadi tempat mengais rejeki dari banyak suku di sekitar NTT maupun dari luar wilayah ini.

Jadi tidak ada salahnya jika kita belajar beberapa panggilan yang biasa di gunakan di Kupang. Berikut ini ulasannya:

1. Mama dan Bapa; Ini adalah panggilan yang akan selalu dipakai baik itu di acara resmi maupun non resmi (area pergaulan sehari-hari). Mama adalah sapaan hormat dan juga panggilan akrab yang di tujukan kepada perempuan yang dihormati atau yang dituakan atau juga untuk perempuan yang sudah menikah/memiliki anak. Sedangkan Bapa adalah panggilan hormat dan akrab bagi laki-laki yang sudah menikah atau yang berkedudukan/ yang dituakan. Mama dan Bapa juga adalah panggilan dari anak untuk ibu dan ayahnya di rumah dan juga panggilan suami-istri. Itulah sebabnya panggilan ini sehari-hari terdengar di semua ruang kehidupan di Kupang. 

2. Ba’i dan Nene; Ba’i adalah panggilan untuk kakek. Biasanya di tujukan kepada orang laki-laki berambut putih, sedangkan Nene (tanpa bunyi huruf K di akhir) adalah panggilan bagi istri kakek atau wanita tua. Kedua sapaan ini sama dengan sapaan Opa dan Oma, tetapi di Kupang untuk panggilan Opa dan Oma tidak banyak dipakai dalam panggilan sehari-hari dimana hanya segelintir orang yang menggunakannya.

3. Nona dan Nyong; Nona adalah panggilan untuk anak gadis di Kupang sedangkan Nyong adalah untuk anak laki-laki muda. Kedua panggilan ini selalu dipakai baik untuk urusan di dunia formal maupun di lingkup pergaulan sehari-hari. Karena itu tidak ada salahnya para lajang yang hendak berkunjung ke kota Kupang, harus tahu panggilan ini karena harus merelakan diri untuk disapa dengan sapaan manis orang Kupang ini.

5. Bu dan Susi; Kedua kata ini lebih intim karena biasanya di pakai lebih kepada konteks hubungan kekeluargaan ataupun keakraban. Dimana Bu adalah panggilan untuk kakak laki-laki  yang sudah menikah dan Susi untuk kakak perempuan yang sudah menikah. Karena itu panggilan ini sangat familiar dipakai di kota Kupang. 

6. To’o dan Mamto’o; Ini adalah panggilan dari suku Rote untuk Paman dan istrinya. Biasanya jika ada yang memanggil seseorang dengan panggilan ini, maka orang Kupang langsung mendeteksi bahwa orang tersebut adalah suku Rote atau memiliki hubungan darah yang dekat dengan suku tersebut. Berhubung suku ini banyak merantau di kota Kupang maka sapaan ini begitu familiar di dalam lingkungan masyarakat Kupang. 

7. Ama dan Ina; Ama adalah panggilan dari suku Sabu untuk laki-laki dan Ina adalah panggilan untuk perempuan. Dikarenakan suku ini juga banyak merantau di kota Kupang maka panggilan ini selalu terdengar, baik di pasar-pasar atau di lingkungan tempat tinggal yang ada suku ini maka pasti panggilan Ama dan Ina ini akan selalu terdengar di sana. 

8. Kici dan Besa; kedua panggilan ini merupakan panggilan yang menunjuk pada adanya hubungan darah yang kental. Karena panggilan Kici (asal dari kata di bahasa indonesia kecil) adalah panggilan untuk adik laki-laki dari ayah (untuk istrinya mamkici) dan Besa (asal dari kata di bahasa indonesia besar) adalah panggilan untuk kakak laki-laki ayah (untuk istrinya mambesa).

Inilah delapan sapaan yang familiar di Kota Kupang yang selalu digunakan setiap hari, bukan saja sebagai bentuk penghormatan tetapi juga sebagai sapaan khas ala NTT yang ada di Kupang.

Gimana, menarik bukan untuk diketahui?