Rute Angkot/Bemo di Kupang Yang Harus Kamu Ketahui

Tak ada salahnya bagi kamu pengunjung ataupun pendatang di Kupang untuk mencoba bepergian atau berkeliling di kota Kupang dengan menggunakan angkot atau di Kupang di sebut bemo. Mengapa ini menjadi pilihan yang layak di coba? jawabannya adalah karena sangat ekonomis karena sekali naik, untuk orang dewasa atau pekerja dikenai tarif Rp 3.000, sedangkan pelajar atau anak-anak hanya Rp 2.000. Sangat murah bukan?

Namun sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan alat transportasi yang satu ini ada baiknya kamu tahu dulu fakta seputaran angkot di kota Kupang yang sudah saya tulis sebelumnya disini fakta angkot di kupang yang wajib kamu tahu biar kamu tidak syok atau kaget.

Sebutan Lampu adalah angka yang saya lingkari bemo warna putih adalah angka 1 dan yang satunya adalah no.10.

Hal penting yang perlu kamu ketahui bahwa bemo di Kupang memiliki tanda trayek yang biasa orang Kupang sebut dengan istilah “lampu” yaitu adanya angka di atas dari body angkot yang menyala dimalam hari, sedangkan di siang kita bisa melihat pada angka/nomor yang ada di atas body bemo tersebut.

Untuk semua jalur trayek yang saya tulis disini berpatokan dimulai dari Halte Kupang yaitu depan Gereja Katedral-Bank Mandiri Kupang. Sedangkan khusus untuk lampu no.27 yang dimulai dari RS. WZ.Yohanes Kupang.

Lampu No. 1 adalah angkot/bemo jurusan Kuanino, Oepura, Sikumana dan sebaliknya dari jalur yang sama dan akan berputar melalui terminal Kupang sampai ke Oeba.

Lampu No.2 adalah angkot dengan rute Kuanino melewati depan Polda NTT, Pasar Inpres dan Oepura dan jalur baliknya akan melewati terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No. 3 adalah bemo dari Halte Kupang, Kuanino bawah, Perempatan, Bakunase dan jalur baliknya melewati Tedis dan Terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No.5 Dari Halte Kupang angkot ini akan melewati SMP 2 Kupang, SMA 1 Kupang, Oebobo, Oeba dan Terminal Kupang.

Lampu No.6 Halte Kupang, SMP 2 Kupang, SMA 1 Kupang, Transmart, Ramayana Kupang, Oebufu bahkan ada yang sampai Tuak Daun Merah dan jalur kembali lewat terminal Kupang dan Oeba.

Lampu No.7 adalah jalur dari menuju Walikota dan Kupang

Lampu No. 10 adalah bemo dari terminal Kupang menuju Walikota melewati Ina Boi, Lippo Mall, sampai ke Bundaran PU-Hypermart dan kembali melewati jalur yang sama ke Terminal Kupang.

Lampu No.27 adalah bemo dengan rute dari Depan Rumah Sakit W.Z. Yohanes Kupang, Kuanino, Walikota dan Kembali ke Kupang.

Demikianlah 8 jalur trayek bemo yang khusus beroperasi seputaran dalam Kota Kupang. Semoga membantu kamu yang mau mencoba bepergian dengan menggunakan jenis transportasi ini.

Fakta Angkot di Kupang yang Wajib Kamu Tahu

Image result for gambar angkot di Kupang

Angkot (angkutan kota) adalah sarana transportasi umum yang dipakai oleh masyarakat untuk aktivitas bepergian sehari-hari di seputaran suatu kota. Kota Kupang juga memiliki alat transportasi ini yang biasa di sebut bemo. Sepengetahuan saya, angkot di Kupang adalah angkot ter-keren dan ter-kece di Indonesia. Karena memang bemo di Kupang sangat jauh berbeda dengan angkot di daerah lain.

Karena itu jika sedang berada di kota Kupang tidak ada salahnya untuk mencoba alat transportasi yang satu ini. Namun sebelumnya kamu perlu tahu fakta seputaran bemo di Kupang biar paham dan tidak syok.

  1. Full musik; ini adalah salah satu kelebihan dari bemo di Kupang dimana di dalamnya full musik, bukan sembarangan musik yang di putar. Kebanyakan akan memutar musik yang sedang nge-hits. Karena itu jika ingin tahu lagu mana yang lagi hits dari penyanyi dalam negeri maupun manca negara cukup naik angkot di Kupang saja karena pasti kita langsung di buat paham lagu mana yang sedang hits. Hal ini dikarenakan jika ada lagu yang sedang hits pasti akan di putar di kebanyakan angkot di Kupang bahkan bisa di semua angkot lagu tersebut di putar.
  2. Volume musiknya keras; berbeda dengan transportasi umum di daerah lain yang memutar musik dengan volume ala kadarnya untuk memberikan suasana syahdu ataupun sekedar membuat penumpang tidak merasa bosan sepanjang perjalanan. Namun bemo di Kupang musiknya akan di putar dalam ukuran volume yang tinggi dan bas yang keras sehingga kadangkala kita yang berada di dalam angkot bisa merasakan getaran dari speaker mobil yang ada. Rahasianya adalah jika musik tidak di putar dengan keras maka angkot tersebut akan sepi dengan penumpang karena tidak ada orang yang mau naik angkot tanpa musik yang keras dan nge-bas (khususnya kaula muda) biasanya bemo tanpa musik yang keras itu jumlahnya hanya sedikit dan penumpangnya pasti para oma-opa atau orang yang sudah tua.
  3. Banyak pernak-pernik mobil; angkot di Kupang akan di penuhi dengan berbagai macam poster artis dan tulisan-tulisan meme. Ada beberapa juga yang menggunakan poster simbol agama. Jarang ada angkot di Kupang yang bersih tanpa poster ataupun pernak-pernik yang menghiasi angkot. Semakin banyak pernak-pernik yang di gunakan akan membuat angkot itu makin terlihat keren sehingga akan banyak orang yang ingin menggunakan bemo tersebut dan sebaliknya.
  4. Setiap mobil memiliki nama; Ini adalah hal unik dari bemo di Kupang dimana setiap angkot memiliki nama masing-masing. Nama yang diberikan pun bermacam-macam, mulai dari nama orang, nama kota, kata rohani dan banyak lagi.
  5. Memberi tanda dengan tangan; saat ingin menyetop angkot untuk naik, kita cukup mengulurkan tangan ke depan saat kita berdiri di pinggir jalan, maka si sopir tahu bahwa ada penumpang yang ingin naik angkot. Demikian juga ketika hendak turun, cukup dengan menepuk tangan 2-3 kali, ataupun membunyikan besi pegangan yang ada di dalam angkot. Cara lain adalah dengan mengatakan “kiri nyong” artinya si sopir diminta untuk berhenti.
  6. Penumpang sering cerewet; Hal ini biasanya terjadi jika penumpang diminta untuk duduk mepet-mepet karena ada penumpang lain yang hendak naik, biasanya penumpang yang di dalam sering ngomel karena banyak alasannya yang mereka omelkan. Bahkan parahnya lagi adalah jika ingin turun dan bemonya tidak berhenti persis di depan rumah/jalan/gang yang di maksud maka si sopir pasti akan di marahi oleh penumpang habis-habisan karena itu tidak jarang si sopir akan mundurkan mobil untuk tepat di posisi yang di maksud sebelum si penumpang turun, dan bila si sopir tidak mundur kadang-kadang penumpangnya tidak akan membayar ongkos angkot sambil pergi dengan menggerutu.

Nah, itu adalah 6 fakta yang ada seputaran angkot atau bemo di Kupang yang wajib kamu ketahui. Bila kamu pendatang baru, hal ini sangat penting untuk kamu ketahui sebelum menggunakan transportasi yang diminati oleh masyarakat kota Kupang agar kamu tidak syok dan bingung.

Mengapa Saya Begitu Mencintai NTT

Lahir dan di besarkan di sana

Alasan utama mengapa saya sangat mencintai daerah ini adalah karena di Kupang saya dilahirkan dan dibesarkan. Disana tinggal kedua orang tua yang amat saya cintai, disana ada rumah yang sangat saya rindukan. Disana ada masakan mama yang selalu saya rindukan, di sana ada moment-moment indah yang hanya terjadi ketika saya di kelilingi oleh mereka yang sudah mengenal saya sejak kecil, disana saya bisa marah tanpa takut pada apa saja, disana saya bisa menjadi saya yang tak banyak di kenal di luar.

Mengetahui bahwa Tuhan memanggil saya untuk membuat perubahan di sana.

Ada alasan besar yang membuat saya selalu dan akan selalu mencintai daerah ini adalah karena saya mengetahui bahwa Tuhan memanggil saya untuk mengerjakan suatu perubahan yang Tuhan pikirkan bagi daerah ini.

Kupang dan NTT (Nusa Tenggara Timur) selalu menjadikan saya manusia yang beriman kepada Tuhan, karena saya mengerti bahwa si Empunya kehidupan memanggil saya untuk mengerjakan sesuatu untuk perubahan daerah tersebut. Saya sudah memulainya, sedang mengerjakannya dan akan terus memberikan kontribusi bagi perubahan daerah itu, Karena alasan inilah hati saya begitu mencintai daerah ini.

Ada banyak tulisan di vission board saya tentang daerah ini.

Jika saya melihat vission board pribadi saya maka ada banyak tujuan-tujuan besar mimpi saya tentang daerah ini. Rasanya setiap tahun ketika saya menuliskan sesuatu di vission board saya akan selalu ada hal-hal yang akan saya masukkan di sana tentang daerah ini.

Beberapa hal yang tertulis di sana ada beberapa yang sudah berani saya share dengan orang lain, namun ada sejumlah list yang masih menjadi percakapan antara saya dengan Tuhan di waktu-waktu doa saya.

Jantung saya selalu berdebar-bedar ketika melihat tulisan impian saya di vission board tentang daerah ini, tentang propinsi ini, tentang daerah yang sering di underestimate oleh orang yang hanya mengenal kulit potensi yang terkandung di sana.

Karena itu jika kamu bertanya sampai kapan kamu akan selalu jatuh cinta pada daerah disana? saya akan menjawab: sampai mati saya akan mencintainya.

Semua alasan mengapa saya berdoa, belajar, bermimpi dan keluar dari zona nyaman hidup adalah karena daerah ini.

Setiap hari iman saya kepada Tuhan makin bertumbuh karena daerah ini, bagaimana tidak? karena ada hal-hal besar yang mustahil untuk saya kerjakan di daerah ini dengan kemampuan saya, dengan kapasitas saya. Hanya Tuhan yang menjadi alasan saya layak untuk terus mempercayai bahwa Dia bersama saya dan karena itu tidak ada perkara yang mustahil untuk saya kerjakan. Karena itu setiap hari iman di dalam diri saya terus bertumbuh, terus bertumbuh dan terus bertumbuh.

Jika saya menginfestasikan waktu untuk belajar maka alasan utamanya adalah saya ingin mengetahui apa saja karena siapa tahu dari pengetahuan tersebut saya akan mengerjakan sesuatu bagi Kupang- bagi NTT. Saya mendengar masukan dari siapa saja, saya memberikan diri di kritik oleh siapa saja, saya membiarkan diri saya selalu tampak paling kecil di hadapan orang-orang yang saya temui karena saya ingin BELAJAR.

Dari Mereka tabung pengetahuan saya selalu di isi, dari mereka membuat saya tidak langsung puas dengan pencapaian apapun yang saya raih.

Saya keluar dari semua zona nyaman hidup saya, semua proses hidup yang membuat saya banyak mengangis saat jalaninya, semua perjalanan yang tidak lazim bagi seorang perempuan saya tempuh, semua hal yang tidak nyaman saya jalani dan akan terus dijalani. Karena satu alasan, saya begitu mencintai daerah saya, saya ingin membangunnya, saya ingin mematahkan paradigma salah tentang anak daerah sana, saya ingin menjadi inspirasi bagi semua generasi saya. Karena saya mencintai daerah ini dan saya ingin membuat daerah ini bangga memiliki seorang putri daerah seperti saya.

Karena itu saat menuliskan tulisan ini, beberapa tawaran sedang saya terima semua tentang kembali ke zona nyaman hidup, kembali ke kehidupan yang menurut manusia itu adalah jalan sukses. Tetapi saya berkomitmen untuk kembali membangun cintaku, membangun daerahku, membangun tempat kelahiranku, membangun mimpiku.

Bagaimana dengan kamu, adakah alasan yang membuatmu benar-benar sadar bahwa kamu memiliki cinta akan daerahmu atau sesuatu lain yang sedang kamu kejar atau perjuangkan?

Mungkin versinya dan alasannya berbeda namun jika itu kamu ketahui saya percaya bahwa cintamu untuk daerahmu atau negaramu atau pekerjaanmu atau apa saja yang kamu kerjakan itu akan membuatmu terus berjuang, pantang menyerah, terus bermimpi, dan terus berusaha untuk menjadi seseorang yang terbaik .

Semoga menginspirasimu!

Satu Anak untuk Satu Perubahan

Foto ketika saya sedang melihat kemampuan membaca anak di ruangan belajar sementara di salah satu sekolah dasar di Lombok Utara.

Judul tulisan ini datang ketika saya sedang duduk untuk merenung tentang apa yang sedang saya kerjakan berkaitan dengan pendidikan Indonesia khususnya di daerah. Dalam hal ini karena ada banyak anak yang saya temui akhir-akhir ini di dua propinsi yang berbeda yaitu Nusa Tenggara Timur (Kupang) dan Nusa Tenggara Barat (Lombok). Anak-anak tersebut selalu datang dengan cerita yang berbeda yang sangat menyentuh hati. Hal ini selalu membuat saya berpikir bahwa apa yang bisa saya lakukan untuk bisa ada satu perubahan kecil bagi mereka ini.

Saya sadar bahwa saya bukanlah seorang superhero yang akan memukau mereka dengan apa yang saya lakukan, tetapi saya ingin bisa membuat satu perubahan kecil dalam diri salah satu dari mereka yang saya temui yaitu satu perubahan kecil yang mungkin tidak diberikan tepukan tangan apresiasi dari orang lain tapi saya tahu anak tersebut membutuhkan hal itu.

Satu anak untuk satu perubahan adalah sebuah kalimat motivasi yang mendorong saya saat ini dalam bekerja dan melayani dalam bidang pendidikan. Satu anak untuk satu perubahan membuat saya saat ini tertegun dan menulis di note pribadi tentang target saya ke depan untuk bisa membantu beberapa dari mereka.

Anak-anak yang kecil, polos, sederhana dan punya banyak keterbatasan yang saya temui sedang menginspirasi saya dan mendorong saya untuk menjadi manusia yang lebih baik. Mungkin benar bahwa suatu perubahan besar itu terjadi ketika kita mau belajar untuk memulai dari yang kecil. Dan perubahan yang sedang ingin diupayakan bagi orang lain sering justru membuat kita mengalami perubahan besar dalam hidup kita sendiri.

Mungkin saya sedang bermimpi untuk membuat suatu perubahan kecil bagi mereka, namun pikiran ini justru membuat suatu perubahan besar bagi target hidup saya secara pribadi. Karena itu apakah benar bahwa sebuah perubahan yang diupayakan bagi orang lain adalah hasil dari perubahan diri sendiri? entahlah, karena masing-masing memiliki konteks yang berbeda.

Panggilan di Kupang yang Wajib di Ketahui Artinya Oleh Pendatang

Kupang merupakan ibu kota dari propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu kota terbesar saat ini yang berada di pulau Timor. Posisi kota Kupang saat ini begitu strategis karena berdekatan dengan dua negara tetangga yaitu Timor Leste dan Australia. Karena itu sebagai kota yang sedang berkembang maka tak heran jika kota yang memiliki sebutan lain “kota kasih” ini menjadi tempat mengais rejeki dari banyak suku di sekitar NTT maupun dari luar wilayah ini.

Jadi tidak ada salahnya jika kita belajar beberapa panggilan yang biasa di gunakan di Kupang. Berikut ini ulasannya:

1. Mama dan Bapa; Ini adalah panggilan yang akan selalu dipakai baik itu di acara resmi maupun non resmi (area pergaulan sehari-hari). Mama adalah sapaan hormat dan juga panggilan akrab yang di tujukan kepada perempuan yang dihormati atau yang dituakan atau juga untuk perempuan yang sudah menikah/memiliki anak. Sedangkan Bapa adalah panggilan hormat dan akrab bagi laki-laki yang sudah menikah atau yang berkedudukan/ yang dituakan. Mama dan Bapa juga adalah panggilan dari anak untuk ibu dan ayahnya di rumah dan juga panggilan suami-istri. Itulah sebabnya panggilan ini sehari-hari terdengar di semua ruang kehidupan di Kupang. 

2. Ba’i dan Nene; Ba’i adalah panggilan untuk kakek. Biasanya di tujukan kepada orang laki-laki berambut putih, sedangkan Nene (tanpa bunyi huruf K di akhir) adalah panggilan bagi istri kakek atau wanita tua. Kedua sapaan ini sama dengan sapaan Opa dan Oma, tetapi di Kupang untuk panggilan Opa dan Oma tidak banyak dipakai dalam panggilan sehari-hari dimana hanya segelintir orang yang menggunakannya.

3. Nona dan Nyong; Nona adalah panggilan untuk anak gadis di Kupang sedangkan Nyong adalah untuk anak laki-laki muda. Kedua panggilan ini selalu dipakai baik untuk urusan di dunia formal maupun di lingkup pergaulan sehari-hari. Karena itu tidak ada salahnya para lajang yang hendak berkunjung ke kota Kupang, harus tahu panggilan ini karena harus merelakan diri untuk disapa dengan sapaan manis orang Kupang ini.

5. Bu dan Susi; Kedua kata ini lebih intim karena biasanya di pakai lebih kepada konteks hubungan kekeluargaan ataupun keakraban. Dimana Bu adalah panggilan untuk kakak laki-laki  yang sudah menikah dan Susi untuk kakak perempuan yang sudah menikah. Karena itu panggilan ini sangat familiar dipakai di kota Kupang. 

6. To’o dan Mamto’o; Ini adalah panggilan dari suku Rote untuk Paman dan istrinya. Biasanya jika ada yang memanggil seseorang dengan panggilan ini, maka orang Kupang langsung mendeteksi bahwa orang tersebut adalah suku Rote atau memiliki hubungan darah yang dekat dengan suku tersebut. Berhubung suku ini banyak merantau di kota Kupang maka sapaan ini begitu familiar di dalam lingkungan masyarakat Kupang. 

7. Ama dan Ina; Ama adalah panggilan dari suku Sabu untuk laki-laki dan Ina adalah panggilan untuk perempuan. Dikarenakan suku ini juga banyak merantau di kota Kupang maka panggilan ini selalu terdengar, baik di pasar-pasar atau di lingkungan tempat tinggal yang ada suku ini maka pasti panggilan Ama dan Ina ini akan selalu terdengar di sana. 

8. Kici dan Besa; kedua panggilan ini merupakan panggilan yang menunjuk pada adanya hubungan darah yang kental. Karena panggilan Kici (asal dari kata di bahasa indonesia kecil) adalah panggilan untuk adik laki-laki dari ayah (untuk istrinya mamkici) dan Besa (asal dari kata di bahasa indonesia besar) adalah panggilan untuk kakak laki-laki ayah (untuk istrinya mambesa).

Inilah delapan sapaan yang familiar di Kota Kupang yang selalu digunakan setiap hari, bukan saja sebagai bentuk penghormatan tetapi juga sebagai sapaan khas ala NTT yang ada di Kupang.

Gimana, menarik bukan untuk diketahui?

Jangan Bilang Cinta ke Nona Rote, Kalau Belum Tahu Hal ini.

Image result for gambar nona rote

Agnes Monica dalam salah satu lirik lagunya mengatakan bahwa “cinta ini kadang-kadang tak ada logika”. Yah, lirik lagu ini mengambarkan bahwa cinta itu kadang-kadang tidak masuk akal atau mungkin juga bisa di katakan bahwa jatuh cinta itu tidak pakai logika.

Namun berbeda jika kamu mulai merasa punya perasaan dengan gadis Rote (Nona Rote), hal-hal ini wajib kamu ketahui sebelum mantap untuk mengutarakan perasaan kamu. Minimal ada 4 hal yang harus kamu ketahui:

Cari Tahu Apa Marganya

Mencari tahu marga (nama keluarga) adalah hal yang penting, jika kamu hendak membangun hubungan dengan anak gadis orang Rote. Karena Marga yang disandangnya mempengaruhi akan seberapa besar keluarga tersebut. Biasanya di Rote ada marga-marga tertentu yang merupakan marga yang memiliki keluarga besar. Dan biasanya mereka adalah keluarga yang selalu meminta Mas Kawin (Belis) dalam jumlah yang sangat mahal.

Cari Tahu Latar Belakang Pendidikannya

Mencari tahu latar belakang pendidikan adalah hal yang tak kalah penting sebelum kamu bilang “I Love You” sebab jika kalimat ini salah kamu ucapkan pada yang tak selevel dengan kamu urusannya bisa panjang. Cari tahu apa pekerjaannya juga, jika dia sudah bekerja. Karena jika kamu tidak setanding dalam hal ini, bisa-bisa keluarganya malah mempermalukan kamu, jadi kasian kan? Tingginya pendidikan juga biasanya mempengaruhi jumlah Belis yang akan di minta, karena itu wajib kalau kamu tahu setinggi apa pendidikan dari dia. Jadi kamu sendiri bisa mengukur kemampuan kamu dan keluarga apakah nanti akan sanggup atau tidak.

Cari Tahu Berapa Jumlah To’o nya

Kamu mungkin bilang ini tidak penting tapi peran To’o (panggilan Paman bagi orang Rote) dalam kehidupan orang Rote itu sangat penting. Karena itu mencari tahu jumlah To’o sang gadis adalah langkah yang cerdas, karena kamu akan bisa membayangkan berapa banyak Belis dari si perempuan. Karena setiap To’o memiliki hak untuk jumlah Belis yang ingin diminta jika hubungan kalian bermuara pada pernikahan.

Cari Tahu Status Ekonomi Keluarganya

Hal yang paling penting juga adalah cek status ekonomi dari si cantik. Di Rote sendiri ada peribahasa “kerbau tanduk kerbau” artinya pasangan tersebut berasal dari status ekonomi yang sama. Jika si gadis memiliki status ekonomi yang lebih tinggi maka hal ini bisa berimbas pada malu yang akan di dapat oleh pihak laki-laki.

Itu adalah hal-hal yang mesti kamu ketahui sebelum mengumbar perasaan kamu ke Nona Rote. Karena semua hal di atas akan berdampak pada jumlah belis yang mereka mintai ke pihak laki-laki jika hubungan kalian sampai ke jenjang pernikahan.

Cuman kabar baiknya adalah tidak semua keluarga Rote masih memegang ketat permintaan belis yang mahal karena faktor-faktor di atas yah.